• Tidak ada hasil yang ditemukan

c) Untuk item pertanyaan ke-3 (Y3) menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 66% dan frekuensi 0% (sangat tidak setuju)

d) Untuk item pertanyaan ke-4 (Y4) menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 66% dan frekuensi 0% (sangat tidak setuju)

e) Untuk item pertanyaan ke-5 (Y5) menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 63% dan frekuensi 0% (sangat tidak setuju)

f) Untuk item pertanyaan ke-6 (Y6) menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 63% dan frekuensi 0% (sangat tidak setuju)

g) Untuk item pertanyaan ke-7 (Y7) menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 54% dan frekuensi 0% (sangat tidak setuju)

h) Untuk item pertanyaan ke-8 (Y8) menunjukkan frekuensi tertinggi sebesar 51% dan frekuensi 0% (sangat tidak setuju)

Berdasarkan hasil jawaban responden atas variable keputusan pembelian keputusan maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar merekan mengatakan setuju untuk membeli jilbab syar’i.

D. Teknik Analisis Data

1. Uji Validitas

Uji validitas digunakan untuk mengetahui kevalidan atau keabsahan dari setiap pertanyaan dari indikator digunakan uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika nilai, Pearson Correlation (r hitung) > r tabel maka,item pertanyaan dinyatakan valid namun jika nilai Pearson Correlation < r tabel item, maka pertanyaan dinyatakan tidak valid dan dengan nilai signifikansi <0,05.

a. Uji validitas Gaya Hidup

Tabel. 4.6

Tabel Uji Validitas Variabel Gaya Hidup

Variabel Pernyataan r Hitung r Tabel Signifikan Keterangan

Gaya Hidup X.1 0,790 0,308 0,000 Valid X.2 0,720 0,308 0,000 Valid X.3 0,618 0,308 0,000 Valid X.4 0,747 0,308 0,000 Valid X.5 0,764 0,308 0,000 Valid

Sumber : Hasil Data Olahan SPSS 2018

Berdasarkan tabel diatas dapat dinyatakan bahwa hasil perhitungan r hitung semua lebih besar dari r tabel yaitu df = (n-2) yaitu : 41-2= 39, dan α = 5% sebesar 0,308 dan nilai signifikan < 0,05. Hal ini berarti bahwa seluruh pernyataan pada variabel gaya hidup telah valid.

b. Variabel Keputusan Pembelian

Tabel. 4.7

Tabel Uji Validitas Variabel Keputusan Pembelian

Variabel Pernyataan r Hitung r Tabel Signifikan Keterangan

Keputusan Pembelia n Y.1 0,585 0,308 0,000 Valid Y.2 0,752 0,308 0,000 Valid Y.3 0,707 0,308 0,000 Valid Y.4 0,820 0,308 0,000 Valid Y.5 0,734 0,308 0,000 Valid Y.6 0,768 0,308 0,000 Valid Y.7 0,736 0,308 0,000 Valid Y.8 0,854 0,308 0,000 Valid

Sumber : Hasil Data Olahan SPSS 2018

Berdasarkan tabel diatas dapat dinyatakan bahwa hasil perhitungan r hitung semua lebih besar dari r tabel yaitu df = (n-2) yaitu : 41-2= 39, dan α = 5% sebesar 0,308 dan nilai signifikan < 0,05. Hal ini berarti bahwa seluruh pernyataan pada variabel keputusan pembelian telah valid.

2. Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui kendala atau konsistensi instrumen yang digunakan. Pengukuran reliabilitas dilakukan dengan mengkorelasikan skor masing-masing pertanyaan dalam setiap variabel. Dimana pertanyaan-pertanyaan untuk masing-masing variabel sama seperti pertanyaan-pertanyaan dan variabel-variabel pada pengukuran validitas. Koefisiensi alpha menunjukkan nilai reliabilitas masing-masing variabel penelitian ini. Nilai alpha yang lebih besar dari α = 0,6, berarti bahwa semua variabel-variabel dalam penelitian ini adalah reliable. Suatu instrumen penelitian dinilai memiliki konsistensi internal yang baik atau reliable jika (Coonbach alpha α > 0,6).

