• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

H. Teknik Pengolahan dan Analisis Data

Teknik pengolahan data dan analisis data yang digunakan adalah analisis data statistic descriptif yaitu data yang dikumpulkan dari penyebaran angket yang kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif. Data yang diperoleh

ditabulasikan dengan menyusun data kedalam tabel kemudin dihitung presentasenya, berdasarkan bobotnya.

Adapun untuk memperoleh data angket yang telah ditabulasi dan diolah dengan teknik persentase menurut Azwar, (2000: 129) adalah sebagai berikut:

p = F x 100%

N

Keterangan:

P= Frekuensi yang sedang dicari presentase F= Jumlah frekuensi atau jumlah responden N= Angka presentase

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran umum perpustakaan

Perpustakaan sebagai jantung mutlak diperlukan keberadaannya, guna menciptakan perguruan tinggi yang kompetitif. Perpustakaan menyediakan sumber-sumber informasi yang dapat memenuhi kebutuhan informasi pengguna, diharapkan mampu mendukung semua aktivitas di perguruan tinggi sebagaimana yang terkandung dalam Tri Darma Perguruan Tinggi (Pendidikan/Pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat), khususnya dalam hal kebutuhan informasi.

Demikian halnya dengan keberadaan perpustakaan STAIN Pare-Pare, juga diharapkan mampu mengusung terlaksananya VISI dan MISI yang ingin dicapai oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pare-Pare, dengan meningkatkan aksebilitas dan minat pemustaka untuk memanfaatkan sepenuhnya sumber informasi yang ada.

Perpustakaan IAIN Pare-Pare adalah perlaihan dari perpustakaan IAIN Alauddin yang didirikan di lingkungan fakultas tarbiyah IAIN alauddin di Pare-Pare, yang saat itu dikelola oleh Ahmad Chatib, BA. Sebagai Kabag administrasi dan kepegawaian.

Pada saat itu kondisi perpustakaan masih sangat sederhana dan masih jauh dari tampilan sebagai sebuah perpustakaan perguruan tinggi. Pada tahun 1983 mulailah dikelola sebagaimana layaknya sebuah perpustakaan meskipun pengelolanya hanya terbatas pada pelayanan peminjaman dan pengembalian saja (layanan sirkulasi).

Sejak berdirinya hingga tahun 1984 perpustakaan masih di tempatkan dan dikelola dalam ruangan administrasi pada saat itu. Selanjutnya pada tahun 1985

perpustakaan baru resmi memiliki ruangan khusus meskipun masih menumpang pada kantor pusat.

Kemudian pada tahun 2001 perpustakaan ini telah memiliki gedung sendiri (dua lantai) yang berada tepat di tengah-tengah kampus STAIN Pare-Pare dengan nama “Perpustakaan STAIN Pare-Pare”. Dari tahun ke tahun perpustakaan STAIN Pare-Pare mengalami perubahan dan perkembangan, hingga pada awal tahun 2007 Perpustakaan STAIN Pare-Pare dalam pengelolaan dan pelayanannya telah menggunakan System Automasi Perpustakaan.

Seiring dengan perubahan dan perkembangannya, Perpustakaan STAIN Pare-Pare mengalami beberapa kali pergantian pemimpin. Mereka yang pernah memimpin perpustakaan dan periodenya adalah :

Tahun 1968 s/d 1983 : Ahmad Chatib, BA Tahun 1983 s/d 1985 : Drs. M. Nasir Maidin Tahun 1985 s/d 1988 : Ahmad Chatib, BA Tahun 1988 s/d 2009 : Dra. Hasnani, M. Hum Tahun 2009 s/d sekarang : Hamid, S.Ag., M.Pd 1. Visi dan Misi Perpustakaan

a. Visi

Mewujudkan perpustakaan STAIN Pare-Pare sebagai pusat sumber informasi demi terlaksananya Tri Darma Perguruan Tinggi.

b. Misi

1) Meningkatkan aksebilitas sumber-sumber informasi kepustakaan.

2) Meningkatkan minat dan apresiasi civitas akademika dan masyarakat umum terhadap perpustakaan.

3) Menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi pemustaka.

