• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I. PENDAHULUAN

BAB 4. METODE PENELITIAN 15

4.6 Teknik Pengumpulan dan Analisis Data

Metode pengumpulan data menggunakan tes dan kuesioner. Tes diberikan pada awal dan akhir penelitian yang berisi mengenai kemampuan matematika yang berbentuk essay. Jumlah pertanyaan yang digunakan adalah 4 soal. Tes digunakan untu mengetahui kemampuan matematika menggunakan model role playing dengan latar perdagangan dan pembandingnya.

Kuesioner merupakan jenis pengumpulan data berikutnya. Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya, atau hal-hal yang ia ketahui (Suharsimi Arikunto, 2006:151). Kuesioner yang digunakan menggunakan skala 18

Likert dengan 5 alternatif jawaban. Kuesioner digunakan untuk mengetahui pembentukan jiwa kewirausahaan dalam proses pembelajaran.

Sebelum tes dan kuesioner digunakan, kedua instrumen diuji validitas dan reliabilitas. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan berbantu SPSS. Untuk tes digunakan uji validitas eksternal, validitas internal, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda. Untuk kuesioner akan digunakan uji validitas eksternal, validitas internal dan reliabilitas.

1) Uji validitas Eksternal

Menurut Suharsimi Arikunto (2006:169), instrumen yang dicapai apabila data yang dihasilkan dari instrument tersebut sesuai dengan data atau informasi lain yang mengenai variabel yang dimaksud. Rumus yang dapat digunakan adalah menggunakan program SPSS menggunakan uji korelasi Karl Pearson sebagai berikut :

𝑟𝑥𝑦= 𝑛 ∑ 𝑋𝑌 − (∑ 𝑋)(𝑌)

√(𝑛 ∑ 𝑋2 − (∑ 𝑋)2)(𝑛 ∑ 𝑌2− (𝑌)2)

Dengan :

𝑟𝑥𝑦 = indeks konsistensi internal untuk butir tes ke-i 𝑛 = cacah subjek yang dikenai tes

𝑋 = skor butir ke-i (dari subjek uji coba) 𝑌 = skor total (dari objek uji coba)

Jika 𝑟𝑥𝑦≥ 0,3 maka butir soal dapat digunakan.

(Budiyono, 2003:65) 19

2) Uji validitas internal

Menurut Suharsimi Arikunto (2006:172), validitas internal dicapai apabila terdapat kesesuaian antara bagian-bagian instrument dengan instrument secara keseluruhan.

3) Uji Reliabilitas digunakan rumus Alpha sebagai berikut : r11= ( n

n − 1) (1 −∑ si2 st2 ) dengan

r11 = indeks reliabilitas instrumen n = banyaknya butir instrumen

si2 = variansi butir ke-i, i = 1, 2, 3, …, n

st2 = variansi skor-skor yang diperoleh subyek uji coba Instrumen dikatakan reliabel jika rhitung 0,7.

(Budiyono, 2003:70).

4) Tingkat Kesukaran

Sebuah butir soal yang baik adalah soal yang tidak terlalu mudah dan tidak terlalu sukar. Untuk menentukan tingkat kesukaran tiap-tiap butir tes pilihan ganda digunakan :

TK = B N Keterangan :

TK = Tingkat kesukaran butir B = Jumlah penjawab betul N = Jumlah penempuh

(Purwo Susongko, 2010:84) 20

5) Daya Beda

Untuk memperoleh daya pembeda soal uraian dengan menggunakan rumus korelasi product moment (pearson) yaitu dengan mencari koefisien korelasi antara skor butir tersebut dengan skor total peserta tes. Dengan demikian dirumuskan sebagai berikut :

𝐷 = 𝑟pbis = 𝑛 ∑ 𝑋𝑌 − ∑ 𝑋 ∑ 𝑌 Butir soal yang baik apabila 𝐷 ≥ 0,30.

(Budiyono, 2011:33) (b) Teknik Analisis Data

Dalam teknik analisis data, akan dibandingkan data dua kelompok, kelompok tersebut adalah kelompok yang dikenai model role playing dengan latar perdagangan dan kelompok konvensional sebagai pembandingnya. Digunakan teknik perbandingan mutlak untuk mengetahui apakah model role playing dapat memberikan pengaruh pada pencapaian kemampuan matematika dan pembentukan jiwa kewirausahaan. Digunakan SPSS untuk menganalisis data.

