• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN

D. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu sebagai berikut.

1. Observasi

Observasi atau metode pengamatan mempunyai sifat dasar naturalistik yang berlangsung dalam konteks natural (asli) dari kejadian, pelakunya berpartisipasi secara wajar dalam interaksi, dan observasi ini menelusuri aliran alamiah dari kehidupan sehari-hari.4 Menggunakan metode ini berarti menggunakan mata dan telinga sebagai jendela untuk merekam data. Dilihat dari sejauh mana keterlibatan peneliti/pengumpul data dalam

event yang diamati, observasi terbagi menjadi dua, yaitu obsevasi

partisipan dan observasi nonpartisipan. Dalam observasi jenis penelitian ini adalah bagian dari apa yang diamati. Sedangkan nonpartisipan adalah peneliti tidak berada dalam atau melakukan keterlibatan dalam kegiatan yang diamati.5 Observasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi nonpartisipan. Observasi dilakukan untuk mengamati secara langsung proses pembelajaran e-learning di kelas XI-2 IPS SMA Al hasra. Selain observasi terhadap proses pembelajaran kelas online, observasi juga dilakukan terhadap struktur organisai sekolah guna melengkapi data-data yang diperlukan dalam penelitian.

2. Wawancara

4 Sedarmayanti dan Syarifudin Hidayat, Metode Penelitian, (Bandung: CV. Mandar Maju, 2011), h. 75 5 Suwartono, Dasar-Dasar Metodologi Penelitian, (Yogyakarta: CV Andi Offset, 2014), h. 41-43

Wawancara adalah teknik pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan kepada responden dan mencatat atau merekam jawaban-jawaban responden. Wawancara dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung dengan sumber data. Wawancara langsung diadakan dengan orang yang menjadi sumber data dan dilakukan tanpa perantara, baik tentang dirinya maupun tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan dirinya untuk mengumpulkan data yang diperlukan.6 Yang bertujuan untuk menjaring informasi bagi peneliti agar mendapatkan informasi yang jelas dan valid.

Adapun wawancara yang dilakukan ialah wawancara terstruktur. Wawancar terstruktur adalah jenis wawancara paling kaku. Wawancara ini berangkat dari serangkaian pertanyaan yang telah disiapkan dan dinyatakan menurut urutan yang telah ditentukan.7 Pengumpulan data melalui wawancara ini dilakukan oleh peneliti dengan mewawancarai peserta didik, guru pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas XI-2 IPS, dan kepala sekolah SMA Al Hasra karena terlibat langsung dalam proses pembelajaran secara online dengan subjek penelitian. Wawancara dengan peserta didik, guru pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia, Kepala Sekolah, dan Wali Murid ini dilakukan setelah proses pembelajaran online selesai.

Tabel 3.1

Form Wawancara dengan Peserta Didik Nama Peserta Didik :

Kelas : Asal Sekolah :

No Daftar Pertanyaan

6 Mahmud, Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: Pustaka Setia, 2011), h. 173 7 Suawartono, Op.cit., h, 51.

1 Bagaimana pembelajaran di sekolah anda sebelum pemberlakukan belajar secara jarak jauh?

2 Sejak kapan pembelajaran jarak jauh dilakukan di sekolah Anda? 3 Apakah kegiatan belajar mengajar pada pelajaran jarak jauh sama

saja dilakukan dengan kegiatan belajar mengajar di dalam kelas? 4 Apakah waktu mulai pelajaran jarak jauh dan waktu selesai

pelajaran jarak jauh sama dengan waktu belajar di dalam kelas? 5 Alat pembelajaran apa saja yang digunakan untuk berkomunikasi

selama pelajaran jarak jauh?