2. Struktur Organisasi

Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2008 tentang Statuta Skolah Tinggi Agama Islam Negeri Pare-Pare, yang menyebutkan bahwa perpustakaan adalah unit pelaksana teknis, yang dipimpin oleh kepala yang diangkat oleh dan bertanggung jawab langsung kepada ketua dan pembinaan secara teknis dilakukan oleh Wakil Ketua Bidang APL.

Perpustakaan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pare-Pare dipimpin oleh seorang kepala perpustakaan yang saat ini dijabat oleh Hamid, S.Ag., M.Pd. dalam periode ini perpustakaan memiliki sumber daya manusia (SDM) sebanyak 17 orang terdiri dari 5 orang tenaga fungsional pustakawan 12 0rang sebagai tenaga non pustakawan.

KEPALA PERPUSTAKAAN

KORDINATOR PUSTAKAWAN

PELAYANAN PELAYANAN

TEKNIS PENGGUNA

ADMINISTRASI IT

DAN KEUANGAN PERPUSTAKAAN

Kepala perpustakaan : Hamid, S.Ag., M.Pd.

Kordinator pustakawan : Hamid, S.Ag., M.Pd.

Bagian administrasi dan keuangan : Zulfahmi A, S.Psi.

Bagian pelayanan teknis :

Kordinator : Muhammad Arsyad, S.Pd.I., M.H.

Anggota : Pustakawan.

Bagian pelayanan pengguna : Kordinator : Anwar, S.Ag.

Anggota : Sirajuddin, S.Pd.I., S.IPI., M.Pd.

Musdalifah, S.Sos. I., M.A.

H. Islamul Haq, Lc., M.A.

Rachmat, S.Pd.I ., M.A.

Fatmawati, S. Sy., M.E

Ilhamah Felayati Rustan, S. Psi.

Nur Aeni K, S. Kom. I.

Humaeroah, M. Pd.

Abd. Wahidin, M.Si.

Alfiansyah Anwar, M.H.

Darwis, S.Si., M.Si.

A. Dian Fitriana, M.I. Kom.

Bagian layanan IT perpustakaan :

Subhan Saleh, S.Kom., M.T.

3. Keanggotaan dan Tata Tertib

a. Anggota dan Persyaratan Keanggotaan

Civitas akademika STAIN Pare-Pare yang terdiri dari mahasiswa, dosen dan pegawai berhak meggunakan perpustakaan untuk membaca di tempat, sedangkan untuk mendapatkan pelayanan peminjaman, wajib tercatat sebagai anggota perpustakaan.

1). Persyaratan menjadi anggota bagi mahasiswa (S1 dan S2/PPS) a). Mengisi formulir pendaftaran.

b). Melampirkan foto copy pembayaran SPP semester berjalan (yang asli diperlihatkan).

c). Melampirkan 2 (Dua) lembar pas foto ukuran 3x4 cm.

(berwarna).

2). Persyaratan menjadi anggota bagi dosen dan pegawai.

a.) Mengisi formulir pendaftaran.

b.) Melampirkan foto copy SK. PNS.

c). Melampirkan 2 (Dua) lembar pas foto ukuran 3x4 cm.

(berwarna).

d). Membayar biaya administrasi sebesar Rp.

50.000,-3). Persyaratan menjadi anggota istimewa (kalangan di luar STAIN Pare-Pare).

a). Mengisi formulir pendaftaran.

b). Melampirkan foto copy kartu tanda penduduk/kartu mahasiswa yang berlaku (yang asli diperlihatkan).

c). Melampirkan 2 (Dua) lembar pas foto ukuran 3x4 (berwarna).

d). Membayar biaya administrasi sebesar Rp. 50.000,-e). Menyetor uang jaminan sebesar Rp.

200.000,-b. Hak dan Kewajiban Anggota 1). Hak anggota

a). Menggunakan bahan pustaka (koleksi) perpustakaan.

b). Memperoleh 1 (satu) kartu anggota perpustakaan.

c). Memperoleh 1 (satu) eksamplar buku panduan perpustakaan.

d). Mendapat pelayanan membaca dan meminjam buku, foto copy dan bimbingan perpustakaan.

