• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

H. Tanggapan Responden

Dalam Analisis ini akan diuraikan mengenai kecenderungan pendapat dan tanggapan dari pegawai Badan Pelaksana Penyuluhan selaku responden dalam penelitian ini. Karena kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif maka data, informasi dan keterangan yang diberikan responden harus diubah dalam bentuk data kuantitatif dengan menggunakan format alternatif jawaban dengan skala likert 4 point. Pernyataan-pernyataan responden mengenai variabel penelitian dapat dilihat pada jawaban responden terhadap kuesioner yang diberikan peneliti.

a. Tanggapan Responden Mengenai Identifikasi Organisasi

Deskripsi tanggapan responden sebanyak 125 orang terhadap item pernyataan identifikasi organisasi sebanyak 6 item. Dari data kuesioner yang terdapat pada lampiran dapat dilihat deskripsi tanggapan responden pada setiap item pernyataan adalah sebagai berikut :

commit to user Tabel IV.6

Deskripsi Tanggapan Responden Mengenai Identifikasi Organisasi

No Item Pertanyaan STS TS S SS Jumlah

1 Ketika seseorang mengkritik BAPELLUH, rasanya seperti penghinaan pribadi bagi saya

20 69 29 7 125

2 Saya sangat tertarik pada apa yang orang lain pikirkan tentang BAPELLUH

0 5 92 28 125

3 Ketika saya berbicara tentang BAPELLUH, saya

biasanya menggunakan sebutan “KITA” bukan “MEREKA”.

0 4 79 42 125

4 Keberhasilan BAPELLUH adalah keberhasilan saya 7 22 61 35 125 5 Ketika seseorang memuji BAPELLUH, rasanya seperti

pujian pribadi bagi saya

2 27 74 22 125

6 Jika berita di media mengkritik BAPELLUH, saya akan merasa malu

6 41 63 15 125

Sumber : data primer yang diolah (2010)

1. Berdasarkan tabel IV.6 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 69 orang atau 55,2 % tidak setuju dengan item pertanyaan ”Ketika seseorang mengkritik BAPELLUH, rasanya seperti penghinaan pribadi bagi saya”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pegawai BAPELLUH tidak setuju jika kritikan itu merupakan sebuah penghinaan.

2. Berdasarkan tabel IV.6 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 92 orang atau 73,6 % setuju dengan item pertanyaan ”Saya sangat tertarik pada apa yang orang lain pikirkan tentang BAPELLUH”. Dan 28 orang atau 22,4 % sangat setuju dengan item pertanyaan tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pegawai

BAPELLUH tertarik terhadap apa yang dipekirkan orang tentang BAPELLUH.

3. Berdasarkan tabel IV.6 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 79 orang atau 63,2 % setuju dengan item pertanyaan ” Ketika saya berbicara tentang BAPELLUH, saya biasanya menggunakan sebutan “KITA” bukan “MEREKA”. Dan 42 orang atau 33,6 % sangat setuju dengan item pertanyaan tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pegawai BAPELLUH merasa menjadi bagian dari BAPELLUH.

4. Berdasarkan tabel IV.6 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 61 orang atau 48,8 % setuju dengan item pertanyaan ”Keberhasilan BAPELLUH adalah keberhasilan saya”. Dan 35 orang atau 28 % sangat setuju dengan item pertanyaan tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pegawai BAPELLUH merasa jika BAPELLUH berhasil maka seperti keberhasilan dari para pegawai. 5. Berdasarkan tabel IV.6 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak

74 orang atau 59,2 % setuju dengan item pertanyaan ”Ketika seseorang memuji BAPELLUH, rasanya seperti pujian pribadi bagi saya”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pegawai BAPELLUH merasa mendapat pujian, jika BAPELLUH dipuji. 6. Berdasarkan tabel IV.6 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak

commit to user

demikian dapat disimpulkan bahwa pegawai BAPELLUH akan merasa malu jika, media mengkritik BAPELLUH.

