METODE PENELITIAN
E. Teknik Analisa Data
1. Pemahaman Tentang Analisa Data
Analisis data merupakan suatu proses mencari serta menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil metode penelitian seperti wawancara, catatan selama di lapangan, dan data data berupa dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting ataupun inti dari temuan permasalahan dan yang akan dipelajari kedepannya,
74 Sutrisno Hadi, Metode Reseach I, (Yogyakarta: Yayasan Penerbit Fakultas Psikologi UGM, 1987) hlm. 72
dserta membuat kesimpulan sehingga akan mudah dipahami oleh diri sendiri selaku peneliti maupun orang lain selaku pembaca atau pengamat dalam suatu penelitian75.
Setelah dipastikan semua data terkumpul dengan baik, maka langkah berikutnya yaitu menganalisa data. Sebagaimana dijelaskan di awal metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, maka dalam teknik analisa yang digunakan adalah analisa deskriptif kuantitatif. Jenis teknik analisa deskriptif kuantitatif ini digunakan untuk mengetahui data yang bersifat kuantitatif atau angka, kemudian data yang dihasilkan tersebut di uraikan dengan menggunakan persentase sejauhmana kemampuan membaca anak tunarungu yang telah diteliti dengan materi yang sama tetapi disampaikan kepada siswa yang tingkat pendengarannya berbeda beda.
Pada penelitian ini tentunya tidak hanya analisa deskriptif kuantitatif yang dihasilkan yaitu berupa angka, tetapi juga menghasilkan data yang bersifat kualitatif. Dan untuk menyampaikan hasil data kualitatif tersebut penulis menggunakan teknik analisa deskriptif kualitatif, adapun yang dimaksud dengan analisa deskriptif kualitatif yaitu suatu usaha mendeskripsikan data melalui bentuk kata kata atau lisan dari sumber atau orang orang dan sifat orang tersebut yang diamati. Sehingga akan terungkap bagaimana realitas yang sebenarnya terjadi menyesuaikan dengan fenomena yang terjadi selama penelitian berlangsung secara jelas dan realistis.
75 Nana Syaodih Sukmadinata, Metode Penelitian Pendidikan (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013) h.152
Untuk proses analisa deskriptif kualitatif dimulai dengan menelaah serta menyusun data mana saja yang akan di paparkan dalam hasil penelitian mulai dari data wawancara, pengalaman selama dilapangan, dokumentasi berupa gambar, hasil observasi, dokumen pribadi hingga dokumen resmi selama penelitian berlangsung. Untuk menganalisa seluruh data yang sudah terkumpul, penulis membagi kedalam dua tahapan analisa yaitu analisa data selama penelitian yang terjadi dilapangan dan analisa data yang yang telah terkumpul secara keseluruhan dengan menyusunnya secara sistematis.
2. Analisis Sebelum Di Lapangan
Analisis sebelum dilapangan atau bisa disebut juga dengan kata lain studi pendahuluan ini dilaksanakan dengan cara berkunjung ke SLBN Cileunyi guna melihat kondisi sosial yang terjadi di sekolah, lalu membaca hasil penelitian yang telah dilakukan, dengan tujuan untuk menentukan fokus penelitian supaya tidak terjadi kesamaan terhadap hasil penelitian yang akan diperoleh. Lalu kemudian, penulis mencari kajian teori yang berkenaan dengan penelitian ini yang digunakan sebagai landasan berpikir, karena salah satu tujuan penelitian kualitatif yaitu untuk mengembangkan teori yang telah ditemukan sebelumnya.
3. Analisa Data Di Lapangan
Analisis data di lapangan dilaksanakankan pada saat observasi berlangsung, kemudian setelah itu dilanjutkan dengan wawancara serta dokumentasi. beberapa aktifitas yang dilaksanakan pada saat analisis data dapat di bagi kedalam tiga kelompok yaitu sebagai berikut :
a) Reduksi Data, Saat penelitian berlangsung data yang didapatkan selama di lapangan cukup banyak, oleh karena itu untuk mempermudah menyimpan data penulis menggunakan alat bantu untuk menyimpan ataupun mencatat data yang di hasilkan selama penelitian berlangsung. Ketika wawancara berlangsung peneliti menggunakan handphone untuk merekam data hasil wawancara lalu kemudian mencatat inti permasalahan yang terjadi ataupun hasil kegiatan atau kesimpulan secara menyeluruh dari data yang telah diperoleh pada saat melakukan observasi.
b) Penyajian Data, Sebelum melaksanakan pembahasan penelitian, penulis mencoba memaparkan semua data hasil wawancara dan observasi dengan teks secara naratif, tujuannya agar lebih mudah dipahami serta dikaitkan dengan teori yang dijadikan landasan berpikir. Penyajian data dalam penelitian kualitatif ini dilakukan dengan membuat uraian singkat seperti bagan, presentase, dan lain sebagainya karena penelitian kualitatif ini menggambarkan kejadian alamiah ataupun kejadian yang sebenarnya terjadi pada objek penelitian tersebut.
c) Kesimpulan, Kesimpualan yang di paparkan dalam penelitian ini merupakan suatu gambaran secara umum yang didapat dari penelitian yang telah dilaksanakan sesuai jadwal yang disampaikan, sebuah temuan baru yang menjawab rumusan masalah yang telah diuraikan pada awal pembahasan.
4. Perpanjangan Penelitian
Dengan adanya perpanjangan penelitian berarti peneliti kembali ke lapangan untuk melaksanakan pengamatan, melakukan wawancara kembali dengan sumber data yang pernah ditemui maupun yang baru ditemui.
Perpanjangan penelitian ini bertujuan mengumpulkan data dengan lebih dari satu kali kunjungan dimulai dari tanggal 22 sampai dengan 26 April 2019.
Proses memperpanjang pengamatan ini berguna untuk menguatkan data yang didapat dalam penelitian sebelumnya kemudian untuk menguji sejauhmana keabsahan dan validitas suatu data yang didapat selama penelitian berlangsung, perpanjangan penelitian ini juga guna menjadikan penulis semakin yakin dengan hasil penelitian guna mendapatkan hasil yang memuaskan.
5. Triangulasi Data
Triangulasi dalam pengujian kredibilitas ini dimaknai sebagai suatu proses pengecekan data dari berbagai sumber data selama penelitian dengan berbagai cara, dan berbagai waktu76. Adapun yang dimaksud dengan proses
76Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan. (Bandung: Alfabeta. 2016). hal.273
triangulasi sumber yaitu dimana peneliti selalu berusaha mewawancarai lebih dari satu orang ditempat penelitian tersebut yaitu bertempat di SLBN Cileunyi Kabupaten Bandung yaitu guru yang membina Anak Tunarungu dan guru agama yang berada di sekolah tersebut dan Kepala sekolah SLBN Cileunyi Kabupaten Bandung, serta mengumpulkan data yang dibutuhkan dari pihak operator sekolah contohnya seperti profil sekolah, data siswa, data sekolah serta kurikulum yang digunakan di sekolah tersebut. Pada saat triangulasi cara atau tekniknya yaitu peneliti berusaha menggali informasi melalui guru Agama dan guru pembimbing khusus anak tunarungu dengan pertanyaan yang berbeda - beda namun dengan maksud serta tujuan yang sama guna memperoleh keakuratan data yang dibutuhkan.
BAB IV
DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN ANALISA DATA HASIL