2). Kewajiban anggota

a). Menaati segala peraturan dan tata tertib yang berlaku di perpustakaan STAIN Pare-Pare.

b). Mendaftar ulang sebagai anggota perpustakaan setiap tahun ajaran baru.

c). Menitipkan uang jaminan untuk mendapatkan kartu pinjam perpustakaan (bagi anggota istimewa).

4. Bebas pinjam bahan pustaka

Setiap mahasiswa yang menyelesaikan studi, cuti, dan pindah kuliah diwajibkan memiliki surat keterangan bebas pinjam bahan pustaka dari perpustakaan sebagai salah satu persyaratan pengambilan ijazah. Dengan syarat sebagai berikut :

a). Menyerahkan kartu anggota perpustakaan kebahagian administrasi.

b). Tidak memiliki pinjaman bahan pustaka.

c). menyerahkan satu eksamplar skripsi (tugas akhir) dalam bentuk cetak dan non cetak (Disk/CD) yang telah disahkan.

5. Tata Tertib dan Sanksi

a. Peraturan dan Tata Tertib

1.) Memperlihatkan kartu tanda anggota perpustakaan jika menggunakan fasilitas perpustakaan.

2). Menitipkan tas, map, jaket, jas, dan semua barang lain yang tidak diperkenankan dibawa, pada loker yang telah disediakan.

3). Kunci loker dititip pada petugas pelayanan.

4). Pemustaka wajib mengisi buku tamu/daftar pengunjung elektronik yang telah disediakan.

5). Pemustaka wajib menjaga kebersihan, ketenangan serta tidak diperkenenkan merokok, makan dan minum di dalam perpustakaan.

6). Kartu anggota perpustakaan tidak dibenarkan untuk dipinjamkan kepada orang lain.

7). Pemustaka wajib mengembalikan koleksi yang dipinjam tepat pada waktunya.

b. Sanksi

Pemustaka yang tidak mematuhi peraturan dan tata tertib yang diberlakukan akan dikenakan sanksi berupa; denda, teguran lisan, teguran tertulis, hingga diberhentikan dari keanggotan atau dikeluarkan dari STAIN pare-pare (disesuaikan dengan jenis pelanggaran yang dilakukannya).

1). Pemustaka yang tidak menunjukan kartu anggota tidak berhak mendapatkan pelayanan berupa peminjaman koleksi.

2). Pemustaka akan mendapatkan teguran lisan dari pengelola perpustakaan jika ditemukan membawa barang bawaan ke dalam ruang koleksi dan ruang baca kecuali barang berharga seperti laptop, ponsel, dompet dan barang berharga yang sejenisnya.

3). Pemustaka aka mendapat teguran lisan jika lupa atau dengan sengaja tidak mengisi daftar pengunjung yang telah disediakan.

4). Pemustaka yang ditemukan sengaja atau tidak disengaja merusak atau mengotori koleksi akan mendapat sanksi yang berupa teguran dan bahkan mengganti koleksi yang telah dirusak atau dikotori.

5). Pemustaka yang membuat keributan di perpustakaan akan mendapat teguran lisan dan bahkan diminta meninggalkan perpustakaan.

6). Pemustaka yang menghilangkan kunci loker akan dikenakan denda mengganti dengan yang baru.

7). Pemustaka yang ditemukan menggunakan dan meminjamkan kartu kepada pemustaka lain akan mendapatkan teguran lisan dan tidak diberikan pelayanan peminjaman koleksi.

8). Pemustaka yang terlambat mengembalikan koleksi dikenakan denda esuai dengan peraturan yang diberlakukan.

6. Sumber koleksi

Koleksi perpustakaan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pare-Pare diperoleh dari berbagai sumber, antara lain; pembelian melalui dana DIPA (proyek), sumbangan dan atau hadiah baik perorangan maupun Lembaga swasta dan atau pemerintah. Sumbangan perorangan diterima dari alumni dan penulis buku, dan sumbangan Lembaga berasal dari kementrian agama pusat, penerbit buku, perpustakaan nasional dan instansi lain.

7. Pengolahan

Pengolahan adalah kegiatan untuk mengolah bahan pustaka yang meliputi inventaris, katalogisasi, klasifikasi, penginputan dan kelengkapan fisik bahan pustaka. Perpustakaan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pare-Pare dalam pelaksanaan pengatalogan dilakukan dengan menggunakan (Anglo

American Catalogue Rule) AACR.2 dan buku pedoman katalogisasi Indonesia terbitan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, tajuk subyek islam terbitan perpustakaan IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan daftar tajuk untuk perpustakaan terbitan perpustakaan nasional republik Indonesia.

