BAB III METODE PENELITIAN
G. Teknik Pengujian Instrumen Penelitian
Uji validitas tes adalah tingkat sesuatu tes mampu mengukur apa yang hendak diukur.Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Jadi, validitas adalah suatu ukuran yang menunjukan tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut.
Pengujian validitas alat ukur dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik korelasi Product Momentdengan menggunakan rumus sebagai berikut:
r =
π β π₯π¦β (β π₯) (β π¦)β[π β π₯2β(π₯)2][π β π¦2β (β π¦)2]
Keterangan:
r = Koefisien korelasi antara X dan Y β π₯ = Jumlah skor X
β π¦ = Jumlah skor Y
β π₯π¦ = Jumlah hasil kali antara X dan Y n = Banyaknya sampel yang diuji
Uji validitas sebaiknya dilakukan pada setiap butir pernyataan. Hasil r hitung dibandingkan dengan r table dimana df = n-2 dengan sig. 5%. Jika r table < r hitung, maka valid (Sujarweni, 2012: 185).
Tempat uji validitas berada di SMA Negeri 6 Yogyakarta dengan 22 siswa sebagai responden. Berikut ini adalah hasil uji validitas terhadap instrumen variabel penelitian minat belajar dengan motivasi belajar siswa, dukungan orang tua dengan motivasi belajar siswa, sarana belajar di sekolah dengan motivasi belajar siswa, dan intensitas penggunaan internet dengan motivasi belajar siswa dengan sampel sebanyak 22 siswa.
a. Pengujian validitas untuk variabel motivasi belajar siswa
Dalam kuesioner terdapat 24 butir pertanyaan tentang motivasi belajar siswa yang diuji validitasnya, adapun rangkuman hasil uji validitas untuk variabel motivasi belajar adalah sebagai berikut:
Tabel 3.10
Hasil Pengujian Validitas Variabel Motivasi Belajar Siswa No Butir Nilai r Tabel Nilai r Hitung Keterangan
1 0,420 0,321 Tidak Valid 2 0,420 -0,293 Tidak Valid 3 0,420 0,109 Tidak Valid 4 0,420 0,445 Valid 5 0,420 0,514 Valid 6 0,420 0,316 Tidak Valid 7 0,420 -0,128 Tidak Valid 8 0,420 0,191 Tidak Valid 9 0,420 -0,185 Tidak Valid 10 0,420 -0,012 Tidak Valid 11 0,420 0-,201 Tidak Valid 12 0,420 0,564 Valid 13 0,420 -0,587 Tidak Valid 14 0,420 0,688 Valid 15 0,420 0,223 Tidak Valid 16 0,420 0,017 Tidak Valid 17 0,420 0,241 Tidak Valid 18 0,420 0,110 Tidak Valid 19 0,420 -0,346 Tidak Valid 20 0,420 0,311 Tidak Valid 21 0,420 -0,089 Tidak Valid 22 0,420 -0,492 Tidak Valid 23 0,420 0,504 Valid 24 0,420 0,394 Valid
Pada data tabel 3.10 terdapat nilai r hitung untuk butir pernyataan nomor 1,2,3,6,7,8,9,10,11,13,15,16,17,18,19,20,21,
dan 22 memiliki r hitung lebih rendah dari r tabel adalah 0,420 sehingga butir-butir pernyataan tersebut dikatakan tidak valid. Oleh karena itu, peneliti melakukan pengujian ulang validitas menggunakan spss versi 22 dengan menghilangkan butir-butir pertanyaan yang tidak valid, hasilnya sebagai berikut.
Tabel 3.11
Hasil Pengujian Ke-2 Validitas Variabel Motivasi Belajar Siswa
No Butir Nilai r tabel Nilai r hitung Keterangan
4 0,420 0,384 Tidak Valid 5 0,420 0,598 Valid 12 0,420 0,419 Valid 14 0,420 0,775 Valid 23 0,420 0,532 Valid 24 0,420 0,611 Valid
Berdasarkan data tabel 3.11, dapat dilihat nilai r hitung untuk butir pernyataan nomor 4 memiliki nilai r hitung lebih rendah dari r tabel adalah 0,384 sehingga butir-butir pernyataan tersebut dikatakan tidak valid. Oleh karena itu, peneliti melakukan pengujian ulang untuk menghilangkan yang tidak valid adalah sebagai berikut.