Tabel. 4.8 Tabel Uji Reliabilitas

No

Cronbanch’s Alpha Keterangan Gaya Hidup Keputusan Pembelian

Reliabel

1. 0,766 0,885

Sumber : Hasil Olahan Data SPSS 2018

Berdasarkan tabel diatas, menunjukkan bahwa nilai reliabilitas konsistensi internal untuk koefisien alpha dari masing-masing variabel dalam setiap variabel dinyatakan reliabel diperoleh nilai koefisien alpha untuk variabel gaya hidup (X) sebesar 0,766 dan keputusan pembelian (Y) sebesar 0,885. Dapat dinyatakan bahwa masing-masing variabel telah reliabel. Dengan demikian, item-item dalam penelitian ini dapat diaplikasikan untuk penelitian selanjutnya. Ini mengindikasikan bahwa seluruh item telah memenuhi standar kelayakan untuk selanjutnya diaplikasikan kepada seluruh responden.

E. Uji Asumsi Klasik

1.Uji Normalitas

Uji normalitas dilakukan melalui perhitungan regresi dengan SPSS Release 20.0 yang dideteksi melalui dua pendekatan grafik, yaitu analisa grafik histigram dan analisa grafik normal p-plot yang membandingkan antara dua observasi dengan distribusi yang mendekati distribusi normal. Berikut ini penjelasan dari grafik-grafik tersebut.

Tabel. 4.9 Tabel Uji Normalitas

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized Residual

N 41

Normal Parametersa,b Mean 0E-7

Std. Deviation 3,48158342 Most Extreme Differences

Absolute ,117

Positive ,117

Negative -,092

Kolmogorov-Smirnov Z ,748

Asymp. Sig. (2-tailed) ,630

a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.

Sumber : Hasil Olahan Data SPSS 2018

Setelah melakukan pengolahan data menggunakan SPSS Release 20.0 ForWindows maka diperoleh hasil sebagai berikut:

a. Grafik Histogram

Gambar 4.2 Grafik Histogram

Berdasarkan tampilan gambar diatas, dapat dilihat bahwa grafik histogram berbentuk lonceng, grafik tersebut tidak miring kesamping kiri maupun kanan yang artinya adalah data berdistribusi normal.

b. Grafik P-Plot

Setelah melakukan pengolahan data menggunakan SPSS Release 20.0 ForWindows maka diperoleh hasil sebagai berikut:

Gambar 4.3 Grafik P-Plot

Berdasarkan tampilan gambar diatas dapat dilihat data menyebar disekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal, sehingga dapat disimpulkan bahwa model regresi memenuhi asumsi normalitas.

Uji kenormalan menggunakan uji Kolmogorov Smirnov karena skala pengukuran yang digunakan adalah skala likert dan data yang digunakan merupakan data ordinal. Berdasarkan pada output SPSS dengan menggunakan uji Kolmogorov Smirnov

diketahui bahwa nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,630 lebih besar dari alpha 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data yang diuji berdistribusi normal. Hasil uji normalitas dapat dilihat pada lampiran.

3. Uji Linieritas

Uji linearitas ini bertujuan untuk mengetahui apakah dua variabel mempunyai hubungan yang linear atau tidak secara signifikan. Hal ini menjadi persyaratan untuk dilakukannya analisis korelasi atau regresi linear.Berikut adalah hasil uji linieritas:

Tabel. 4.10 Hasil Uji Linieritas

Dari output di atas dapat diketahui bahwa signifikansi pada Linearity adalah sebesar 0,024. Karena signifikansi kurang dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa antara variabel gaya hidup dan keputusan pembelian terdapat hubungan yang linear

ANOVA Table Sum of Squares

Df Mean Square F Sig.