Kalsifikasi dilakukan dengan sistem Dewey Decimal Classification (DDC).

Sistem ini membagi ilmu pengetahuan ke dalam sepuluh kelas utama (main class), setiap kelas dibagi menjadi sepuluh divisi (divisions) dan setiap divisi dibagi kedalam 10 seksi dan seterusnya. Pembagian kelas tersebut dilakukan dengan menggunakan symbol angka arab dari 0-9. Kesepuluh pembagian tersebut adalah sebagai berikut :

000 Karya Umum

100 Ilmu Filsafat dan Psikologi 200 Agama-Agama

300 Ilmu-Ilmu Sosial 400 Bahasa

500 Ilmu-Ilmu Murni (Eksakta) 600 Ilmu Terapan (Teknologi) 700 Kesenian

800 Kesusastraan

Klasifikasi islam sesuai dengan ketetapan Bersama Menteri Agama dan Menteri pendidiakan dan Kebudaayaan Nomor 157 Tahun 1987 yaitu :

2 x 0 Islam Umum

2 x 1 Al-Quran dan Ilmu Yang Berkaitan 2 x 2 Hadis dan Ilmu Berkaitan

2 x 3 Aqaid dan Ilmu Qalam

2 x 4 Fiqih

2 x 5 Akhlak dan Tasauf 2 x 6 Sosial dan Budaya Islam

2 x 7 Filsafat dan Perkembangan Islam 2 x 8 Aliran dan Sekte Dalam Islam

2 x 9 Tarikh Islam dan Biografi Tokoh-Tokoh Islam 8. Jenis Koleksi

a. Koleksi umum

Perpustakaan STAIN Pare-pare memiliki 8.671 judul buku dan 31.426 eksamplar buku yang kesemuanya iu siap disirkulsikan (dipinjamkan) kepada para anggota perpustakaan.

b. Koleksi referensi (rujukan)

Koleksi rujukan yang dimiliki oleh perpustakaan STAIN Pare-pare 151 judul buku (refernsi) dan 1.680 eksamplar buku yang meliputi rujukan kajian islam, tafsir, hadis, hokum, biografi dan lain-lain.

c. Koleksi skripsi, Tesis dan Disertasi

Perpustakaan STAIN Pare-pare memiliki koleksi sebanyak 1.820 judul.

Koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan STAIN Pare-pare khusus karya Para alumni IAIN/STAIN Pare-pare.

9. Layanan

a. Sistem Layanan

Perpustakaan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pare-Pare menerapkan sistem pelayanan terbuka (Open Access) , yakni setiap pengunjung dapat mengakses langsung koleksi yang ada di perpstakaan. Dengan demikian maka setiap pengunjung dapat melakukan browsing (pencarian informasi) sepuasnya.

b. Jenis Layanan

1). Layanan Sirkulasi

2). Layanan referensi dan literasi 3). Layanan buku digital

4). Layanan buku internet

5). Layanan multimedia/audio-visual (AV) 6). Layanan foto copy

7). Layanan administrasi (pendaftaran anggota dan layanan bebas pustaka) c. Peraturan Layanan

1). Jumlah pinjaman untuk mahasiswa maksimal 3 buku, untuk pegawai maksimal 4 buku, untuk dosen maksimal 6 buku dan anggota istimewa maksimal 4 buku.

2). Masa peminjaman untuk mahasiswa selama 1 minggu, untuk pegawai selama 3 minggu, dan untuk dosen selama 1 bulan dan anggota istimewa selama 3 minggu. Perpanjangan masa pinjam dapat dilakukan maksimal 1 kali jika buku tersebeut tidak ada yang memesan.

d. Waktu Layanan 1). Jam Kerja

Senin s/d kamis : 07.30– 16.00 Jumat : 07.30– 16.30 2). Jam layanan/Sirkulasi

Senin s/d kamis : 08.00– 15.30 Jumat : 08.00– 16.00

B. Persepsi Pemustaka Tentang Karakteristik Pustakawan Dalam Memberikan Pelayanan di Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pare-Pare.

