• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Menimbang bahwa berdasarkan LHPL, pendapat atau pembelaan para Terlapor, surat, dokumen dan alat bukti lainnya Majelis Komisi menilai dan menyimpulkan hal-hal sebagai berikut: --- 1.1. Tentang Identitas Terlapor:---

1.1.1. Bahwa Majelis Komisi sependapat dengan fakta mengenai identitas Para Terlapor sebagaimana telah diuraikan dalam LHPL dan secara mutatis mutandis menjadi bagian dalam pertimbangan hukum Majelis Komisi; --- 1.2. Tentang Obyek Lelang dan Pagu Anggaran: ---

Halaman 47 dari 75

1.2.1. Bahwa objek lelang dalam perkara ini adalah 9 (sembilan) paket pekerjaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun Anggaran 2009 (selanjutnya disebut ”lelang”) yang terdiri dari: --- 1.2.1.1. Paket Pembangunan Jembatan Rangka Baja Desa Sundan

Kecamatan Lengkiti dengan pagu anggaran sebesar Rp 12.000.000.000 (dua belas milyar rupiah); ---

1.2.1.2. Paket Peningkatan Jalan Lekis unit II Lanjutan sistem ATB 6 Km Kecamatan Baturaja Timur dengan pagu anggaran sebesar Rp 4.500.000.000 (empat milyar lima ratus juta rupiah); --- 1.2.1.3. Paket Pembangunan Jalan Kurup – Batu Kuning, Kecamatan

Batu Raja – Kecamatan Lubuk Batang sepanjang 7,5 km dengan pagu anggaran sebesar Rp 13.000.000.000 (tiga belas milyar rupiah); --- 1.2.1.4. Paket Pembangunan Jalan Lubuk Batang – Suka Pindah dan

Jalan Lingkar Desa Belatung sepanjang 1 km dengan pagu anggaran sebesar Rp 3.080.000.000 (tiga milyar delapan puluh juta rupiah); --- 1.2.1.5. Paket Peningkatan Jalan Dr. Sutomo Kecamatan Baturaja Timur

sepanjang 2 km dengan pagu anggaran sebesar Rp 2.000.000.000 (dua milyar rupiah); ---

1.2.1.6. Paket Pekerjaan Jalan Simpang Mandala – Simpang Unit XIV

sepanjang 3,5 km dengan pagu anggaran sebesar Rp 2.500.000.000 (dua milyar lima ratus juta rupiah); ---

1.2.1.7. Paket Pembangunan Jembatan Air Kiwai (Baja) Kecamatan Muara Jaya sepanjang 50 m dengan pagu anggaran sebesar Rp 9.000.000.000 (sembilan milyar rupiah); --- 1.2.1.8. Paket Pekerjaan Jalan Gn Meraksa – Kertamulya Kecamatan

Paninjauan sepanjang 10 km dengan pagu anggaran sebesar Rp 9.000.000.000 (sembilan milyar rupiah); --- 1.2.1.9. Paket Pembangunan Jalan Tegal Arum (arah taman makam

Halaman 48 dari 75

pagu anggaran sebesar Rp 1.750.000.000 (satu milyar tujuh ratus lima puluh juta rupiah); --- 1.2.2. Sumber Dana lelang ini berasal dari APBD Kabupaten Ogan Komering

Ulu tahun anggaran 2009; --- 1.2.3. Pemenang lelang 9 (sembilan) paket pekerjaan tersebut terdiri dari: --- 1.2.3.1. PT Surya Prima Abadi sebagai pemenang lelang pada Paket

Pembangunan Jembatan Rangka Baja Desa Sundan Kecamatan Lengkiti dengan nilai penawaran sebesar Rp 11.989.970.000 (sebelas milyar sembilan ratus delapan puluh sembilan juta sembilan ratus tujuh puluh ribu rupiah); --- 1.2.3.2. PT Wahyu Wide sebagai pemenang lelang pada Paket

Peningkatan Jalan Lekis unit II Lanjutan sistem ATB 6 km Kecamatan Baturaja Timur dengan nilai penawaran sebesar Rp 4.488.394.000 (empat milyar empat ratus delapan puluh delapan juta tiga ratus sembilan puluh empat ribu rupiah); --- 1.2.3.3. PT Sentosa Raya sebagai pemenang lelang pada Paket

Pembangunan Jalan Kurup – Batu Kuning, Kecamatan Batu Raja – Kecamatan Lubuk Batang sepanjang 7,5 km dengan nilai penawaran sebesar Rp 12.974.495.000 (dua belas milyar sembilan ratus tujuh puluh empat juta empat ratus sembilan puluh lima ribu rupiah); --- 1.2.3.4. PT Wahyu Wide sebagai pemenang lelang pada Paket