6 Media online apa saja yang digunakan ketika pembelajaran Bahasa Indonesia berlangsung?

7 Kendala apa yang terjadi ketika anda menggunakan media Whatsapp Group?

8 Kendala apa yang terjadi ketika anda menggunakan media Google Classroom?

9 Kendala apa yang terjadi ketika anda menggunakan media Zoom Meeting?

10 Tahukah Anda bagaimana cara menggunakan aplikasi Zoom Meeting?

11 Apakah Anda mahir dalam menggunakan semua yang ada di dalam aplikasi Zoom Meeting?

12 Jika belum apakah guru memberikan penjelasan cara penggunaan aplikasi Zoom Meeting?

13 Apakah menggunakan media online dapat membuat anda fokus dengan materi B9hasa Indonesia?

14 Apakah menggunakan media online dapat membuat Anda lebih kreatif dalam materi Bahasa Indonesia?

15 Apakah menggunakan media online dapat membuat lebih Anda mandiri dalam belajar Bahasa Indonesia?

dalam belajar Bahasa Indonesia?

17 Apakah menggunakan media online dapat meningkatkan literasi dalam diri anda?

18 Apakah menggunakan media online dapat meningkatkan nilai Bahasa Indonesia?

19 Menurut Anda pelajaran Bahasa Indonesia cocok menggunakan media online?

20 Apakah Anda lebih sering telat mengumpulkan tugas waktu belajar di dalam kelas atau belajar secara online?

Yang diwawancarai Pewawancara

Peserta Didik Peneliti

Tabel 3. 2

Form Wawancara dengan Guru Pengampu Bahasa Indonesia Nama :

Usia : Mata Pelajaran :

No Daftar Pertanyaan

1 Sejak kapan dilakukan pembelajaran jarak jauh di sekolah Bapak? 2 Apakah sekolah memberikan fasilitas yang memadai untuk

pembelajaran jarak jauh?

3 Adakah kegiatan yang masih dilakukan di lingkungan sekolah? 4 Apakah kegiatan belajar mengajar berjalan seperti biasanya? 5 Apakah selama pelajaran jarak jauh anak-anak selalu hadir tepat

waktu dalam kelas pelajaran Bahasa Indonesia?

6 Apakah mengajar secara online dapat membuat Bapak mudah menyampaikan materi Bahasa Indonesia?

7 Alat pembelajaran apa saja yang biasa Bapak gunakan dalam berlangsungnya pelajaran jarak jauh?

8 Media online apa saja yang biasa Bapak gunakan?

9 Apakah bapak mengalami kesulitan dalam mengaplikasikan media online untuk proses mengajar?

10 Apakah pelajaran jarak jauh memudahkan bapak dalam menyampaikan materi?

11 Apakah menggunakan media online dapat meningkatkan pemahaman peserta didik dalam belajar Bahasa Indonesia? 12 Apakah dengan media online dapat meningkatkan literasi pada

peserta didik dalam belajar Bahasa Indonesia?

13 Apakah dengan media online dapat meningkatkan nilai para peserta didik dalam belajar Bahasa Indonesia?

14 Apakah dengan media online dapat meningkatkan kreativitas anak dalam belajar Bahasa Indonesia?

15 Menurut Bapak media online cocok untuk materi Bahasa Indonesia? 16 Apakah selama pelajaran jarak jauh peserta didik selalu tepat waktu

dalam mengumpulkan tugas?

17 Apakah banyak keluhan dari peserta didik selama proses pembelajaran jarak jauh pada materi Bahasa Indonesia?

18 Apakah selama belajar online mata pelajaran Bahasa Indonesia jumlah peserat didik yang tidak hadir semakin meningkat? 19 Apakah belajar online dapat membuat peserta didik aktif selama

proses pembelajaran?

20 Manakah yang lebih sulit mengontrol anak belajar secara langsung tatap muka di dalam kelas atau belajar secara jarak jauh dengan menggunakan media online?

Yang diwancarai Pewawancara

Tabel 3.3

Form Wawancara dengan Kepala Sekolah Nama Kepala Sekolah :

Usia : Lama Menjabat :

No Daftar Pertanyaan

1 Sudah berapa lama Bapak menjadi kepala sekolah di sekolah Al hasra?

2 Sejak kapan pelajaran jarak jauh di terapkan di sekolah Al hasra? 3 Apakah selama pandemi ada kesulitan dalam berkordinasi dengan

para staf dan guru?

