• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

3. Tekanan pada Zat Gas

Tekanan udara sering juga disebut tekanan atmosfer. Ada kemiripan antara tekanan udara dan tekanan air. Tekanan air disebabkan oleh gaya tarik bumi atau gaya gravitasi terhadap air yang mempunyai massa. Jika benda diletakkan di kedalaman air yang semakin dalam, jumlah air yang berada di atasnya akan semakin banyak dan gaya gravitasinya pun akan semakin besar, sehingga tekanan akan semakin besar.

Pada prinsipnya, tekanan udara sama seperti tekanan pada zat cair. Tekanan udara di puncak gunung akan berbeda dengan tekanan udara di pantai. Hal ini dikarenakan di puncak gunung jumlah partikel udaranya

98

semakin kecil yang mengakibatkan gaya gravitasi partikel juga kecil, sehingga tekanan udaranya pun akan semakin kecil.

a. Tekanan udara di ruang terbuka

Mengapa seorang pendaki gunung saat mendaki pada ketinggian tertentu dapat kekurangan oksigen? Tahukah kamu bahwa lapisan udara yang menyelimuti Bumi berlapis-lapis? Lapisan udara yang berada di permukaan Bumi lebih rapat dibanding lapisan di atasnya. Semakin tinggi suatu tempat, kerapatan atau massa jenis udara semakin kecil sehingga jumlah oksigen dalam udara semakin sedikit.

Ada empat macam alat untuk mengukur tekanan udara yaitu: barometer raksa, barometer fortin, barometer air, barometer aneroid

b. Tekanan Gas dalam Ruang Tertutup

Alat untuk mengukur tekanan udara dalam ruang tertutup dinamakan manometer. Manometer ada dua macam, yaitu manometer raksa dan manometer logam.

1). Manometer Raksa

Manometer raksa dibedakan menjadi 2 yaitu: a) Manometer Raksa Terbuka

Manometer raksa terbuka adalah sebuah tabung U yang kedua ujungnya terbuka. Salah satu kaki dibiarkan terbuka berhubungan dengan udara luar sedangkan kaki lainnya dihubungkan ke ruang yang akan diukur tekanan gasnya.

b) Manometer Raksa Tertutup

Manometer raksa tertutup terbuat dari tabung kaca berbentuk U yang salah satu ujungnya tertutup sehingga di bagian bawah ujung yang tertutup ini terbentuk ruang hampa. Dengan menghubungkan ujung yang lain pada ruang tertutup yang berisi gas maka tekanan gas dalam ruang itu dapat diketahui.

1). Manometer logam

Manometer raksa hanya digunakan untuk mengukur tekanan gas yang besarnya sekitar 1 atm. Untuk mengukur tekanan gas sangat tinggi,

99

seperti gas dalam tangki uap, gas dalam tabung gas, dan gas dalam ban digunakan manometer logam atau manometer aneroid. Ada beberapa macam manometer logam, di antaranya manometer Schaffer dan Budenberg, manometer Bourdon, dan manometer pegas (untuk mengukur tekanan ban mobil).

Konsep Tekanan Udara dalam Kehidupan Sehari-hari: angin dan prakiraan cuaca.

C. Metode Pembelajaran

1. Model : - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning 2. Metode : - Demonstrasi - Eksperimen - Observasi - Diskusi D. Langkah-langkah Kegiatan Pertemuan pertama

a.Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit )

- Berdoa agar diberi kemudahan dalam menerima pelajaran. - Guru mengecek kehadiran siswa

Motivasi dan Apersepsi:

- Mengapa kalau kita berdiri dalam waktu yang cukup lama kaki kita terasa pegal?

b. Kegiatan Inti ( 60 menit ) Eksplorasi

- Guru menjelaskan pengertian tekanan - Guru menjelaskan macam-macam tekanan - Guru menjelaskan rumus tekanan

- Siswa menjelaskan tentang tekanan zat padat Elaborasi

- Guru mendemonstrasikan tekanan pada zat padat menggunakan sebuah pena.

100

- Perwakilan siswa maju ke depan untuk mempraktikkan apa yang telah dicontohkan oleh guru.

- Guru membagi siswa menjadi 8 kelompok.

- Setiap kelompok mendiskusikan tentang penerapan konsep tekanan zat padat pada kehidupan sehari-hari.

- Perwakilan siswa maju ke depan untuk mempresentasikan hasil diskusinya.

- Guru meluruskan hasil diskusi siswa dan memberikan informasi yang sebenarnya.

Konfirmasi

- Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa - Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan

pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan c. Kegiatan Penutup ( 10 menit )

- Guru memberikan tes tertulis tentang kegiatan yang baru saja dilakukan

- Siswa mengerjakan tes

- Doa penutup agar diberi berkah berupa ilmu yang bermanfaat. Pertemuan kedua

a. Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit )

- Berdoa agar diberi kemudahan dalam menerima pelajaran. - Guru mengecek kehadiran siswa

Motivasi dan Apersepsi

- Mengapa saat kita berenang semakin ke dalam, badan kita terasa terdorong ke atas?

b. Kegiatan Inti ( 60 menit ) Eksplorasi

- Guru menjelaskan tentang tekanan dalam zat cair. - Siswa menjelaskan hukum-hukum tekanan pada zat cair

101

- Siswa menyebutkan aplikasi hukum pascal dalam kehidupan sehari-hari.

