• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Temuan Khusus

1. Kekuatan dalam pemasaran kerupuk udang di Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya.

Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis strategi pengusaha untuk meningkatkan minat masyarakat dalam mengkonsumsi kerupuk udang, maka didapatkan hasil penelitian melalui analisis SWOT. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (strengh), dan peluang (opportunities), namun secara bersamaan dapat meminilkan kelemahan (weakneses) dan ancaman (threat).

Berdasarkan analisis SWOT terhadap strategi pengusaha dalam pemasaran kerupuk udang, maka didapatkan kekuatan dari strategi tersebut. Kekuatan dari tersebut adalah sasaran dan langkah kerja yang jelas. Sasaran dan langkah kerja merupakan suatu hal yang sangat penting

dalam menjalankan atau melaksanakan strategi yang dibuat sehingga nantinya yang dilihat berhasilnya strategi dari pengusaha kerupuk tersebut yaitu tercapainya sasaran yang diharapkan. Adanya para pekerja yang giat, aktif dan kreatif dalam pembuatan kerupuk udang ini akan memberikan distribusi yang baik dalam sebuah usaha kerupuk udang. seperti wawancara dengan ibu

Menurut Ibu Hr, sebagai pengusaha kerupuk udang di Nagari Sikabau (wawancara Tanggal 05 Mei 2016) mengatakan :

“Karupuak udang nan ambo buek ko punyo raso nan khas, karno labiah taraso udangnyo di bandiang jo karupuak udang nan lain, dek karano itulah konsumen labiah suko mamboli karupuak udang nan ambo buek ko.”

Artinya:

Kerupuk udang yang saya buat ini mempunyai rasa yang khas, karna lebih terasa udangnya di bandingkan kerupuk udang yang lain, karna itulah konsumen lebih suka membeli kerupuk udang yang saya buat ini.

Gambar IV. 1. Dokumentasi Penelitian, wawancara dengan ibu Hr pengusaha kerupuk udang di Nagari Sikabau 05 Mei 201

Sedangkan Menurut Ibu Iyt, sebagai pengusaha kerupuk udang di Nagari Sungai dareh (wawancara Tanggal 08 Mei 2016) mengatakan :

“Karupuak udang nan kami buek ko babeda jo nan lain, bedanyo adolah danghi bontuak warna nyo. Karupuak udang kami ko mampunyoi duo macam warna, yaitu warna merah jo warna ijau, karano itulah banyak juo uwang nan mamboli karupuak kami ko .”

Artinya:

Kerupuk udang yang kami buat ini berbeda dengan yang lain, bedanya adalah dari bentuk warnanya. Kerupuk udang kami ini mempunyai dua macam warna yaitu warna merah dan warna hijau, karna itulah banyak juga konsumen yang membeli kerupuk kami ini.

Gambar IV. 2. Dokumentasi Penelitian, wawancara dengan ibu Iyt pengusaha kerupuk udang di Nagari Sungai Dareh, 08 Mei 2016

Hasil analisis SWOT yang mengambarkan kekuatan strategi Pemasaran kerupuk udang dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel IV.5: Hasil Analisis SWOT kekuatan Strategi Pemasaran Kerupuk Udang

Komponen Identifikasi Kekuatan Strategi Pemasaran kerupuk udang

Kekuatan

(Strenghts)

 Memiliki rasa yang khas, karerna lebih terasa udangnya

 Dari segi warnanya, yaitu warna hijau dan merah untuk menarik konsumen

2. Kelemahan dalam pemasaran kerupuk udang di Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya.

Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan atau organisasi. Berdasarkan data yang diperoleh informan penelitian mengenai strategi Pemasaran kerupuk udang untuk meningkatkan penjualan dan hasil yang memuaskan, maka didapatkan hasil penelitian melalui analisis SWOT. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (strengh), dan peluang (opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (weakneses) dan ancaman (threat).