21

BAB 5. HASIL YANG DICAPAI DAN PEMBAHASAN

5.1 Hasil Uji Coba Instrumen

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tes prestasi belajar matematika dan angket jiwa kewirausahaan. Sebelum instrumen diujikan, terlebih dahulu dilakukan penelaahan hasil uji coba instrumen. Adapun hasil penelaahan dan analisis data uji coba instrumen adalah sebagai berikut :

5.1.1 Uji Coba Instrumen Angket Jiwa Kewirausahaan

1) Validitas Eksternal Uji Coba Angket Jiwa Kewirausahaan

Berdasarkan validitas yang dilakukan dengan menggunakan SPSS dari 55 butir soal angket yang diujicobakan terdapat 24 soal yang tidak konsisten, yaitu 3, 5, 6, 8, 10, 11, 12, 14, 15, 16, 18, 19, 23, 24, 25, 27, 28, 29, 32, 34, 51 dan 53, dikarenakan mempunyai koefisien rxy < 0,334. Soal yang konsisten ada 31 soal. Hal ini dapat dilihat di lampiran 4 halaman 38.

2) Validitas Internal Uji Coba Angket Jiwa Kewirausahaan

Berdasarkan uji validitas internal diperoleh hasil bahwa terdapat kesesuaian antara bagian-bagian instrumen dengan instrumen secara keseluruhan. Hal ini dapat dilihat di lampiran 2 hal 32.

3) Reliabilitas Uji Coba Angket Jiwa Kewirausahaan

Dari 55 butir soal angket yang diujicobakan dengan menggunakan teknik Alpha diperoleh r11 = 0,725, nilai indeks reliabilitas ini lebih dari 0,7 sehingga instrumen angket ini dikatakan reliabel.

22

Tabel 1. Reliabilitas Angket Jiwa Kewirausahaan

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

.725 56

4) Penetapan Instrumen

Berdasarkan analisis data dan penelaahan butir angket dapat disimpulkan bahwa dari 50 butir angket terdapat 24 butir angket yang tidak digunakan, sehingga terdapat 31 butir angket yang dapat digunakan sebagai instrumen dalam penelitian.

Berdasarkan sebaran indikator dan rencana, maka yang digunakan adalah soal nomor 1, 3, 4, 7, 9, 13, 17, 20, 21, 22, 26, 30, 31, 33, 35, 36, 37, 38, 39, 40, 41, 42, 44, 45, 46, 47, 48, 50, 52, 54 dan 55

5.1.2 Uji Coba Instrumen Tes Prestasi Matematika 1) Validitas Eksternal Tes Prestasi Matematika

Berdasarkan validitas yang dilakukan dengan menggunakan SPSS dari 4 butir soal tes prestasi matematika yang diujicobakan semua soal valid. Hal ini dapat dilihat di lampiran 6 halaman 43.

2) Reliabilitas Tes Prestasi Matematika

Uji reliabilitas uji coba tes prestasi menggunakan SPSS. Dari hasil perhitungan diperoleh 0,836 > 0,7 sehingga instrumen ini dikatakan reliabel. Perhitungan selengkapnya di Lampiran 8 Halaman 44.

23

Tabel 2. Reliabilitas Tes Prestasi Kemampuan Matematika

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

.836 5

3) Penetapan Instrumen

Analisis butir instrumen tes pada penelitian ini terdiri atas tingkat kesukaran dan daya pembeda. Berdasarkan hasil perhitungan tingkat kesukaran dan daya pembeda maka semua soal dapat digunakan dalam penelitian.

5.2 Data Skor Angket Jiwa Kewirausahaan

Data tentang angket jiwa kewirausahaan adalah sebagai berikut : Tabel 3 Data Skor Angket Jiwa Kewirausahaan

Kelas Eksperimen

Kelas Kontrol Gabungan

N 106 105 211

Jumlah 11442 11242 22648

Rata-rata 108,94 107,07 107,51

Standar Deviasi 215,20 221,31 218,43

Variansi 14,67 14,88 14,80

Maksimum 154 152 154

Minimum 63 63 63

24

Berdasarkan hasil tersebut di atas akan diklasifikasikan menjadi kategori tinggi, sedang dan rendah. Adapun pengklasifikasian menggunakan rata-rata gabungan dan standar deviasi gabungan dengan perhitungan sebagai berikut :

