• Tidak ada hasil yang ditemukan

TARGET KINERJA DAN KERANGKA PENDANAAN

4.1 Target Kinerja

Target Kinerja Pusat Teknologi Produksi Pertanian, sebagai tujuan kinerja Pusat Teknologi Produksi Pertanian (L2) merupakan sasaran program yang akan dicapai oleh Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi, dan kemudian dijabarkan dalam Sasaran kegiatan yang didistribusikan secara top down untuk dibagi habis menjadi indikator kinerja kegiatan di lingkungan Pusat Teknologi Produksi Pertanian.

Indikator kinerja kegiatan (Ouput) Pusat Teknologi Produksi Pertanian merupakan kontribusi dari seluruh komponen kegiatan yang ada di lingkungan PTPP yang sebagian dapat dijadikan outcome yang telah berhasil dimanfaatkan oleh masyarakat pengguna layanan teknologi pada tingkat Deputi TAB (L1).

Tujuan Kegiatan 1 : Termanfaatkannya Inovasi teknologi peternakan sapi melalui sistem integrasi sapi sawit.

INDIKATOR KINERJA KEGIATAN (IKK) Satuan Target (Rp. M)

2015 2016 2017 2018 2019 Jumlah prototipe pakan komplit berbasis limbah sawit Prototipe 1 1 1 1 -

Rp (M) 0,5 0,95 1,0 2,0 2,0 Jumlah prototipe Alpha Pakan Probiotik spesifik sawit Prototipe 1 1

Rp (M) 0,5 0,5

Jumlah prototipe pakan Suplemen Prototipe 1 1

Rp (M) 0,5 0,5

Jumlah prototipe Aplikasi Sistem Infromasi Manajemen Peternakan “SI-Pinter Farm recording” untuk ternak

perah

Prototipe - - 1 1

Rp (M) - - 0,2 0,2 -

Jumlah prototipe Aplikasi Formulasi Pakan Ternak

Ruminansia “SI-Pandai” Prototipe 1 1

Rp (M) 0,5 0,95 1,0 2,0 2,0 Jumlah rekomendasi Desain Teknologi Penggembalaan

terkontrol

Prototipe - - - - 1

Rp (M) 0,5 0,95 1,0 2,0 2,0 Jumlah Prototipe pakan hijauan sumber protein pada

lahan marjinal

Prototipe 1 1 1

Rp (M) - - 0,3 - -

Jumlah Rekomendasi Pakan hijauan sumber protein Prototipe 1 1

Rp (M) - - - 0,4 0.5

Jumlah prototipe teknologi perbanyakan HMT Prototipe 1 1

Rp (M) - - - 0,5 0.6

27 Jumlah rekomendasi Desain Teknologi Smart Farming

Peternakan di Prumpung

Prototipe - - - - 1

Rp (M) - - 1,5 2,0 2,0 Rekomendasi Kajian Gen-gen Potensial pada tanaman

kelapa sawit

Prototipe - 1 - - -

Rp (M) - 0,95 - - -

Jumlah rekomendasi Peningkatan Produktivitas Hijauan Makanan Ternak (HMT) pada lahan sub optimal (UMKM)

Prototipe

-

-vvvvv 1

Rp (M) - - 0,2 0,2 0,2

Outlook Pangan sumber protein hewani asal ternak (Rekomendasi untuk masyarakat)

Prototipe - - 1 - 1

Rp (M) 0,15 - 0,3

Tujuan Kegiatan 2 : Termanfaatkannya Inovasi Teknologi Produksi Benih Udang Galah Monosex Jantan Melalui Teknologi Neofemale

INDIKATOR KINERJA KEGIATAN (IKK) Satuan

Target (Rp. M)

2015 2016 2017 2018 2019 Jumlah prototype udang galahmonosex jantan

: prototipe dsRNA MrIAG

Prototipe 1 1 1 1

Rp (M) 0,5 1,0 2,0 2,5 3,0 Jumlah prototype udang galahmonosex jantan

: prototipe benih Udang Galah Hibrida

Prototipe 1 1 1 1

Rp (M) 0,5 1,0 2,0 2,5 3,0 Jumlah prototype udang galahmonosex jantan

: prototipe benih Udang Galah Neo-female

Prototipe 1 1 1 1

Rp (M) 0,5 1,0 2,0 2,5 3,0 Jumlah prototype udang galahmonosex jantan

: prototipe benih Udang Galah Monosex jantan

Prototipe 1 1 1 1 Jumlah rekomendasi pemeliharaan dan perbaikan kualitas

induk ikan nila salina

Prototipe 1 1 1 1 1

Rp (M) 0,5 0,5 - 2,0 -

Outlook Pangan sumber protein hewani asal ikan Prototipe - - - 1 1

Rp (M) - - - 0,2 0,3

28 Tujuan Kegiatan 3 : Termanfaatkannya Inovasi dan Layanan Teknologi Peningkatan Daya Saing Industri Kakao, Karet dan sawit Unggulan

