BAB III METODE PENELITIAN
D. Teknik Pengolahan Dan Analisis Data
Data yang terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif yang dilakukan dengan cara memanfaatkan data dari hasil observasi dan wawancara yang relevan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas dari hasil yang telah diperoleh tersebut. Kemudian data tersebut diolah dengan tahapan editing, lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menjawab berbagai bentuk tujuan dari penelitian. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini bersamaan dengan pengumpulan data. Maka langkah-langkah yang peneliti gunakan adalah:
1. Reduksi Data
Reduksi data yaitu memilih, mengelompokkan, menyederhanakan dan mentransformasikan data kasar yang terdapat dari catatan-catatan di lapangan
51 Nana Syaodih, Sukadinata, Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2005), hal. 221.
52M. Iqbal Hasan, Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2005), hal.
dengan tujuan untuk memudahkan pemahaman peneliti terhadap data yang terkumpul. Peneliti melakukan pemilahan bagian data yang perlu diberi kode, memilah data yang tidak dapat digunakan, meringkas data-data yang susah dipahami. Jadi dalam reduksi data penelitian melakukan penggolongan data, pembuangan data yang tidak perlu dan pengorganisasian data untuk bahan menarik kesimpulan dari penelitian yang sudah dilakukan.
2. Penyajian Data
Penyajian data dapat dijadikan sebagai kumpulan informasi yang tersusun, sehingga memberikan kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. Penyajian yang sering digunakan adalah dalam bentuk naratif, bentuk matriks, grafik dan bagan.53
3. Menarik Kesimpulan atau verifikasi
Kesimpulan atau verifikasi data ini dibuat berdasarkan pada pemahaman terhadap data yang sudah disajikan dan dibuat dalam pernyataan singkat dan mudah dipahami dengan berpedoman pada pokok permasalahan yang diteliti. Dengan demikian, dalam penelitian ini pengumpulan data, pengolahan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sebagai satu kesatuan yang berkaitan baik sebelum dan sesudah pengumpulan data.
Dalam analisis data kualitatif terdapat dua metode dalam penarikan kesimpulan (generalisasi), yaitu metode induktif dan metode deduktif. Oleh
53 Etta Mamang sengadji, Sopiah, Metode Penelitian Pendekatan Praktis Dalam
37
karena itu, dalam penelitian ini penulis menggunakan metode induktif dalam melakukan penarikan kesimpulan. Metode induktif adalah cara analisis berdasarkan contoh-contoh konkrit atau fakta-fakta yang diuraikan menjadi suatu kesimpulan umum atau generalisasi.
Bogdan dan Biklen dalam Joko Subagyo mengatakan analisis data kualitatif adalah upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisasikan data, memilah-milahnya menjadi satuan yang dapat dikelola, mensintesiskannya, mencari dan menemukan pola, menemukan apa yang penting dan apa yang dipelajari, dan memutuskan apa yang dapat diceritakan kepada orang lain.54
Data yang sudah diperoleh dipilah atau diorganisasikan sesuai dengan pertanyaan dan permasalahan masing-masing. Yang bertujuan untuk menggambarkan secara aktual dan teratur tentang masalah penelitian sesuai data fakta, yang didapat dari lapangan yaitu masyarakat gampong Dayah Blang Kecamatan Kembang Tanjung Kabupaten pidie.
Analisis data dalam penelitian ini dilakukan setelah data terkumpul, data tersebut kemudian diolah dan dianalisis. Adapun langkah-langkah yang peneliti gunakan adalah:
a. Mengumpulkan atau merangkum data yang diperoleh dari proses wawancara dengan pihak untuk dianalisis.
b. Menafsirkan data yang diperoleh.
c. Menarik kesimpulan terhadap apa yang diteliti.
54Joko Subagyo, Metode Penelitian dalam Teori dan Praktek, (Jakarta: PT Renika Cipta, 2004), hal. 248.
38
A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian
Gampong Dayah Blang merupakan salah satu gampong yang terletak di kecamatan Kembang Tanjung, Kabupaten pidie. Batas wilayah gampong Dayah Blang sebelah utara berbatasan dengan gampong Deah Mon Ara, sebelah barat berbatasan dengan gampong Rheung-rheung, dan sebelah timur berbatasan dengan gampong Cebrek, dan sebelah selatan berbatasan dengan gampong Tanjong, secara geografis jarak gampong Dayah Blang dengan ibu kota Kecamatan berjarak 1 km, dan jarak gampong ke ibu kota kabupaten 12 km.
Penamaan gampong ini dengan nama Dayah Blang karena ada sebuah Dayah (tempat pengajian) di gampong tersebut yang terletak dekat dengan sawah (blang), sehingga nama gampong ini dinamakan dengan nama Dayah Blang. Dayah atau pesantren di gampong Dayah Blang dulu sangat maju, akan tetapi dimasa konflik ustadz (pimpinan pesantren) tertembak oleh seorang penembak yang tidak dikenal, menyebabkan pimpinan pesantren meninggal. Semenjak itu, kondisi pesantren perlahan-perlahan ditinggalkan oleh satu persatu santri.
Gampong Dayah Blang pada awalnya masih satu gampong Deah Mon Ara, yang pada akhirnya terbagi menjadi dua gampong. Akan tetapi, pemisahan gampong tidak menimbulkan perselisihan dan pertengkaran diantara kedua gampong. Hubungan Dayah Blang dan Deah Mon Ara tetap rukun dan akur. Hal ini juga dibuktikan dengan banyak santri dari Dayah Blang yang mengikuti
39
pengajian ke Deah Mon Ara. Selain itu, masyarakat dari kedua gampong ini menjaga silaturrahmi yang sangat baik dibuktikan dengan setiap acara yang ada di gampong Deah Mon Ara selalu melibatkan masyarakat gampong Dayah Blang, dan begitu juga sebaliknya.