Berikut ini hasil penelitian yang dilakukan di Perpstakaan Institut Agama Islam Negeri Pare-Pare berdasarkan pengisian angket dari responden.

Table 4.1

Responden Menurut Jenis Kelamin

Jenis kelamin Frekuensi Persentase

Laki-Laki 30 38,5%

Perempuan 48 61,5%

Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa responden laki-laki sebanyak 38,5% dan sebanyak 61,5% responden perpempuan.

1. Selama berkunjung ke perpustakaan pemustaka Telah mendapatkan pelayanan yang berkualitas dari pustakawan.

Tabel 4.2

Selama berkunjung ke perpustakaan pemustaka Telah mendapatkan pelayanan yang berkualitas dari pustakawan

Jawaban

Responden Frekuensi presentase

.00 34 43.6 %

1.00 44 56.4 %

Total 78 100.0 %

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 43.6% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan Selama berkunjung ke perpustakaan pemustaka Telah mendapatkan pelayanan yang berkualitas dari pustakawan dan 56.4% responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan Selama berkunjung ke perpustakaan pemustaka Telah mendapatkan pelayanan yang berkualitas dari pustakawan.

2. Pustakawan telah bersikap sopan dalam memberikan pelayanan di perpustakaan.

Tabel 4.3

Pustakawan telah bersikap sopan dalam memberikan pelayanan di perpustakaan

Jawaban

Responden Frekuensi Persentase

.00 23 29.5%

1.00 55 70.5%

Total 78 100.0%

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 29.5% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan Pustakawan telah bersikap sopan dalam memberikan pelayanan di perpustakaan dan 70.5% responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan Pustakawan telah bersikap sopan dalam memberikan pelayanan di perpustakaan.

3. pustakawan sudah menggunakan bahasa yang sopan pada saat melayani kebutuhan pemustaka.

Tabel 4.4

pustakawan sudah menggunakan bahasa yang sopan pada saat melayani kebutuhan pemustaka.

Jawaban

Responden Frekuensi Persentase

.00 23 29.5%

1.00 55 70.5%

Total 78 100.0%

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 29.5% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan pustakawan sudah menggunakan bahasa yang sopan pada saat melayani kebutuhan pemustaka. dan 70.5% responden

menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan pustakawan sudah menggunakan bahasa yang sopan pada saat melayani kebutuhan pemustaka.

4. Pustakawan yang ada di perpustakaan memiliki sikap yang ramah terhadap pemustaka pada saat sedang melayani.

Tabel 4.5

Pustakawan yang ada di perpustakaan memiliki sikap yang ramah terhadap pemustaka pada saat sedang melayani

Jawaban

Responden Frekuensi Persentase

.00 35 44.9%

1.00 43 55.1%

Total 78 100.0%

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 44.9% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan Pustakawan yang ada di perpustakaan memiliki sikap yang ramah terhadap pemustaka pada saat sedang melayani. dan 55.1% responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan Pustakawan yang ada di perpustakaan memiliki sikap yang ramah terhadap pemustaka pada saat sedang melayani

.5. Pustakawan bersikap proaktif dalam memberikan bantuan tanpa diminta ketika pemustaka kesulitan dalam mencari informasi (buku) yang di butuhkan.

Tabel 4.6

Pustakawan bersikap proaktif dalam memberikan bantuan tanpa diminta ketika pemustaka kesulitan dalam mencari informasi (buku) yang di butuhkan.

Jawaban

Responden Frekuensi Persentase

.00 41 52.6%

1.00 37 47.4%

Total 78 100.0%

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 52.6% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan Pustakawan bersikap proaktif dalam memberikan bantuan tanpa diminta ketika pemustaka kesulitan dalam mencari informasi (buku) yang di butuhkan. dan 47.4% responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan Pustakawan tidak bersikap proaktif dalam memberikan bantuan tanpa diminta ketika pemustaka kesulitan dalam mencari informasi (buku) yang di butuhkan.

