A. Jenis Kertas, Spasi dan Margin
1. Jenis kertas yang digunakan dalam pembuatan proposal dan skripsi adalah A4.
2. Spasi, meliputi: bab ke sub bab menggunakan spasi 3, antar sub bab dengan sub bab menggunakan spasi 2.5 dan pada isi sub bab menggunakan spasi 2.
3. Margin yang digunakan adalah margin 4 pada bagian kiri, margin 3 pada bagian kanan, margin 4 pada bagian atas dan margin 3 pada bagian bawah.
B. Penomoran Bab serta sub bab
1. Bab dinomori dengan menggunakan angka romawi. (I,II,III) 2. Sub bab dinomori dengan cara menuliskan : A,B,C
3. Selanjutnya:
1, 2, 3 untuk seksi
a, b, c untuk anak seksi
1), 2), 3) untuk Pasal
a), b),c) untuk Anak Pasal
(1), (2), (3) untuk Ayat
23
4. Penulisan nomor dan judul bab di tengah dengan menggunakan huruf besar, ukuran font 14, tebal, spasi antara bab dengan sub bab adalah 3.
5. Penulisan nomor dan judul sub bab dimulai di sebelah kiri, dituliskan dengan huruf besar, ukuran font 12, tebal.
C. Penulisan Bilangan
Tata tulis bilangan merupakan sesuatu yang rumit namun ada beberapa pedoman penulisan bilangan, misalnya:
1. Lambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf, kecuali jika beberapa lambang bilangan dipakai secara berurutan.
2. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan huruf. Jika perlu, susunan kalimat diubah sehingga bilangan yang tidak dinyatakan dengan satu atau dua kata, tidak terdapat lagi pada awal kalimat. 3. Angka yang menunjukkan bilangan bulat yang besar dapat dieja
sebagian supaya lebih mudah dibawa (misalnya Rp. 5 juta).
4. Bilangan tidak perlu ditulis dengan angka dan huruf sekaligus dalam teks, kecuali di dalam dokumen resmi seperti akte dan kuitansi.
D. Penomoran halaman
1. Bagian awal, nomor halaman ditulis dengan angka romawi huruf kecil (i,ii,iii, dst). Posisi di tengah bawah (2cm dari bawah). Khusus untuk lembar judul dan lembar pengesahan, nomor halaman tidak perlu diketik, tetapi tetap dihitung.
2. Bagian pokok, nomor halaman ditulis dengan angka latin. Halaman pertama dari bab pertama adalah halaman nomor satu. Peletakan nomor halaman untuk setiap awal bab di bagian bawah tengah, sedangkan halaman lainnya dipojok kanan atas.
E. Judul dan Nomor Gambar/Grafik/Tabel
1. Judul gambar/grafik/tabel diketik di bagian atas tengah dari gambar/tabel/grafik, tebal, font 12, 1 spasi.
2. Penomoran gambar/grafik/tabel tergantung pada bab bersangkutan, contoh : tabel 3.1 Daftar Harga, hal ini berarti tabel pertama yang terdapat pada bab III.Susunan penulisannya diurutkan dengan menempatkan nomor tabel ditengah atas tabel. Lalu dibawahnya dituliskan nama tabel dengan jarak 1 spasi, contoh:
Tabel 3.1 Daftar Harga Produk
25
3. Pada bagian kiri bawah gambar/tabel tersebut dicantumkan sumber dari gambar/tabel, font 10.
4. Tabel tidak boleh dipenggal, jika terpaksa karena memang panjang, maka pada halaman lanjutan dicantumkan “Lanjutan Tabel” diikuti nomor tabel tanpa disertai judul lagi, namun nama-nama kolom tabel tetap dituliskan kembali.
5. Jika tabel lebih lebar daripada ukuran lebar naskah, sehingga harus dibuat memanjang, maka bagian atas tabel diletakkan disebelah kiri atau sisi jilid.
6. Tabel yang lebih dari 2 halaman atau harus dilipat ditempatkan pada halaman lampiran.
F. Penulisan Naskah
Naskah dari setiap bab, pengetikannya dilakukan dengan menggunakan font Arial ukuran 12. Dengan bentuk penulisan Semi
Block Style
Contoh:
--- --- ---
G. Penulisan Kutipan 1. Mengutip di awal
Sebagai contoh nama penulis adalah Drs. Indriyo Gitosudarmo.
Gitosudarmo (2009:16) menyatakan bahwa persepsi adalah suatu proses memperhatikan dan menyeleksi, mengorganisasikan dan menafsirkan stimulus lingkungan.