Dari hasil di atas dapat ditarik kesimpulan secara umum bahwa pegawai BAPELLUH memiliki identifikasi organisasi yang cukup tinggi. Hal ini menunjukkan pegawai BAPELLUH merasa menjadi bagian dari BAPELLUH.

b. Tanggapan Responden Mengenai Orientasi Tujuan Pembelajaran Deskripsi tanggapan responden sebanyak 125 orang terhadap item pernyataan orientasi tujuan pembelajaran sebanyak 8 item. Dari data kuesioner yang terdapat pada lampiran dapat dilihat deskripsi tanggapan responden pada setiap item pernyataan adalah sebagai berikut :

Tabel IV.7

Deskripsi Tanggapan Responden Mengenai Orientasi Tujuan Pembelajaran

No Item Pertanyaan STS TS S SS Jumlah

1 Kesempatan untuk melakukan pekerjaan menantang berarti penting bagi saya

2 21 74 28 125

2 Ketika saya gagal untuk menyelesaikan tugas yang sulit, saya berencana untuk berusaha lebih keras lain kali untuk mengerjakannya

0 4 82 39 125

3 Saya lebih suka bekerja pada tugas-tugas yang mendorong saya untuk belajar hal-hal baru

1 21 94 9 125

4 Kesempatan untuk belajar hal-hal baru berarti penting bagi saya

0 1 88 36 125

5 Saya melakukan usaha yang terbaik ketika saya sedang mengerjakan tugas yang cukup sulit

0 9 87 29 125

6 Saya berusaha keras untuk memperbaiki kinerja saya sebelumnya

0 2 77 46 125

7 Kesempatan untuk memperluas kemampuan saya berarti penting bagi saya

0 1 71 53 125

8 Ketika saya menghadapi kesulitan dalam memecahkan masalah, saya senang mencoba pendekatan yang berbeda untuk menyelesaikannya

0 5 96 24 125

Sumber : data primer yang diolah (2010)

1. Berdasarkan tabel IV.7 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 74 orang atau 59,2 % setuju dengan item pertanyaan ”Kesempatan untuk melakukan pekerjaan menantang berarti penting bagi saya”. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa pegawai BAPELLUH merasa penting untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang menantang.

commit to user

berusaha lebih keras lain kali untuk mengerjakannya”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pegawai BAPELLUH akan berusaha lebih keras untuk mengerjakan tugas supaya tidak gagal lagi.

3. Berdasarkan tabel IV.7 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 94 orang atau 75,2 % setuju dengan item pertanyaan ”Saya lebih suka bekerja pada tugas-tugas yang mendorong saya untuk belajar hal-hal baru”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pegawai BAPELLUH lebih suka bekerja untuk tugas-tugas yang mendorong untuk belajar hal-hal baru.

4. Berdasarkan tabel IV.7 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 88 orang atau 70,4 % setuju dengan item pertanyaan ”Kesempatan untuk belajar hal-hal baru berarti penting bagi saya”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pegawai BAPELLUH menganggap penting untuk belajar hal-hal baru.

5. Berdasarkan tabel IV.7 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 87 orang atau 69,6 % setuju dengan item pertanyaan ”Saya melakukan usaha yang terbaik ketika saya sedang mengerjakan tugas yang cukup sulit”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pegawai BAPELLUH akan melakukan usaha yang terbaik untuk menyelesaikan tugas yang sulit.

6. Berdasarkan tabel IV.7 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 77 orang atau 61,6 % setuju dengan item pertanyaan ”Saya berusaha

keras untuk memperbaiki kinerja saya sebelumnya”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pegawai BAPELLUH akan berusaha keras untuk memperbaiki kinerjanya.

7. Berdasarkan tabel IV.7 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 71 orang atau 56,8 % setuju dengan item pertanyaan ”Kesempatan untuk memperluas kemampuan saya berarti penting bagi saya”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pegawai BAPELLUH merasa penting untuk memperluas kemampuan mereka.

8. Berdasarkan tabel IV.7 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 96 orang atau 76,8 % setuju dengan item pertanyaan ”Ketika saya menghadapi kesulitan dalam memecahkan masalah, saya senang mencoba pendekatan yang berbeda untuk menyelesaikannya”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pegawai BAPELLUH senang menggunakan pendekatan baru untuk menyelesaikan tugas yang sulit.