6. Pustakawan selalu membantu pemustaka dalam mencari buku atau informasi yang pemustaka butuhkan.

Tabel 4.7

Pustakawan selalu membantu pemustaka dalam mencari buku atau informasi yang pemustaka butuhkan

Jawaban

Responden Frekuensi Persentase

.00 43 55.1%

1.00 35 44.9%

Total 78 100.0%

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 55.1% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan Pustakawan selalu membantu pemustaka dalam mencari buku atau informasi yang pemustaka butuhkan dan 44.9%

responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan bahwa Pustakawan tidak selalu membantu pemustaka dalam mencari buku atau informasi yang pemustaka butuhkan.

7. Pustakawan tetap menjaga perasaan pemustaka pada saat melayani kebutuhan pemustaka.

Tabel 4.8

Pustakawan tetap menjaga perasaan pemustaka pada saat melayani kebutuhan pemustaka.

Jawaban

Responden Frekuensi Persentase

.00 30 38.5%

1.00 48 61.5%

Total 78 100.0%

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 38.5% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan Pustakawan tetap menjaga perasaan pemustaka pada saat melayani kebutuhan pemustaka dan 61.5% responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan bahwa Pustakawan tetap menjaga perasaan pemustaka pada saat melayani kebutuhan pemustaka.

8. Pustakawan yang ada di perpustakaan selalu terlihat rapi pada saat memberikan pelayanan.

Table 4.9

Pustakawan yang ada di perpustakaan selalu terlihat rapi pada saat memberikan pelayanan.

Jawaban

Responden Frekuensi Persentase

.00 12 15.4%

1.00 66 84.6%

Total 78 100.0%

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 15.4% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan Pustakawan yang ada di perpustakaan selalu terlihat rapi pada saat memberikan pelayanan dan 84.6% responden menyatakan

YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan bahwa Pustakawan yang ada di perpustakaan selalu terlihat rapi pada saat memberikan pelayanan.

9. Pustakawan di perpustakaan ini tanggap terhadap kebutuhan informasi yang anda butuhkan.

Table 4.10

Pustakawan di perpustakaan ini tanggap terhadap kebutuhan informasi yang anda butuhkan.

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 64.1% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan Pustakawan di perpustakaan ini tanggap terhadap kebutuhan informasi yang anda butuhkan dan 35.9% responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan bahwa Pustakawan di perpustakaan tanggap terhadap kebutuhan informasi yang anda butuhkan.

10. Pustakawan selalu tepat dalam memberikan informasi yang pemustaka butuhkan.

Table 4.11

Pustakawan selalu tepat dalam memberikan informasi yang pemustaka butuhkan.

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 53.8% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan Pustakawan selalu tepat dalam memberikan

informasiyang anda butuhkan dan 46.2% responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan bahwa Pustakawan tidak selalu tepat dalam memberikan informasi yang pemustaka butuhkan.

11. pustakawan telah berkompeten dalam menjalankan tugasnya.

Table 4.12

Pustakawan telah berkompeten dalam menjalankan tugasnya.

Jawaban

Responden Frekuensi Persentas

.00 27 34.6%

1.00 51 65.4%

Total 78 100.0%

Berdasarkan table di atas dapat dilihat bahwa ada 34.6% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan Menurut anda apakah pustakawan berkompeten dalam menjalankan tugasnya dan 65.4% responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan bahwa pustakawan telah berkompeten dalam menjalankan tugasnya.

12. pustakawan telah menunjukkan sikap simpatik kepada pemustaka pada saat melayani kebutuhan pemustaka.

Table 4.13

pustakawan telah menunjukkan sikap simpatik kepada pemustaka pada saat melayani kebutuhan pemustaka.

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 46.2% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan pustakawan telah menunjukkan sikap simpatik kepada pemustaka pada saat melayani kebutuhan pemustaka dan 53.8%

responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan pustakawan telah menunjukkan sikap simpatik kepada pemustaka pada saat melayani kebutuhan pemustaka.

13. pustakawan komunikatif pada saat memberikan pelayanan kepada pemustaka.

Table 4.14

pustakawan komunikatif pada saat memberikan pelayanan kepada pemustaka Jawaban

Responden Frekuensi Persentas

.00 30 38.5%

1.00 48 61.5%

Total 78 100.0%

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 38.5% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan pustakawan komunikatif pada saat memberikan pelayanan kepada pemustaka dan 61.5% responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan pustakawan komunikatif pada saat memberikan pelayanan kepada pemustaka.

