• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISA DAN PEMBAHASAN 4.1. PELAKSANAAN PENGUMPULAN DATA

4.2. TEKNIK PENGELOLAAN DATA

4.3.2. Tayangan Mata Kamera

Tabel 8

Frekuensi menonton Tayangan Mata Kamera di TV One No. Frekuensi Menonton Tayangan

Mata Kamera F % 1 Sangat Sering 11 11, 11 2 Sering 54 34, 34 3 Jarang 34 54, 55 4 Tidak Pernah - - JUMLAH 99 100

Tabel 8 memperlihatkan bahwa 54 (54, 55%) responden sering menonton Tayangan Mata Kamera di TV One, 34 (34, 34%) responden jarang menonton Tayangan Mata Kamera di TV One, 11 (11, 11%) responden sangat sering menonton Tayangan Mata Kamera di TV One dan tidak ada responden yang tidak pernah menonton Tayangan Mata Kamera di TV One.

Ternyata masyarakat di Kelurahan Padang Bulan Kecamatan Medan Baru di Kota Medan yang pernah menonton dengan intensitas yang sering menonton Tayangan Mata Kamera di TV One lebih banyak yaitu mencapai 54, 55 % responden. Hal ini sesuai pengamatan peneliti, bahwa tayangan ini merupakan tayangan yang menyajikan sebuah peristiwa yang sering terjadidi kehidupan sehari- hari dalam kehidupan masayarakat secara umum

Tabel 9

Frekuensi menonton Tayangan Mata Kamera di TV One dalam satu bulan No. Frekuensi Menonton Tayangan

Mata Kamera Dalam 1 Bulan F %

1 Sangat Sering 22 22, 22

2 Sering 34 34, 34

3 Jarang 29 29, 29

4 Sangat Jarang 14 14, 14

Jumlah 99 100

Tabel 9 dapat kita lihat bahwa 34 (34, 34%) responden sering menonton Tayangan Mata Kamera dalam sebulan, hal ini dikarenakan Mata kamera di tayangkan jam 16.00-16.30 untuk hari selasa dan pada hari kamis pukul 16.30-17.00. Kemudian, 29 (29, 29%) responden jarang menonton Tayangan Mata kamera dalam sebulan, 22 (22, 22%) responden sangat sering menonton Tayangan Mata Kamera dalam sebulan dan 14 (14, 14%) responden sangat jarang menonton Tayangan Kamera dalam sebulan.

Namun dari hasil penelitian secara keseluruhan, kebanyakan responden mengikuti tayangan Mata Kamera di karenakan isi tayangan ini nyata dan kreatif. Hal ini dikarenakan Tayangan Mata Kamera membahas tentang sikap kepedulian masyarakat pada lingkungan.

Tabel 10

Kemampuan Pengetahuan Pemandu Acara Mata Kamera di TV One No. Kemampuan Pengetahuan

Pemandu Acara F % 1 Sangat Cukup 29 29, 29 2 Cukup 52 52, 53 3 Kurang 9 9, 09 4 Tidak Cukup 9 9, 09 JUMLAH 99 100

Tabel 10 dapat kita lihat bahwa 52 (52, 53%) responden mengatakan pembawa acara cukup membawakan acara Tayangan Mata Kamera, 29 (29, 29%) responden mengatakan bahwa pembawa acara sangat cukup membawakan acara Tayangan Mata Kamera dan masing- masing 9 (9, 09%) responden mengatakan pembawa acara kurang dan tidak cukup membawakan acara Tayangan Mata Kamera.

Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden mengatakan bahwa pembawa acara Tayangan Mata Kamera di TV One yakni Pongky cukup mampu membawakan acaranya dengan baik, karena dia membawakannya dengan gaya yang unik, sangat sederhana tetapi sangat kritis. Sedangkan responden yang mengatakan Pongky tidak cukup mampu karena menurut mereka penampilan Pongky yang terlalu santai dan cuek mengurangi nilai intelektual pembawa acara Mata Kamera di TV One.