Elaborasi

- Guru membagi siswa menjadi 8 kelompok.

- Siswa menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk praktikum

- Guru menjelaskan cara kerja praktikum yang akan dilakukan tentang tekanan hidrostatis.

- Siswa melaksanakan praktikum dengan bimbingan guru.

- Setelah praktikum selesai, salah satu perwakilan siswa maju mempresentasikan hasil praktikumnya.

- Guru mengevaluasi hasil praktikum dan memberikan informasi yang benar.

Konfirmasi

- Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa - Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan

pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan c. Kegiatan Penutup ( 10 menit )

- Guru memberikan tes tertulis tentang kegiatan yang baru saja dilakukan

- Siswa mengerjakan tes

- Doa penutup agar diberi berkah berupa ilmu yang bermanfaat. Pertemuan ketiga

a. Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit )

- Berdoa agar diberi kemudahan dalam menerima pelajaran. - Guru mengecek kehadiran siswa

Motivasi dan Apersepsi

- Apakah yang terjadi jika pipa U diisi dengan dua zat cair yang berbeda massa jenisnya?

102 Eksplorasi

- Guru menjelaskan tentang hukum bejana berhubungan.

- Siswa mengamati tinggi permukaan zat cair dalam pipa U melalui gambar.

Elaborasi

- Guru membagi siswa ke dalam 8 kelompok - Siswa menyiapkan alat dan bahan

- Guru menjelaskan cara kerja praktikum yang akan dilaksanakan. - Kelompok satu sampai empat melakukan praktikum tentang bejana

berhubungan yang diisi zat cair sejenis, misalnya menggunakan air. - Kelompok lima sampai delapan melakukan praktikum tentang

bejana berhubungan yang diisi zat cair berbeda jenis, misalnya menggunakan air dan minyak goreng.

- Setelah semua kelompok selesai melakukan praktikum, kelompok satu sampai empat pindah ke tempat kelompok lima sampai delapan untuk melakukan pengamatan, begitu pula sebaliknya.

- Selelah selesai catat hasil pengamatan di LKS.

- Siswa memperhatikan penjelasan guru menentukan hubungan antara massa jenis dan tinggi zat cair dalam pipa U.

- Siswa memperhatikan contoh soal menentukan massa jenis zat cair yang dimasukkan dalam pipa U yang disampaikan oleh guru.

- Guru memberikan beberapa soal menentukan massa jenis zat cair yang dimasukkan dalam pipa U untuk dikerjakan oleh siswa.

- Siswa menjelaskan tentang aplikasi bejana berhubungan dalam kehidupan sehari-hari.

Konfirmasi

- Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa - Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan

pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan c. Kegiatan Penutup ( 10 menit )

103

- Guru memberikan tes tertulis tentang kegiatan yang baru saja dilakukan

- Siswa mengerjakan tes

- Doa penutup agar diberi berkah berupa ilmu yang bermanfaat. Pertemuan keempat

a. Kegiatan Pendahuluan

- Berdoa agar diberi kemudahan dalam menerima pelajaran. - Guru mengecek kehadiran siswa

Motivasi dan Apersepsi

- Mengapa sewaktu berenang kamu dapat mengambang, melayang, atau tenggelam?

- Mengapa di wilayah dataran tinggi kadar oksigennya menipis? b. Kegiatan Inti ( 60 menit )

Eksplorasi

- Guru menjelaskan tentang hukum Archimedes.

- Guru menjelaskan pengaruh massa jenis pada peristiwa tenggelam, melayang, dan terapung.

- Siswa menjelaskan manfaat hukun Archimedes dalam kehidupan sehari-hari.

- Guru menjelaskan tentang tekanan udara.

- Siswa menjelaskan alat ukur yang digunakan untuk mengukur tekanan.

Elaborasi

- Guru membagi siswa menjadi 8 kelompok.

- Siswa mempersiapkan alat dan bahan untuk praktikum - Guru menjelaskan alur kegiatan praktikum kepada siswa.

- Kelompok 1 – 4 melakukan praktikum tentang gaya apung dalam zat cair dengan bimbingan guru.

- Kelompok 5 – 8 melakukan praktikum tentang tekanan udara dengan bimbingan guru.

104

- Setelah semua kelompok selesai melakukan praktikum, kelompok 1- 4 pindah ke kelompok 5 - 8 untuk melakukan pengamatan, begitu pula sebaliknya

- Setelah semuanya selesai, catat hasil pengamatan dalam lembar pengamatan.

Konfirmasi

- Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa - Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan

pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan c. Kegiatan Penutup ( 10 menit )

- Guru memberikan tes tertulis tentang kegiatan yang baru saja dilakukan

- Siswa mengerjakan tes

- Doa penutup agar diberi berkah berupa ilmu yang bermanfaat. E. Sumber Belajar

a. Buku IPA Fisika b. Slide powerpoint

c. Alat dan bahan praktikum d. Gambar-gambar

F. Penilaian Hasil Belajar

Dokumen terkait