Berdasarkan analisis SWOT terhadap Strategi Pemasaran Kerupuk Udang, maka didapatkan sebuah kelemahan di dalam segi pemasaran. Seperti wawancara dengan Ibu

Menurut ibu Or, sebagai anak dari pengusaha Kerupuk Udang di Nagari Sikabau (wawancara Tanggal 05 Mei 2016) mengatakan :

“kakuangan nan kami hadapi salamoko adolah kuangnyo tanago pakerjanyo dan kakuangan modal, sebab parolu waktu yang lamo dalam mambuek karupuak udang ko dikarnokan banyak prosesnyo, mangko dari itu parolu tanago pakerjanyo nan banyak, kakuangan modal mambuek kami payah dalam manjuanyo, kalau genek modalnyo tantu genek lo hasiu nan kami dapek an nyo dan kakuangan kami salanjuiknyo adolah kami ndak ado sunghek izin manjua nyo do .”

Artinya:

Kekurangan yang kami hadapi selama ini adalah kurangnya tenaga pekerja dan kekurangan modal, sebab perlu waktu yang lama dalam membuat kerupuk udang ini dikarnakan banyak prosesnya, maka dari itulah perlu tenaga pekerja yang banyak. Kekurangan modal membuat kami susah dalam memproduksinya, sebab kalau sedikit modalnya tentu sedikit pula hasil yang kami dapatkan dan kekurangan kami selanjutnya adalah tidak memiliki surat izin jual.

Gambar IV. 3. Dokumentasi Penelitian, wawancara dengan Or sebagai anak dari pengusaha kerupuk udang di Nagari Sikabau 05 Mei 2016

Sedangkan menurut Ibu Sr, sebagai pekerja kerupuk udang di Nagari Sungai Dareh (wawancara Tanggal 08 Mei 2016) mengatakan :

“Karupuak ko kan tabuek danghi udang, sadangkan bahan baku udang kini payah di dapek, payanyo kami dalam mandapek an bahan baku udang ko tontu bapangaruah dalam mambuek jo manjua karupuak udang ko. Salain tu kalemahan kami adolah danghi bontuak pambungkuih nyo.”

Artinya:

Kerupuk ini kan terbuat dari udang, sedangkan bahan baku udang sekarang susah di dapat. Susahnya kami dalam mendapatkan bahan baku udang tentu akan berpengaruh dalam membuat dan memproduksikan kerupuk udang ini. Selain itu kelemahan dari kerupuk udang kami adalah dari kemasannya.

Gambar IV. 4. Dokumentasi Penelitian, wawancara dengan ibu Sr sebagai pekerja di kerupuk udang di Nagari Sungai Dareh 08 Mei 2016

Hasil analisis SWOT yang mengambarkan kelemahan Strategi Pemasaran kerupuk Udang dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel IV.6 : Hasil Analisis SWOT Kelemahan Strategi Pemasaran Kerupuk Udang

Komponen Identifikasi kelemahan terhadap Strategi pemasaran kerupuk udang

Kelemahan

(Weakneses)

 Kurangnya tenaga pekerja dalam membuat dan memasarkan kerupuk udang

 Modal terbatas

 Susahnya untuk mendapatkan bahan baku udang  Kemasan dan tidak memiliki surat izin jual

3. Peluang dalam pemasaran kerupuk udang di Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya.

Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi yang diharapakan dapat memecahkan suatu masalah. Berdasarkan data yang diperoleh dari informan penelitian mengenai Strategi Pemasaran Kerupuk Udang untuk meningkatkan peluang didalam pemasaran, maka didapatkan hasil penelitian melalui analisis SWOT. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (strengh), dan peluang (opportunities), namun secara bersamaan dapat meminilkan kelemahan (weakneses) dan ancaman (threat).

Berdasarkan analisis SWOT terhadap Strategi Pemasaran Kerupuk Udang , maka didapatkan sebuah peluang bagi pengusaha di dalam memasarkan kerupuk udang.

Seperti wawancara dengan ibu

Menurut Ibu Hr, sebagai Pengusaha Kerupuk Udang Nagari Sikabau (tanggal 05-Mei-2016) mengatakan :

“adopun caro kami dalam mandapek an sabuah paluang dalam manjua karupuak ko,kami pai ka kadai-kadai ketek, ka pasa,bahkan kami pai kalua kampuang untuak manjua karupuak kami ko, supayo banyak nan laku dan banyak pamboli nan obe jo karupuak kami ko .”