4 Apakah sekolah benar-benar melakukan semua kegiatan secara online atau masih ada beberapa kegiatan yang dilakukan disekolah? 5 Jika masih ada kegiatan pihak sekolah benar-benar menerapkan

protokol kesehatan?

6 Apakah dari pihak wali murid banyak yang protes terhadap sekolah selama pembelajaran jarak jauh?

7 Manakah yang lebih sulit mengontrol berkegiatan belajar disekolah atau pembelajaran jarak jauh?

8 Apakah sekolah membuat kegiatan sosialisasi kepada guru cara bagaiamana penggunaan media online pada pembelajaran jarak jauh?

9 Apakah sekolah memfasilitasi kuota selama proses pembelajaran jarak jauh berlangsung?

10 Apakah ada pengurangan kegiatan sekolah selama pandemi Covid-19

Kepala Sekolah Peneliti

Tabel 3.4

Form Wawancara dengan Wali Murid 1)

Nama : Usia : Pekerjaan :

No Daftar Pertanyaan

1 Berapa jumlah anak Bapak/Ibu yang bersekolah?

2 Sejak kapan pembelajaran jarak jauh di terapkan di sekolah Al hasra?

3 Apa kegiatan Bapak/Ibu selam pandemi Covid-19? 4 Apakah Bapak/Ibu bekerja secara online juga?

5 Jika bekerja apakah selama pandemi ada kesulitan dalam mengontrol pekerjaan dan belajar anak di rumah?

6 Bagaimana motivasi anak ketika belajar di rumah secara online? 7 Manakah yang lebih sulit dalam membangunkan anak setiap hari

ketika pembelajaran jarak jauh di mulai atau berangkat belajarke sekolah?

8 Apakah anak Bapak/Ibu aktif dalam belajar dan mengerjakan tugas?

9 Apakah selama proses belajar dirumah Bapak/Ibu lebih mengetahui bagaimana perkembangan anak dalam belajar?

10 Apakah Bapak/Ibu memberikan fasilitas selam anak belajar di rumah?

Wali Murid Peneliti

3. Dokumentasi

Dokumentasi berasal dari kata dokumen yang artinya barang tertulis. Peneliti menyelidiki benda-benda tertulis seperti buku-buku, majalah, dokumen, peraturan-peraturan, catatan harian, dan sebagainya dalam pelaksanaan metode dokumentasi.8 Hasil penelitian dari observasi atau wawancara, akan lebih kredibel/dapat di percaya kalau didukung oleh sejarah pribadi kehidupan di masa kecil, di sekolah, di tempat kerja, di masyarakat, dan auotobiografi. Hasil penelitian juga akan semakin kredibel apabila didukung oleh foto-foto atau karya tulis akademik dan seni yang telah ada.9

Data berbentuk dokumen pada penelitian ini adalah berupa pertanyaan dari hasil pembelajaran secara online dengan menggunakan media sosial

Whatsapp Group, Zoom Meeting, Google Classroom dan foto kegiatan

pembelajaran secara online pada kelas XI-2 IPS SMA Al hasra pada saat proses penelitian.

Oleh karen itu, peneliti menyajikan dokumen berupa screanshoot hasil foto pembelajaran jarak jauh dengan aplikasi google classroom, whatsapp

group, dan Zoom Meeting. Beberapa hasil dokumentasi lainnya yaitu

berupa rekam suara hasil wawancara dan foto hasil wawancara.

Proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dibutuhkan dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Mendeskripsikan semua hal yang berkaitan sehingga dapat membuat

8 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta: PT Rineka Cipta, 2002), h.135.

kesimpulan yang mudah dipahami penulis maupun pembaca hasil dari penelitian ini. Triangulasi dalam pengujian kredibilitas diartikan sebagai pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai cara dan berbagai waktu.

Dokumen terkait