Gaya Hidup * Keputus an Pembeli an Between Groups (Combined) 84,036 13 6,464 1,643 ,134 Linearity 22,548 1 22,548 5,732 ,024 Deviation from Linearity 61,488 12 5,124 1,303 ,273 Within Groups 106,208 27 3,934 Total 190,244 40

4. Analisis Regresi Linear Sederhana

Regresi linier sederhana adalah uji untuk mengetahui hubungan fungsional antara satu variabel bebas terhadap satu variabel terikat.

Tabel. 4.11

Hasil Uji Regresi Linear Sederhana

Coefficientsa

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 20,738 5,266 3,938 ,000 Gaya Hidup ,585 ,256 ,344 2,290 ,028

a. Dependent Variable: Keputusan Pembelian

Dari analisis menggunakan SPSS, diketahui bahwa nilai konstanta adalah 20,738 dan koefisien regresi gaya hidup adalah 0,585. Adapun persamaan regresinya adalah:

Hasil Regresi adalah: Y=a+bX=e

Keputusan Pembelian = 20,738+ 0,585Gaya Hidup Dari persamaan di atas dapat disimpulkan bahwa:

a.Konstanta sebesar 20,738 artinya apabila variable gaya hidup dianggap konstan maka keputusan pembelian adalah sebesar 20,738.

b.Koefisien variabel gaya hidup 0,585 artinya apabila varibel gaya hidup dinaikkan 1 satuan maka keputusan pembelian akan bertambah sebesar 0,585 satuan

Uji koefisien determinisasi dalam regresi linear sederhana digunakan untuk mengetahui persentase sumbangan Gaya hidup (variabel Independen) terhadap keputusan pembelian (variabel dependen).

Tabel. 4.12

Hasil Uji Koefisien Determinasi

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 ,344a ,119 ,096 3,526

a. Predictors: (Constant), Gaya Hidup

Sumber : Hasil Olahan Data SPSS 2018

Dari tabel di atas terlihat bahwa nilai R sebesar 0,344 menunjukkan hubungan antara gaya hidup dengan keputusan pembelian. Jika diinterpretasikan dari tabel nilai R, maka berada pada hubungan dengan interpretasi rendah. Nilai R Square sebesar 0,119 atau 11,9%. Hal ini menjelaskan bahwa variabel gaya hidup (X) hanya memberikan pengaruh 11,9% terhadap keputusan pembelian (Y) sedangkan sisanya 88,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini

6. Uji hipotesis

Uji hipotesis digunakan untuk mengetahui apakah dalam model regresi Gaya Hidup berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian.

Tabel. 4.13 Hasil Uji Hipotesis

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 20,738 5,266 3,938 ,000 Gaya Hidup ,585 ,256 ,344 2,290 ,028

a. Dependent Variable: Keputusan Pembelian

Sumber : Hasil Olahan Data SPSS 2018

Dari hasil pengujian diperoleh thitung untuk variable Gaya Hidup (X) sebesar 2,290 Sementara ttabel1,68385 yang didapatkan pada taraf signifikansi 5% (0,05)dengan nilai Dk = N-2 atau Dk = 41-2 = 39 sehingga dengan demikian dapat ditentukan nilai ttabel adalah 1,68385. Karena t hitung > t tabel maka Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang positif antara variabel Gaya Hidup (X) terhadap keputusan pembelian (Y).

G. Pembahasan

Dari hasil pengolahan data yang dilakukan menunjukkan adanya hubungan yang rendah antara gaya hidup (X) terhadap keputusan pembelian (Y). Hal ini ditunjukkan oleh nilai R sebesar 0,344. Hal ini mengindikasikan adanya hubungan gaya hidup (X) terhadap keputusan pembelian(Y), namun gaya hidup hanya sebagian kecil variabel dari beberapa variabel yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian(Y).

