G. Jadwal Penelitian
2. Temuan Khusus Dan Pembahasan
43
memiliki guna berarti yang bisa memperlancar proses pembelajaran demi tercapainya tujuan pembelajaran.
Fasilitas pembelajaran ialah tempat berlangsung nya proses pendidikan supaya bisa berjalan dengan baik serta pula bisa membagikan motivasi kepada siswa serta siswi dalam belajar. Sedangkan fasilitas danprasarana ialah sarana yang menolong serta mendukung proses pendidikan.
Dengan terdapatnya fasilitas serta prasarana yang cocok dengan kemauan dunia pembelajaran dikala ini, perihal ini bisa membagikan hasil yang maksimal serta sukses, guna dalam mencetak generasi yang berilmu. Perihal ini juga ialah salah satu upaya dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa cocok yang di amanatkan dalam UUD 1945. Penemuan Spesial serta Pembahasan.
madrasah tsanawiyah negara 6 kota jambi, gimana hasil belajar siswa dalam pendidikan fiqih pada masa covid 19 di madrasah tsanawiyah negara 6 kota jambi.Hingga dari itu buat mengenali gimana proses pendidikan fiqih pada masa covid 19 di madrasah tsanawiyah negara 6 kota jambi, metode pengumpulan informasi yang digunakan dalam riset ini ialah metode observasi, wawancara serta dokumentasi yang sudah dilaksanakan. Aktivitas pbservasi dilaksanakan sebanyak 2 kali yairu pada bertepatan pada 04 maret 2021 serta pada bertepatan pada 06 maret 2021 sehabis itu metode wawancara sudah dilaksanakan pada bertepatan pada 21 april 2021.
Proses pendidikan fiqih yang dicoba guru buat siswa serta siswi pada masa covid 19 ini, pastinya terdiri dari bermacam- macam usaha maupun aktivitas yang disesuaikan dengan keadaan para siswa serta siswinya. Usaha yang dicoba guru dalam pandemi covid 19 wajib dapat membangkitkan kegiatan siswa serta siswi baik secara raga( jasmani) ataupun mental( rohani).
Usaha guru dalam tingkatkan kegiatan siswa serta siswi yang meliputi: usaha- usaha dalam mengatifkan indera, ide, ingatan serta emosi siswa serta siswinya. Upaya ini menuntut guru buat bisa menguasai kepribadian tiap siswa serta siswi kala belajar serta bersumber pada uraian itu pula guru dapat menghasilkan pendidikan yang sanggup mendesak siswa serta siswi berfikir dan berperan secara aktif serta kreatif dan efisien kah pendidikan fiqih pada masa covid ini? meski melalaui media sosial ataupun tidak secara bertatap muka.( Masatura, Meter.,& Santaria, R. 2020)
45
Sebagaimana yang di ungkapkan oleh Ayah Drs. Mhd. Razali sebagai guru yang mengajar pendidikan fiqih beliau berkata,“ Proses belajar mengajar cocok dengan protokol covid 19 senantiasa tercapai hendak namun Pendidikan dalam covid 19 ini tidak tercapai 100% sukses, disebabkan pendidikan kala guru mengajar di kelas menarangkan pendidikan secara langsung lebih gampang serta efisien, namun dengan terdapatnya covid 19 ini guru sangatlah kesulitan buat menarangkan pendidikan, terlebih pendidikan berbasis praktikum. Metode tingkatkan daya guna pendidikan fiqih terhadap siswa serta siswi yang efisien itu bergantung metode mengajar, ibaratnya kala seseorang pengajar menarangkan di kelas cuma itu itu saja, pemikiran siswa serta siswi nya tidak hendak tumbuh, namun bila guru nya aktif malah lebih bagus serta efisien uraian yang di bisa oleh siswa serta siswinya. Saat sebelum kepembelajaran aku nyatanya membuat RPP buat memudahkan yang aku mau ajarkan serta aku memastikan tata cara serta media yang pas serta sesuai pada pendidikan yang hendak diajarkan, sebab tata cara serta media memastikan sukses ataupun tidaknya sesuatu proses dalam daya guna belajar ataupun dalam aktivitas belajar mengajar. Jadi kesimpulan ayah sendiri menimpa pendidikan fiqih pada masa pandemi covid 19 ini aku wajib mengarahkan mereka dengan metode yang efisien biar siswa serta siswi tertarik sebab di masa pandemi covid 19 ini aktivitas belajar mengajar dibatasi jadi 2 tahap jadi aku wajib mengantarkan seefektif bisa jadi biar siswa serta siswi mengerti serta tidak kesusahan dalam mengerjakan tugas- tugasnya yang diberikan oleh aku, semacam seperti itu rasanya.”