INDIKATOR KINERJA KEGIATAN (IKK) Satuan

Target (Rp. M)

2015 2016 2017 2018 2019 Jumlah Prototipe biopestisida berbahan baku Beauvaria

bassiana

Prototipe - 1 - - -

Rp (M)

Jumlah Prototipe biopestisida Trichodema sp Prototipe 1 - - - - Rp (M)

Jumlah paket informasi gen potensial untuk produk bernilai tinggi (tocoferol) tanaman sawit

Prototipe - 1 - - -

Rp (M) Jumlah Teknologi Bibit Stimulant grafting kakao

(Mulako)

Jumlah Prototype bibit unggul tanaman karet hasil propagasi

Prototipe - 1 - - -

Rp (M) 3,712 2,045

Tujuan Kegiatan 4 : Termanfaatkannya Terlaksananya Inovasi dan layanan teknologi techno park di Kab. Bantaeng

INDIKATOR KINERJA KEGIATAN (IKK) Satuan

Target (Rp. M)

2015 2016 2017 2018 2019 Jumlah Unit Usaha berbadan hukum berbasis teknologi

yang dihasilkan

PPBT - 2 3 5 5

Rp (M) 6,2 6,0 6,75 5,7

Jumlah Penerima Manfaat Teknologi Orang - 50 100 100 100

Rp (M) - 1 1,2 1,5 1,0 Rekomendasi Kajian Teknologi Perlambatan Masa

Dormansi Bibit

Rekomendasi - - - 1 -

Rp (M) 0,25

Rekomendasi dimanfaatkannya varietas jagung hibrida PTPP-BPPT untuk di kembangkan

Rekomendasi - - - - 1

Rp (M) 0,3

Produk Inovasi E commerce pemasaran benih di Technopark

Produk Inovasi

- - 1 - -

Rp (M) - - 0,3 - -

29 4.2 Kerangka Pendanaan

Pendanaan dari APBN difokuskan untuk mendukung daya saing sektor produksi, kelestarian dan peningkatan kemanfaatan sumber daya alam, penyiapan masyarakat menghadapi kehidupan global serta penguatan SDM serta peningkatan sarana dan prasarana IPTEK.

Dalam pelaksanaan progam dan kegiatan PTPP- TAB, BPPT diperlukan kaidah pelaksanaan yang tertata dengan baik dan bersinergi antara satu dengan lainnya yang meliputi kerangka pendanaan, regulasi, kelembagaan dan evaluasi. Kerangka pendanaan ditujukan untuk mempertajam alokasi anggaran agar efektif dan efisien. Melalui mekanisme penyusunan kerangka pendanaan yang dilaksanakan yaitu dengan mempertimbangkan kegiatan dan anggaran tahun sebelumnya, yang kemudian direview khususnya pada keberlanjutan program terhadap agenda pembangunan dengan melakukan perbaikan-perbaikan pada output/keluaran serta komponen-komponen di bawahnya. Dengan mempertimbangkan lingkungan strategis dan capaian pada visi dan misi maka dilakukan review baseline yang meliputi alokasi program, kegiatan dan output serta komponen yang berlanjut maupun yang baru; volume target pada masing-masing tingkatan serta evaluasi terhadap output yang sudah tercapai menjadi hasil/outcome.

Perhitungan pada Kerangka Pembiayaan Jangka Menengah (KPJM) yang melalui perhitungan khususnya di tahun 2015 yang sudah dilakukan di awal tahun baik untuk biaya operasional maupun non operasional dengan dasar mempertimbangkan hasil kegiatan dan evaluasinya terhadap capaian kinerja yang sudah ditetapkan. Adapun perhitungannya yaitu dengan mempertimbangkan alokasi dari masing-masing program, yang merupakan kompilasi alokasi per kegiatan sebagai implikasi adanya anggaran di masing-masing output, sedangkan untuk tingkat komponen merupakan hasil perhitungan volume komponen dikalikan dengan satuan biaya dan inflasinya.