Artinya:

Adapun cara kami dalam mendapatkan sebuah peluang dalam menjual kerupuk ini, kami pergi ke warung-warung kecil, ke pasar, bahkan

kami pergi keluar kampung untuk memasarkan kerupuk kami ini, supaya banyak yang laku dan banyak pembeli yang tau dengan kerupuk kami ini.

Gambar IV. 5. Dokumentasi Penelitian, wawancara dengan ibu Hr sebagai pengusaha kerupuk udang di Nagari Sikabau 05 Mei 2016

Menurut Or, sebagai Anak dari Pengusaha Kerupuk Udang Nagari Sikabau (wawancara Tanggal 05 Mei 2016) mengatakan :

“Paluang kami di kecamatan ko cukuik godang dalam manjua karupuak ko, karno di kecamatan kami ko bisa di sobuik jarang nan mambuek karupuak udang nyo,jadi hanyo kami lah nan mambuek karupuak ko nyo, uwang nan lain tu bnyak nan mambuek karupuak ubi jo joyiang, jadi godang paluag kami manjuanyo di kampuang ko lai, sobok pamboli banyak lo nan tuju jo karupuak nan kami buek ko nyo .”

Artinya:

Peluang kami di Kecamatan ini cukup besar dalam memasarkan kerupuk ini, karna di Kecamatan kami ini bisa dibilang jarang orang yang membuat kerupuk udang, jadi hanya kami yang membuat kerupuk udang ini, orang lain kebanyakan banyak yang membuat kerupuk ubi dan jengkol, jadi

peluang kami untuk memasarkan di kampung ini lebih besar, sebab pembeli banyak juga yang suka dengan kerupuk yang kami buat ini.

Gambar IV. 6. Dokumentasi Penelitian, wawancara dengan Or sebagai anak dari pengusaha kerupuk udang di Nagari Sikabau 05 Mei 2016

Sedangkan menurut Ibu Omb, sebagai pekerja kerupuk udang di Nagari Sungai Dareh (wawancara Tanggal 08 Mei 2016) mengatakan :

“Di dalam kami manjua karupuak ko, kami hanyo mandapek an paluang untuak manjuanyo hanyo ka kadai-kadai ketek, joka pasa sajo, sadangkan ka kadai-kadai gandang taka di mini market ndak ado paluang untuak memasarkan kasitu do, karno uwang punyo mini market tu dak omua manarimo nyo do, karno alasannyo karupuak udang kami ko dak ado surat izin manjua danghi pusat jo dinas kesehatan dojadi mini market tu dak omua manarimo karupuak dari kami de .” Artinya:

Di dalam kami memasarkan kerupuk ini, kami hanya mendapatkan peluang untuk memasarkan hanya ke warung-warung kecil dan kepasar saja, sedangkan ke warung-warung besar seperti mini market gak ada peluang untuk memasarkannya, karna alasannya kerupuk udang kami tidak ada surat

izin menjual dari pusat dan dinas kesehatan, jadi mini market itu gak mau menerima kerupuk dari kami.

Gambar IV. 7. Dokumentasi Penelitian, wawancara dengan Omb sebagai pekerja kerupuk udang di Nagari Sungai Dareh 08 Mei 2016

Hasil analisis SWOT yang mengambarkan peluang Strategi Pemasaran Kerupuk Udang dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel IV.7 : Hasil Analisis SWOT Peluang Strategi Pemasaran Kerupuk Udang

Komponen Identifikasi Peluang terhadap Strategi Pemasaran Kerupuk Udang

Peluang

(Opportunities)

 Peluang yang didapatkan dalam pemasaran yaitu di warung, pasar dan diluar kampung.

 Peluangnya sangat besar karna hanya terdapat dua pengusaha saja yang membuat kerupuk udang.

4. Ancaman dalam pemasaran kerupuk udang di Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya.

Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis strategi pengusaha untuk meningkatkan minat masyarakat dalam mengkonsumsi kerupuk udang, maka didapatkan hasil penelitian melalui analisis SWOT. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (strengh), dan peluang (opportunities), namun secara bersamaan dapat meminilkan kelemahan (weakneses) dan ancaman (threat).