Kemudian dari uji regresi linier sederhana diperoleh persamaan sebagai berikut: Keputusan Pembelian = 20,738+ 0,585Gaya Hidup, dari persamaan tersebut dapat disimpulkan bahwa keputusan pembelian (Y) sebesar 20,738% atau

207,38% jika variabel gaya hidup (X) diabaikan. Jika variabel gaya hidup naik 1 maka keputusan pembelian akan meningkat 0,585atau 58,5%. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang positif atau searah.

Berdasarkan uji t, diperoleh t hitung sebesar 2,290 > t tabel sebesar1,68385. Hal ini menunjukkan bahwa gaya hidup berpengaruh terhadap keputusan pembelian.

Berdasarkan perhitungan Koefisien Determinasi (R Square) sebesar 0,119 yang menjelaskan bahwa variabel gaya hidup (X) memberikan pengaruh sebesar 11,9% terhadap keputusan pembelian (Y).

Hasil penelitian ini sesuai dengan teori gaya hidup, bahwa perubahan gaya hidup suatu kelompok akan mempunyai dampak yang luas pada berbagai aspek konsumen. Meskipun demikian, kepada para penjual jilbab syar’i diharapkan perlu meningkatkan kualitas produknya dan menambah inovasi yang dapat meningkatkan trend dimasyarakat khususnya pengguna jilbab syar’i agar meningkatkan konsumen untuk membeli jilbab syar’i.

Hal ini sesuai penelitian Risnawati & Hasbi (2014) Pengaruh Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian Produk Revlon (Studi Pada Remaja Perempuan Kota Bogor), dan yang dilakukan Isna Nailis (2016) Pengaruh gaya hidup dan kepribadian terhadap keputusan pembelian jilbab rabbani (studi kasus pada remaja putri di Desa Undaan Lor Undaan Kudus), dan dilakukan Aprita Simanjuntak (2012) Pengaruh Gaya Hidup dan Sikap Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Produk Maybelline Terhadap Mahasiswa Departemen Manajemen Universitas Sumatera Utara dan terakhir dilakukan oleh Nisrina Nur

Atiqoh (2018) Pengaruh citra merek, kualitas persepsian, dan gaya hidup terhadap keputusan pembelian hijab Elzatta. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.

58

A. Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh gaya hidup terhadap keputusan pembelian jilbab syar’i. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut, yaitu berdasarkan Uji Koefisiensi Determinasi diperoleh nila R sebesar 0,344 angkan ini menunjukkan hubungan antara gaya hidup dengan keputusan pembelian. Berdasarkan hasil uji deteminasi R terlihat bahwa Nilai R Square sebesar 0,119 atau 11,9%. Hal ini menjelaskan bahwa variabel gaya hidup (X) hanya memberikan pengaruh 11,9% terhadap keputusan pembelian jilbab syar’i (Y). berdasarkan hasil uji hipotesis dapat peneliti simpulkan bahwa variabel gaya hidup memiliki pengaruh signifikan positif atau searah terhadap keputusan pembelian. Dasar pengambilan kesimpulan ini adalah ttabel pada taraf signifikansi 5% Dk = N-2 atau Dk = 41-2 = 39 sehingga ttabel 1,68385 sementara thitung sebesar 2,290. Berdasarkan nilai ttabel dan thitungdiatas terlihat ttabel<thitung.

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitain maka dapat diberikan bebrapa saran senbagai berikut: 1. Dengan melihat nilai R square disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk meneliti pengaruh variabel lain terhadap keputusan pembelian yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti harga,kualitas produk, citra merk dan lain sebagainya.

2. Dengan melihat nilai R square terdapat pengaruh gaya hidup terhadap keputusan pembelian walaupun rendah.namun masih banyak variabel yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian.