Sikap rendah: 𝑥 < 𝑥̅ − 1

Berdasarkan perhitungan di atas, maka akan didapatkan klasifikasi jiwa kewirausahaan siswa sebagai berikut :

Tabel 4 Klasifikasi Jiwa Kewirausahaan

Kelas Eksperimen Kelas Kontrol Jumlah

Tinggi 17 16 33

Sedang 76 72 148

Rendah 13 17 30

Jumlah 106 105 211

5.3 Data Nilai Prestasi Belajar Matematika

Data prestasi belajar yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai tes prestasi belajar matematika pada meteri aritmatika sosial setelah diberi perlakuan dengan model pembelajaran role playing (kelas eksperimen), konvensional (kelas kontrol). Sedangkan data kemampuan awal penelitian ini adalah nilai tes yang dibuat oleh peneliti dengan materi aritmatika sosial. Sebelum diujikan soal terlebih dahulu diujicobakan. Data tentang nilai kemampuan awal.

25

Tabel 5 Data Nilai Prestasi Belajar Matematika

Data pre tes

Kelas Eksp Kelas Kontrol

N 106 105

Hasil kemajuan dari tahapan penelitian akan diuraikan meliputi :

5.4.1 Implementasi yang dilakukan

Implementasi yang telah dilaksanakan meliputi penentuan sekolah yang akan diteliti. Dari SMP Negeri yang ada di Kabupaten Tegal terpilih tiga SMP Negeri yang termasuk dalam kategori tinggi, sedang, rendah yaitu SMP Negeri 2 Slawi, 26

SMP Negeri Lebaksiu dan SMP Negeri Dukuhwaru. Pengambilan data awal penelitian, berupa data tes prestasi belajar siswa kelas VII dari SMP Negeri yang disebutkan sebelumnya. Kemudian dilakukan uji kesetaraan sampel untuk mendapatkan sampel yang representatif. Pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling.

Hasil survei lapangan terhadap ketiga sekolah yang disebutkan di atas diperoleh bahwa ketiga sekolah mempunyai mata pelajaran pertiwi yang berbeda-beda disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekolah. SMP Negeri 2 Slawi dengan pertiwi kerajinan tangan SMP Negeri Dukuhwaru pertanian perkebunan dan SMP Negeri Lebaksiu dengan pertiwi tata boga.

Kelancaran proses pembelajaran tergantung dari Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). RPP dibuat untuk dua kelas yang berbeda dalam penerapan model pembelajarannya. RPP kelas kontrol yaitu RPP yang akan diterapkan kepada kelas dengan model konvensional dan RPP kelas eksperimen yaitu RPP dengan model Role Playing.

Instrumen penelitian berupa angket dan tes prestasi belajar dibuat dan dikembangkan berdasarkan kisi-kisi yang telah dirancang dan kemudian diujicobakan di kelas uji coba. Diperoleh 4 butir soal tes prestasi belajar dan 31 butir soal angket yang memenuhi syarat sebagai instrumen yang bagus.

5.5 Hasil Penelitian

Pada masing-masing kategori jiwa kewirausahaan (tinggi, sedang dan rendah), pembelajaran dengan model inovatif memberikan prestasi yang lebih baik daripada model pembelajaran konvensional.

27

BAB 6. SIMPULAN DAN SARAN

6.1. Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa :

1. Terdapat perbedaan pada kelompok mata pelajaran pertiwi di setiap sekolah yaitu

a. SMP Negeri 1 Lebaksiu : Tata Boga

b. SMP Negeri 1 Dukuhwaru : Pertanian dan Tata Taman c. SMP Negeri 2 Slawi : Kerajinan Tangan

Sehingga produk yang dijadikan alat bantu dalam penerapan metode role playing pada mata pelajaran matematika berbeda.

2. Upaya yang dilakukan agar prestasi belajar siswa meningkat salah satunya adalah mengombinasikan mata pelajaran pertiwi dengan matematika

6.2. Saran

Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan dalam peningkatan prestasi belajar matematika, perlu dilakukan kombinasi antar mata pelajaran.

28

DAFTAR PUSTAKA

Anonim 1, 2005 dalam Warianto Chaidar, 2013). (http://chaidarwarianto.guru-indonesia.net/artikel_detail-37.html

Budiyono. 2003. Metodologi PenelitianPendidikan. Surakarta: UNS Press.

. . 2009. Statistik untuk Penelitian. Surakarta: UNS Press.

. 2011. Penilaian Hasil Belajar. Surakarta: UNS.

