• Tidak ada hasil yang ditemukan

F. Metode Penelitian

F.8 Teknik Keabsahan Data

Validitas (validity) data dalam penelitian komunikasi kualitatif lebih menunjuk pada tingkat sejauh mana data yang diperoleh telah secara akurat mewakili realitas atau gejala yang diteliti. Oleh karena itu dalam penelitian ini di gunakan triangulasi. Ada beberapa jenis teknik triangulasi pada penelitian kualitatif. Peneliti memilih untuk menggunakan triangulasi

sumber. Triangulasi sumber berdasarkan yang dituliskan oleh Moleong (2000:300 dalam Iskandar 2009:156) berarti membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam penelitian kualitatif. Pengecekan ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

a. Membandingkan hasil pengamatan dengan hasil wawancara

b. Membandingkan apa yang dikatakan di depan umum dengan apa yang dikatakan secara pribadi.

c. Membandingkan apa yang dikatakan orang-orang tentang situasi penelitian dengan apa yang dikatakan sepanjang waktu.

d. Membandingkan keadaan dan perspekstif seseorang dengan berbagai pendapat dan pandangan.

e. Membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan dengan penelitian.

Berdasarkan kriteria dari uji keabsahan data diatas, maka peneliti menggunakan cara pada poin (a) dan (e) yaitu membandingkan hasil pengamatan dengan hasil wawancara dan membandingkan hasil wawancara dengan pihak Metro TV khususnya tim Mata Najwa dan dengan data dokumen berupa transkrip dan video tayangan Mata Najwa episode 22 Agustus 2013. Sehingga uji keabsahan data bisa dilakukan dan menghasilkan data penelitian yang valid.

PENGGUNAAN GA

(Analisis Wacana

JURUSAN ILMU K FAKULTAS ILM

UNIVERSITAS M

PENGGUNAAN GAYA BAHASA SARKASME PADA PROGRAM TALK SHOW DI TELEVISI

Wacana Kritis Pada Program “Mata Najwa” Di Metro TV Edisi 22 Agustus 2013)

SKRIPSI

Disusun Oleh: Wina Putri Andini

201010040311344

Dosen Pembimbing: 1. Nurudin, M. Si

2. M. Himawan Sutanto, M. Si

JURUSAN ILMU KOMUNIKASI

FAKULTAS ILMU SOCIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

2014

PADA PROGRAM

ii

LEMBAR PENGESAHAN

Nama : Wina Putri Andini

NIM : 201010040311344

Konsentrasi : Jurnalistik

Judul Skripsi : Penggunaan Gaya Bahasa Sarkasme Pada Program Talk Show di Televisi

(Analisis Wacana Kritis Pada Program “Mata Najwa” Di Metro TV Edisi 22 Agustus 201)

Telah dipertahankan dihadapan Dewan Penguji Skripsi Jurusan Ilmu Komunikasi

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang

dan dinyatakan LULUS Pada hari : Sabtu Tanggal : 3 Mei 2014 Tempat : 609

Mengesahkan, Dekan FISIP UMM

Dr. Asep Nurjaman, M.Si Dewan Penguji:

1. Drs. Budi Suprapto, M.Si ( )

2. Rahadi, M.Si ( )

3. Nurudin, M.Si ( )

ABSTRAK Wina Putri Andini, 201010040311344

PENGGUNAAN GAYA BAHASA SARKASME PADA PROGRAM TALKSHOW DI TELEVISI

Analisis Wacana Kritis Pada Program Mata Najwa Di Metro TV Edisi 22 Agustus 2013

Pembimbing: Nurudin, M. Si dan M. Himawan Sutanto, M. Si

(xv + 158 + 5 tabel + 12 gambar + 1 lampiran naskah dialog Mata Najwa edisi 22 Agustus 2013 + 1 lampiran draft wawancara + 1 lampiran surat keterangan penelitian)

Bibliografi; 16 buku, 1 jurnal dan 3 Database Internet.

