• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

C. Teknik Dan Instrumen Pengumpulan Data

Setiap penelitian dikenal dengan berbagai macam metode pengumpulan data, banyak cara-cara yang digunakan oleh peneliti agar mendapatkan data yang dinginkan dan objektif.56 Tentunya untuk mendapatkan informasi dari objek yang diteliti, hendaknya membangun komunikasi dan kordinasi yang terjalin dengan harmonis. Dalam hal ini agar mendapatkan data yang objektif, teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti ialah:

1. Teknik Pengumpulan Data a) Skala

Penelitian ini menggunakan metode Kuesioner sebagai teknik pengumpulan datanya. Angket (questionnaire) ialah pertanyaan atau pernyataan mengenai topik tertentu yang dibagikan pada subyek, secara individual atau kelompok agar memperoleh informasi spesifik, seperti keyakinan, minat dan perilaku57. Penelitian ini

56 Syahrum dan Salim, Metodologi Penelitian Kuantitaif, 131

57 Tukiran Taniredja and Hidayati Mustadifah, Penelitian Kuantitatif (Bandung:

Alfabeta, 2011), 44

44

menggunakan angket tertulis dan tertutup, angket tersebut berisikan sebuah pernyataan bukan pertanyaan.

Saifuddin Azwar dalam Muhid, mengungkapkan bahwa skala psikologi mempunyai karakteristik tersendiri sebagai alat ukur, yaitu sebagai berikut58;

 Skala psikologi cenderung digunakan untuk mengukur aspek afektif bukan untuk aspek kognitif.

 Skala psikologi memberikan stimulus berupa pernyataan atau pertanyaan, untuk mengungkap indikator perilaku.

 Dalam setiap itemnya jawaban bersifat proyektif yaitu mencerminkan kepribadian, sikap dan perilaku responden.

 Skala psikologi memiliki cukup banyak item mengacu terhadap aspek yang akan di ukur.

 Responden atau subjek ketika menjawab item tidak ada

katagori benar/salah, jawaban yang didapatkan dianggap benar ketika sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Penyusunan skala dalam penelitian mengacu pada skala likert yang mempunyai 4 pilihan jawaban, yaitu; SS (sangat sesuai), S (sesuai), TS (tidak sesuai) dan STS (sangat tidak sesuai). Dalam pernyataan mempunyai bentuk favourable dan unfavourable dengan penilaian sebagai berikut;

58 Abdul Muhid et al. Pengembangan Alat Ukur Psikologi, 13.

45

Tabel 3. 1

Kategori dan Nilai dalam skala

NO. Indikator Item

Favourable Unfavourable

1 Sangat Sesuai (SS) 4 1

2 Sesuai (S) 3 2

3 Tidak Sesuai (TS) 2 3

4 Sangat Tidak Sesuai (STS) 1 4

Adapun skala variabel penelitian sebagai berikut;

1) Skala Husnudzon

Skala husnudzon disusun berdasarkan teori husnudzon yang dikemukakan oleh Ahmad Rusydi yang memiliki 2 aspek yaitu59; Berbaik sangka kepada Allah dan Berbaik sangka kepada sesama manusia. Skala husnudzon pada penelitian ini diadaptasi dari penelitian sebelumnya yang disusun oleh Resha Karina Putri berdasarkan teori yang dikemukakan Ahmad Rusydi. Dari skala peneliti sebelumnya penulis mengadaptasi skala tersebut untuk digunakan dalam penelitian penulis. Adapun tabel blueprint skala husnudzon yang digunakan penulis sebagai berikut;

59 Rusydy, Husn Al-Zhann; Konsep berpikir positif dalam perspektif psikologi islam dan manfaatnya bagi kesehatan mental. 5

46

Tabel 3. 2

Blueprint Try Out Husnudzon

T a b e l 3 . 3 B l u e p

rint Penelitian Skala Husnudzon Valid 2) Skala Resiliensi

Skala resiliensi pada penelitian ini diadaptasi dari penelitian sebelumnya yang disusun oleh Hikmatul fadzilah berdasarkan teori yang dikemukakan Martin & Marsh. Dari skala peneliti sebelumnya penulis mengadaptasi skala tersebut untuk digunakan dalam penelitian penulis. Adapun tabel blueprint skala Resiliensi yang digunakan penulis sebagai berikut:

Aspek-aspek Indikator Nomor item total

Favourable Unfavourable Berbaik sangka

kepada Allah

Tawakkal 1,2*,3 4,5,6 6

Merasakan Kasih Sayang Tuhan

7,8,9 10,11 5

Merasakan kemaafan Tuhan

12,13 14,15 4

Berbaik sangka kepada sesama manusia

Absence of

Tajassus dan Tahassus

16,17*,18* 19,20*,21 6

Absence of

tabaaghadh (Benci)

22*,23 24,25 4

Absence of hasad (iri)

26,27,28 3

Aspek-aspek Indikator Nomor item total

Favourable Unfavourable Berbaik sangka

kepada Allah

Tawakkal 1,2 3,4,5 5

Merasakan Kasih Sayang Tuhan

6, 7,8 9,10 5

Merasakan kemaafan Tuhan

11,12 13,14 4

Berbaik sangka kepada sesama manusia

Absence of

Tajassus dan Tahassus

15 16, 17 3

Absence of

tabaaghadh (Benci)

18 19,20 3

Absence of hasad (iri)

21,22,23 3

47

Tabel 3. 4

Blueprint Try Out Resiliensi

Aspek-aspek Indikator Nomer item

Total Favourable Unfavourable

Confidence yaitu

keyakinan dan kepercayaan diri

Percaya diri pada

kemampuan sendiri 29,30,31* 32 4

Ingin menghadapi

tantangan 33*,34 35 3

Control a sense yaitu yakin bisa mengerjakan skripsi dengan baik

Kemampuan untuk

yakin bahwa cara yang

dilakukan untuk

menyelesaikan skripsi sudah benar

37,39 36*,38 4

Mengusahakan

mengerjakan skripsi dengan baik

41,42 40 3

Low anxiety yaitu khawatir

Perasaan khawatir

(cemas) ketika

memikirkan skripsi

44.47,48 46 4

Perasaan cemas saat tidak mengerjakan revisi dengan baik

43,45 49 3

Commitment yaitu

komitmen dalam

menyelesaikan skripsi

Kemampuan memahami masalah walaupun sangat sulit dan penuh tantangan

51*,52*,53 50,54,55 6

Kemampuan untuk

menyempurnakan revisi dan tugas akhir dengan benar

56*,57,58,

59* 60 5

Tabel 3.5

Blueprint Penelitian Skala Husnudzon Valid

Aspek-aspek Indikator Nomer item

Total Favourable Unfavourable

Confidence yaitu

keyakinan dan kepercayaan diri

Percaya diri pada

kemampuan sendiri 24,25 26 3

Ingin menghadapi

tantangan 27 28 2

Control a sense yaitu yakin bisa mengerjakan skripsi dengan

Kemampuan untuk

yakin bahwa cara yang

dilakukan untuk

menyelesaikan skripsi sudah benar

29,31 30 3

48

baik Mengusahakan

mengerjakan skripsi dengan baik

33,34 32 3

Low anxiety yaitu khawatir

Perasaan khawatir

(cemas) ketika

memikirkan skripsi

36,39,40 38 4

Perasaan cemas saat tidak mengerjakan revisi dengan baik

35,37 41 3

Commitment yaitu

komitmen dalam

menyelesaikan skripsi

Kemampuan memahami masalah walaupun sangat sulit dan penuh tantangan

43 42,44,45 5

Kemampuan untuk

menyempurnakan revisi dan tugas akhir dengan benar

46,47 48 5

b) Dokumentasi

Dokumentasi adalah catatan peristiwa masa lalu. Dokument asi tersebut dapat berupa tulisan, gambar atau karya monumental dari seseorang.60 Dokumentasi pada peneliti ini dimaksudkan terdapat data-data mahasiswa Prodi Tadris Bahasa Inggris Angkatan 2017 Fakultas Tarbiyah &

Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

2. Uji Validitas

Alat ukur bisa dikatakan valid (sah) apabila instrumen tersebut benar-benar mengukur yang seharusnya diukur61. Dengan kata lain validitas hanya terbatas pada kelompok ini atau kelompok lain yang kondisinya hampir sama. Fenti hikmawati juga menyebutkan bahwa