Departemen Pendidikan Nasional. 2003. Undang-UndangRepublik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 TentangSistemPendidikanNasional (Sisdiknas). Bandung: Citra Umbara.

Kementerian Pendidikan Nasional. 2010. Membangun Jiwa Kewirausahaan (Modul 1).

13 Desember 2013

. 2013. Kurikulum 2013Kompetensi Dasar Sekolah Menengah Pertama (SMP) / Madrasah Tsanawiyah (MTs). Jakarta

Britishcoucil.Kewirausahaan Sosial Berbasis Sekolah. www.britishcouncil.or.id Martinis Yamin. 2011. Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta:Gaung Persada.

Purwanto. 2009. Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Purwo Susongko. 2010. Penilaian Hasil Belajar. Tegal: Universitas Pancasakti Tegal Sofan Amri dan Iif Khoiru Ahmadi. 2010. Konstruksi Pengembangan Pembelajaran.

Jakarta: Prestasi Pustaka.

Suharsimi Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktek.

Jakarta:RinekaCipta.

29

Lampiran 1. Kisi-kisi Instrumen Tes Prestasi Kisi-kisi Instrumen Tes Prestasi Matematika

Sekolah : SMP

Mata Pelajaran : Matematika

Kelas : VII

Semester : I Standar Kompetensi : Aljabar

3. Menggunakan bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, dan perbandingan dalam pemecahan masalah

Kompetensi Dasar : 3.3. Menggunakan konsep aljabar dalam pemecahan masalah aritmatika sosial yang sederhana

Tujuan : Dapat menggunakan operasi bentuk aljabar dalam kegiatan ekonomi

No

Indikator Pencapaian Kompetensi

Instrumen/Soal

1 Menghitung nilai keseluruhan, nilai perunit da nilai sebagian

1 Surya membeli dua buku. Uang saku surya Rp 10.000,00 dan dia mendapatkan uang kembali sebesar Rp 4.000,00. Berapa harga satu buku?

2 Pak Ali membeli selusin gelas seharga Rp 12.000,00 kemudian gelas tersebut dijual dengan harga Rp 1.250,00 per buah.

30

Jika seluruh gelas terjual, berapa keuntungan yang diperoleh Pak Ali?

2 Menentukan besar dan presentase laba, rugi, harga jual, harga beli, rabat, bunga tunggal dalam kegiatan ekonomi

3 Mas Edi membeli sepeda motor seharga Rp 12.0000.000,00. Setelah dua tahun motor tersebut dijual dengan harga Rp 10.000.000,00. Tentukan :

a. Apakah Mas Edi Untung atau Rugi?Mengapa?

b. Berapa presentase

keuntungan/kerugian yang dialami Mas Edi?

4 Pak Yudha menjual sebuah televisi seharga Rp 1.650.000,00. Dari penjualan itu Pak Yudha mengambil keuntungan sebesar 10%. Berapa harga beli televisi itu?

31

Lampiran 2 Kisi-kisi Kuesioner Pengukuran Jiwa Kewirausahaan

Kisi-kisi Kuesioner Pengukuran Jiwa Kewirausahaan

No Indikator

No. Soal

+ -

1 Pencarian Peluang 1, 12, 23, 45 34

2 Kegigihan, Ketekunan 2, 13, 24, 46 35

3 Ketaatan terhadap Kontrak Kerja 3, 14, 25, 36 47 4 Tuntutan terhadap kualitas dan efisiensi 4, 15, 26, 37 48

5 Pengambilan Resiko 5, 27, 38, 49 16

6 Penetapan Tujuan 6, 28, 39, 50 17

7 Pencarian Informasi 7, 18, 40, 51 29

8 Perencanaan Sistematika dan Monitoring 8, 19, 30, 52 41 9 Persuasi dan Penyusunan Jaringan Usaha 9, 31, 42, 53 20

10 Kepercayaan Diri 10, 32, 43, 54 21

11 Faktor Koreksi 11, 55 22, 33, 44

32

Lampiran 3 Kuesioner Pengukuran Jiwa Kewirausahaan

KUESIONER PENGUKURAN JIWA KEWIRAUSAHAAN

1. Isilah identitas di bawah ini :

a. Nama : ………..

b. Kelas : ………..

c. No. Presensi : ………..

d. Nama Sekolah : ………..

