BAB III PERMASALAHN ISU-ISU STRATEGIS BIRO BINA MENTAL
3.3. Telaahan Renstra K/L dan Renstra
3.4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis
3.5 Penentuan Isu-isu Strategis
BAB IV TUJUAN DAN SASARAN
4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah
BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN
BAB VII KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN BAB VIII PENUTUP
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat 7
BAB II
GAMBARAN PELAYANAN BIRO BINA MENTAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT
2.1 TUGAS, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI BIRO BINA MENTAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT
Pelayanan yang diberikan oleh Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat sebagai OPD yang berada dibawah Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat, pada pelaksanaannya berpedoman pada Tugas Pokok dan Fungsi Biro sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Sumatera Barat dan Peraturan Gubernur No 68 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat.
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat yang merupakan salah satu dari Biro dibawah Sekretariat Daerah mempunyai tugas pokok
menyelenggarakan perumusan bahan kebijakan umum dan
Pengoordinasian, fasilitasi, pelaporan serta evaluasi Bina Mental, Pengembangan Generasi Muda dan Tata Usaha serta kesejahteraan Rakyat.
Sedangkan fungsinya adalah sebagai berikut :
1. Penyelenggaraan perumusan bahan kebijakan umum bina mental, pengembangan generasi muda dan tata usaha serta kesejahteraan rakyat; 2. Penyelenggaraan pengoordinasi dan fasilitasi bina mental, pengembangan
generasi muda dan tata usaha serta kesejahteraan rakyat; dan
3. Penyelenggaraan pelaporan dan evaluasi bina mental, pengembangan generasi muda dan tata usaha serta kesejahteraan rakyat.
Sedangkan rician tugas Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat dapat diuraikan sebagai berikut :
1 Menyelenggarakan perumusan dan penetapan program kerja Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat;
2 Menyelenggarakan perumusan bahan kebijakan umum bina mental, pengembangan generasi muda dan tata usaha serta kesejahteraan rakyat; 3 Menyelenggarakan pengoordinasi da fasilitasi bina mental;
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat 8
4 Menyelenggarakan pengoordinasi dan fasilitasi pengembangan generasi muda dan tata usaha;
5 Menyelenggarakan pengoordinasi dan fasilitasi kesejahteraan rakyat
6 Menyelenggarakantelaahan ataf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
7 Menyelenggarakan ketatausahaan biro;
8 Menyelenggarakan pelaporan dan evaluasi pelayanan bina mental, pengembangan generasi muda dan tata usaha serta kesejahteraan rakyat; 9 Menyelenggarakan pengoordinasi dengan unit kerja terkait; dan
10 menyelenggarakan tugas kedinasan lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, Biro Bina Mental dan Kesra dibagi dalam beberapa bagian dan sub bagian yang terdiri dari :
1. Bagian Pengembangan Generasi Muda dan Tata Usaha, yang terdiri atas : 1.1. Sub Bagian Tata Usaha
1.2. Sub Bagian Pengembangan Generasi Muda 1.3. Sub Bagian Data dan Pelaporan
2. Bagian Bina Mental, yang terdiri atas :
2.1. Sub Bagian Bina Pendidikan Non Formal Keagamaan 2.2. Sub Bagian Bina Kehidupan Sosial dan Agama 2.3. Sub Bagian Bina Kelembagaan Agama
3. Bagian Kesejahteraan Rakyat, yang terdiri atas : 3.1. Sub Bagian Kesejahteraan Sosial
3.2. Sub Bagian Penanganan Masalah Sosial dan Dampak Bencana 3.3. Sub Bagian Kesehatan dan Pendidikan
Sebagai ilustrasi dapat ditampilkan bagan struktur organisasi Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat secara lengkap seperti gambar 2.1 berikut
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat 9
BAGAN 2.1
STRUKTUR ORGANISASI BIRO BINA MENTAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SUMATERA BARAT
2.2 SUMBER DAYA BIRO BINA MENTAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT
Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi harus didukung oleh bagaimana kesiapan kondisi Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat di dalam, yang dapat berupa unsur-unsur seperti sarana dan prasarana, potensi atau SDM personil yang ada, juga kebijakan yang dilahirkan. Pada intinya unsur atau komponen tersebut saling sinergi satu sama lain untuk mencapai tujuan dan sasaran.