Gampong Dayah Blang saat ini dipimpin oleh seorang keuchik yang bernama Mahmuddin Ali. Selain itu, di gampong terdapat orang yang dituakan seperti tuha peut dan tuha lapan. Gampong Dayah Blang dikelompokkan lagi atas sembilan jurong/lorong dan disingkat dengan kata (Jr), yaitu Jr. Tgk. Ismail, Jr. Tgk. Peureulak, Jr. Tgk. Dibale, Jr. Tgk. Tanjongan, Jr. Tgk. Di Blang, Jr. Tgk. M. Saleh, Jr. Tgk. Subur, Jr. Tgk Juned, dan Jr. Tgk Syahid. Istilah jurong biasanya juga dikenal dengan istilah lorong. Penamaan setiap lorong mewakili beberapa nama penduduk terdahulu yang disegani dan dihormati di gampong Dayah Blang ini.55
Aparatur pemerintahan gampong Dayah Blang sudah tersusun dengan baik, mereka melaksanakan tugas dengan fungsinya masing-masing. Pemerintahan gampong Dayah Blang sebagai penyelenggaraan urusan pemerintahan yang dilaksanakan oleh pemerintahan gampong dan tuha peut gampong Dayah Blang memiliki struktur pemerintahan gampong yang sudah berjalan selama ini. Hal ini dapat dilihat pada struktur pemerintahan sesuai data RPJM gampong Dayah Blang tahun 2016-2021.
Tabel 4.1 Struktur Pemerintahan Gampong Dayah Blang
Sumber Data: RPJM Gampong Dayah Blang Tahun 2016-2021
Abdul Hamid Anggota Tuha Peut
Muzakir Bilal Meunasah Bakhtiar Adam Skretaris Gampong Imum Meunasah Geuchik Mahmuddin Ali Ketua Tuha Peut
TGK. H. Hamdani Amri Saifan TGK. Ramli M. Rizal Bendahara Saifullah Kaur Umum
Zulkifli Ismail Ali, SE Kaur Pemerintahan Marzuki Usman Kaur Pembangunan Ketua Pemuda M. Kafrawi Zikri Sekretaris
41
Berdasarkan data dari kantor geuchik gampong Dayah Blang bahwa jumlah penduduk di gampong Dayah Blang adalah 291 jiwa, diantaranya 140 laki-laki dan 151 perempuan. Seluruh penduduk gampong Dayah Blang terdiri dari 110 KK (Kepala Keluarga). Sebenarnya jumlah ini masih lebih banyak, tetapi banyak masyarakat Dayah Blang yang telah merantau ke beberapa daerah lain dan berpindah KK.
Tabel 4.2 Sarana dan Prasarana Gampong Dayah Blang
No Jenis Gedung Jumlah Kondisi
1 Kantor Geuchik 1 Baik
2 Kantor PKK 1 Baik
3 Meunasah 1 Baik
4 Balai Pengajian 3 Baik
5 Toilet umum 1 Baik
6 Pasar -
-7 Lapangan voly 1 Baik
8 Mesjid 1 Baik
9 Pos kambling 1 Baik
10 Tempat sampah -
-11 Kedai desa 6 Baik
Sumber Rpjm Gampong Dayah Blang Tahun 2016-2021
Sarana dan prasarana yang sudah dimiliki gampong Dayah Blang adalah adanya kantor keuchik, kantor pkk, menasah, toilet umum, lapangan voly, dan balai pengajian yang salah satunya terletak di pekarangan mesjid. Sedangkan pasar dan tempat sampah belum tersedia, gampong Dayah Blang sudah memiliki struktur pemerintahan dan data penduduk yang jelas dan memadai. Gampong Dayah Blang sudah memiliki kantor keuchik, untuk menyimpan data-data penduduk disimpan di kantor keuchik gampong. Aktivitas pelayanan masyarakat gampong dilakukan di kantor keuchik dan untuk memudahkan pelayanan terhadap masyarakat gampong.
Tabel 4.3 Kondisi Sarana Pendidikan Gampong
No Jenis Pendidikan Jumlah Kondisi
1 PAUD -
-2 TK -
-3 SD/MI -
-4 SMP/MTS -
-5 SMA/MA -
-Sumber Rpjm Gampong Dayah Blang Tahun 2016-2021
Dari data di atas dapat dilihat bahwa fasilitas pendidikan di gampong Dayah Blang tidak tersedia sehingga siswa-siswi gampong Dayah Blang harus bersekolah di gampong tetangga dan di Kecamatan. Sekolah Dasar (SD) berada di gampong Deah Mon Ara jarak antara gampong Dayah Blang dengan SD deah Mon Ara berjarak 200 meter, sedangkan SMP dan SMA berada di pusat Kecamatan, jarak Dayah Blang dengan SMP dan SMA di pusat Kecamatan berjarak 1 km.
Tabel 4.4 Kondisi Sarana Kesehatan Gampong
No Jenis Jumlah Kondisi
1 Polindes -
-2 Posyandu 1 Baik
3 Pustu -
-4 Puskesmas -
-5 RSU -
-Sumber Rpjm Gampong Dayah Blang Tahun 2016-2021
Dari data di atas dapat dilihat bahwa fasilitas kesehatan yang ada di gampong Dayah Blang hanya tersedia posyandu kondisinya baik, sementara untuk fasilitas kesehatan lainnya belum ada.
43