Tabel 3.12
Hasil Pengujian Ke-3 Validitas Variabel Motivasi Belajar Siswa
No Butir Nilai r tabel Nilai r hitung Keterangan
5 0,420 0,542 Valid
12 0,420 0,462 Valid
14 0,420 0,757 Valid
23 0,420 0,529 Valid
Setelah di lakukan pengujian ulang pada tabel 3.12, nilai r hitung untuk 5 butir pernyataan lebih besar dari nilair tabel yaitu 0,420, sehingga untuk semua pernyataan dapat dikatakan valid.
b. Pengujian Variabel Minat Belajar
Terdapat10 butir pertanyaan dalam kuesioner minat belajar siswa yang di uji validitasnya, adapun rangkuman hasil uji validitas untuk variabel minat belajar adalah sebagai berikut:
Tabel 3.13
Hasil Pengujian Validitas Variabel Minat Belajar Siswa No Butir Nilai r tabel Nilai r hitung Keterangan
1 0,420 0,668 Valid 2 0,420 -0,434 Tidak Valid 3 0,420 0,187 Tidak Valid 4 0,420 0,405 Tidak Valid 5 0,420 0,534 Valid 6 0,420 -0,426 Tidak Valid 7 0,420 0,267 Tidak Valid 8 0,420 0,276 Tidak Valid 9 0,420 0,495 Valid 10 0,420 0,759 Valid
Berdasarkan data dari tabel 3.13, nilai r hitung untuk butir pernyataan nomor 2,3,4,6,7, dan 8 tidak valid karena lebih rendah dari nilai r tabel. Oleh karena itu, peneliti melakukan pengujianulang untuk menghilangkan pernyataan yang tidak valid.
Tabel 3.14
Hasil Pengujian Ke-2 Validitas Variabel Minat Belajar Siswa
No Butir Nilai r tabel Nilai r hitung Keterangan
1 0,420 0,653 Valid
5 0,420 0,725 Valid
9 0,420 0,591 Valid
Setelah di lakukan pengujian ulang seperti yang tertera pada tabel 3.14, nilai r hitung untuk 4 butir pernyataan lebih besar dari nilair tabel yaitu 0,420, sehingga untuk semua pernyataan dapat dikatakan valid.
c. Pengujian Variabel Dukungan Orang Tua
Terdapat 15 butir pernyataan tentang dukungan orang tua yangdi uji validitasnya, adapun rangkuman hasil uji validitas untuk variabel dukungan orang tua adalah sebagai berikut:
Tabel 3.15
Hasil Pengujian Variabel Dukungan Orang Tua
No Butir Nilai r tabel Nilai r hitung Keterangan
1 0,420 0,890 Valid 2 0,420 0,846 Valid 3 0,420 0,865 Valid 4 0,420 0,757 Valid 5 0,420 0,848 Valid 6 0,420 0,854 Valid 7 0,420 0,593 Valid 8 0,420 0,831 Valid 9 0,420 0,844 Valid 10 0,420 0,655 Valid 11 0,420 0,716 Valid 12 0,420 0,618 Valid 13 0,420 0,747 Valid 14 0,420 0,897 Valid 15 0,420 0,607 Valid
Berdasarkan data dari table 3.15, nilai r hitung untuk 15 butir pernyataan lebih besar dari nilair tabel yaitu 0,420, sehingga untuk semua pernyataan dapat dikatakan valid.
d. Pengujian Variabel Sarana Belajar Di Sekolah
Terdapat 10 butir pernyataan tentang Sarana Belajar Di Sekolahyang di uji validitasnya, adapun rangkuman hasil uji validitas untuk variabel sarana belajar di sekolah adalah sebagai berikut:
Tabel 3.16
Hasil Pengujian Variabel Sarana Belajar Di Sekolah No Butir Nilai r tabel Nilai r hitung Keterangan
1 0,420 0,581 Valid 2 0,420 0,614 Valid 3 0,420 0,687 Valid 4 0,420 0,690 Valid 5 0,420 0,281 Tidak Valid 6 0,420 0,640 Valid 7 0,420 0,696 Valid 8 0,420 0,384 Tidak Valid 9 0,420 0,618 Valid 10 0,420 0,515 Valid
Berdasarkan data dari tabel 3.16, nilai r hitung untuk butir pernyataan nomor 5 dan 8 tidak valid karena lebih rendah dari nilai r tabel. Maka dari itu dilakukan pengujianulang untuk menghilangkan pernyataan yang tidak valid.
