METODOLOGI PENELITIAN
F. Teknik Analisis Data 1. Analisis Data
adanya permintaan seorang penyidik. Dokumen sudah lama digunakan dalam penelitian sebagai sumber data karena dalam banyak hal dokumen sebagai sumber data dimanfaatkan untuk menguji, menafsirkan, bahkan untuk meramalkan.
Teknik dokumentasi ini digunakan untuk memperoleh bukti foto (gambar) atau video saat kegiatan penelitian berlangsung di Jalan Waru 2 RW. 03, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.
F. Teknik Analisis Data 1. Analisis Data
Menurut Stainbcak dalam Sugiyono (2015: 335) mengatakan bahwa analisis data merupakan hal yang kritis dalam proses penelitian kualitatif. Analisis digunakan untuk memahami hubungan dan konsep dalam data sehingga hipotesis dapat dikembangkan dan dievaluasi.
Bodgan dan Biklen dalam Moleong (2017: 248) analisis data kualitatif adalah upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisasikan data, memilah-milahnya menjadi satuan yang dapat dikelola, mensintesiskannya, mencari dan menemukan pola, menemukan apa yang penting dan apa yang dipelajari, dan memutuskan apa yang dapat diceritakan kepada orang lain.
12
Menurut Sugiyono (2015: 335) analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah difahami oleh diri sendiri maupun orang lain.
Tahapan analisis data kualitatif menurut McDrury dalam Moleong (2017: 248) adalah sebagai berikut:
a. Membaca/mempelajari data, menandai kata-kata kunci dan gagasan yanga dalam data.
b. Mempelajari kata-kata kunci itu, berupaya menemukan tema-tema yang berasal dari data.
c. Menuliskan ‘model’ yang ditemukan. d. Koding yang telah dilakukan.
Menurut Miles dan Huberman dalam Sugiyono (2015: 337) mengemukakan bahwa aktivitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas, sehingga datanya sudah jenuh. Aktivitas dalam analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Proses analisis data dalam penelitian kualitatif yaitu:
13 a. Reduksi Data
Menurut Sugiyono (2015: 339) reduksi data merupakan proses berfikir sensitif yang memerlukan kecerdasan dan keluasan kedalaman wawasan yang tinggi. Mereduksi berarti meringkas dan mengkategorisasikan data untuk menentukan aspek-aspek penting atau membuang yang tidak perlu sehingga memberikan gambaran jelas dan mempermudah dalam pengumpulan data.
Dalam melakukan reduksi data dapat mendiskusikan pada teman atau orang lain yang dipandang ahli. Peneliti memilih hal-hal yang didapat dari hasil pengamatan terhadap objek yang diteliti yaitu informan yang benar-benar paham berkaitan dengan film animasi Diva The Series dan kepribadian anak.
b. Penyajian Data
Setelah data direduksi, maka langkah selanjutnya adalah menyajikan atau mendisplaykan data. Sugiyono (2015: 341) mengatakan dalam penelitian kualitatif, penyajian data bisa dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori, flowchart dan sejenisnya. Yang paling sering digunakan untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah dengan teks yang bersifat naratif.
14
Dengan mendisplaykan data, maka akan memudahkan untuk memahami apa yang terjadi, merencanakan kerja selanjutnya berdasarkan apa yang telah difahami tersebut. Peneliti menyajikan data dengan menguraikan segala sesuatu informasi yang didapat dalam penelitian untuk peran film animasi Diva The Series terhadap kepribadian anak.
c. Penarikan Kesimpulan dan Verifikasi Data
Menurut Miles dan Huberman dalam Sugiyono (2015: 345) langkah ketiga dalam analisis data kualitatif adalah penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara, dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya. Tetapi apabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal, didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten saat peneliti kembali ke lapangan mengumpulkan data, maka kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel.
Ketiga langkah dalam menganalisis data-data penelitian tersebut menjadi acuan penelitian ini sehingga dapat tercapai uraian sistematis, akurat, dan jelas.
15
Gambar 3.2
Komponen Dalam Analisis Data
Pengumpulan Data Penyajian Data
Reduksi Data Penarikan Kesimpulan dan Verifikasi Data
2. Triangulasi
Menurut Sugiyono (2015: 330) triangulasi diartikan sebagai teknik pengumpulan data yang bersifat menggabungkan dari berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang telah ada. Tujuan dari triangulasi bukan untuk mencari kebenaran tentang beberapa fenomena, tetapi lebih pada peningkatan pemahaman peneliti terhadap apa yang telah ditemukan.
Moleong (2017: 330) mendefinisikan bahwa triangulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain. Di luar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu.
16
Menurut Denzin dalam Moleong (2017: 330) terdapat empat macam triangulasi sebagai teknik pemeriksaan, meliputi:
a. Triangulasi dengan sumber berarti membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam penelitian kualitatif.
b. Triangulasi dengan metode terdapat dua strategi yaitu pengecekan derajat kepercayaan penemuan hasil penelitian beberapa teknik pengumpulan data dan pengecekan derajat kepercayaan beberapa sumber data dengan metode yang sama.
c. Triangulasi dengan peneliti yaitu memanfaatkan peneliti atau pengamat lainnya untuk keperluan pengecekan kembali derajat kepercayaan data.
d. Triangulasi dengan teori, menurut Lincoln dan Guba dalam Moleong (2017: 331) berdasarkan anggapan bahwa fakta tidak dapat diperiksa derajat kepercayaannya dengan satu atau lebih teori.
Wiersma dalam Sugiyono (2015: 372) mengatakan triangulasi dalam pengujian kredibilitas ini diartikan sebagai pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai cara dan berbagai waktu. Dengan demikian terdapat triangulasi
17
sumber, triangulasi teknik pengumpulan data, dan triangulasi waktu.
a. Triangulasi Sumber
Gambar 3.3
Triangulasi Sumber Pengumpulan Data A Wawancara B C
Triangulasi sumber untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber.
b. Triangulasi Teknik
Gambar 3.4
Triangulasi Teknik Pengumpulan Data
Observasi
Sumber Wawancara Data Sama
Catatan Lapangan
18
Triangulasi teknik untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda.
c. Triangulasi Waktu
Gambar 3.5
Triangulasi Waktu Pengumpulan Data
Siang Sore
Waktu juga sering mempengaruhi kredibilitas data. Dalam rangka pengujian kredibilitas data dapat dilakukan dengan cara melakukan pengecekan dengan wawancara, observasi, atau teknik lain dalam waktu atau situasi yang berbeda.