Berikut disampaikan data sumber daya dan aset Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat saat ini:
BIRO
BINA MENTAL DAN KESRA
BAGIAN KESEJAHTERAAN RAKYAT SUB BAGIAN KESEHATAN DAN PENDIDIKAN SUB BAGIAN KESEJAHTERAAN SOSIAL SUB BAGIAN PENANGANAN MASALAH SOSIAL DAN DAMPAK BENCANA SUB BAGIAN PENGEMBANGAN GENERASI MUDA SUB BAGIAN DATA DAN PELAPORAN SUB BAGIAN TATA USAHA BAGIAN PENGEMBANGAN GENERASI MUDA DAN TATA USAHA
SUB BAGIAN BINA KEHIDUPAN SOSIAL DAN AGAMA
SUB BAGIAN KELEMBAGAAN AGAMA SUB BAGIAN BINA PENDIDIKAN NON FORMAL KEAGAMAAN BAGIAN BINA MENTAL
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat 10
2.2.1 Sumber Daya Manusia
Sumber Daya Manusia Aparatur Biro Bina Sosial Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat per Desember 2016 yang menjadi pelaksana tugas pokok dan fungsi Biro Bina Sosial berjumlah 61 orang. Komposisi pegawai tersebut terdiri dari 59 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 2 Orang Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan di uraikan berdasarkan jenis kelamin terdiri dari 32 orang (52.46%) laki-laki dan 29 orang (47.54) perempuan. Dari data tersebut dapat dikatakan antara jumlah pegawai laki-laki dan perempuan hampir seimbang dan hal ini tidak berpengaruh secara signifikan terhadap lingkungan dan budaya kerja serta kinerjanya. sedangkan untuk rincian menurut Golongan dan Pendidikan dapat dilihat pada tabel 2.2 berikut ini:
TABEL 2.2.1
RINCIAN PNS BIRO BINA MENTAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT SETDA PROV. SUMBAR
NO TINGKAT PENDIDIKAN JUMLAH PERSENTASE
1 SLTP - 0%
2 SLTA 22 36%
3 DIPLOMA III/D-3 6 10%
4 STRATA 1 23 38%
5 STRATA 2 10 16%
6 STRATA 3 - 0%
JUMLAH 61 100%
Tabel. 2.2.2
Daftar Golongan Pegawai
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat Setda Prov. Sumbar
NO GOLONGAN JUMLAH PERSENTASE
1 Golongan I 0 0%
2 Golongan II 9 14,75%
3 Golongan III 42 68,85%
4 Golongan IV 8 13,12%
5 PTT 2 3,28%
J u m l a h 61
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat 11
2.2.2 Aset
Aset yang dimiliki untuk pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat merupakan peralatan dan perlengkapan kantor yang dapat dilihat pada tabel 2.2.2 beriku ini :
TABEL 2.2.2
SARANA DAN PRASARANA BIRO BINA MENTAL DAN KESRA PER 30 Juni 2016 No. Urut SPESIFIKASI BARANG Satuan Keadaan Barang (B/KB/RB) JUMLAH KETERANGAN
Nama/Jenis Barang Barang HARGA (Rp)
1 4 12 13 14 15 16
1 Mesin Tik Buah B 1 374,000 PGM & TU
2 Mesin Tik Buah B 1 374,000 PGM & TU
3 Mesin Tik Buah B 2 749,000 Bintal
4 Mesin Tik Buah B 1 3,675,000 PGM & TU
5 Mesin Tik Buah B 1 3,675,000 Bintal
6 Mesin Pemotong/
Penghancur Kertas Buah B 1 3,970,000 PGM & TU
7 Lemari TV Buah B 1 760,000 PGM & TU
8 Lemari Rak Kaca Buah B 1 9,955,200 Ka.Biro