Alokasi baseline anggaran PTPP untuk 5 tahun kedepan sesuai dengan capaian visi dan misi dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia guna menjawab kebutuhan dan tantangan dilakukan melalui penyusunan skala prioritas anggaran. Alokasi anggaran yang efektif menjadi faktor penting dalam mewujudkan sasaran prioritas pembangunan. Dalam mendukung hal tersebut, alokasi anggaran difokuskan pada program dan kegiatan yang memegang peran penting dalam pencapaian prioritas nasional untuk mendorong pertumbuhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, efisiensi dari

30 belanja terkait operasional akan terus didorong sehingga alokasi yang terbatas menjadi lebih berdayaguna. Alokasi belanja pada prioritas didukung dengan rencana konkret yang berorientasi pada hasil dan manfaat (outcome dan impact). Dalam kaitan ini perencanaan program dan kegiatan pembangunan menjadi salah satu kunci keberhasilan dari penajaman alokasi pada prioritas tersebut. Rencana yang konkret tersebut bukan saja pada kegiatan yang mendukung pencapaian prioritas nasional melalui inovasi dan layanan teknologi.

Pendanaan Program dan Kegiatan PTPP dalam Renstra TAB, BPPT 2015-2019 dalam rangka untuk mewujudkan kemandirian bangsa, peningkatan daya saing dan pelayanan publik dapat di ringkaskan pada tabel di bawah.

Tabel. Baseline Pendanaan Pusat PTPP-TAB, BPPT 2015-2019

KODE PROGRAM / KEGIATAN RENSTRA TAB (2015-2019)

2015 2016 2017 2018 2019 3503 Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Produksi Pertanian 12,971 15,5 23,0 23,5

3503.001 Inovasi teknologi peternakan sapi

melalui sistem integrasi sapi sawit. 1,5 2,0 3,0 5,5 4,0 3503.002 Inovasi Teknologi Produksi Benih

Udang Galah Monosex Jantan Melalui Teknologi Neofemale

1,25 1,7 5,0 6,0 6,5

3503.003 Inovasi dan Layanan Teknologi Peningkatan Daya Saing Industri Kakao Unggulan

3,712 2,045

3503.004 Inovasi dan layanan teknologi techno

park di Kab. Bantaeng - 7,2 7,5 8,5 7,0

Kerangka Pendanaan Program dan Kegiatan BPPT Tahun 2015 2019 secara lengkap dapat dilihat pada Lampiran.1

31

BAB 5 PENUTUP

Renstra Pusat Teknologi Produksi Pertanian Deputi Bidang TAB 2015-2019 merupakan acuan dalam menyusun dokumen tahunan Rencana Kerja (Renja), Rencana Kerja dan Anggaran (RKA KL), dan Perjanjian Kinerja (PK) di lingkungan Pusat Teknologi Produksi Pertanian, Deputi TAB BPPT.

Pelaksanaan dan pemantauan terhadap program, kegiatan dan anggaran diukur melalui indikator kinerja dan targetnya. Renstra ini selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi dalam mereview antara rencana dengan pelasaksanaannya yang dituangkan dalam laporan akuntabilitas Pusat kepada stakeholders dan customers sebagai pertanggung jawaban kepada masyarakat dan Lembaga BPPT dalam menjalankan tugas pokok, fungsi dan wewenangnya.

Kegiatan-kegiatan yang mendukung prioritas nasional dan prioritas bidang tentu akan selalu diutamakan, selain kegiatan-kegiatan yang secara langsung menjadi tanggung jawab dan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Pusat BPPT. Namun demikian, untuk hal-hal yang bersifat mendesak akan tetap dipertimbangkan untuk diprogramkan sesuai dengan skala urgensinya dan ketersediaan dukungan pembiayaannya.

Pelaksanaan pengukuran kinerja akan dilakukan dengan mengacu pada sistem dan prosedur pengukuran kinerja yang telah ditetapkan oleh pimpinan BPPT dan berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku dari Pemerintah.

32

LAMPIRAN-LAMPIRAN

33

Lampiran 1. Matriks Kinerja dan Pendanaan Pusat Teknologi Produksi Pertanian

Dokumen terkait