Berdasarkan analisis SWOT terhadap Strategi Pemasaran Kerupuk Udang, maka didapatkan sebuah ancaman dari Pemasaran yang akan di hadapi oleh Pengusaha Kerupuk Udang :

Seperti wawancara dengan ibu

Menurut Ibu Hr, sebagai pengusaha Kerupuk Udang di Nagari Sikabau (wawancara Tanggal 05 Mei 2016) mengatakan :

“Ancaman nan kami lawan salamoko adolah danghi karupuak-karupuak lain nan baredar, taka karupuak jangek, karupuak joyiang, karupuak ubi,dek gara-gara adonyo karupuak tu pengasilan nan kami dapek an genek jadi nyo, karno pamboli tu salenghobabeda-beda .”

Artinya:

Ancaman yang kami hadapi selama ini adalah dari kerupuk lain yang beredar, seperti kerupuk jangek, jengkol, dan ubi. Karna adanya kerupuk itu penghasilan yang kami dapatkan menjadi sedikit jadinya. Karna pembeli itu seleranya berbeda-beda.

Gambar IV. 8. Dokumentasi Penelitian, wawancara dengan ibu Hr sebagai pengusaha kerupuk udang di Nagari Sikabau 05 Mei 2016

Sedangkan Menurut Ibu Iyy, sebagai pekerja Kerupuk Udang di Nagari Sungai Dareh (wawancara Tanggal 08 Mei 2016) mengatakan :

“Ancaman nan kami lawan salamoko mungkin samo jo pangusaho karupuak nan lainnyo yaitu karno adonyo pangusaho karupuak nan lain, taka karupuak jangek jo karupuak ubi. Salain karupuak hambatan lain nan kami hadapi adolah kurangnyo onda untuak ma onton karupuak kami ko, karno janghak nyo jauah-jauah tu paya kami ma onton karupuak tu dx nyo ka kodai-kodai .”

Artinya:

Ancaman yang kami hadapi selama ini mungkin sama dengan pengusaha kerupuk yang lain yaitu karena adanya pengusaha kerupuk yang lain seperti kerupuk jangek dan kerupuk ubi. Selain kerupuk hambatan yang kami hadapi adalah kurangnya motor untuk mengantarkan kerupuk kami ini, karna jaraknya yang jauh membuat kami susah untuk mengantarkan kerupuk kami ke warung-warung .

Gambar IV. 9. Dokumentasi Penelitian, wawancara dengan ibu Iyy sebagai pekerja pada kerupuk udang di Nagari Sungai Dareh 08 Mei 2016

Menurut Ibu Iyt, sebagai pengusaha Kerupuk Udang di Nagari Sungai Dareh (wawancara Tanggal 08 Mei 2016) mengatakan :

“Ancaman nan kadan-kadang kami lawan adolah katiko anghi ujan, kalau anghi ujan kami paya jadi ee, karno kalau ujan kami dak dapek manjomu karupuak t jadi dek nyo de,kalau karupuak tu dak konghiag bakpo caro kami kan manggorengg jo manjua nyo lai .”

Artinya:

Ancaman yang kadang-kadang kami hadapi adalah ketika hari hujan kalau hari hujan susah kami jadinya. Karna kalau hujan kami gak bisa untuk menjemur kerupuknya, kalau kerupuk gak kering bagaimana cara menggoreng dan menjualnya.

Gambar IV. 10. Dokumentasi Penelitian, wawancara dengan ibu Iyt sebagai pengusaha kerupuk udang di Nagari Sungai Dareh 08 Mei 2016

Hasil analisis SWOT yang mengambarkan Ancaman Strategi Pemasaran Kerupuk Udang dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel IV.8 : Hasil Analisis SWOT Ancaman Strategi Pemasaran Kerupuk Udang

Komponen Identifikasi Ancaman terhadap Strategi Pemasaran Kerupuk Udang

Ancaman

(Treatsh)

 Karena adanya pengusaha kerupuk yang lainnya  Kurangnya kendaraan bermotor untuk memasarkan

kerupuk udang

5. Strategi yang dilakukan dalam pemasaran kerupuk udang di Kecamtan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya.