9 Lemari Arsip Buah B 5 32,037,500 PGM & TU
10 Lemari Arsip Buah B 3 19,222,500 Bintal
11 Lemari Arsip Buah B 3 19,222,500 Kesra
12 Lemari Arsip Buah B 2 12,815,000 Budaya
13 Lemari Arsip Buah B 1 6,090,000 PGM & TU
14 Lemari Arsip Buah B 3 18,270,000 Bintal
15 Lemari Arsip Buah B 1 6,090,000 Kesra
16 Lemari Arsip Unit B 2 13,300,000 Kesra
17 Lemari Pajangan Unit B 2 39,100,000 Kesra
18 Filling Cabinet Buah B 1 406,000 PGM & TU
19 Filling Cabinet Buah B 4 7,673,600 PGM & TU
20 Filling Cabinet Buah B 1 1,918,400 Bintal
21 Filling Cabinet Buah B 1 5,621,000 PGM & TU
22 Filling Cabinet Buah B 1 5,621,000 Bintal
23 Filling Cabinet Buah B 1 5,621,000 Kesra
24 Filling Cabinet Buah B 1 5,621,000 Budaya
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat 12
26 AC / Alat Pendingin Unit B 4 29,400,000 Bintal
27 Genset Buah B 1 89,700,000 Bintal
28 AC / Alat Pendingin Unit B 1 21,500,000 Kesra
29 Komputer PC Unit B 1 7,487,000 Kesra
30 Komputer PC Unit B 1 3,743,000 Bintal
31 Komputer PC Buah B 1 7,000,000 Bintal
32 Komputer PC Unit B 2 26,400,000 PGM & TU
33 Komputer PC Unit B 2 19,600,000 Bintal
34 Komputer PC Unit B 2 19,600,000 Kesra
35 Komputer PC Unit B 2 23,900,000 Bintal
36 Komputer PC Unit KB 1 11,950,000 PGM & TU
37 Komputer PC Unit B 1 14,750,000 PGM & TU
38 Komputer PC Unit B 1 14,750,000 Kesra
39 Komputer PC Unit B 1 14,750,000 Kesra
40 Komputer Notebook Unit B 1 10,000,000 Kesra
41 Komputer Notebook Unit B 2 20,000,000 Bintal
42 Komputer Notebook Buah B 1 14,300,000 PGM & TU
43 Komputer Notebook Buah B 1 10,550,000 TU
44 Komputer Notebook Buah B 1 16,500,000 Bintal
46 Komputer Notebook Buah B 1 8,680,000 PGM & TU
47 Komputer Notebook Buah B 1 8,250,000 Kesra
48 Komputer Notebook Unit B 2 32,700,000 PGM & TU
49 Komputer Notebook Unit B 1 9,460,000 PGM & TU
50 Komputer Notebook Unit B 1 9,460,000 PGM & TU
51 Komputer Notebook Unit B 1 9,460,000 PGM & TU
52 Komputer Notebook Unit B 1 9,460,000 Budaya
53 Komputer Notebook Unit B 1 9,460,000 Bintal
54 Komputer Notebook Unit B 1 9,200,000 PGM & TU
55 Komputer Notebook Unit B 1 9,200,000 Bintal
56 Komputer Notebook Unit B 1 9,200,000 Bintal
57 Komputer Notebook Unit B 1 9,200,000 Bintal
58 Komputer Notebook Unit B 1 9,200,000 PGM & TU
59 Komputer Notebook Unit B 1 9,850,000 Bag. Bintal
60 Komputer Notebook Unit B 1 9,850,000 Kesra
61 Komputer Notebook Unit B 1 9,850,000 Kesra
62 Printer Buah B 1 950,000 PGM & TU
63 Printer Buah B 1 925,000 PGM & TU
64 Printer Buah B 1 1,050,000 Kesra
66 Printer Unit B 1 4,380,000 PGM & TU
68 Printer Unit B 1 1,450,000 PGM & TU
69 Printer Unit B 1 1,300,000 PGM & TU
70 Printer Unit B 2 2,600,000 Bintal
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat 13
73 Printer Unit B 1 1,950,000 Ka.Biro
74 Printer Unit B 1 1,950,000 Kesra