60 Fenti Hikmawati, Metodologi Penelitian, 84

61 Tukiran Taniredja and Hidayati Mustadifah, 42

49

penelitian dinamakan valid ketika terdapat kecocokan diantara data yang terkumpul terjadi dengan data yang sesungguhnya terjadi pada objek yang diteliti dan begitupun sebaliknya.62

Tabel 3. 6

Uji Validitas Variabel Husnudzon Kategori R Hitung R Tabel Keterangan

Tinggi 0,284 – 0,620 0,212 Valid Rendah 0, 079 – 0,210 0,212 Tidak Valid sumber: Diolah dari IBM SPSS Version 25

Tabel diatas menjelaskan nilai R hitung sebesar 0,079 – 0,210 mengartikan bahwa nilai tersebut kuesioner dianggap tidak valid. Sedangkan nilai R hitung sebesar 0,284 – 0,620 dengan hasil R hitung tersebut kuesioner dianggap valid.

Tabel 3.7 Uji Validitas Variabel Y Kategori R Hitung R Tabel Keterangan

Tinggi 0,253 – 0,779 0,212 Valid Rendah 0, 029 – 0,199 0,212 Tidak Valid sumber: Diolah dari IBM SPSS Version 25

Tabel diatas menjelaskan nilai R hitung sebesar 0,029 – 0,199 mengartikan bahwa nilai tersebut kuesioner dianggap tidak valid. Sedangkan nilai R hitung sebesar 0,253 – 0,779 dengan hasil R hitung tersebut kuesioner dianggap valid.

3. Uji Realibilitas

Uji Reliabilitas dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kuesioner yang diajukan tidak dapat memberikan hasil yang berbeda

62 Fenti Hikmawati, Metodologi Penelitian (Depok; Rajawali Pers, 2020), 46

50

ketika pengukuran dilakukan kembali pada orang yang sama pada waktu yang berbeda63. Jika suatu instrumen hanya dapat mengukur satu variabel pada satu waktu dan dapat digunakan untuk mengukur variabel yang serupa pada waktu yang berbeda, maka instrumen tersebut dikatakan reliabel. Untuk mengetahui penilaian kualitas reliabilitas pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS Version 25 For Windows. Perhitungan reliabilitas dalam penelitian ini menggunakan rumus Cronbach’s Alpha. Manning & Munro dalam Dyah, mengungkapkan Kriteria yang digunakan untuk memutuskan suatu instrumen reliabel atau dapat menggunakan dasar keputusan sebagai berikut:64

1) Jika nilai Cronbach’s Alpha> 0,70 maka skala dinyatakan reliabel 2) Jika nilai Cronbach’s Alpha < 0,70 maka skala tidak dapat

dinyatakan reliabel.

Berikut hasil dari uji reliabilitas yang sudah dilakukan:

a) Skala Husnudzon

Tabel 3. 8

Uji reliabilitas Variabel Husnudzon Reliability Statistics

Croanbach’s Alpha N Of Items

0,863 23

sumber: Diolah dari IBM SPSS Version 25

63 Ratna Wijayanti Daniar Paramita, dkk. 73

64 Dyah Budiastuti, dan Agustinus Bandur, Validitas dan Reliabilitas Penelitian Dengan Analisis dengan NVIVO, SPSS dan AMOS (Jakarta: Penerbit Mitra Wacana Media, 2018), 211.

51

Berdasarkan hasil yang uji reliabilitas yang dilakukan menggunakan IBM SPSS Version 25 for windows mendapatkan hasil 0,863. Hasil tersebut mempuyai arti bahwa uji reliabel diterima dan nilai interval koefisien kuat.

b) Skala Resiliensi

Tabel 3. 9

Uji Reliabilitas Variabel Y Reliability Statistics Croanbach’s Alpha N Of Items

0,900 25

sumber: Diolah dari IBM SPSS Version 25

Berdasarkan hasil yang uji reliabilitas yang dilakukan menggunakan IBM SPSS Version 25 for windows mendapatkan hasil 0,900. Hasil tersebut mempuyai arti bahwa uji reliabel diterima dan nilai interval koefisien kuat.

Dokumen terkait