METODE PENELITIAN
H. Teknik Analisa Data
Teknik analisis yang digunakan dalam memecahkan masalah pokok adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif yaitu menjelaskan tentang pengaruh media televisi terhadap tingkah laku anak usia sekolah dasar Di Desa Mangempang Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa .
Muhammad Iqbal Hasan (1999:19) mengemukakan bahwa Analisis kuantitatif, yaitu penulis menggunakan rancangan deskriptif dengan mempersentasekan alternatif jawaban ada setiap pertanyaan.
Adapun rumus persentase yang digunakan sebagaimana dikemukakan oleh
F
P= X 100%
N Keterangan : P = Presentase F = Frekuensi
N= Jumlah Sampel yang diambil
37 A. Gambaran Umum Desa Mangempang
Gambaran umum Desa Mangempang adalah usaha menggambarkan secara utuh tentang kondisi Desa. Data-data yang disusun diambil dari semua data yang tersedia dan bisa didapatkan.Selain menggunakan data-data yang dari gambaran umum Desa ini, diperkaya dengan data-data-data-data yang didapat dari hasil survey pemetaan sosial, wawancara, Forum Grup Diskusi (FGD) Dengan menggunakan metode CLAPP-GSI, Maupun pengamatan secara langsung, merupakan bagian dari tahapan Participatoty Rular Appraisal (PRA).
Data yang dipakai untuk menggambarkan situasi atau keadaan kependudukan misalkan, dalam gambaran umum memakai data hasil sensus rumah tangga dengan menggunakan aspek dan ciri-ciri pembeda hasil kesepakatan masyarakat pada FGD Peringkat Kesejahteraan Masyarakat (PKM). Sehingga pada penyusunan dokumen Desa Mangempang ini, memakai data yang aktual yang didapat dari hasil pendapatan survey di lapangan.
1. Kondisi Geografis dan Demografi a. Letak Geografis
Desa Mangempang secara geografis berada diketinggian antara 365 dpl (di atas permukaan laut). Dengan keadaan curah hujan rata-rata dalam pertahun antara 450-500 mm, Serta suhu rata-rata pertahun adalah 20-30 ⁰c. Secara administrasi Desa Mangempang terletak di wilayah Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa.
b. Demografi/Batas Desa
- Sebelah Utara: Berbatasan dengan Dusun Moncongan - Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Desa Buakkang - Sebelah Barat : Berbatasan dengan Desa Pattalikang - Sebelah Timur : Berbatasan dengan Desa Bontomanai
c. Jarak Dari Ibu Kota
- Jarak dari ibu kota Kecamatan : 9,26 km - Jarak dari ibu kota Kabupaten : 46 km - Jarak dari ibu kota Propinsi : 56 km
d. Luas wilayah Desa Mangempang 9,25 km terdiri dari:
- Hutang Lindung : 222 Ha - Hutan Masyarakat : 25 ha - Sawah : 22 ha
- Ladang : 300 ha
- Lahan Kritis/ terlantar : 400 ha - Datar, Bukit dan Bergunung : 32 ha
- Hutan Milik Negara : 50 ha
e. Wilayah Desa Mangempang terdiri dari 5 (Lima) Dusun, Yaitu:
1. Wilayah Dusun Bangkeng Batu terdiri dari 2 (dua) Rukun Keluarga dan 4 (empat) Rukun Tetangga (RT),
a. RK 01 Bangkeng Batu 2 RT b. RK 02 Kau-kau 2 RT
2. Wilayah Dusun Kampun Beru terdiri dari 2 Rukun Kelurga dan 4 Rukun Tetangga.
a. RK 01 Kampung Beru 2 RT b. RK 02 Kampung Beru 2 RT
3. Wilayah Dusun Mangempang I terdiri dari 2 Rukun Keluarga dan 4 Rukun Tetangga.
a. RK 01 Mangempang 2 RT b. RK 02 Mangempang 2 RT
4. Wilayah Dusun Mangempang II terdiri dari 2 Rukun Keluarga dan 4 Rukun Tetangga.
a. RK 01 Jamekko 2 RT b. RK 02 Mangempang 2 RT
5. Wilayah Dusun Datara terdiri dsri 2 Rukun Keluarga dan 4 Rukun Tetangga.
a. RK 01 Datara 2 RT b. RK 02 Datara 2 RT
a. Sejarah Desa Mangempang
Didesa Mangempang terdapat Bungung Lompoa (Sumur Yang Luas) yang dipakai masyarakat sebagai Pakkalengkerang atau Pangempang tempat memelihara dan mencari belut, di tempat ini banyak dikunjungi oleh masyarakat, ada yang kesana semata-mata mencari belut ada juga yang kesana untuk meminta-inta berkahnya sehingga pada masa Gallarang Taibu Pangempang itu dirubah menjadi Mangempang karena ada kekhawatiran niat masyarakat sudah menyalahi dari syariat agama karena lebih terkesan tempat tersebut dijadikan sebagai tempat meminta/
musyrik. Menurut sumber Alle Dg Rumpa kalau mengenai pemerintahannya adalah sebagaiberikut:
Zaman kolonial Belanda, Mangempang diperintah oleh Gallarang Bainea bernama Dg Manija yang tinggal diballa Lompoa disekitar Bungung Lompoa. Pada masa merdeka Gallarang Bainea digantikan oleh Taibu putranya yang merupakan guru lompoa yang berperan dibidang pemerintahan dan agama (sara’ dan adat). Taibu digantikan oleh sepupunya yang tinggal di Jamekko namanya Dg Lawakkang.
Pada masa telah merdeka Paruru telah digantikan oleh Dg Campa orang Bangkeng Batu namun dipaksa turun jadi Gallarang karena telah melakukan perbuatan asusila yaitu menghamili keluarganya tampa nikah
dan dianggap menyalahi aturan adat dan agama sehingga dipaksa turun dari jabatan Gallarang yang diinisiasi oleh sariang setingkat RT seperti Dg Kade, Sumara dll.
Dg Kade menjadi Gallarang Mangempang menggantikan Paruru. Dg Sumara menjadi Gallarang menggantikan Gallarang Kade. Dg Sumara digantikan oleh Tuga yang saat itu Gallarang sudah berubah menjadi Imam kampung yang selanjutnya Mangempang menjadi bagian dari Desa Sapaya atas nama Pacharuddin dibawa Pemerintahan Kecamatan Tompo Bulu. Lalu tahun 90-an menjadi Dusun Di Desa Bontomanai di bawah pemerintahan kepala Desa Syamsuddin Tompo. Tahun 1999 diusulkan menjadi Desa Persiapan.
Tahun 2000 pemekaran dibentuk dan dilaksanakanlah proses pemilihan oleh LKMD Desa Bontomanai yang berjumlah 17 orang Di Sekolah Dasar Mangempang calonnya Abd. Jalil dan Abd. Azis Bochari dan yang berhak memilih hanya 16 orang karena kepala Desa yang bagian dari anggota LKMD harus netral sehingga tidak ikut memilih. Pada proses pemilihan pertama dan kedua selalu imbang dengan perolehan suara 8-8, Maka dilibatkanlah unsur Tripika Kecamatan yaitu Camat, Kapolsek, dan Danramil. Proses pemilihan dilakukan camat diwakili oleh Hasanuddin Abe, Kapolsek Syamsul Alam dan Danramil Syaharuddin.
Maka sehingga hasil pemilihan diperoleh suara 12 untuk Abd. Azis Bochari dan 7 untuk Abdul Jalil Dg Nanring.
Maret 2004 pelantikan kepala Desa persiapan oleh Bapak Bupati Gowa Drs. Hasbullah Djabbar di kantor Camat Bungaya bersama kades Mangempang dan Lurah Je’neBatua.
Tahun 2004 membuka akses jalan Pattiro-Datara 6 km dengan swadaya masyarakat dan langsung dapat dilewati kendaraan roda dua.
Tahun 2005 Juara IV Lomba Desa Se-Kabupaten Gowa. Tahun 2005 Kelompok Tani Balla Tinggia, H. Talib menjadi juara I provinsi dalam bidang agro proyesti pertanian.