75 Printer Unit B 1 1,950,000 Kesra
76 Printer Unit B 1 1,950,000 Kesra
77 Printer Unit B 1 1,950,000 Kesra
78 Hardisk Eksternal Unit B 3 2,826,000 PGM & TU
79 Brangkas Buah B 1 27,300,000 PGM & TU
80 Meja Tulis Buah B 5 1,966,000 Kesra
81 Meja Tulis Buah B 5 1,966,000 Bintal
82 Meja Kerja Eselon IV Buah B 1 749,000 PGM & TU
83 Meja Kerja Buah B 3 243,600 PGM & TU
84 Meja Kerja Buah B 1 2,311,000 PGM & TU
85 Meja Kerja Eselon IV Buah B 2 154,000 Kesra
86 Meja Kerja Buah B 1 439,000 PGM & TU
87 Meja Kerja Buah B 3 1,156,000 Budaya
88 Meja Kerja Eselon III Unit B 1 5,461,500 PGM & TU
89 Meja Kerja Eselon III Unit B 1 5,461,500 PGM & TU
90 Meja Kerja Eselon III Unit B 1 5,461,500 Budaya
91 Meja Kerja Eselon III Unit B 1 5,461,500 Bintal
92 Meja Kerja Eselon III Unit B 1 5,461,500 Kesra
93 Meja Kerja Eselon IV Unit B 1 5,461,500 PGM & TU
94 Meja Kerja Eselon IV Unit B 1 5,461,500 Budaya
95 Meja Kerja Eselon IV Unit B 1 5,461,500 Kesra
96 Meja Kerja Eselon IV Unit B 1 5,461,500 Bintal
97 Meja Kerja Eselon II Unit B 1 11,666,325 Ka. Biro
98 Meja Kerja Eselon III Unit B 1 7,788,000 Budaya
99 Meja Kerja Eselon III Unit B 1 7,788,000 Kesra
100 Meja Kerja Eselon III Unit B 1 7,788,000 PGM & TU
101 Meja Kerja Eselon IV Unit B 1 7,299,600 Kesra
102 Meja Kerja Eselon IV Unit B 1 7,299,600 Bintal
103 Meja Kerja Eselon IV Unit B 1 7,299,600 PGM & TU
104 Meja Kerja Eselon IV Buah B 2 7,300,000 Kesra
105 Meja Rapat Undangan Unit B 10 39,284,000 PGM & TU
106 Sofa Unit B 1 19,432,600 PGM & TU
108 Kursi Kerja Eselon II Unit B 1 7,766,000 Ka.Biro
109 Kursi Kerja Eselon III Unit B 1 6,006,000 Bintal
110 Kursi Kerja Eselon III Unit B 1 6,006,000 PGM & TU
111 Kursi Kerja Eselon III Unit B 1 6,006,000 Budaya
112 Kursi Kerja Eselon III Unit B 1 6,006,000 Kesra
113 Kursi Kerja Eselon IV Unit B 1 4,752,000 PGM & TU
114 Kursi Kerja Eselon IV Unit B 1 4,752,000 Kesra
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat 14
116 Kursi Menghadap Es II Unit B 2 10,626,000 PGM & TU
117 Kursi Kerja Unit B 4 2,960,000 PGM & TU
118 Kursi Kerja Unit B 6 4,440,000 Bintal
119 Kursi rapat Undangan Unit B 25 29,975,000 PGM & TU
120 Kursi Rapat Pimpinan buah B 2 3,920,200 PGM & TU
121 Handycam Unit B 1 8,500,000 PGM & TU
122 Proyektor Unit B 1 22,600,000 PGM & TU
123 Proyektor/Infokus Unit B 1 16,400,000 Kesra
124 Infokus Buah B 1 24,090,000 Kesra
125 Televisi Buah B 1 2,822,000
126 Televisi Unit B 3 29,100,000 Kesra, Bintal, KA Biro
2.3 KINERJA PELAYANAN BIRO BINA MENTAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat, selain melaksanakan tugas dan fungsinya (Tupoksi) sesuai dengan urusan yang menjadi kewenangan, juga urusan lain yang menunjang kebijakan Gubernur dalam bidang sosial, budaya, agama, kesehatan dan pendidikan serta kepemudaan.