2. Kuesioner ini berisi 55 pertanyaan ringkas. Bacalah setiap pernyataan dan tentukanlah seberapa jauh pernyataan-pernyataan tersebut sesuai atau menggambarkan keadaan anda. Jujurlah dengan diri anda!

3. Nilai yang diperoleh akan dirahasiakan

4. Mohon semua pernyataan untuk dijawab dengan memberi tanda silang pada kolom yang tersedia. 1 Saya mencari sesuatu untuk saya kerjakan karena

saya tidak bisa berdiam diri

33

2 Saya membutuhkan waktu yang lama dalam

menyelesaikan masalah

3 Saya selesaikaan pekerjaan/tugas tepat waktu 4 Apabila pekerjaan/tugas belum selesai, maka saya

merasa tidak enak

5 Situasi yang saya kendalikan akan berhasil secara

maksimal

6 Saya suka memikirkan masa depan

7 Saya mencari informasi sebelum mengerjakan tugas 8 Jika mendapatkan tugas besar, maka saya akan

memecahnya menjadi tugas kecil terlebih dahulu 9 Saya meminta bantuan teman, agar saran saya bisa

diterima

10 Saya merasa yakin, bahwa saya akan berhasil

dengan apa yang saya coba lakukan

11 Saya adalah pendengar yang baik

12 Saya berusaha mengerjakan pekerjaan/tugas sendiri

sebelum meminta bantuan pada orang lain 13 Saya mencoba beberapa kali agar orang lain mau

melakukan apa yang saya inginkan 14 Saya berusaha menepati janji yang saya buat 15 Pekerjaan saya lebih baik daripada pekerjaan teman

saya

16 Sebelum saya yakin saya berhasil maka saya tidak

akan melakukan sesuatu yang baru 17 Bagi saya hanya membuang-buang waktu saja

mengkhawatirkan apa yang harus saya lakukan

dalam hidup ini

18 Saya mencari nasihat pad orang yang mengetahui banyak tentang pekerjaan yang saya kerjakan

34

19 Saya memikirkan berbagai cara untuk mencapai

sesuatu

20 Saya tidak memerlukan banyak waktu untuk

berpikir bagaimana mempengaruhi orang lain 21 Saya bisa merubah pendirian, jika orang lain tidak

setuju dengan saya

22 Saya merasa jengkel dan marah jika saya tidak

menemukan jalan/cara yag saya inginkan 23 Saya menyukai tantangan, perubahan dan

kesempatan baru

24 Jika sesuatu mengganggu saya, saya akan tetap

menyelesaikan tugas sesuai keinginan saya 25 Saya senang membantu pekerjaan orang lain agar

selesai tepat pada waktuunya

26 Saya merasa terganggu jika saya membuang-buang

waktu

27 Saya memertimbangkan kemungkinan berhasil atau

gagal, sebelum saya memutuskan sesuatu 28 Semakin saya yakin dengan keinginan hidup saya,

semakin besar kemungkinan saya untuk berhasil 29 Saya tidak membuang-buang waktu untuk

mengumpulkan informasi

30 Saya mencoba memikirkan masalah yang mungkin saya hadapi dan merencanakan penyelesaian

masalah tersebut

31 Saya mendapatkan orang-orang yang saya butuhkan

untuk membantu saya dalam mencapai tujuan saya 32 Saya yakin akan bahwa saya akan berhasil

melakukan hal yang menantang

33 Saya pernah mengalami kegagalan masa lalu 34 Saya lebih menyukai kegiatan yang saya ketahui

35

dengan baik dan menyenangkan

35 Saya beralih ke masalah lain, jika saya mendapatkan

masalah yang besar

36 Jika saya mengerjakan pekerjaan orang lain, maka saya akan elakukan dengan baik agar orang lain

senang dengan ppekerjaan saya

37 Saya tidak pernah puas dengan cara saya

menyelesaikan pekerjaan, karena daya yakin masih

ada cara lain

38 Saya melakukan hal yang beresiko 39 Saya memiliki tujuan yang jelas dalam hidup saya 40 Jika mengerjakan pekerjaan seseorang, saya akan

bertanya terlebih dahulu agar saya tau apa yang

orang lain inginkan

41 Saya lebih banyak menghadapi masalah daripada

mengantisipasinya

42 Saya memikirkan berbagai pemecahan masalah

yang melibatkan orang banyak

43 Saya mengerjakan pekerjaan dengan sangat baik 44 Ada banyak kesempatan untuk mendapatkan

manfaat dari orang lain

45 Saya mencoba sesuatu yang baru dan berbeda dari

yang pernah saya lakukan

46 Saya mencoba beberapa cara untuk menyelesaikan

masalah saya

47 Keluarga dan kehidupan pribadi lebih penting dari

tugas-tugas saya

48 Saya tidak menemukan cara yang cepat untuk

menyelesaikan pekerjaan di rumah 49 Saya melakukan pekerjaan yang dianggap beresiko