Strategi Pemasaran merupakan alat fundamental yang direncanakan untuk mencapai perusahaan dengan mengembangkan keunggulan bersaing yang berkesinambungan melalui pasar yang dimasuki dan program pemasaran yang digunakan untuk melayani pasar sasaran tersebut

Perumusan strategi pemasaran didasarkan pada analisis yang menyeluruh terhadap pengaruh factor-faktor lingkungan eksternal dan internal perusahaan lingkungan eksternal perusahaan setiap saat berubah dengan cepat sehingga melahirkan berbagai peluang dan ancaman baik yang datang dari pesaing utama maupun dari iklim bisnis yag senantiasa berubah.

Berdasarkan Analisis SWOT terhadap Strategi Pemasaran Kerupuk Udang, maka ada beberapa Strategi yag dilakukan pengusaha di dalam memasarkan kerupuk udang.

Seperti wawancara dengan ibu Hr

Menurut Ibu Hr, sebagai pengusaha Kerupuk Udang di Nagari Sikabau (wawancara Tanggal 05 Mei 2016) mengatakan :

“Caro nan kami lakuin dalam mamasarkan karupuak kami supayo laku jo banyak nan mamboli nyo adolah dengan caro manjua nyo ka kodai-kodai, ka pasa jo ka lua kampuang, supayo karupuak yang kami buek ko obe dek uwang,dan bnyak uwang nan mamboli nyo .”

Artinya:

Strategi yang kami lakukan dalam memasarkan kerupuk kami ini supaya laku dan banyak yang membelinya adalah dengan cara menjualnya ke warung-warung, ke pasar dan keluar kampung, supaya kerupuk yang kami buat ini banyak orang yag tau dan membelinya.

Gambar IV. 11. Dokumentasi Penelitian, wawancara dengan ibu Hr sebagai pengusaha kerupuk udang di Nagari Sikabau 05 Mei 2016

Menurut Ibu Iyt, sebagai pengusaha Kerupuk Udang di Nagari Sungai Dareh (wawancara Tanggal 08 Mei 2016) mengatakan :

“Caro nan kami lakuin dalam mamasarkan karupuak kami ko supayo laku jo banyak di boli dek uwang adolah dengan caro ma agiah warna singah jo ijau di karupuak tu, supayo bisa maelo pelanggan untuak mamboli karupuak kami ko. Salain tu kami juo mamasarkan ka kodai jo ka pasa supayo bnyak uwang nan mamboli karupuak kami ko .”

Artinya:

Strategi yang kami lakukan dalam memasarkan kerupuk kami ini supaya laku dan bnyak dibeli orang adalah dengan cara memberi warna

merah dan hijau pada kerupuk supaya bisa menarik pelanggan untuk membeli kerupuk kami. Selain itu kami juga memasarkan kerupuk ini ke warung dan jugak pasar, supaya bnyak orang yang membeli kerupuk kami.

Gambar IV. 12. Dokumentasi Penelitian, wawancara dengan ibu Iyt sebagai pengusaha kerupuk udang di Nagari Sungai Dareh 08 Mei 2016

Tabel IV.9 : Hasil Analisis Strategi Pemasaran Kerupuk Udang

Komponen Identifikasi Strategi Pemasaran Kerupuk Udang

Kekuatan (Strenght)

 Memiliki rasanya yang khas.  Dari segi warnannya.

Kelemahan (Weakneses)

 Kurangnya tenaga pekerja dalam membuat dan memasarkan kerupuk udang.

 Modal terbatas

 Susahnya untuk mendapatkan bahan baku udang  Kemasan kurang menarik

 Tidak memiliki izin jua Peluang

( Opportunities)

 Peluang yang didapatkan dalam pemasaran yaitu di warung, pasar dan di luar kampong.

 Peluangnya sangat besar karna hanya terdapat dua pengusaha saja yang membuat kerupuk udang.

Ancaman (Treats)

 Karena adanya pengusaha kerupuk lainnya  Kurangnya kendaraan bermotor untuk

memasarkan kerupuk udang  Karena cuaca yaitu hujan

Dokumen terkait