Implementasi dan aplikasi dari Tupoksi tersebut diwujudkan kedalam program dan kegiatan yang secara umum berorientasi kepada tercapainya target realisasi kegiatan penyelenggaraan kesejahteraan masyarakat, kebudayaan, pembinaan pemuda dan olahraga serta agama.
Menuju arah yang diinginkan tersebut di atas, Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat melaksanakan koordinasi, interaksi dengan OPD dan Stakeholders terkait. Koordinasi dan interaksi dapat berupa pelayanan dalam bentuk melakukan pembinaan, pengendalian dan memfasilitasi jalannya kegiatan yang dikelola oleh Stakeholders tersebut. Selain itu program dan kegiatan yang dikelola OPD dan Stakeholders terkait agar mencapai sasaran, Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat juga melaksanakan pelaporan dan evaluasi sebagai bentuk tanggungjawab kepada Gubenur.
Mencapai hal tersebut di atas perlu didukung oleh kondisi internal Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat yang solit, hal ini mengingat
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat 15
penyelenggaraan tugas selain faktor yang berasal dari dalam sendiri. Untuk itu Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat akan lebih memperhatikan efisiensi dan efektifitas serta disiplin kerja untuk menuju keberhasilan pencapaian kinerja. Selain itu juga perlu didukung oleh :
1. Peningkatan kualitas Sumberdaya Manusia;
2. Membentuk pola pikir dan budaya kerja pada organisasi;
3. Perlu adanya komitmen yang kuat dengan OPD dan Stakeholders dalam pelaksanaan kegiatan yang saling bersinergi;
4. Perlunya meningkatkan sarana dan prasarana pendukung kerja.
2.4 TANTANGAN DAN PELUANG PENGEMBANGAN PELAYANAN BIRO BINA MENTAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT
Sesuai tugas pokok dang fungsi Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat, banyak hal dapat diaplikasikan untuk melakukan pengendalian, pembinaan serta pengawasan terhadap pelaksanaan penyelenggaraan kesejahteraan masyarakat, kebudayaan, pembinaan pemuda dan olahraga serta agama. Namun di dalam pelaksanaannya untuk mencapai keberhasilan pembangunan secara optimal tidaklah mudah, ada banyak tantangan yang mesti dihadapi, baik dengan OPD pelaksana kegiatan, juga berasal dari masyarakat.
Dari tantangan yang ada, sebagai perpanjangan tangan Kepala Daerah (Gubernur), Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat tidak akan terpaku hanya pada tantangan belaka, tapi tetap eksis dengan membuka peluang melakukan pengembangan pelayanan.
Adapun tantangan dan peluang pengembangan pelayanan dari organisasi adalah sebagai berikut :
Tantangan
1. Besarnya tuntutan masyarakat akan peran pemerintah daerah untuk menyelesaikan masalah-masalah kesejahteraan masyarakat, kebudayaan, pembinaan pemuda dan olahraga serta agama yang belum diikuti dengan peningkatan kemampuan pemerintah daerah untuk melakukan pembinaan dan pelayanan secara optimal,
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat 16
disebabkan oleh berbagai kendala dan keterbatasan sumberdaya yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah, baik dari segi pembiayaan, sarana dan prasarana maupun sumberdaya manusia.
2. Penanganan terhadap berbagai masalah kesejahteraan masyarakat, kebudayaan, pembinaan pemuda dan olahraga serta agama yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, perlu diselenggarakan secara konprehensif, melalui sinergi berbagai program pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat aktif.