Tahun 2005 Bohari Dg. Gassing menghibahkan tanahnya untuk pembangunan kantor Desa seluas 10x10 m2. Tahun 2005 Rapat pembangunan Kantor Desa yang berasal dari swadaya mulai dari pondasi sampai dipasangkan batunya.
Tahun 2005 pembangunan sekolah kelas jauh di Datara yang materialnya dipikul oleh masyarakat karena tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat. Tahun 2006 pembangunan pasar Desa Mangempang (APBD) Tahun 2006, kelompok tani mandiri H. Budu menjadi harapan I tingkat Kab. Gowa di bidang Kalpataru.
Tahun 2007 pemilihan Kepala Desa Detenitif yang di ikuti empat pasangan calon nomor 1. Abd. Azis Bochari, Nomor 2. Baco Maknum, Nomor 3. Abdul Jalil, dan Nomor 4. Zaenal. Dan dimenangkan oleh Abd.
Azis Bochari dengan jumlah suara 416 dari 1.039 suara sah. Maret 2007 Pelantikan Kepala Desa Defenitif oleh Bapak Wakil Bupati Gowa Abd.
Razak Badjidu di Kantor Camat Bungaya.
Agustus 2007 pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan yang dipusatkan di Desa Mangempang sebagai juara III.
Tahun 2008 perintisan jalan poros Mangempang-Datara 2.600 m dengan swadaya.
Tahun 2008 peningkatan dan pelebaran jalan poros Mangempang Datara 2.600 m (PNPM).
Tahun 2009 perkerasan jalan poros Mangempang-Datara 2.600 m (Stimulus APBN).
Tahun 2009 perintisan jalan Jamekko-Moncongan 4.000 m (APBD) Yang dikelolah oleh kecamatan.
Tahun 2009 Perpipaan Datara 1 km (Keserasian sosial APBN).
Tahun 2009 penataan kota Desa.
Tahun 2009 pembuatan drainase 900 m (PNPM dan ADD Coshering).
Tahun 2010 pelebaran jalan poros Jamekko-Moncongan (PNPM).
b. Visi Dan Misi Desa Mangempang 1. VISI
Adapun visi Desa Mangempang sebagai berikut:
Dalam rangka pelayanan prima terhadap masyarakat maka pemerintah desa mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal (sipakainga, sipakalabbiri, sipakatau) dengan berpegang pada prinsip partisipatif, transparan akuntabel, sehingga kapasitas bagi aparat Desa dalan menjalankan tugas dan fungsinya sudah profesional.
Hasil produksi pertanian meningkat dengan tersedianya bibit jagung dan padi yang unggul serta pengolahan pertanian dengan menggunakan teknologi tepat guna sehingga berkembang tanaman jangka pendek dan tanaman jangka panjang. Warga terampil dalam berbagai budidaya makanan dalam pengolahannya serta keluarga tani sudah terampil dalam memanfaatkan limbah ternak dan limbah pertanian sebagai pupuk kompos/organik dan pestisida alami. Usaha perikanan dan peternakan semakin meningkat dengan tersedianya bibit ikan, bibit sapi unggul yang dibarengi dengan terbitnya peraturan desa yang didukung dengan disepakatinya tentang pengelolaan ternak.
Mutu pendidikan usia dini SD, MI, dan MTS telah meningkat ditunjang dengan tenaga pendidik disemua tingkatan yang profesional
tersedianya gedung, kesadaran orang tua tentang arti pentingnya pendidikan semakin berkembang serta program pendidikan gratis berhasil secara memadai sehingga penyelenggaraan wajib belajar 12 tahun tuntas dan pendidikan non formal berkembang dengan baik. Gedung puskesmas pembantu sudah dilengkapi dengan sarana kesehatan yang memadai dan tenaga medis (Bidan dan Perawat) yang melayani masyarakat terutama masyarakat miskin 1x24 jam dengan gratis serta terdapatnya posyandu dan MCK disetiap dusun sehingga masyarakat bisa memahami tentang arti pola hidup sehat.
BUM-Des yang berfungsi mengelola aset desa dan lembaga keuangan sangat besar makna keberadaannya karena dapat memberikan pinjaman lunak daripengusaha kecil untuk peningkatan hasil usahanya serta keamanan didesa terjaga dengan masyarakat yang sudah taat hukum.