Tabel 11

Ciri khas khusus pemandu acara Tayangan Mata kamera di TV One

No. Ciri Khas Khusus F %

1 Sangat Berciri Khas 7 7, 07

2 Cukup Berciri Khas 63 63, 64

3 Kurang Berciri Khas 23 23, 23

4 Tidak Berciri Khas 6 6, 06

Tabel 11 menunjukkan bahwa 63 (63, 64%) responden mengatakan pembawa acara Tayangan Mata Kamera di TV One cukup berciri khas, 23 (23, 23%) responden mengatakan bahwa pembawa acara Tayangan Mata Kamera di TV One kurang berciri khas, 7 (7, 07%) responden mengatakan pembawa acara Tayangan Mata Kamera di TV One sangat berciri khas, dan 6 (6, 06%) responden mengatakan bahwa pembawa acara Tayangan Mata Kamera di TV One tidak berciri khas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengatakan bahwa pembawa acara Tayangan Mata Kamera di TV One yakni Pongky, cukup berciri khas dalam membawakan acaranya. Hal ini dikarenakan bahwa pongki dengan rambut kribo, selalu menenteng kamera selama acara dan berpakaian jeans dan kaus oblong menjadi ciri khas khusus pembawa acara sehingga acara tayangan Mata Kamera di TV One lebih menarik.

Tabel 12

Penampilan Pemandu Acara pada saat Memandu Acara Mata Kamera di TV One

No. Penampilan Pembawa Acara F %

1 Sangat Menarik 10 10, 10

2 Menarik 58 58, 59

3 Kurang Menarik 22 22, 22

4 Tidak Menarik 9 9, 09

JUMLAH 99 100

Tabel ini menunjukkan bahwa 58 (58, 59%) responden mengatakan penampilan pembawa acara Tayangan Mata Kamera di TV One menarik, 22 (22, 22%) responden mengatakan bahwa penampilan pembawa acara Tayangan Mata Kamera di TV One kurang menarik, 10 (10, 10%) responden mengatakan penampilan pembawa acara Tayangan Mata Kamera di TV One sangat menarik dan 9 (9, 09%) responden mengatakan penampilan pembawa acara Tayangan Mata Kamera di TV One tidak menarik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58 orang responden (58, 59 %) menyatakan bahwa penampilan pembawa acara cukup menarik. Pembawa acara memiliki penampilan yang unik sebagai ciri khasnya yang membedakannya dengan kebanyakan para pembawa acara lainnya. Tetapi untuk responden yang

menyatakan bahwa penampilan pembawa acara kurang menarik, dikarenakan mereka lebih memilih bahwa pembawa acara dari suatu tayangan TV sebaiknya berpenampilan yang bersih dan tidak terkesan cuek.

Tabel 13

Ketertarikan Pada Tema Lingkungan Dalam Tayangan Mata Kamera di TV One

No. Ketertarikan Pada Tema Lingkungan dalam Tayangan

Mata Kamera F % 1 Sangat Menarik 26 26, 26 2 Menarik 66 66, 67 3 Kurang Menarik 7 7, 07 4 Tidak Menarik - - JUMLAH 99 100

Dari tabel diatas diketahui bahwa 66 orang responden (66, 67 %) menyatakan bahwa meraka tertarik pada tema lingkungan yang dibahas dalam tayangan mata kamera di TV one. Kemudian 26 orang responden (26, 26 %) menyatakan sangat tertarik dengan tema lingkungan dalam acara Mata Kamera di TV One, dan 7 orang responden saja (7, 07 %) menyatakan bahwa mereka kurang tertarik dengan tema lingkungan yang dibahas dalam tayangan Mata Kamera.

Diketahui bahwa 66 orang responden (66, 67 %) menyatakan bahwa tema lingkungan yang dibahas dalam tayangan Mata Kamera adalah menarik bagi meraka. Hal ini dikarenakan bahwa tayangan masalah lingkungan yang dibahas adalah hal umum yang terjadi hampir di semua tempat dan merupakan isu yang pro- kontra di masyarakat saat ini.

Tabel 14

Keterkaitan Tema lingkungan yang dibahas dalam tayangan Mata Kamera di TV One dengan Kehidupan masyarakat sehari- hari

No. Keterkaitan Tema lingkungan dengan Kehidupan Masyarakat

Sehari- hari F % 1 Sangat Berkaitan 23 23, 23 2 Berkaitan 56 56, 57 3 Kurang Berkaitan 15 15, 15 4 Tidak Berkaitan 5 5, 05 JUMLAH 99 100

Dari tabel 14 diketahui bahwa ada 56 responden (56, 57 %) menyatakan bahwa tema lingkungan yang dibahas dalam tayangan mata kamera di TV One berkaitan dengan kehiduan mereka sehari- hari. Kemudian, ada 23 orang responden (23, 23 %) yang menyatakan bahwa antara tema lingkungan yang dibahas dan kehidupan mereka sehari- hari merupakan hal yang sangat berkaitan. Ada 15 responden (15, 15 %) yang menyatakan bahwa tema lingkungan yang dibahas dalam tayangan ini kurang berkaitan dengan lingkungan mereka sehari- hari, kemudian sisanya 5 orang responden (5, 05 %) menyatakan bahwa tema lingkungan dalam tayangan Mata Kamera di TV One tidak berkaitan dengan kehidupan mereka sehari- hari.