59

Abdullah,Thamrin. Manajemen Pemasaran, Jakarta : PT Raja Grafindo

Persada, 2014.

Al-Biqa I,Ibrahim Ibn Umar. Nazhm ad-Durar dalam Quraish Shihab, Jilbab Pakaian Wanita Muslimah. Jakarta: Lentera Hati, 2004.

Ananda ,Arfa Faisar. Wanita dalam konsep Islam Modernis, Jakarta: Pustaka Firdaus, 2004.

Ar, D. Sirojuddin. Ensiklopedia Hukum Islam Jakarta: PT Ichtiar Br Van Houve, 1997.

Barnard, Malcolm. Fashion Sebagai Komunikasi Cara

Mengkomunikasikan Identitas Sosial, Seksual, Kelas, dan Gender, Yogyakarta: Jalasutra, 2011.

Bungin, Burhan. Penelitian Kualitatif cetakan. II; Jakarta: Kencana, 2012. Dapertemen Agama RI, Al-Jumanatu Ali Al-Quran dan Terjemahannya El-Guindi,Fadwa. Jilbab Antara Kesalehan, Kesopanan dan Perlawanan, Jakarta: Serambi, 2006.

Harahap, Sunaji. Manajemen Pemasaran, Medan, Febi Uinsu, 2016. Henry Simamora. Manajemen Sumber Daya Manusia, cetakan kedua, Yogyakarta: STIE, TKPN 2006.

Husaini Usman dan Purnomo Setiady Akbar. Metode Peneltian Sosial, Jakarta: Bumi Aksara, 2003.

Idatul fitri dan nurul khasanah. 110 Kekeliruan dalam Berjilbab, Jakarta Timur: Al-Magfiroh.2014.

Imam Zamakhsyari, al-Kasyaf. Hijab Menurut al-Qur’an dan al-Sunnah, Bandung: Mizania, 2013.

Mandzur, Ibnu. Lisanul Arab, Cet I, Jil, I, Bairut: Dar Shadir.2008. Mowen, Minor. Perilaku Konsumen, Jakarta: Erlangga,2002.

Nugroho, Setiadi. Perilaku Konsumen, kencana, Jakarta,2003.

Philip Kotler, Kevin Lane Keller. Manajemen Pemasaran, Erlangga Jakarta, 2008. . Sangadji, Etta Mamang. Perilaku Konsumen – Pendekatan Praktis Disertai

Setiadi,Konsep dan Implikasi untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran. Jakarta: Kencana. 2003.

Shihab,Quraish. Jilbab Pakaian Wanita Muslimah, Jakarta: Lentera Hati, 2004.

Soedjatmiko,Haryanto. Saya Berbelanja, Maka Saya Ada Ketika Konsumsi dan Desain Menjadi Gaya Hidup Konsumeris, Yogyakarta: Jalasutra, 2008. Soekanto,Soerjono. Kamus Sosiologi, Jakarta : Raja Grafindo, 2004. Sumarwan, Ujang. Perilaku konsumen, Bogor:Ghalia Indonesia, 2004. Sunyoto, Danang. Studi Kelayakan Bisnis, Jakarta: PT. Buku Seru, 2014. Sutrisno Hadi. Metodologi Research,Yogyakarta: Fak. Psikologi UGM, 2003.

Tatik Suryani. Perilaku Konsumen Implikasi pada Strategi Pemasaran, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2008.

www.http://fmghifari.blogspot.com, diakses pada hari jumat 17 januari 2018 pukul 16.00 Wib

http://dullhariz.blogspot.co.id/p/fenomena-pakaian-remaja-modern-yang .html.Diakses pada 03 Februari 2018 pukul 15.00 Wib

http://fauziannor.files.wordpress.com/2013/03/fenomena-berjilbab-di-kalangan- Mahasiswi.pdf.diakses pada tanggal 02 Februari 2018 pukul 14.00

Wib

https://id.wikipedia.org/wiki/Jilbab. Diakses pada tanggal 07 Januari 2018 Pukul 21.00 Wib

https;//www.scribd.com/doc/141645215/Pengertian-Eksistensi-dan-Trend.Diakses pada tanggal 26 Januari 2018 pukul 11.27 Wib.