Kata Kunci: Gaya Bahasa Sarkasme, Analisis Wacana Kritis, Mata Najwa

Penggunaan gaya bahasa dalam bahasa jurnalistik memberikan warna dan keindahan dalam penyajian informasi dan berita. Ini juga mempengaruhi bagaimana penerimaan akan informasi tersebut. Bahasa membawa ideologi didalamnya, sehingga penggunaan gaya bahasa dalam media berarti menyebarluaskan berbagai definisi pesan media dan representasi ideologis dominan ke dalam agenda pembicaraan. Talkshow Mata Najwa merupakan salah satu talkshow yang menggunakan gaya bahasa dalam menyajikan isi acaranya. Gaya bahasa sarkasme dari seorang Najwa Shihab memunculkan sikap skeptis peneliti dalam melihat penggunaan gaya bahasa sarkasme dan tujuan penggunaannya dalam acara tersebut. Objek yang dijadikan bahan penelitian adalah tayangan Mata Najwa edisi 22 Agustus 2013, ‘Mendadak Capres’.

Untuk menjawab permasalah yang muncul, maka metode penelitian yang tepat digunakan adalah analisis wacana kritis dengan model Norman Fairclough. Model Fairclogh membagi analisis menjadi 3 bagian yaitu analisis teks, discourse practice, dan socialcultural practice. Analisis teks terdiri dari 4 unsur analisis yaitu; representasi, relasi, identitas, dan intertekstualitas. Discourse practice menganalisis teks berdasarkan proses produksi dan konsumsi teks yang terjadi. Socialcultural practice menganalisis mengenai kondisi situasional, intitusional dan sosial yang terjadi baik didalam dan di luar media. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan tipe deskriptif. Ruang lingkup penelitian ini adalah tayangan Mata Najwa edisi 22 Agustus 2013 baik dari segi teks naskah, proses produksi teks, konsumsi teks hingga sosial budaya yang mempengaruhi teks tersebut.

Dari hasil penelitian didapatkan bahwa untuk analisis teks, representasi narasumber berdasarkan interpretasi peneliti menjadi negatif, penggunaan bahasa sarkasme dalam intertekstualitas teks ditujukan untuk memojokkan narasumber. Lalu hasil analisis discourse practiceadalah proses produksi teks dilakukan oleh tim redaksi Mata Najwa, dimana pembutan naskah lebih dominan dari produser. Pada konsumsi teks yang terjadi adalah menarik banyak penonton dan pengiklan.

Serta para penonton terarah kepada opini yang diharapkan oleh tim redaksi. Untuk socialculture practicehasil analisis situasional yaitu kondisi saat itu mempengaruhi pengangkatan tema dan isi naskah program tersebut. Dari segi institusional, tayangan Mata Najwa ‘Mendadak Capres’ mendapatkan rattingyang tinggi dan spot iklan terpenuhi. Lalu untuk kondisi sosial, Metro TV mengedepankan berita mengenai Partai Nasdem, sehingga pemberitaan tidak objektif.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahasa sarkasame dalam tayangan Mata Najwa edisi 22 Agustus 2013 ditunjukan untuk merepresentasikan secara negatif narasumber yang diundang. Sikap redaksi dimasukkan dalam naskah program yang secara rangkum dapat dilihat pada segmen Catatan Najwa. Sehingga benar apabila penggunaan gaya bahasa membawa sebuah ideologi didalamnya. Ideologi yang ditunjukkan adalah ideologi dominan, yaitu pembentukan makna terhadap realitas berdasarkan kekuasaan tertinggi.

ABSTRACT

The use of language style in journalism provides color and beauty in the presentation of information and news. It also affects how the acceptance of such information. Language carries ideology in it, so the use of language style in the media means to disseminate various definitions of media messages and representations of dominant ideological to the agenda of conversation. The Mata Najwa Show is one of television program that uses a style of language in presenting the content of the show. Sarcasm style in language from someone like Najwa Shihab brings out the skeptical of researcher to see the uses of sarcasm style and the purpose of use during the show. Researcher used one of The Mata Najwa Show episode to be the object of the research. The choosen episode is the Mata Najwa show in 22nd August 2013 edition with theme “Mendadak Capres”.