Dari hasil di atas dapat ditarik kesimpulan secara umum bahwa pegawai BAPELLUH memiliki orientasi tujuan pembelajaran yang tinggi. Hal ini menunjukkan pegawai BAPELLUH selalu berupaya memperbaiki diri dan mengembangkan diri melalui proses pembelajaran.

commit to user

Deskripsi tanggapan responden sebanyak 125 orang terhadap item pernyataan kinerja sebanyak 5 item. Dari data kuesioner yang terdapat pada lampiran dapat dilihat deskripsi tanggapan responden pada setiap item pernyataan adalah sebagai berikut :

Tabel IV.8

Deskripsi Tanggapan Responden Mengenai Kinerja

No Item Pertanyaan STS TS S SS Jumlah

1 Saya selalu menyelesaikan tugas yang ditetapkan sesuai deskripsi pekerjaan

0 1 109 5 125

2 Saya memenuhi semua persyaratan formal yang dibutuhkan dalam pekerjaan

0 12 99 14 125

3 Saya memenuhi semua tanggung jawab yang diperlukan dalam pekerjaan

0 9 95 21 125

4 Saya tidak pernah mengabaikan aspek pekerjaan, dimana saya berkewajiban untuk melakukannya

1 5 99 20 125

5 Saya sering gagal untuk melaksanakan tugas-tugas penting (R)

20 102 3 0 125

Sumber : data primer yang diolah (2010)

1. Berdasarkan tabel IV.8 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 109 orang atau 87,2 % setuju dengan item pertanyaan ”Saya selalu menyelesaikan tugas yang ditetapkan sesuai deskripsi pekerjaan”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pegawai BAPELLUH selalu menyelesaikan tugas sesuai dengan deskripsi pekerjaan.

2. Berdasarkan tabel IV.8 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 99 orang atau 79,2 % setuju dengan item pertanyaan ”Saya memenuhi semua persyaratan formal yang dibutuhkan dalam pekerjaan”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pegawai

BAPELLUH memenuhi persyaratan formal yang dibutuhkan dalam pekerjaan.

3. Berdasarkan tabel IV.8 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 95 orang atau 76 % setuju dengan item pertanyaan ”Saya memenuhi semua tanggung jawab yang diperlukan dalam pekerjaan”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pegawai BAPELLUH memenuhi semua tanggung jawab yang diperlukan dalam pekerjaan. 4. Berdasarkan tabel IV.8 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak

99 orang atau 79,2 % setuju dengan item pertanyaan ”Saya tidak pernah mengabaikan aspek pekerjaan, dimana saya berkewajiban untuk melakukannya”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pegawai BAPELLUH tidak pernah mengabaikan aspek pekerjaan, dimana pegawai tersebut berkewajiban untuk melakukannya.

5. Berdasarkan tabel IV.8 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 102 orang atau 81,6 % tidak setuju dengan item pertanyaan ”Saya sering gagal untuk melaksanakan tugas-tugas penting”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pegawai BAPELLUH jarang gagal dalam mengerjakan tugas-tugas penting.

Dari hasil di atas dapat ditarik kesimpulan secara umum bahwa pegawai BAPELLUH memiliki kinerja yang baik. Hal ini menunjukkan pegawai BAPELLUH menyelesaikan pekerjaan dengan baik.

commit to user

Deskripsi tanggapan responden sebanyak 125 orang terhadap item pernyataan komunikasi kesalahan sebanyak 3 item. Dari data kuesioner yang terdapat pada lampiran dapat dilihat deskripsi tanggapan responden pada setiap item pernyataan adalah sebagai berikut :

Tabel IV.9

Deskripsi Tanggapan Responden Mengenai Komunikasi Kesalahan

No Item Pertanyaan STS TS S SS Jumlah

1 Ketika saya melakukan kesalahan di tempat kerja, saya menceritakan kepada orang lain tentang hal ini agar mereka tidak membuat kesalahan yang sama

3 31 88 3 125

2 Jika saya tidak bisa memperbaiki kesalahan sendiri, saya meminta bantuan rekan saya

0 9 84 32 125

3 Ketika saya melakukan sesuatu yang salah, saya bertanya kepada orang lain, bagaimana saya harus melakukannya dengan lebih baik