Dusun datara dan Balla Tinggia telah menjadi daerah wisata dan budaya Padekko telah menjadilestari ditengah masyarakat.
2. MISI
Adapun misi desa Mangempang sebagai berikut:
A. Bidang Ekonomi
- Meningkatkan hasil produksi pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, dan industri kecil rumah tangga.
B. Bidang Pendidikan
- Meningkatkan angka partisipasisekolah pada setiap jenjang - Peningkatan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan
- Menuntaskan jumlah penduduk buta aksara kelompok usia 15 tahun keatas
C. Bidang Kesehatan
- Meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang ditunjang dengan pengadaan, peningkata, dan perbaikan sarana dan prasrana puskesmas dan puskesmas pembantu.
- Berkembangnya perilaku hidup sehat dan bersih ditengah masyarakat
D. Bidang sarana dan prasarana
- Meningkatkan infrastruktur jaringan jalan yang dalam kondisi baik
- Meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan E. Bidang Kelembagaan
- Meningkatkan jumlah sarana keagamaan dan fungsi lembaga keagamaan
- Meningkatkan kapasitas apratur pemerintahan Desa F. Bidang pariwisata dan budaya
- Meningkatkan promosi Desa sebagai Daerah wisata
- Menjaga dan melestarikan nilai kearifan lokal dan keagamaan budaya
G. Bidang keamanan dan Hukum
- Meningkatkn keaanan dan ketertiban dalam mencegah tidak kriminal
- Penataan peraturan perundang-undangan H. Bidang Kesejahteraan sosial
- Peningkatann kesejahteraan sosial kepada warga lanjut usia, fakir miskin, dan penyandang masalah kesejahteraan sosial I. Bidang kependudukan
- Meningkatkan upaya-upaya pembinaan keluarga yang mandiri dan sejahtera
- Menurunnya laju pertumbuhan penduduk.
c. Demografis/ Kependudukan
Berdasarkan data administrasi Pemerintah Desa Mangempang, jumlah penduduk yang tercatat secara admidistrasi, jumlah total 1.682 jiwa, dengan perincian penduduk berjenis kelamin laki-laki berjumlah 825 jiwa sedangkan berjenis kelamin perempuan 857 jiwa.
Tabel III
Data Penduduk Desa Mangempang Kecamatan Bungaya
No Penduduk Jumlah Presentase
1 Laki-laki 825 49 %
2 Perempuan 857 51 %
Jumlah 1.682 100 %
Dari tabulasi diatas menunjukkan bahwa jumlah penduduk laki-laki di desa mangempang sebesar 49 % sedangkan jumlah penduduk perempuan sebesar 51 %.
Tabel IV
Data Penduduk Desa Mangempang Kecamatan Bungaya Di Tiap Dusun
No Nama Dusun L P Jumlah Persentase
Sumber data: hasil sensus (KPM) Desa mangempang oktober 2010
Berkaitan dengan data penduduk pada saat itu terlihat dari laporan hasil sensus kader pemberdayaan masyarakat (KPM) Desa mangempang dalam rangka penetapan sensus rumah tangga dengan berdasar hasil FGD masyarakat dan 9 indikator lokal (Rumah, Pekerjaan, Pendidikan, Kepemilikan lahan, Kepemilikan ternak, Kendaraan, Sumber air, sumber
penerangan,dan kepemilikan sarana produksi ) yang telah disepakati yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari mengklasifikasi tingkat kesejahteraan masyarakat desa mangempang pada akhir bulan oktober 2010 dengan menggunakan kajian umum desa yang merupakan bagian dari tahapan penjajakan pendataan langsung di masyarakat dan dijadikan sebagai bank data desa, untuk kepentingan pembangunan masyarakat.
Sebagaimana data yang terdapat pada tabel di bawah ini
Tabel V
Jumlah Penduduk Menurut Golongan Umur Desa Mangempang Kecamatan Bungaya
Sumber Data: Hasil sensus (KPM) Desa mangempang oktober 2010
B. Bagaiman Pengaruh media televisi bagi anak-anak usia sekolah