To answer the probem that came up, researcher used the critical discourse analysis methode with Norman Fairclough model. Fairclough model analysis divides it in 3 kinds of analysis, that is text analysis, discourse practice analysis and socialculture practice analysis. Text analysis consists of 4 element analysis, that is repesentation, relation, identity, and intertextuality. Discourse practice analysis is analyzing the text based on the production and consumption process. Socialculture practice analysis is analyzing about the condition of situational, institutional and social that happen inside and outside of media. This research used the quantitative approach with description type. The scope of this research is the Mata Najwa in 22nd August 2013, both in terms of text, production and consumption process, till socialculture aspect that affects the script of the show.

Result of the research shows that to analyze the text based on interpretation of researcher, representation of speaker becomes negative, sarcasm style used to cornor the speaker. In discourse practice analysis found that text production process is being implemented by Mata Najwa editorial staff, whereas

the script dominantly did by the producer.In consumption text process found that it attracts a lot of viewer and advertiser.

The viewers directed to the opinion that build and expected by editorial team. For socialculture practice analysis found that in situational aspect condition of that time affects the idea of theme and script content of the show from institutional aspect, the Mata Najwa show got high ratting and all the spot for advertise is fullfill. And then for social condition, Metro TV forward the news about Nasdem Party, so that made the news not objective.

Thus, it can be concluded that sarcasm language in the Mata Najwa show in 22nd August 2013 used to represent the invited speakers negatively. Editorial stance is being included in manuscript program that can be seen in Catatan Najwa segment in the show. So, it can be justified if the style of language carries an ideology in it. Ideology shown is the dominant ideology which establish the meaning of reality based on the highest power.

Peneliti

Wina Putri Andini

Pembimbing I Pembimbing II

KATA PENGANTAR

Media menggunakan bahasa sebagai alat untuk menyampaikan informasi kepada khalayak. Dalam dunia pertelevisian, penggunaan bahasa pastilah disertai dengan penggunaan gaya bahasa. Dewasa ini, penggunaan gaya bahasa digunakan dalam penyajian berita atau produk televisi lainnya seperti talkshow untuk menyampaikan suatu pesan tertentu. Fenomena ini saya angkat dalam bentuk skripsi yang berjudul “Penggunaan Gaya Bahasa Sarkasme Pada Program Talkshow di Televisi (Analisis Wacana Kritis Pada Program ‘Mata Najwa’ di Metro TV Edisi 22 Agustus 2013). Skripsi ini dibagi menjadi 4 bagian yaitu bab 1 berupa pendahuluan, bab 2 terkait gambaran objek penelitian, bab 3 membahas hasil analisis data, dan bab 4 berupa penutup.

Skripsi ini adalah hasil dari penelitian yang dilakukan secara bertahap dan berdasarkan hasil bimbingan dengan dosen pembimbing. Sehingga apabila ada kesalahan maupun kekurangan saya sebagai penulis memohon maaf atas ketidaksempurnaan tersebut. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan pada Program Studi Strata 1 di Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Malang serta untuk mendapatkan gelar Sarjana Komunikasi.

Dalam kesempatan ini saya ingin mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan semesta alam. Shalawat serta salam untuk junjungan besar Nabi Muhammad SAW. Alhamdulillahirabil’alamin. Tiga tahun lebih sudah berlalu saat perjalanan ini dimulai. Ilmu-ilmu dan pengalaman ditujukan untuk menghasilkan skripsi ini. Tahap demi tahap sudah dilewati demi tercapainya

penelitian yang benar. Ridho Allah dan doa ibu selalu mengiringi tiap langkah saya untuk mencapai sampai pada tahap ini. Saya selaku penulis ingin mengucapkan terima kasih pada pihak-pihak yang telah mendukung saya untuk menyelesaikan skripsi ini. Terima kasih saya ucapkan kepada:

1. Bapak Drs. Muhadjir Effendi, M. AP selaku Rektor Univeristas Muhammadiyah Malang.

2. Bapak Dr. Asep Nurjaman, M. Si selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Malang.

3. Bapak Nurudin, M. Si selaku dosen pembimbing I yang memberikan pengarahan dan motivasi dalam penyelesaian skripsi ini.