Perihal : Permohonan Pengisian Angket Lampiran : 1 Berkas Kepada Yth, Mahasisiwi Di Tempat Dengan Hormat,

Dalam Rangka menyelesaikan karya ilmiah (skripsi) pada program studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, bersama ini saya mohon kesedian anda untuk menjadi responden penelitian sayayang berjudul “Pengaruh Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian Jilbab Syar’i Pada Mahasiswi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Uin Sumatera Utara”

Untuk itu mohon kesediannya mengisi angketini berdasarkan kondising masing-masing saat ini apa adanya. Semua informasi yang didapatkan ini akan menajdi bahan penelitian secara akademis dan semua jawaban akan dirahasiakan.

Atas kesediaan saudari meluangkan waktu membantu peneliti mengisi angket ini, eneliti mengucapkan terima kasih.

Hormat saya Peneliti

Desi Budi Yanti Man

dentitas Responden : Nama : Program Studi : Alamat : Umur :

Pernah melakukan pembelian jilbab syar’i : YA/TIDAK Petunjuk Pengisian Angket

1. Bacalah pertanyaan-pertanyaan ini dengan baik

2. Berilah tanda centang (√) pada salah satu alternatif jawaban pada kolom yang tersedia untuk jawaban yang paling tepat menurut persepsi anda. Dengan keterangan skor sebagai berikut:

Pilihan Jawaban Skor

Sangat Tidak Setuju (STS) 1 Tidak Setuju (TS) 2 Kurang Setuju (KS) 3 Setuju (S) 4 Sangat Setuju (SS) 5

1.Pernyataan Variabel Gaya Hidup

No Pernyataan SS S KS TS STS 1 Jilbab Syar’i membantu penampilan saya dalam kegiatan sehari-hari 2 Jilbab syar’i menambah kepercayaan diri saya dalam berpenampilan 3 Saya memilih Jilbab

Syar’i karena sesuai perintah agama dan banyak varian warnanya 4 Jilbab Syar’i memberikan saya ketertarikan tersendiri dari jilbab yang lainnya