3. Memfasilitasi untuk mencari solusi permasalahan yang ada antara OPD dengan OPD di Provinsi, antara Provinsi dengan Kabupaten/Kota, antara OPD dengan masyarakat;
Peluang Pengembangan Pelayanan
1. Meningkatkan kompetensi organisasi dengan menyertakan para personil mengikuti pelatihan teknis dan fungsional serta pelatihan khusus yang mendukung tupoksi organisasi.
2. Meningkatkan koordinasi dan konsultasi program/kegiatan baik dalam lingkup Pemerintah Pro vinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota maupun dengan Pemerintah Pusat.
3.
Melakukan pengawasan secara berkala terhadap pelaksanaan program/kegiatan yang sangat diprioritaskan bagi masyarakat dan sangat berpotensi terjadinya permasalahan.
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera
Barat 17
BAB III
PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS BIRO BINA MENTAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT
Dalam rangka menentukan Strategi yang digunakan untuk mencapai tujuan diperlukan analisis isu-isu strategis yang juga ditujukan untuk lebih menjamin efektifitas dan manfaat dari berbagai program pembangunan yang dirumuskan Tahun 2016-2021, salah satu langkah antisipatif yang dibutuhkan adalah mengidentifikasi isu-isu strategis pembangunan jangka menengah yang dihadapi Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat lima tahun kedepan.
3.1 IDENTIFIKASI PERMASALAHAN BERDASARKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI PELAYANAN BIRO BINA MENTAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT
Berdasarkan kondisi terkini dapat kami sampaikan permasalahan yang ada sesuai dengan tugas dan fungsi Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat yaitu :
1. Masih rendahnya pelaksanaan koordinasi bidang sosial, budaya, agama, kesehatan dan pendidikan serta kepemudaan baik antar instansi pemerintah maupun instansi non pemerintah.
2. Kurangnya fasilitasi sarana dan prasarana pembangunan bidang sosial, budaya, agama, kesehatan dan pendidikan serta kepemudaan.
3. Kurangnya koordinasi dan fasilitasi penyelenggaraan kesejahteraan sosial, budaya, agama, kesehatan dan pendidikan serta kepemudaan. 4. Kurangnya fasilitasi pengembangan organisasi bidang sosial, budaya,
agama, kesehatan dan pendidikan serta kepemudaan.
5. Kurang optimalnya pembinaan bidang sosial, budaya, agama, kesehatan dan pendidikan serta kepemudaan.
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera
Barat 18
3.2 TELAAHAN VISI, MISI, PROGRAM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH TERPILIH
Sesuai dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, maka visi pembangunan daerah jangka menengah Provinsi Sumatera Barat Tahun 2016-2021 adalah “Terwujudnya Masyarakat Sumatera Barat yang
Madani dan Sejahtera”.
Memperhatikan visi tersebut serta perubahan paradigma dan kondisi yang akan dihadapi pada masa yang akan datang, diharapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dapat lebih berperan dalam perubahan yang terjadi di lingkup nasional, regional, maupun global. Penjabaran makna dari Visi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat tersebut adalah sebagai berikut :
Madani : Sumatera Barat Madani adalah suatu masyarakat yang
berperadaban tinggi dan maju yang berbasis pada nilai-nilai, norma hukum, moral yang ditopang oleh keimanan. Masyarakat madani menghormati pluralistis, bersikap terbuka dan demokratis serta selalu bergotong royong menjaga kedaulatan negara. Dengan demikian, masyarakat madani tersebut pada dasarnya adalah masyarakat yang agamais yang ditandai oleh adanya keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat, jasmani dan rohani, lahir dan batin serta material dan sipiritual.
Sejahtera : Sumatera Barat Sejahtera merupakan suatu kondisi masyarakat
yang terpenuhi kebutuhan dasar seperti sandang, pangan, perumahan, air bersih, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, rasa aman dan perilaku atau ancaman tindak kekerasan fisik maupun non fisik, lingkungan hidup dan sumber daya alam, berpartisipasi dalam kehidupan sosial dan politik, mempunyai akses terhadap informasi serta hiburan; terciptanya hubungan antar masyarakat yang dinamis, saling menghargai, bantu membantu, saling pengertian, serta tersedianya prasarana dan sarana publik terkait dengan infrastruktur pelayanan publik, transparansi dan tekonologi yang mencukupi, nyaman dan terpeliharaan dengan baik.