Dapat diketahui bahwa 56 orang responden atau 56, 57 % responden menyatakan bahwa tema lingkungan yang dibahas dalam tayangan Mata Kamera di TV One merupakan hal- hal yang berkaitan dengan keidupan mereka sehari- hai. Hal ini dikarenakan bahwa tema lingkungan dalam tayanngan Mata Kamera di TV One merupakan hal- hal yang berkaitan dengan ;ingkungan masyarakat pada umumnya seperti, sampah, limbah industri yang dibuang ke suangai, kebersihan fasilitas umum, dan hal lain yang terjadi di masyarakat pada umumnya. Sedangkan responden yang menyatakan tema lingkungan yang dibahas tidak berkaitan dengan kehidupan mereka sehari- hari ada 5 orang atau 5, 05 % responden lebih dikarenakan bahwa menurut mereka peristiwa yang di liput dalam tayangan Mata Kamera hanya terjadi di kota Jakarta saja.

Tabel 15

Kejelasan Bahasa dalam Menyampaikan Pesan Lingkungan Dalam Tayangan Mata Kamera di TV One

No. Kejelasan Bahasa dalam Menyampaikan Pesan Lingkungan F % 1 Sangat Jelas 21 21, 21 2 Jelas 63 63, 64 3 Kurang Jelas 15 15, 15 4 Tidak Jelas - - JUMLAH 99 100

Dalam tabel diatas dapat dijelaskan bahwa lebih dari setengah responden 63 orang responden (63, 64 %) menyatakan bahwa dalam penyampaian pesan

lingkungan dalam tayangan Mata Kamera di TV One digunakan dengan menggunakan bahasa yang jelas. Selanjutnya ada 21 orang responden (21, 21 %) yang menyatakan bahwa bahasa yang digunakan dalam menyamaikan pesan lingkungan dalam tayangan Mata Kamera di TV One adalah sangat jelas, disusul sebanyak 15 orang responden (15, 15 %) yang menyatakan bahwa bahsa yang digukan dalam penyampaian pesan lingkungan dalam tayangan mata kamera di TV One kurang jelas. Dapat diketahui juga bahwa tidak ada responden yang menyatakan bahwa pesan lingkungan yang ditayangkan disampaikan dengan bahasa yang tidak jelas.

Dapat diketahui bahwa 63, 64 % orang responden menyatakan bahwa penggunaan bahasa adalah jelas dalam penyampaian pesan lingkungan dalam tayangan Mata kamera di TV One ini dikarenakan pembawa acara dalam penyampaian pesan lingkungannya jarang menggunakan istilah- istilah yang sulit dimengerti oleh para pemirsanya.

Tabel 16

Tingkat Pengertian Terhadap Isi Pesan Lingkungan Dalam Tayangan Mata Kamera di TV One

No. Tingkat Pengertian Terhadap Isi Pesan Lingkungan F % 1 Sangat Mengerti 16 16, 16 2 Mengerti 68 68, 69 3 Kurang Mengerti 15 15, 15 4 Tidak Mengerti - - JUMLAH 99 100

Dari tabel diatas, dapat diketahui 68 responden (68, 69 %) menyatakan bahwa mereka mengerti akan isi pesan lingkungan yang disampaikan dalam tayangan Mata kamera di TV One. Kemudian ada sebanyak 16 orang responden yakni 16, 16 % responden yang mengatakan bahwa mereka sangat mengerti akan pesan lingkungan yang disampaikan dalam tayangan Mata Kamera di TV One. Sisanya 15 respnden (15, 15 %)menyebutkan kurang mengerti akan isi pesan lingkungan yang ditayangkan dalam Tayangan Mata Kamera di TV One.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68, 69 % responden menyatakan bahwa isi pesan lingkungan yang disampaikan dapat dimengerti oleh responden

dengan baik. Mereka menganggab bahwa isi pesan yang disampaikan menjadi jelas ketika informasi yang disampaikan disertai dengan wawancara langsung dengan pihak terkait baik pemerintah sebagai ihak yang bertanggungjawab dan juga wawancara dengan masyarakat langsung yang menjadi korban. Selain itu juga ditamilkan wawancara dengan pihak- pihak penyebab kerusakan lingkungan baik itu institusi maupun perorangan.