36

bagi orang lain

50 Tujuan mingguan dan tujuan tahunan sama

pentingnya

51 Saya mencari informasi yang berbeda dalam

membantu menyelesaikan pekerjaan saya 52 Saya memikirkan cara lain jika cara lama tidak

berhasil

53 Saya dapat mencari orang lain yang memiliki ide

yang kuat untuk mengubah pendapat mereka 54 Saya mengampil keputusan walaupun orang lain

tidak setuju

55 Jika saya mengetahui hal yang baik, saya tidak akan

melewatkan hal tersebut

37

Lampiran 4 Analisis Validitas Kuesioner Jiwa Kewirausahaan

Lampiran 5 Analisis Reliabilitas Kuesioner Jiwa Kewirausanaan

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

.725 56

item_18 370.29 2091.622 -.027 .726

item_45 370.77 2053.593 .388 .721

item_46 370.74 2046.197 .355 .720

item_47 370.54 2044.550 .399 .720

item_48 371.11 2049.575 .396 .720

item_49 371.94 2076.232 .173 .724

item_50 371.57 2046.958 .341 .720

item_51 370.46 2067.197 .238 .723

item_52 370.14 2052.361 .392 .721

item_53 370.94 2059.997 .280 .722

item_54 371.26 2045.491 .398 .720

item_55 371.34 2015.644 .610 .715

skor_total 187.14 522.538 1.000 .865

42

Lampiran 6

Analisis Validitas Tes Prestasi Belajar

Correlations

item_1 item_2 item_3 item_4 Skor_Total

item_1 Pearson Correlation 1 .475** .577** .604** .722**

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

rtabel = 0,334

Syarat valid jika rtabel<rhitung

43

Lampiran 7 Uji Reliabilitas Tes Prestasi Bejalar

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Lampiran 8 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS EKSPERIMEN (RPP KELAS EKSPERIMEN)

pertidaksamaan linear satu variabel, dan perbandingan dalam pemecahan masalah.

Kompetensi Dasar : 3.3. Menggunakan konsep aljabar dalam pemecahan masalah aritmetika sosial yang sederhana.

Alokasi Waktu : 4 jam pelajaran (2 pertemuan).

A. Tujuan Pembelajaran

- Pertemuan Pertama dan kedua :

o Peserta didik dapat menggunakan operasi bentuk aljabar dalam kegiatan ekonomi.

 Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline )

Rasa hormat dan perhatian ( respect )

Tekun ( diligence )

45

Tanggung jawab ( responsibility )

Memiliki jiwa kewirausahaan ( enterpreunerhip )

B. Materi Ajar

Aljabar dan Aritmetika Sosial:

- Menerapkan operasi aljabar dalam kegiatan ekonomi.

C. Metode Pembelajaran

Role Playing dengan latar perdagangan.

D. Langkah-langkah Kegiatan Pertemuan Pertama dan Kedua

Pendahuluan : - Apersepsi : Menyampaikan tujuan pembelajaran.

- Memotivasi peserta didik dengan memberi penjelasan tentang pentingnya mempelajari materi ini.

Kegiatan Inti

 Peserta didik diberikan stimulus berupa pemberian materi oleh guru mengenai cara menggunakan operasi bentuk aljabar dalam kegiatan ekonomi, kemudian antara peserta didik dan guru mendiskusikan materi (Bahan: buku ajar, yang berisi materi Matematika Kelas VII Semester 1 KD 3.3, mengenai menerapkan operasi aljabar dalam kegiatan ekonomi).

46

 Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku ajar mengenai cara menentukan harga pembelian, harga penjualan, dan untung atau rugi, mengenai cara menentukan persentase untung atau rugi terhadap harga pembelian.

 guru menjelaskan kepada peserta didik bahwa dalam proses pembelajaran akan menggunakan metode pembelajaran role playing dengan latar perdagangan, dipandu buku ajar yang telah dipersiapkan oleh guru dengan tahapan sebagai berikut;

a. Menghangatkan suasana dan memotivasi siswa.