5 Saya memilih Jilbab Syar’i atas rekomendasi teman saya

2. Pernyataan Variabel Keputusan Pembelian N o Pernyataan S S S K S T S S T

S 1 Saya melakukan pembelian

karena membutuhkan jilbab syar’i

2 Saya menggunakan jilbab syar’i untuk menunjang penampilan saya

3 Kebutuhan akan jilbab membuat saya mencari informasi mengenai jilbab syar’i

4 Informasi mengenai jilbab syar’i membuat saya tertarik untuk tetap menggunakannya

5 Jilbab Syar’i memiliki harga yang terjangkau dari pada jilbab lain

6 Jilbab syar;i memiliki kelebihan dibandingkan jilbab lain

7 Saya memutuskan membeli jilbab syar’i karena memiliki kualitas yang baik

8 Kualitas yang baik dan harga yang

terjangkau membuat saya memutuskan untuk membeli jilbab syar’i

LAMPIRAN 2

Tabulasi jawaban kuesioner untuk variabel gaya hidup

No X1.1 X1.2 X1.3 X1.4 X1.5 Total 1 5 5 4 4 4 22 2 4 3 4 4 4 19 3 4 5 4 4 4 21 4 4 4 4 4 4 20 5 4 4 4 4 4 20 6 5 4 4 4 4 21 7 4 3 4 4 4 19 8 4 4 4 4 4 20 9 5 5 4 4 5 23 10 5 5 4 5 5 24 11 5 5 5 5 4 24 12 5 5 5 5 5 25 13 4 5 5 4 4 22 14 4 3 4 4 4 19 15 4 4 4 4 4 20 16 5 5 4 4 5 23 17 4 4 4 4 5 21 18 4 4 4 4 4 20 19 5 5 4 4 4 22 20 3 4 4 4 1 16 21 4 4 4 4 4 20 22 3 4 4 5 5 21 23 4 4 5 4 4 21 24 5 3 4 4 4 20 25 3 4 4 4 3 18 26 5 5 4 4 3 21 27 4 4 4 4 4 20 28 4 4 4 4 4 20 29 4 4 4 4 4 20 30 5 5 4 5 5 24 31 3 4 4 3 4 18 32 4 4 4 4 4 20 33 4 3 4 4 4 19 34 4 4 4 4 4 20 35 3 4 4 3 3 17 36 5 4 5 5 5 24 37 4 5 5 4 5 23 38 3 3 5 3 3 17

39 4 4 5 4 4 21

40 4 4 5 4 4 21

41 4 3 5 4 3 19

Tabulasi variabel keputusan pembelian

No Y.1 Y.2 Y.3 Y.4 Y.5 Y.6 Y.7 Y.8 Total

1 4 3 4 3 4 4 3 4 29 2 4 4 4 4 4 3 4 4 31 3 4 4 4 4 3 4 4 3 30 4 4 4 4 4 4 4 4 4 32 5 3 4 3 4 4 4 3 4 29 6 4 4 4 4 4 4 5 4 33 7 5 4 5 4 4 4 4 5 35 8 4 3 3 3 3 3 3 3 25 9 4 4 4 4 4 4 4 4 32 10 4 4 4 4 4 4 4 4 32 11 4 4 3 4 4 3 4 3 29 12 5 5 5 5 5 5 5 5 40 13 5 5 4 5 4 5 5 5 38 14 5 5 5 4 4 4 5 5 37 15 4 4 3 3 3 4 3 4 28 16 4 4 4 4 5 5 5 5 36 17 5 4 4 4 5 5 4 4 35 18 4 4 4 4 4 4 4 4 32 19 5 4 4 4 4 4 4 4 33 20 4 4 4 3 3 3 4 3 28 21 4 4 4 4 4 4 4 5 33 22 5 5 5 5 5 5 4 5 39 23 5 5 5 5 4 4 4 5 37 24 4 4 4 4 4 4 5 5 34 25 5 4 4 3 4 4 4 4 32 26 4 3 4 4 3 4 3 3 28 27 4 4 3 4 4 4 4 4 31 28 4 5 5 5 5 5 5 5 39 29 4 4 4 4 4 4 4 4 32 30 5 5 4 5 5 5 5 5 39 31 4 4 3 4 4 4 4 4 31 32 4 3 3 4 5 4 5 4 32 33 4 4 4 4 4 3 3 3 29 34 4 4 4 4 4 4 4 4 32 35 3 4 4 3 4 4 4 4 30 36 5 5 4 4 4 4 3 4 33 37 5 5 5 5 5 5 5 5 40