Tabel 17

Gambar sebagai Pendukung Makna Pesan Dalam Tayangan Mata Kamera di TV One

No. Gambar Sebagai Pemberi Makna Pesan F % 1 Sangat Bermakna 13 13, 13 2 Bermakna 73 73, 74 3 Kurang Bermakna 12 12, 12 4 Tidak Bermakna 1 1, 01 JUMLAH 99 100

Dalam tabel diatas dapat diketahui bahwa ada sebanyak 73 (73, 74 %) orang responden yang setuju bahwa gambar dalam tayangan Mata Kamera dapat memberikan makna yang cukup terhadap masalah lingkungan yang dibahas dalam. Kemudian, 13 (13, 13 %) orang responden menyatakan bahwa gambar yang ditayangkan sagat bermakna dalam memberikan makna akan tema lingkungan yang dibahas. Untuk responden yang memilih gambar yang ditayangkan kurang bermakna terhadap masalah lingkungan yang dibahas ada 12 orang responden (12, 12 %), dan untuk masyarakat yang menyatakan bahwa gambar yang ditayangkan tidak bermakna bila dikaitkan dengan tema lingkungan yang dibahas ada sebanyak 1 orang responden (1, 01 %).

Dapat diketahui bahwa 73, 74 % orang responden, menyatakan bahwa gambar yang ditayangkan dapat menjelaskan pesan lingkungan yang sedang diulas sehingga pesan lebih mendalam bagi para pemirsanya. Ketika tayangan mengulas tentang sampah, maka tayangan Mata Kamera dapat memberikan makna yang lebih dalam melalui tampilan gambar yang menunjukkan langsung suasana masyarakat yang tinggal di lingkungan yang banyak tumpukan sampanya.

Tabel 18

Durasi Tayangan Selama 30 Menit dan Peningkatan Kepedulian pada Lingkungan

No.

Kesesuaian Durasi 30 menit Terhadap Peningkatan Kepedulian Pada Lingkungan

F % 1 Sangat Cukup 11 11, 11 2 Cukup 52 52, 53 3 Kurang 28 28, 28 4 Tidak Cukup 8 8, 08 JUMLAH 99 100

Dari tabel diatas dapat dijelaskan bahwa kesesuaian durasi tayangan Mata Kamera di TV One selama 30 menit dengan peningkatan kepedulian pada lingkungan adalah yang menyatakan bahwa durasi tayangan cukup selama 30 menit ada seanyak 52 orang responden atau setara dengan 52, 53 %, sedangkan yang menyatakan durasi tayangan masih kurang ada sebanyak 28 orang responden atau 28, 28 %. Kemudian, ada 11 (11, 11 % )orang responden yang menyatakan bahwa durasi tayangan Mata Kamera selama 30 menit sangat cukup untuk meningkatkan kepedulian pada lingkungan. Selanjutnya dari 99 orang responden ada 8 (8, 08 %) orang rsponden yang menyatakan durasi tayangan tidak cukup selama 30 menit dalam peningkatan kepedulian pada lingkungan.

Dari 52, 53 % responden yang menyatakan bahwa durasi tayangan Mata Kamera di TV One sudah cukup dalam meningkatkan kepedulian mereka pada lingkungan, sebab bila tayangannya terlalu lama maka tayangan akan terlalu bertele- tele sehingga cenderung menjadi tayangan yang membosankan. Sedangkan responden yang menyatakan bahwa durasi tayangan masih kurang dikarenakan responden merasa penting akan masalah lingkungan diulas dengan cara lebih mendalam dan terperinci untuk meningkatkan kepedulian pada lingkungan sendiri.

Tabel 19

Waktu Penayangan Mata Kamera di TV One pukul 16: 00 – 16: 30 dan pukul 16: 30 – 17: 00

No. Kesesuaian Jam Tayang Acara

Mata Kamera di TV One F %

1 Sangat Sesuai 21 21, 21

2 Sesuai 57 57, 58

3 Kurang Sesuai 18 18, 18

4 Tidak Sesuai 3 3, 03

JUMLAH 99 100

Dari tabel 19 ini dapat dilihat bahwa 57 orang (57, 58 %) responden menyatakan bahwa waktu penayangan acara Mata Kamera di TV One adalah sudah sesuai, kemudian ada 21 orang (21, 21 %) responden menyatakan bahwa waktu penayangan acara Mata Kamera di TV One sangat sesuai. Responden yang menyatakan bahwa waktu tayang acara Mata Kamera di TV One pada pukul 16:00 – 16: 30 dan Pukul 16: 30 – 17: 00 kurang sesuai ada sebanyak 18 orang responden atau setara dengan 18, 18 %, sisanya ada 3 orang (3, 03 %) responden menyatakan bahwa waktu penayangan acara Mata Kamera di TV One adalah tidak sesuai.

