• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN A Dasar Penelitian

G. Teknik Analisi Data

Setelah data terkumpul dari hasil pengamatan data maka diadakan suatu analisis untuk mengolah data yang ada. Analisis data adalah proses pengorganisasian dan pengurutkan data ke dalam pola, kategori dan satuan uraian dasar sehingga dapat ditentukan tema dan dapat dirumuskan hipotesis kecil seperti yang disarankan pada data (Moleong, 2002:103).

Analisis data ini dilakukan agar proses penyusunan data yang diperoleh dalam penelitian ini dapat ditafsirkan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik deskripsi analisis kualitatif, dimana peneliti menggambarkan keadaan atau fenomena yang diperoleh dan kemudian dianalisis dalam bentuk kata-kata untuk memperoleh kesimpulan.

Penelitian ini pada akhirnya menggambarkan segala temuan-temuan atau peristiwa yang terjadi yang dilihatnya maupun yang didapatkan di lapangan, baik itu dari pengamatan secara langsung ataupun hasil wawancara dalam bentuk kata-kata, selanjutnya peneliti menganalisinya dengan data yang telah didapatkan dalam penelitian tersebut.

Tahap analisis data meliputi pengkajian teori, menemukan dan merumuskan tema utama. Setelah penelitian di lapangan, hasil penelitian dianalisis dengan teori dan metode yang berkaitan dengan penelitian ini. Untuk penelitian mengenai perilaku usaha ekonomi pedagang tanaman hias di Blabak Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang.

Penelitian ini menggunakan analisis berdasarkan analisis kontekstual yang digunakan untuk menganalisis data sesuai dengan konteks dimana data diperoleh atau data itu ada. Dalam hal ini bertujuan untuk mengetahui alasan dalam memilih usaha dan pola perilaku usaha ekonomi yang dijalankan oleh para pedagang tanaman hias di Blabak Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang.

Karena begitu banyak data yang diperoleh, maka dari itu peneliti perlu memilah-milah data dan perlu mereduksi data-data tersebut agar memperoleh gambaran yang lebih tajam pada fokus penelitian. Data tersebut meliputi bagaimana alasan dalam memilih usaha ekonomi dan bagaimana pola perilaku usaha ekonomi yang dijalankan oleh pedagang tanaman hias di Blabak Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang. Analisis data pada penelitian ini menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman (1999:17) yaitu:

Bagan 2. Analisis Data (Miles dan Huberman, 1999:17) 1.Pengumpulan Data (Data Collection)

Pengumpulan data ditempatkan sebagai komponen yang merupakan bagian integral dari kegiatan analisis data. Pada tahap ini peneliti akan dengan

Pengumpulan Data

Reduksi Data

Penarikan Kesimpulan/ Verifikasi Penyajian Data

sendirinya terlibat melakukan perbandingan-perbandingan, apakah untuk memperkaya data bagi tujuan konseptualisasi, kategorisasi, ataukah teoritisasi. Tanpa secara aktif melakukan perbandingan-perbandingan dalam proses pengumpulan data tak akan mungkin terjelajah dan terlacak secara induktif ke tingkat memadai muatan-muatan yang tercakup dalam suatu konsep, kategori, atau teori.

Peneliti mencatat semua data secara objektif dan apa adanya sesuai denga yang peneliti peroleh di lapangan. Peneliti memperoleh data-data dari beberapa informan yaitu para pedagang tanaman hias yang berada di Blabak Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang.

2.Reduksi Data (Data Reduction)

Reduksi data diartikan sebagai proses pemilihan, pemusatan perhatian pada penyederhanaan, pengabstrakan, dan transformasi data awal yang muncul dari catatan-catatan tertulis dilapangan. Reduksi data mencakup kegitan mengikhtiarkan hasil pengumpulan data selengkap mungkin dan memilah- milahkannya kedalam satuan konsep tertentu, kategori tertentu, atau tema tertentu.

Pada reduksi data mengenai perilaku usaha ekonomi pedagang tanaman hias di Blabak Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang ditentukan tentang bagian data mana yang dikode, mana yang dibuang, pola-pola mana yang meringkas sejumlah bagian yang tersebar, cerita-cerita apa yang sedang berkembang, yang kesemuanya merupakan pilihan-pilihan analitis. Reduksi data merupakan suatu bentuk analitis yang menajamkan, menggolongkan,

mengarahkan, membuang yang tidak perlu, dan mengorganisasi data dengan cara sedemikian rupa sehingga kesimpulan-kesimpulan finalnya dapat ditarik. Data kualitatif dapat diolah dengan berbagai cara: melalui seleksi yang ketat, melalui ringkasan atau uraian singkat, menggolongkannya dalam satu pola yang lebih luas, dan lain sebagainya.

3.Penyajian Data (Data Display)

Alur penting yang kedua dari kegiatan analisis adalah penyajian data. Seperangkat hasil reduksi data perlu diorganisasikan kedalam bentuk tertentu (display data) sehingga terlihat sosoknya secara lebih utuh. Penyajian data didefinisikan sebagai sekumpulan informasi tersusun yang memberi kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. Dengan melihat penyajian-penyajian akan dapat dipahami apa yang sedang terjadi dan apa yang harus dilakukan berdasarkan atas pemahaman yang didapat dari penyajian-penyajian tersebut.

Penyajian data yang akan digunakan dalam penelitian ini berbentuk teks naratif tentang pola perilaku usaha ekonomi pedagang tanaman hias di Blabak Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang. Untuk mempermudah pemahaman terhadap informasi yang besar jumlahnya, maka dalam penyajian data akan dilakukan penyederhanaan informasi yang kompleks kedalam kesatuan bentuk yang sederhana dan mudah dipahami. Menyajikan hasil reduksi data sangat diperlukan untuk memudahkan upaya pemaparan dan penegasan kesimpulan.

4.Penarikan Kesimpulan (Verification)

Setelah dilakukan reduksi data dan penyajian data, maka sebelum melakukan penarikan kesimpulan terlebih dulu dilakukan verifikasi dari kegiatan-kegiatan sebelumnya. Sesuai dengan pendapat Miles dan Huberman, proses analisa tidak sekali jadi, melainkan interaktif, secara bolak-balik. Setelah melakukan verifikasi maka dapat ditarik kesimpulan berdasarkan hasil penelitian yang disajikan dalam bentuk narasi. Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara, dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya.

Dengan demikian penarikan kesimpulan mungkin dapat menjawab rumusan masalah yang dirumuskan sejak awal disampaikan mengenai pola perilaku usaha ekonomi pedagang tanaman hias di Blabak Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang, tetapi mungkin juga tidak, karena seperti telah dikemukakan bahwa masalah dan rumusan masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah penelitian berkembang di lapangan.

104 BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

Dokumen terkait