0 2 86 37 125

Sumber : data primer yang diolah (2010)

1. Berdasarkan tabel IV.9 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 88 orang atau 70,4 % setuju dengan item pertanyaan ”Ketika saya melakukan kesalahan di tempat kerja, saya menceritakan kepada orang lain tentang hal ini agar mereka tidak membuat kesalahan yang sama”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pegawai BAPELLUH akan menceritakan kepada orang lain jika melakukan kesalahan untuk menghindari kesalahan yang sama oleh orang lain. 2. Berdasarkan tabel IV.9 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak

84 orang atau 67,2 % setuju dengan item pertanyaan ”Jika saya tidak bisa memperbaiki kesalahan sendiri, saya meminta bantuan rekan saya”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pegawai

BAPELLUH akan meminta bantuan rekan jika tidak bisa memperbaiki kesalahan sendiri.

3. Berdasarkan tabel IV.9 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 86 orang atau 68,8 % setuju dengan item pertanyaan ”Ketika saya melakukan sesuatu yang salah, saya bertanya kepada orang lain, bagaimana saya harus melakukannya dengan lebih baik”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pegawai BAPELLUH akan bertanya jika melakukan kesalan untuk memperbaikinya.

Dari hasil di atas dapat ditarik kesimpulan secara umum bahwa pegawai BAPELLUH memiliki tingkat komunikasi yang tinggi mengenai kesalahan yang terjadi dalam pelaksanaan pekerjaan.

e. Tanggapan Responden Mengenai Umpan Balik

Deskripsi tanggapan responden sebanyak 125 orang terhadap item pernyataan umpan balik sebanyak 3 item. Dari data kuesioner yang terdapat pada lampiran dapat dilihat deskripsi tanggapan responden pada setiap item pernyataan adalah sebagai berikut :

commit to user Umpan Balik

No Item Pertanyaan TP J S SL Jumlah

1 Seberapa sering anda mencari umpan balik dari atasan anda, tentang potensi untuk berkembang?

10 41 64 10 125

2 Seberapa sering anda mencari umpan balik dari atasan anda, tentang prestasi kerja anda?

18 47 49 11 125

3 Seberapa sering anda bertanya ketika atasan anda memberi umpan balik tentang pekerjaan anda?

7 43 59 16 125

Sumber : data primer yang diolah (2010)

1. Berdasarkan tabel IV.10 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 64 orang atau 51,2 % sering mencari umpan balik dari atasan, tentang potensi untuk berkembang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pegawai BAPELLUH sering mencari umpan balik, tentang potensi mereka untuk berkembang kepada atasan. 2. Berdasarkan tabel IV.10 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak

49 orang atau 39, 2 % sering mencari umpan balik dari atasan, tentang prestasi kerja. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pegawai BAPELLUH sering mencari umpan balik tentang prestasi kerja mereka dari atasan.

3. Berdasarkan tabel IV.10 dapat terlihat mayoritas responden sebanyak 59 orang atau 47,2 % sering bertanya ketika atasan memberi umpan balik tentang pekerjaan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pegawai BAPELLUH sering bertanya ketika atasan memberi umpan balik tentang pekerjaan mereka.

Dari hasil di atas dapat ditarik kesimpulan secara umum bahwa pegawai BAPELLUH memiliki perilaku mencari umpan balik yang sedang. Hal ini menunjukkan pegawai BAPELLUH sering mencari umpan balik dalam pelaksanaan pekerjaannya.

I. Uji Validitas

Uji Validitas menunjukkan seberapa nyata suatu pengujian mengukur apa yang seharusnya diukur (Jogiyanto, 2004). Dikarenakan konstruk yang hendak diuji merupakan pengujian kembali dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, dimana pada penelitian sebelumnya telah berhasil mengidentifikasi faktor-faktor yang membentuk konstruk maka dalam penelitian ini teknik analisis yang dipakai dengan menggunakan Confirmatory

Factor Analysis (CFA), dengan bantuan paket perangkat lunak program SPSS

17 for Windows. Menurut Hair et al., (1998), factorloading lebih besar  0.30

dianggap memenuhi level minimal, factorloading 0.40 dianggap lebih baik dan sesuai dengan rules of thumb yang dipakai para peneliti, dan factor

loading  0.50 dianggap signifikan. Jadi semakin besar nilai absolut factor

loading, semakin penting loading tersebut menginterpretasikan konstruknya..