Dalam melakukan pendidikan daring dengan bermacam keterbatasan keahlian, fasilitas serta prasarana berbentuk handpone serta jaringan untuk guru serta partisipan didik dan keahlian yang masih terbatas dalam pemanfaatan teknologi membuat penerapan pendidikan daring wajib senantiasa diupayakan berjalan supaya proses transformasi ilmu pendidikan fiqih kepada partisipan didik tidak tersendat.
Dengan bermacam keterbatasan dalam suasana pandemi covid 19 ini jadi sesuatu tantangan untuk seseorang guru serta partisipan didik buat terus ingin belajar mengajar secara daring. Disamping itu guru wajib sanggup memperkenalkan pendidikan yang mengasyikkan supaya pendidikan tidak monoton ataupun tidak membosankan serta senantiasa dapat memperkenalkan atmosfer pendidikan interaktif antara guru serta partisipan didik.
Bisa disimpulkan kalau proses pendidikan fiqih pada masa pandemi covid 19 ini sangat lah tidak efisien hendak namun pendidikan senantiasa tercapai meski banyak hambatan yang menganggu pendidikan jarak jauh semacam permasalahan interaksi sosial guru dengan siswa serta ekonomi partisipan didik yang hampir belum siap.
Ada pula anjuran dari periset biar bisa tingkatkan daya guna pendidikan fiqih pada masa pandemi covid 19 ini siswa wajib:
A. Bertanya
Pada proses pendidikan, aktivitas bertanya menampilkan terdapatnya interaksi yang antara guru dengan siswa serta antara siswa dengan siswa.
47
Aktivitas bertanya hendak lebih efisien persoalan yang diajukan lewat online lumayan berbobot serta gampang dipahami oleh siswa serta siswi.
Partisipan didik pula bisa membongkar permasalahan- permasalahan dalam proses pendidikan lewat via whatsApp ataupun via online.
B. Menanggapi persoalan yang diajukan oleh guru terhadap siswa serta siswi Keterlibatan langsung siswa serta siswi di dalam pendidikan mempunyai keaktifan yang lebih besar. Artinya, siswa tidak cuma aktif mendengar, mengamati serta menjajaki, hendak namun siswa serta siswi ikut serta langsung dalam sesuatu proses pendidikan menanggapi pertanyaan lewat via whatsApp ialah vidio ataupun voice note yang diberikan guru buat siswa serta siswinya.
C. Mencatat aktivitas pembelajaran
Mencatat ialah salah satu bagian dari menulis, mencatat merupakan kalau mencatat bisa tingkatkan energi ingat memori otak manusia sanggup menaruh perihal apa saja yang terencana ataupun tidak terencana di dengar, dilihat, serta dialami. Hendak namun, manusia kerap kurang ingat dengan apa yang telah dirasakan. Oleh sebab itu, dibutuhkan sesuatu perihal yang dapat menolong mengingat apa yang telah tersimpan di dalam memori otak kita, ialah mencatat.
D. Bekerja sama dengan sahabat dalam mengerjakan lembar kerja siswa Interaksi siswa serta guru meliputi keaktifan bertanya kepada guru, menanggapi pertanyaan- pertanyaan guru, menggunakan guru selaku
narasumber serta menggunakan guru selaku fasilitator. Kerjasama antara sahabat ialah kerjasama silih menolong dalam mengerjakan tugas- tugas yang diberikan oleh guru. Keefektifan siswa dalam kerjasama meliputi keefktifan mengemukakan pendapatnya, menjawab persoalan ataupun komentar dari sahabatnya.
B. Hambatan yang di hadapi dalam penerapan pendidikan fiqih pada