Pada tahapan ini guru meyakinkan bahwa dengan bermain peran sebagai pembeli, penjual, dan pengamat peserta didik akan lebih memahami materi tentang penerapan aljabar dalam aritmatika sosial. Diharapkan akan tertanan dalam diri peserta didik bahwa matematika bukan hal yang menjemukan karena disajikan dengan bermain peran sehingga peserta didik akan lebih tertarik, peserta didik akan terlibat secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran.

b. menyusun tahap-tahap peran.

Guru menjelaskan tugas tiap-tiap peran (peran sebagai penjual, pembeli dan pengamat).;

c. membagi tugas peran kepada siswa

47

Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik serta

e. Diskusi dan evaluasi tahap I

Guru memfasilitasi peserta didik dalam membuat laporan yang dilakukan baik secara lisan ataupun tulisan.

f. pemeranan ulang

Pada tahap ini guru menukar tugas dari peserta didik. Peserta didik yang berperan sebagai pembeli tentu memiliki pengalaman yang berbeda dengan peserta didik yang memiliki peran sebagai penjual ataupun pengamat.

g. diskusi dan evaluasi tahap II

memberikan konfirmasi terhadap hasil praktikum (bermain peran) peserta didik melalui berbagai sumber, memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik.

memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan

h. membagi pengalaman dan pengambilan keputusan.

48

Pemeranan ulang dilakukan 2 (dua) kali sehingga setiap peserta didik hanya mempunyai pengalaman berperan sebagai 2 (tokoh), penjual dan pembeli, penjual dan pengamat, pembeli dan pengamat.

 memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:

 berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;

 membantu menyelesaikan masalah;

 memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil praktikum dari bermain peran;

 memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;

 memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

Kegiatan Akhir

Dalam kegiatan penutup, guru:

 bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

 melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

 memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

49

 merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

E. Alat dan Sumber Belajar Sumber :

- Buku ajar

- Buku paket, yaitu buku Matematika Kelas VII Semester 1.

- Buku referensi lain.

Alat :

- Materi praktikum (bermain peran) F. Penilaian Hasil Belajar

Indikator Pencapaian

Tes tertulis Tes pilihan ganda

 Seorang pedagang, Pak Rifki

menjual sebuah televisi seharga Rp1.650.000,00.

Dari penjualan itu pak Rifki mengambil untung sebesar 10%.

Harga beli televisi itu adalah:

50

a. Rp1.815.000,00 b. Rp1.600.000,00 c. Rp1.500.000,00 d. Rp1.485.000,00

Mengetahui,

Kepala SMP/MTs ……….

( ... ) NIP/NIK :…………..……….

Tegal, ...

Guru Mapel Matematika.

( ... ) NIP/NIK :……….

51

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS KONTROL

pertidaksamaan linear satu variabel, dan perbandingan dalam pemecahan masalah.

Kompetensi Dasar : 3.3. Menggunakan konsep aljabar dalam pemecahan masalah aritmetika sosial yang sederhana.

Alokasi Waktu : 4 jam pelajaran (2 pertemuan).

A. Tujuan Pembelajaran

- Pertemuan Pertama dan kedua :

o Peserta didik dapat menggunakan operasi bentuk aljabar dalam kegiatan ekonomi.

 Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline )

Rasa hormat dan perhatian ( respect ) Tekun ( diligence )

Tanggung jawab ( responsibility ) 52

B. Materi Ajar

Aljabar dan Aritmetika Sosial:

- Menerapkan operasi aljabar dalam kegiatan ekonomi.

C. Metode Pembelajaran

Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas.

D. Langkah-langkah Kegiatan Pertemuan Pertama dan Kedua

Pendahuluan : - Apersepsi : Menyampaikan tujuan pembelajaran.

- Memotivasi peserta didik dengan memberi penjelasan tentang pentingnya mempelajari materi ini.

Kegiatan Inti

Dalam kegiatan inti:

 Peserta didik diberikan stimulus berupa pemberian materi oleh guru mengenai cara menggunakan operasi bentuk aljabar dalam kegiatan ekonomi, kemudian antara peserta didik dan guru mendiskusikan

 Peserta didik diberikan stimulus berupa pemberian materi oleh guru mengenai cara menggunakan operasi bentuk aljabar dalam kegiatan ekonomi, kemudian antara peserta didik dan guru mendiskusikan

Dokumen terkait