Pemenuhan kebutuhan dasar rakyat bersifat dinamis, dari waktu ke waktu akan mengalami perubahan sesuai dengan aspirasi dan tuntutan yang
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera
Barat 19
memenuhi kebutuhan dasar harus terus menerus mengikuti dinamika perubahan, serta dibuka ruang yang seluas-luasnya untuk mencapai kemajuan dan perkembangan bagi kehidupan yang lebih baik secara berkesinambungan.
Untuk mewujudkan Visi Pembangunan Daerah ini didukung oleh Misi yang secara umum adalah merupakan upaya umum yang ditetapkan oleh masyarakat. Adapun Misi pembangunan daerah adalah sebagai berikut : 1. Meningkatkan tata kehidupan yang harmonis, agamais, beradat, dan
berbudaya berdasarkan falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”;
2. Meningkatkan tata pemerintahan yang baik, bersih dan profesional; 3. Mewujudkan sumberdaya manusia yang cerdas, sehat, beriman,
berkarakter, dan berkualitas tinggi;
4. Meningkatkan ekonomi masyarakat berbasis kerakyatan yang tangguh, produktif, dan berdaya saing regional dan global, dengan mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumberdaya pembangunan daerah;
5. Meningkatkan Infrastruktur dan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Selanjutnya untuk mewujudkan Visi pembangunan tersebut selain didukung oleh misi, berikutnya juga ditetapkan tujuan, agenda, prioritas dan program/kegiatan.
Program dan Kegiatan adalah merupakan wujud akhir untuk melaksanakan pembangunan, baik secara fisik, sosial, ekonomi dan budaya. Program dan kegiatan dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan sasaran langsung untuk kebutuhan masyarakat.
3.3 TELAAHAN RENSTRA K/L DAN RENSTRA
Renstra Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat disusun berdasarkan Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 68 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata KerjaSekretariat Daerah Provinsi
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera
Barat 20
Sumatera Barat, sesuai dengan hal tersebut maka disepakatilah Visi Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat
“ Terwujudnya Pembangunan Sosial Kemasyarakatan yang
Berkesinambungan “.
Untuk mencapai Visi tersebut, maka Misi Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat Tahun 2016-2021 adalah : 1. Terwujudnya pelayanan terbaik dalam Bidang Sosial Kemasyarakatan. 2. Terciptanya kehidupan masyarakat madani yang harmonis dan agamais. 3. Diwarisinya dan diamalkannya serta dilestarikannya nilai-nilai kearifan
lokal dan budaya daerah.
4. Terwujudnya penyelenggaraan pembangunan sumber daya manusia yang sehat, sejahtera dan produktif.
Untuk Melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsinya di bidang pelayanan kepegawaian, perlu dilakukan indentifikasi faktor-faktor penghambat dan pendorong terlaksananya tugas pelayanan yang akan diberikan oleh biro, hal ini dapat digambarkan sebagai berikut :
1. Kekuatan (Strengths).
a. Adanya dukungan dana APBD untuk pelaksanaan kegiatan.
b. Adanya Personil PNS Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat dengan latar belakang yang berbeda-beda.
c. Memiliki Perda dan Keputusan Gubernur Sumatera Barat tentang Tugas Pokok dan Fungsi
d. Tersedianya Dana Operasional / Kegiatan pada Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat. e. Adanya sarana dan prasarana internal biro.
2. Kelemahan (Weakness).
a. Kurang memadainya sarana dan prasarana internal khususnya kendaraan operasional dan perangkat teknologi informasi serta gedung dan bangunan.
Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera
Barat 21
c. Kurangnya pengetahuan dan wawasan bagi Pegawai Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Provinsi Sumatera Barat untuk pengembangan kedepan.
d. Data-data Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat masih bersifat manual.