C. pelayanan yang diberikan oleh pustakawan di Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pare-pare.

Berikut ini hasil penelitian yang dilakukan di Perpstakaan Institut Agama Islam Negeri Pare-Pare berdasarkan pengisian angket dari responden.

1. fasilitas (AC, Kursi, Meja, Komputer dll) yang disediakan oleh perpustakaan sudah cukup memadai.

Table 4.15

fasilitas (AC, Kursi, Meja, Komputer dll) yang disediakan oleh perpustakaan sudah cukup memadai

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 5,1% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan fasilitas (Ac, kursi, komputer dll) yang disediakan oleh perpustakaan sudah cukup memadai dan 94,1% responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan fasilitas (AC, kursi, meja, komputer dll) yang disediakan oleh perpustakaan sudah cukup memadai.

2. fasilitas (AC, Kursi, Meja, Komputer dll) yang disediakan oleh perpustakaan berfungsi dengan semestinya.

Table 4.16

fasilitas (AC, Kursi, Meja, Komputer dll) yang disediakan oleh perpustakaan berfungsi dengan semestinya.

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 11.5% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan fasilitas (AC, Kursi, Meja, Komputer dll) yang disediakan oleh perpustakaan berfungsi dengan semestinya dan 88.5%

responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan fasilitas

(AC, Kursi, Meja, Komputer dll) yang disediakan oleh perpustakaan berfungsi dengan semestinya.

3. Pada saat pustakawan menjanjikan buku atau informasi yang pemustaka butuhkan, pustakawan dapat dipercaya.

Table 4.17

Pada saat pustakawan menjanjikan buku atau informasi yang pemustaka butuhkan, pustakawan dapat dipercaya.

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 30.8% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan Pada saat pustakawan menjanjikan buku atau informasi yang pemustaka butuhkan, pustakawan dapat dipercaya dan 69.2%

responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan Pada saat pustakawan menjanjikan buku atau informasi yang pemustaka butuhkan, pustakawan dapat dipercaya.

4. Koleksi yang disediakan oleh perpustakaan sudah up to date Table 4.18

Koleksi yang disediakan oleh perpustakaan sudah up to date Jawaban

Responden Frekuensi Persentas

.00 62 79.5%

1.00 16 20.5%

Total 78 100.0%

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 79.5% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan Koleksi yang disediakan oleh perpustakaan sudah up to date dan 20.5% responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut

dapat dinyatakan Koleksi yang disediakan oleh perpustakaan belum dapat di katakan telah up to date.

5. Koneksi internet yang disediakan oleh perpustakaan membantu pemustaka dalam menelusuri informasi.

Table 4.19

Koneksi internet yang disediakan oleh perpustakaan membantu pemustaka dalam menelusuri informasi.

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 80.8% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan Koneksi internet yang disediakan oleh perpustakaan membantu pemustaka dalam menelusuri informasi dan 19.2%

responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan Koneksi internet yang disediakan oleh perpustakaan tidak membantu pemustaka dalam menelusuri informasi.

6. Kecepatan koneksi internet di perpustakaan tergolong cepat.

Table 4.20

Kecepatan koneksi internet di perpustakaan tergolong cepat.

Jawaban

Responden Frekuensi Persentas

.00 68 87.2%

1.00 10 12.8%

Total 78 100.0%

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 87.2% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan Kecepatan koneksi internet di perpustakaan tergolong cepat dan 12.8% responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut

dapat dinyatakan Kecepatan koneksi internet di perpustakaan tergolong tidak cepat.

7. Layanan fotocopy yang disediakan oleh perpustakaan cukup membantu pemustaka.

Table 4.21

Layanan fotocopy yang disediakan oleh perpustakaan cukup membantu pemustaka

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 87.2% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan Layanan fotocopy yang disediakan oleh perpustakaan cukup membantu pemustaka dan 12.8% responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan Layanan fotocopy yang disediakan

Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa ada 87.2% responden menyatakan TIDAK pada pernyataan Layanan fotocopy yang disediakan oleh perpustakaan cukup membantu pemustaka dan 12.8% responden menyatakan YA pada pernyataan tersebut dapat dinyatakan Layanan fotocopy yang disediakan