4. Bapak M. Himawan Sutanto, M. Si selaku dosen pembimbing II yang juga memberikan pengarahan dan keyakinan dalam penyelesaian skripsi ini. 5. Bapak Drs. Budi Suprapto, M. Si selaku dosen penguji 1.

6. Ibu Isnani Dzuhrina, S. Sos, M. Adv selaku dosen penguji 2.

7. Ibu Widya Yutanti, MA yang bersedia meluangkan waktu dan memberikan saran saat proses penyelesaian skripsi.

8. Bapak Sugeng Winarno, Ma selaku dosen wali dan Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi yang membantu kelancaran kuliah serta skripsi ini dan kritik yang membangun.

9. Seluruh Bapak dan Ibu dosen Jurusuan Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Malang yang telah mengajar dan memberikan ilmu-ilmu yang sangat berguna selama perkulihan hingga skripsi ini terbentuk.

10. Mba GIta, selaku Public Relatin Metro TV yang telah menghubungkan dan mengaturkan janji saya dengan Mba Citra.

11. Dahlia Citra Buana selaku produser Mata Najwa yang menjadi narasumber utama dalam penelitian ini, terima kasih atas waktu, kesempatan dan ketersediaannya.

12. Metro TV sebagai stasiun televisi yang memberikan ijin untuk berlangsungnya penelitian ini

13. Satu-satunya wanita yang selalu berjuang, bersabar, dan rela melakukan apapun demi saya, Dwi Suciana, SE. Terima kasih mamah atas segalanya. Tak cukup dalam lembar ini saya ucapkan terima kasih atas segala apapun yang telah dilakukannya.

14. Seluruh keluarga besar, Saudara serta sepupu yang memberikan dukungan dan motivasi.

15. Sahabat-sahabat tercinta Ika, Agfi, Ganis, Niny, Astrid, Abi terimakasih atas segala masukan, saran, pelajaran yang diberikan agar terselesaikannya skripsi ini.

16. Teman-teman tersayang Wulan, Yurike, Tasya, Chita, Sonia, Arief, Bang Zul, Gatul, Yuna, Yusti, Chirstin, Mafudin, Heny, Wien Hesti, Hesti, Devi dan teman-teman kelas Ikom F serta seluruh teman-teman angkatan 2010 dan 2009 Ilmu Komunikasi yang mengenal dan membantu saya selama perkuliahan, terima kasih atas support dan pengalamannya.

17. Serta seluruh pihak yang membantu saya selama perkuliahan dan penyelesaian skripsi ini, saya sangat berterima kasih, Mohon maaf apabila tidak sempat saya sebutkan.

Skripsi ini merupakan hasil kerja paling maksimal yang telah diusahakan oleh penulis. Penulis menyadari apabila penelitian ini masih belum sempurna, diharapkan saran dan kritik untuk penelitian lanjutan yang akan dilakukan. Akhir kata, semoga skripsi ini bisa bermanfaat baik secara akademis maupun praktis.

Malang, 30 April 2014 Wina Putri Andini

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL

LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI……… i

LEMBAR PENGESAHAN………. ii

PERNYATAAN ORISINALITAS………. iii

BERITA ACARA BIMBINGAN SKRIPSI……….. iv

ABSTRAK………...v

LEMBAR PERSEMBAHAN……….. vii

KATA PENGANTAR………. viii

DAFTAR ISI………xii DAFTAR TABEL………xiv DAFTAR GAMBAR……….. xv BAB 1 PENDAHULUAN………. 1 A. Latar Belakang……….. 1 B. Rumusan Masalah……….4 C. Tujuan Penelitian……….. 4 D. Manfaat Penelitian……… 5 E. Tinjauan Pustaka………...6