Tabel 3.17
Hasil Pengujian ke-2 Sarana Belajar Di Sekolah No Butir Nilai r tabel Nilai r hitung Keterangan
1 0,420 0,635 Valid
2 0,420 0,669 Valid
4 0,420 0,729 Valid
6 0,420 0,624 Valid
7 0,420 0,698 Valid
9 0,420 0,619 Valid
10 0,420 0,536 Valid
Setelah di lakukan pengujian ulang seperti yang tertera pada tabel 3.17, nilai r hitung untuk 2 butir pernyataan lebih besar dari nilair tabel yaitu 0,420, sehingga untuk semua pernyataan dapat dikatakan valid.
e. Pengujian Variabel intensitas penggunaan internet
Terdapat 7 butir pernyataan tentang intensitas penggunaan internet yang di uji validitasnya, adapun rangkuman hasil uji validitas untuk variabel intensitas penggunaan internet adalah sebagai berikut:
Tabel 3.18
Hasil Pengujian Intensitas Penggunaan Internet No Butir Nilai r tabel Nilai r hitung Keterangan
1 0.420 0.729 Valid 2 0.420 0.784 Valid 3 0.420 0.770 Valid 4 0.420 0.723 Valid 5 0.420 0.601 Valid 6 0.420 0.531 Valid 7 0.420 0.635 Valid
Berdasarkan data dari table 3.18, nilai r hitung untuk 7 butir pernyataan lebih besar dari nilair tabel yaitu 0,420, sehingga untuk semua pernyataan dapat dikatakan valid.
2. Uji Reliabilitas Instrumen
Reliabilitas adalah alat ukur untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel atau konstruk. Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu.
Pengujian reliabilitas alat ukur dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan program komputer SPSS versi 22 for Windows dengan cara setelah diperoleh hasil pengujian validitas (dimana nilai r hitung untuk semua butir yang valid pada pengujian sebelumnya nilai
Correctet Item-Total Correlation> nilai r tabel, maka dapat
dilanjutkan pengujian reliabilitas. Pengujian reliabilitas dilakukan dengan melihat nilai alpa cronbach> 0,6, maka kuesioner tersebut reliabel.
Tabel 3.19 Tabel Interprestasi r
No Besarnya nilai r Interprestasi 1 Antara 0,800 sampai dengan 1,00 Sangat Tinggi 2 Antara 0,600 sampai dengan 0,800 Tinggi 3 Antara 0,400 sampai dengan 0,600 Cukup 4 Antara 0,200 sampai dengan 0,0400 Rendah 5 Antara 0,000 sampai dengan 0,200 Sangat rendah
Sumber: Arikunto (2013: 89)
Pengujian reliabilitas instrumen menggunakan rumus
Cronbachβs Alpha dan dilakukan dengan bantuan spss versi 22. Hasil
pengukuran uji reliabilitas setelah item yang tidak valid dihilangkan atau dihapuskan, sebagai berikut.
Tabel 3.20
Hasil pengukuran uji reliabilitas untuk seluruh variabel Variabel Nilai r Hitung Nila r Tabel Keterangan Interprestasi Motivasi belajar 0,791 0,60 Reliabel Tinggi
Minat belajar 0,850 0,60 Reliabel Sangat Tinggi Dukungan
orang tua
0,954 0,60 Reliabel Sangat Tinggi Sarana belajar
di sekolah
0,884 0,60 Reliabel Sangat Tinggi Intesitas
penggunaan internet
0,883 0,60 Reliabel Sangat Tinggi
Oleh semua nilai r hitung Λ 0,6 maka semua variabel dinyatakan reliabel.
H. Teknik Analisis Data