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini:

commit to user Component 1 2 3 4 5 I01 0.281 IO2 0.651 IO3 0.511 IO4 0.402 IO5 0.509 IO6 0.605 OT1 0.587 OT2 0.443 OT3 0.494 OT4 0.586 OT5 0.654 OT6 0.596 OT7 0.518 OT8 0.516 K1 0.451 K2 0.480 K3 0.578 K4 0.758 K5 0.493 KK1 0.654 KK2 0.624 KK3 0.607 UB1 0.864 UB2 0.844 UB3 0.884

Hasil analisis pada tabel IV.11diatasmenunjukkan bahwa ada satu item pertanyaan yang tidak valid, yaitu item pertanyaan IO1 pada variabel identifikasi organisasi. Karena adanya item pertanyaan yang tidak valid maka dilakukan uji validitas kembali.

Adapun hasil uji validitas yang kedua dapat dilihat dalam tabel IV.12 dimana item pertanyaan yang tidak valid tidak diikutsertakan dalam analisis.

Tabel IV.12 Uji Validitas (Revisi)

Component 1 2 3 4 5 IO2 0.662 IO3 0.534 IO4 0.418 IO5 0.533 IO6 0.637 OT1 0.576 OT2 0.442 OT3 0.492 OT4 0.585 OT5 0.652 OT6 0.595 OT7 0.520 OT8 0.521 K1 0.511 K2 0.495 K3 0.627 K4 0.750 K5 0.549 KK1 0.659 KK2 0.621 KK3 0.604 UB1 0.864 UB2 0.851 UB3 0.889

Hasil analisis pada tabel IV.12 menunjukkan bahwa semua item pertanyaan sudah dinyatakan valid, karena setiap item pertanyaan yang menjadi indikator masing-masing variabel telah terekstrak secara sempurna dan indikator masing-masing variabel telah mempunyai factor loading lebih dari 0,40. Dari uji validitas yang kedua terdapat perubahan instrument dimana item pertanyaan IO1 tidak diikutsertakan dalam analisis.

commit to user

Uji reliabilitas digunakan untuk menguji tingkat seberapa besar suatu pengukur mengukur dengan stabil dan konsisten yang besarnya ditunjukkan oleh nilai koefisien, yaitu koefisien reliabilitas (Jogiyanto, 2004:120). Dalam penelitian ini uji reliabilitas dilakukan menggunakan metode Cronbach’s

Alpha dengan menggunakan bantuan program SPSS for Windows versi 17.

Menurut Sekaran (2000) klasifikasi nilai Cronbach’s Alpha adalah sebagai berikut: nilai antara 0,80 - 1,0 dikategorikan reliabilitas baik, nilai antara 0,60 – 0,79 dikategorikan reliabilitas dapat diterima, sedangkan nilai 0,60 dikategorikan reliabilitas buruk. Dari hasil pengujian reliabilitas variabel dengan menggunakan bantuan program SPSS for Windows versi 17 didapatkan nilai Cronbach’s Alpha masing-masing variabel sebagai berikut:

Tabel IV.13 Hasil Uji Reliabilitas

Variabel Cronbach’s Alpha Keterangan

Identifikasi Organisasi 0.609 Dapat diterima

Orientasi Tujuan Pembelajaran 0.706 Dapat diterima

Kinerja 0.635 Dapat diterima

Komunikasi Kesalahan 0.643 Dapat diterima

Umpan Balik 0.880 Baik

Sumber : data primer yang diolah (2010)

Dari tabel IV.13 dapat diketahui bahwa empat variabel mempunyai reliabilitas yang dapat diterima karena nilai Cronbach’s alpha-nya dibawah 0,80 tetapi masih lebih besar dari 0,60. Khusus untuk variabel umpan balik mempunyai nilai Cronbach’s alpha di atas 0,80 sehingga dikategorikan reliabilitasnya baik.

Dokumen terkait