E.1 Gaya Bahasa………...6

E.2 Jurnalistik Televisi……… 11

E.3 Talk Show………..19

E.4 Analisis Wacana……… 21

F. Metode Penelitian………. 25

F.5 Pendekatan dan Tipe Penelitian……….. 25

F.2 Dasar Penelitian……….. 26

F.3 Ruang Limgkup Penelitian………. 27

F.4 Waktu dan Lokasi Penelitian……….. 28

F.5 Sumber Data………28

F.6 Sumber Kajian...……….. 28

F.7 Teknik Analisis Data………...29

F.8 Teknik Keabsahan Data………. 35

BAB II GAMBARAN OBJEK PENELITIAN……….. 37

A. Gambaran Umum Metro TV……….37

B. Gambaran Umum Mata Najwa………. 42

BAB III ANALISIS DATA………... 45

A. Analisis Teks……….45

B. Analisis Praktik Wacana (Discourse Practice)……….139

C. Analisis Praktik Sosial Budaya ( Sociocultural Practice)……… 157

D. Matriks Hasil Analisis Data……….. 163

BAB IV PENUTUP……… 166

A. Kesimpulan………... 166

B. Saran………. 168

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR TABEL Tabel 1.1……….. 30 Tabel 1.2……….. 35 Tabel 2.1……….. 40 Tabel 2.2……….. 43 Tabel 3.1……….. 45 Tabel 3.2………...163

DAFTAR TABEL Tabel 1.1……….. 30 Tabel 1.2……….. 35 Tabel 2.1……….. 40 Tabel 2.2……….. 43 Tabel 3.1……….. 45 Tabel 3.2………...163

DAFTAR PUSTAKA

Baskin, Askurifai. 2006. Jurnalistik Televisi; Teori dan Praktik. Bandung. Simbiosa Rekatama Media

Bignell, Jonathan. 2004. An Introduction To Television Studies. New York. Routledge.

Eriyanto. 2001. Analisis Wacana; Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta. LKiS

Fiske, John.2009. Television Culture. The Taylor & Francis e-Library. Gulö, W. 2002. Metodelogi Penelitian. Jakarta. Grasindo.

Haiman, John. 1998. Talk Is Cheap; Sarcasm, Alienation and The Evolution Of Language. New York. Oxford University Press.

Hall, Stuart, Dorothy Hobs, Andrew Lowe, dan Paul Willis. 2011. Budaya Media Bahasa; Teks Utama Perancang Cultural Studies 1972-1979. Yogyakarta. Jalasutra

Idris, Soewardi. 1987. Jurnalistik Televisi. Bandung. Remadja Karya Iskandar. 2009. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Jakarta. Gaung Persada Keraf, Gorys. 1984. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta. PT. Gramedia

Morissan. 2013. Teori Komunikasi; Individu Hingga Massa. Jakarta. Kencana Prenada Media Group

Rahadi, Kunjana. 2007. Bahasa Jurnalistik Tutur: Menjadi Jurnalis Tutur Andal dengan Penguasaan Bahasa yang Lugas, Tajam, Terpercaya. Yogyakarta. Yayasan Pustaka Nusatama

Rukmananda, Nuratama. 2004. Menjadi Sutradara Televisi; dengan Single dan Multi Kamera. Jakarta. Grasindo.

Sarwoko, Tri Adi. 2007. Inilah Bahasa Indonesia Jurnalsitik. Yogyakarta. CV. Andi Offset

Sumadiria, AS Haris. 2006. Bahasa Jurnalistik; Panduan Praktis Penulis dan Jurnalis. Bandung. Simbiosa Rekatama Media

Sudibyo, Agus. 2009. Kebebasan Semu; Penjajahan Baru di Jagad Media. Jakarta. PT. Kompas Media Nusantara.

Ulung, Gagas. 2011. How To Be A News Anchor. Jakarta. Gramedia Pustaka Utama.

Website

http://www.merriam-webster.com/dictionary/sarcasm diakses pada 31/1/14 pukul; 5.57pm

http://kbbi.web.id/diakses pada 15/1/2014 pukul 4.30pm

http://www.metronews.comdiakses pada 31/3/2014 pukul 4.00pm Jurnal

Kanzunnudin, Mohammad dan Noor Rina Kastatria. 2012. Sarkasme Dalam Media Cetak. Rembang. Yayasan Adhigama

Dokumen terkait