METODE PENELITIAN
C. Uji Coba Produk
5. Teknik Analisis Data
Untuk mengetahui analisis data digunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data deskriptif kualitatif digunakan untuk mengolah data yang dihimpun dari pendapat atau saran pada lembar validasi, lembar observasi, dan angket. Teknik analisis data deskriptif kuantitatif digunakan untuk mengolah data skor/angka-angka dari hasil lembar validasi, lembar observasi, dan angket.
a. Analisis Data Kevalidan
Analisis data kevalidan adalah data yang menggambarkan kevalidan buku ajar tematik yang dikembangkan. Validasi buku ajar diperoleh dari ahli isi/materi, ahli bahasa, ahli desain. Data kevalidan buku ajar akan dianalisis dengan deskriptif prosentase dengan rumus yang diadaptasi diadopsi dari Akbar41 (2015) sebagai berikut:
Va = Vp = Ve =
41Sa’dun Akbar, Instrumen Perangkat Pembelajaran, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset, 2015), hal. 83
Keterangan
Va = Validitas Ahli Vp = Validitas Pengguna Ve = Validitas Audience
TSh = Total Skor Maksimal yang diharapkan
Tse = Total Skor Empiris (Hasil Validasi dari validator) 100% = Konstanta
Hasil validitas yang telah diperoleh kemudian dicocokkan dengan prosentase kriteria sebagai berikut.
Tabel 3.10 Kualifikasi Pemberian Makna Tingkat Pencapaian Buku Ajar Tematik Berbasis Model Pembelajaran Triprakoro oleh Ahli Isi Pembelajaran No. Kriteria Validitas Prosentase Tingkat Validitas
1. 102-120 87%-100% Sangat valid, dapat digunakan
2. 84-101 69%-86% Valid, dapat dipergunakan namun dengan perbaikan
3. 66-83 51%-68% Cukup valid, perlu perbaikan 4. 48-65 33%-50% Kurang valid, tidak bisa digunakan 5. 30-47 15%-32% Tidak valid, tidak bisa digunakan
Tabel 3.11 Kualifikasi Pemberian Makna Tingkat Pencapaian Buku Ajar Tematik berbasis Model Pembelajaran Triprakoro oleh Ahli Bahasa
No. Kriteria Validitas Prosentase Tingkat Validitas
1. 51-60 74%-1100% Sangat valid, dapat digunakan
2. 42-50 66%-73% Valid, dapat dipergunakan namun dengan perbaikan
3. 33-41 58%-65% Cukup valid, perlu perbaikan 4. 24-32 49%-57% Kurang valid, tidak bisa digunakan 5. 15-23 40%-48% Tidak valid, tidak bisa digunakan
Tabel 3.12 Kualifikasi Pemberian Makna Tingkat Pencapaian Buku Ajar Tematik berbasis Model Pembelajaran Triprakoro oleh Ahli Desain Pembelajaran No. Kriteria Validitas Prosentase Tingkat Validitas
1. 68-80 73%-100% Sangat valid, dapat digunakan
2. 56-67 61%-72% Valid, dapat dipergunakan namun dengan perbaikan
3. 44-55 49%-60% Cukup valid, perlu perbaikan 4. 32-43 37%-48% Kurang valid, tidak bisa digunakan 5. 20-31 25%-36% Tidak valid, tidak bisa digunakan
Buku ajar yang dinyatakan valid untuk digunakan jika mendapat kriteria “Cukup valid, valid, dan atau “sangat valid”
b. Analisis Data Keterterapan
Data keterterapan produk buku ajar tematik diperoleh dari uji coba lapangan menggunakan lembar obesrvasi dan angket. Data keterterapan diperoleh dari lembar observasi dan angket tanggapan guru dan siswa pada saat uji coba lapangan. Data keterterapan buku ajar akan dianalisis dengan deskriptif, dengan rumus yang diadopsi dari Akbar42 (2015) sebagai berikut:
Va = Vp = Ve = Keterangan Va = Validitas Ahli Vp = Validitas Pengguna Ve = Validitas Audience
TSh = Total Skor Maksimal yang diharapkan
Tse = Total Skor Empiris (Hasil Validasi dari validator) 100% = Konstanta
Selanjutnya diberikan penafsiran dan pengambilan keputusan tentang kualitas produk yang dikembangkan dengan menggunakan kriteria keterterapan produk di bawah ini:
42
Tabel 3.13 Tabel Kualifikasi Pemberian Makna Tingkat Pencapaian Buku Ajar Tematik berbasis Model Pembelajaran Triprakoro oleh Pengguna (guru) No. Kriteria Validitas Prosentase Tingkat Validitas
1. 51-60 74%-1100% Sangat valid, dapat digunakan
2. 42-50 66%-73% Valid, dapat dipergunakan namun dengan perbaikan
3. 33-41 58%-65% Cukup valid, perlu perbaikan 4. 24-32 49%-57% Kurang valid, tidak bisa digunakan 5. 15-23 40%-48% Tidak valid, tidak bisa digunakan
Tabel 3.14 Tabel Kualifikasi Pemberian Makna Tingkat Pencapaian Buku Ajar Tematik berbasis Model Pembelajaran Triprakoro berdasarkan Sikap Siswa
(Subtema 3: pembelajaran 4, pembelajaran 5)
No. Kriteria Validitas Prosentase Tingkat Validitas
1. 25-28 89%-100% Sangat valid, dapat digunakan
2. 21-24 75%-88% Valid, dapat dipergunakan namun dengan perbaikan
3. 17-20 61%-74% Cukup valid, perlu perbaikan 4. 12-16 43%-60% Kurang valid, tidak bisa digunakan 5. 7-11 25%-39% Tidak valid, tidak bisa digunakan
c. Analisis Data Keefektifan
Pada analisis data keefektifan buku ajar tematik ini yang dianalisis adalah apakah penggunaan buku ajar dalam pembelajaran dapat dikatakan efektif. Data keefektifan dari buku ajar diperoleh dari hasil angket skala sikap siswa, hasil psikomotorik siswa, dan lembar kegiatan individu (kognitif). Data keefektifan buku ajar akan dianalisis dengan deskriptif, dengan rumus yang diadopsi dari Akbar43 (2015) sebagai berikut:
Va = Vp = Ve = 43
Keterangan
Va = Validitas Ahli Vp = Validitas Pengguna Ve = Validitas Audience
TSh = Total Skor Maksimal yang diharapkan
Tse = Total Skor Empiris (Hasil Validasi dari validator) 100% = Konstanta
Selanjutnya diberikan penafsiran dan pengambilan keputusan tentang kualitas produk yang dikembangkan dengan menggunakan kriteria keefektifan produk di bawah ini:
Tabel 3.15 Kualifikasi Pemberian Makna Tingkat Pencapaian (Angket Skala Sikap) No. Kriteria Validitas Prosentase Tingkat Validitas
1. 5-6 83%-100% Sangat valid, dapat digunakan
2. 3-4 50%-67% Cukup valid, dapat dipergunakan namun dengan perbaikan
3. 1-2 17%-33% Kurang valid, perlu perbaikan
Tabel 3.16 Tabel Kualifikasi Pemberian Makna Tingkat Pencapaian Buku Ajar Tematik berbasis Model Pembelajaran Triprakoro berdasarkan Observasi
Psikomotorik Siswa
No. Kriteria Validitas Prosentase Tingkat Validitas
1. 14-16 89%-100% Sangat valid, dapat digunakan
2. 11-13 75%-86% Valid, dapat dipergunakan namun dengan perbaikan
3. 8-10 61%-71% Cukup valid, perlu perbaikan 4. 6-7 43%-57% Kurang valid, tidak bisa digunakan 5. 4-5 25%-39% Tidak valid, tidak bisa digunakan
d. Analisis Data Kemenarikan Buku Ajar
Data kemenarikan diperoleh dari angket yang diberikan kepada siswa dalam menggunakan buku ajar. Data kemenarikan buku ajar akan dianalisis dengan deskriptif, dengan rumus yang diadopsi dari Akbar44 (2015) sebagai berikut:
44
Va = Vp = Ve = Keterangan Va = Validitas Ahli Vp = Validitas Pengguna Ve = Validitas Audience
TSh = Total Skor Maksimal yang diharapkan
Tse = Total Skor Empiris (Hasil Validasi dari validator) 100% = Konstanta
Intepretasi merupakan penafsiran terhadap hasil analisis data responden. Sebagai pedoman intepretasi ditetapkan kriteria pada tabel berikut ini:
Tabel 3.17 Kriteria Kemenarikan Buku Ajar Tematik
No. Kriteria (%) Kualifikasi Tingkat Validitas
1. 80%-100% Sangat menarik Dapat digunakan
2. 60%-79% Menarik Dapat digunakan dengan
revisi
3. 50%-59% Cukup Menarik Dapat digunakan dengan
revisi
84 BAB IV
HASIL PENGEMBANGAN