38 3 4 4 4 5 5 4 5 34

39 4 3 4 4 5 5 5 4 34

40 4 3 4 3 4 4 3 3 28

LAMPIRAN 3

UJI VALIDITAS KEPUTUSAN PEMBELIAN

Correlations X1.1 X1.2 X1.3 X1.4 X1.5 Total X1.1 Pearson Correlation 1 ,466** ,312* ,535** ,497** ,790** Sig. (2-tailed) ,002 ,047 ,000 ,001 ,000 N 41 41 41 41 41 41 X1.2 Pearson Correlation ,466** 1 ,405** ,365* ,335* ,720** Sig. (2-tailed) ,002 ,009 ,019 ,032 ,000 N 41 41 41 41 41 41 X1.3 Pearson Correlation ,312* ,405** 1 ,485** ,320* ,618** Sig. (2-tailed) ,047 ,009 ,001 ,041 ,000 N 41 41 41 41 41 41 X1.4 Pearson Correlation ,535** ,365* ,485** 1 ,488** ,747** Sig. (2-tailed) ,000 ,019 ,001 ,001 ,000 N 41 41 41 41 41 41 X1.5 Pearson Correlation ,497** ,335* ,320* ,488** 1 ,764** Sig. (2-tailed) ,001 ,032 ,041 ,001 ,000 N 41 41 41 41 41 41 Total Pearson Correlation ,790** ,720** ,618** ,747** ,764** 1 Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 41 41 41 41 41 41

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

UJI VALIDITAS KEPUTUSAN PEMBELIAN

Correlations

Y.1 Y.2 Y.3 Y.4 Y.5 Y.6 Y.7 Y.8 Total_Y

Y.1 Pearson Correlation 1 ,508** ,492** ,422** ,210 ,279 ,268 ,351* ,585** Sig. (2-tailed) ,001 ,001 ,006 ,188 ,077 ,090 ,025 ,000 N 41 41 41 41 41 41 41 41 41 Y.2 Pearson Correlation ,508** 1 ,556** ,695** ,318* ,386* ,407** ,628** ,752** Sig. (2-tailed) ,001 ,000 ,000 ,043 ,013 ,008 ,000 ,000 N 41 41 41 41 41 41 41 41 41 Y.3 Pearson Correlation ,492** ,556** 1 ,500** ,352* ,423** ,370* ,550** ,707** Sig. (2-tailed) ,001 ,000 ,001 ,024 ,006 ,017 ,000 ,000 N 41 41 41 41 41 41 41 41 41 Y.4 Pearson Correlation ,422** ,695** ,500** 1 ,564** ,564** ,555** ,611** ,820** Sig. (2-tailed) ,006 ,000 ,001 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 41 41 41 41 41 41 41 41 41 Y.5 Pearson Correlation ,210 ,318* ,352* ,564** 1 ,722** ,586** ,619** ,734** Sig. (2-tailed) ,188 ,043 ,024 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 41 41 41 41 41 41 41 41 41 Y.6 Pearson Correlation ,279 ,386* ,423** ,564** ,722** 1 ,525** ,679** ,768** Sig. (2-tailed) ,077 ,013 ,006 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 41 41 41 41 41 41 41 41 41 Y.7 Pearson Correlation ,268 ,407** ,370* ,555** ,586** ,525** 1 ,610** ,736** Sig. (2-tailed) ,090 ,008 ,017 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 41 41 41 41 41 41 41 41 41 Y.8 Pearson Correlation ,351* ,628** ,550** ,611** ,619** ,679** ,610** 1 ,854** Sig. (2-tailed) ,025 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 41 41 41 41 41 41 41 41 41 Tota l_Y Pearson Correlation ,585** ,752** ,707** ,820** ,734** ,768** ,736** ,854** 1 Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 41 41 41 41 41 41 41 41 41

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

LAMPIRAN 4

UJI REALIBILITAS GAYA HIDUP

Case Processing Summary

N %

Cases

Valid 41 100,0

Excludeda 0 ,0

Total 41 100,0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items

,766 5

REABILITI KEPUTUSAN PEMBELIAN

Case Processing Summary

N %

Cases

Valid 41 100,0

Excludeda 0 ,0

Total 41 100,0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items

LAMPIRAN 5

UJI NORMALITAS

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized Residual

N 41

Normal Parametersa,b Mean 0E-7

Std. Deviation 3,48158342

Most Extreme Differences

Absolute ,117

Positive ,117

Negative -,092

Kolmogorov-Smirnov Z ,748

Asymp. Sig. (2-tailed) ,630

a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.

UJI T

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 20,738 5,266 3,938 ,000 Gaya Hidup ,585 ,256 ,344 2,290 ,028

Dokumen terkait