2. Mengutip di akhir
Sebagai contoh nama penulis adalah Drs. Indriyo Gitosudarmo.
Persepsi adalah suatu proses memperhatikan dan menyeleksi,
mengorganisasikan dan menafsirkan stimulus lingkungan
(Gitosudarmo, 2009:16). 3. Kutipan dari dua penulis
Sebagai contoh nama penulis adalah Drs. Indriyo Gitosudarmo dan Drs. I Nyoman Sudita, MM.
Gitosudarmo dan Sudita (2009:16) mendefinisikan bahwa persepsi
adalah suatu proses memperhatikan dan menyeleksi,
mengorganisasikan dan menafsirkan stimulus lingkungan. 4. Kutipan lebih dari dua penulis
Gitosudarmo, dkk. (2009:16) mendefinisikan bahwa persepsi adalah suatu proses memperhatikan dan menyeleksi, mengorganisasikan dan menafsirkan stimulus lingkungan.
27
H. Penulisan Daftar Pustaka
1. Ditulis berdasarkan referensi pada bagian pokok tulisan ilmiah dengan menggunakan urutan nama berdasarkan alfabetik. Pengurutan diperhatikan tidak hanya pada huruf depannya saja, akan tetapi huruf kedua atau ketiga perlu juga diperhatikan.
2. Nama pengarang ditulis dengan format: nama keluarga + nama depan (gelar tidak perlu disebutkan)
3. Setiap pustaka diketik dengan jarak 1 spasi (rata kiri), tetapi antara satu pustaka dengan pustaka lainnya diberi jarak 2 spasi.
4. Bila terdapat lebih dari tiga pengarang, cukup ditulis pengarang pertama saja dengan tambahan ‘et al’
5. Penulisan daftar pustaka tergantung jenis informasinya yang secara umum memiliki urutan sebagai berikut:
NamaPengarang, tahun penerbitan, judul karangan
(digarisbawahi/tebal/miring) Edisi, Kota Penerbit, Nama Penerbit. 6. Apabila seorang pengarang menulis dua atau lebih keterangan dalam
tahun penerbitan yang berbeda, maka daftar pustaka disusun menurut urutan waktu (tahun).
7. Tidak perlu mencantumkan sumber referensi yang tidak pernah dibaca oleh penulis. Bila penulis mengutip dari sebuah buku dan buku tersebut mengutip dari buku lain, maka yang dicantumkan dalam daftar pustaka adalah buku yang langsung dibaca oleh penulis.
8. Bahan bacaan yang tidak dituliskan dalam tinjauan pustaka dan dalam menyusun skripsi tidak perlu dimasukkan dalam daftar pustaka.
I. Penulisan Urutan Pengarang
1). Satu Pengarang
a) Budiono, 1992. Teori Pertumbuhan Ekonomi, Yogyakarta : Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada.
b) Friedman, 1990. M. Capitalism and Freedom, Chicago : University of Chicago Press.
2). Dua Pengarang
a) Cohen, Moris R., and Ernest Nagel, 1939. An Introduction to
Logic and Scientific Method, New York : Harcourt.
b) Nasution, A. H. dan Barizi, 1990. Metode Statistika, Jakarta : PT. Gramedia.
3). Tiga Pengarang
Heidjrahman R, Sukanto R,. dan Irawan, 1980. Pengantar Ekonomi
Perusahaan, Yogyakarta : Bagian penerbitan Fakultas Ekonomi
UGM.
4).Lebih dari Tiga Pengarang
Sukanto R., et.al, 1982. Business Forecasting, Yogyakarta : Bagian Penerbitan Fakultas Ekonomi UGM.
29
5). Pengarang Sama
a) Djarwanto Ps, 1982. Statistik Sosial Ekonomi, Yogyakarta : Bagian Penerbitan Fakultas Ekonomi UGM.
b) ---, 1982. Pengantar Akuntansi, Yogyakarta : Bagian Penerbitan UGM.
6). Buku Terjemahan, Saduran atau Suntingan
Herman Wibowo (Penterjemah), 1993. Analisis Laporan
Keuangan, Jakarta : PT.Erlangga. 7). Jurnal atau Bulletin
Insukrindo dan Aliman, 1999. “Pemilihan dan Bentuk Fungsi
Empirik: Studi Kasus Permintaan Uang Kartal Riil di Indonesia”,
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, Vol 14 no.4 : 49-61.
J. Lampiran
Lampiran ini berisi data, gambar, tabel atau analisis dan lain-lain yang karena terlalu banyak, sehingga tidak mungkin untuk dimasukkan kedalam bab-bab sebelumnya.
Contoh Format Halaman Judul Proposal dan Skripsi