Sebagian besar responden menyatakan bahwa waktu penayangan acara Mata Kamera di TV One sudah sesuai hal ini dikarenakan bahwa mereka sudah selesai melakukan aktivitas mereka sehari- hari pada jam- jam tersebut dan mereka juga biasanya sedang beristirahat pada jam tersebut dan biasanya mereka habiskan dengan menonton acara televisi yang ringan- ringan saja. Sedangkan responden yang menyatakan waktu penayangan kurang sesuai lebih dikarenakan bahwa pada jam tersebut mereka biasanya memilih untuk mengisi waktu istirahat mereka dengan bercerita dengan keluarga pada jam tersebut.

Tabel 20

Kemampuan Wawancara dalam Tayangan Mata Kamera di TV One dan Kejelasan Informasi tentang Masalah Lingkungan yang dibahas

No.

Kemampuan Wawancara dan Kejelasan Informasi tentang

Lingkungan F % 1 Sangat Mampu 12 12, 12 2 Mampu 83 83, 84 3 Kurang Mampu 4 4, 04 4 Tidak Mampu - - JUMLAH 99 100

Dapat diuraikan dari tabel diatas bahwa ada sebanyak 83 orang responden (83, 84 %) yang menyatakan bahwa wawancara yang dilakukan dalam tayangan Mata Kamera di TV One, mampu untuk memberikan kejelasan informasi mengenai masalah lingkungan yang dibahas. Kemudian ada 12 orang responden (12, 12 %) yang menyatakan bahwa wawancara sangat mampu dalam memberikan kejelasan informasi mengenai masalah lingkungan yang dibahas.kemudian, sisanya ada sebanyak 4 orang responden (4, 04 %) yang menyatakan bahwa wawancara yang dilakukan kurang mampu dalam memberikan kejelasan informasi mengenai masalah lingkungan yang akan dibahas. Dari penelitian, peneliti tidak menemukan responden yang menyatakan bahwa wawancara tidak mampu dalam memberikan kejelasan informasi mengenai masalah lingkungan yang akan dibahas.

Diketahui bahwa sebagian besar responden, 83 orang responden setara dengan 83, 84 %, menyatakan bahwa wawancara yang dilakukan dapat memberikan informasi yang jelas mengenai masalah lingkungan yang dibahas. Hal ini dikarenakan bahwa wawancara dilakukan langsung berkaitan dengan masyarakat yang tinggal di daerah lingkungan yang menjadi objek bahasan tayangan Mata Kamera di TV One ini. Selain wawancara dilakukan dengan masyarakat, wawancara juga dilakukan dengan pemerintah terkait dengan masalah lingkungan yang sedang dibahas, selain itu juga ada disertakan juga wawancara

dengan para pihak yang diduga menjadi penyebab terjadinya masalah lingkungan yang menjadi objek bahasan dalam tayangan ini.

Tabel 21

Wawancara dan Pemahaman Mengenai Masalah Lingkungan Sekitar

No.

Kemampuan Wawancara untuk memberikan pemahaman menegenai masalah lingkungan

sekitar F % 1 Sangat Membantu 24 24, 24 2 Cukup Membantu 65 65, 66 3 Kurang Membantu 10 10, 10 4 Tidak Membantu - - JUMLAH 99 100

Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa ada sebanyak 65 (65, 66 %) orang responden setuju bahwa wawancara yang dilakukan dalam Tayangan Mata Kamera di TV One cukup membantu dalam memberikan pemahaman mengenai masalah lingkungan disekitar para respondem sendiri. Ada sebanyak 24 (24, 24%) orang responden yang menyatakan bahwa wawancara yang dilakukan dalam tayangan ini sangat membantu dalam memberikan pemahaman akan lingkungan disekitar mereka. Sisanya, ada sebanyak 10 (10, 10 %) orang responden menyatakan bahwa wawancara yang dilakukan kurang membantu para responden dalam memahami masalah lingkungan disekitar mereka.

Setengah dari para responden yakni 65 (65, 66 %) orang responden menyatakan bahwa mereka dapat terbantu oleh tayangan Mata Kamera di TV One dalam memahami masalah lingkungan disekitar mereka. Hal ini dikarenakan wawancara yang dilakukan juga melibatkan para ahli terkait dengan masalah lingkungan yang dibahas. Sehingga, masalah lingkungan yang dibahas menjadi jelas baik sumber maslah dari kerusakan lingkungan sampai dengan cara pengendaliaan dari kerusakan lingkungan itu sendiri, sehingga para penonton telah diberikan pengetahuan mengenai masalah lingkungan yang dibahas dengan cara yang benar.

4.3.3 Sikap Kepedulian Masyarakat pada Lingkungan

Dokumen terkait