Pembangunan Jalan Lubuk Batang – Suka Pindah dan Jalan Lingkar Desa Belatung sepanjang 1 km dengan nilai penawaran sebesar Rp 3.071.000.000 (tiga milyar tujuh puluh satu juta rupiah); --- 1.2.3.5. PT Surya Eka Lestari sebagai pemenang lelang pada Paket

Peningkatan Jalan Dr. Sutomo Kecamatan Baturaja Timur

sepanjang 2 km dengan nilai penawaran sebesar Rp 1.991.431.000 (satu milyar sembilan ratus sembilan puluh

Halaman 49 dari 75

1.2.3.6. PT Cinta Famili sebagai pemenang lelang pada Paket Pekerjaan Jalan Simpang Mandala – Simpang Unit XIV sepanjang 3,5 km dengan nilai penawaran sebesar Rp 2.496.999.000 (dua milyar empat ratus sembilan puluh enam juta sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu rupiah); --- 1.2.3.7. PT Bunga Mulia Indah sebagai pemenang lelang pada Paket

Pembangunan Jembatan Air Kiwai (Baja) Kecamatan Muara

Jaya sepanjang 50 m dengan nilai penawaran sebesar Rp 8.996.879.000 (delapan milyar sembilan ratus sembilan puluh

enam juta delapan ratus tujuh puluh sembilan ribu rupiah); --- 1.2.3.8. PT Sentosa Raya sebagai pemenang lelang pada Paket Pekerjaan

Jalan Gn Meraksa – Kertamulya Kecamatan Paninjauan

sepanjang 10 km dengan nilai penawaran sebesar Rp 8.996.260.000 (delapan milyar sembilan ratus sembilan

puluh enam juta dua ratus enam puluh ribu rupiah); --- 1.2.3.9. PT Alam Baru Persada sebagai pemenang lelang pada Paket

Pembangunan Jalan Tegal Arum (arah taman makam pahlawan kemarung) dan Jalan Lubuk Dingin LPB 4 km dengan nilai penawaran sebesar Rp 1.747.600.000 (satu milyar tujuh ratus empat puluh tujuh juta enam ratus ribu rupiah); --- 1.3. Tentang Paket Pembangunan Jembatan Rangka Baja desa Sundan

Kecamatan Lengkiti sepanjang 70 m (Paket I); ---

1.3.1. Bahwa LHPL pada pokoknya menyatakan: --- 1.3.1.1. Pada saat proses lelang, Agus Andreas yang menjabat sebagai

Direktur Utama PT Dwi Perkasa Mandiri sekaligus Pimpinan Cabang PT Nugraha Adi Taruna menandatangani daftar hadir pendaftaran dan Pakta Integritas mewakili PT Dwi Perkasa Mandiri dan PT Nugraha Adi Taruna; --- 1.3.1.2. Bahwa pengakuan “Agus Andreas” yang menyatakan sudah

diberhentikan secara sepihak sebagai pimpinan cabang PT Nugraha Adi Taruna tidak dapat menghapuskan fakta ada

Halaman 50 dari 75

kerjasama antara PT Dwi Perkasa Mandiri dan PT Nugraha Adi Taruna; --- 1.3.1.3. Bahwa “Hendry” menandatangani daftar hadir atas nama

PT Surya Prima Abadi dan PT Sekawan Maju Bersama;--- 1.3.1.4. Adanya kesamaan dokumen penawaran PT Nugraha Adi Taruna,

PT Surya Prima Abadi, PT Sekawan Maju Bersama dan PT Dwi Perkasa Mandiri, sebagaimana fakta angka 12.4.1.4 dan angka 12.4.1.5 Bagian Duduk Perkara di atas; --- 1.3.1.5. Harga penawaran seluruh peserta lelang mendekati HPS atau

mempunyai prosentase di atas 99%; --- 1.3.2. Bahwa dalam Pendapat dan atau Pembelaannya, PT Surya Prima Abadi

dan PT Dwi Perkasa Mandiri pada pokoknya menyatakan pengertian “pihak lain” yang dimaksud dalam Pasal 22 UU No. 5 Tahun 1999 dengan mengacu pada Pasal 1 huruf h UU No. 5 Tahun 1999 adalah pihak yang bukan pelaku usaha, sehingga tidak ada bukti yang menyatakan PT Dwi Perkasa Mandiri bekerja sama/melakukan persekongkolan dengan PT Surya Prima Abadi maupun dengan “pihak lain” sebagaimana Pasal 22 UU No. 5 Tahun 1999; --- 1.3.3. Bahwa berdasarkan Peraturan Komisi Nomor 2 Tahun 2010 tentang

Pedoman Pasal 22 UU No. 5 Tahun 1999 (“selanjutnya disebut Perkom 2/2010”) angka 3.2 menyatakan pihak lain adalah “para pihak (vertikal dan horizontal) yang terlibat dalam proses tender yang melakukan persekongkolan tender baik pelaku usaha sebagai peserta tender dan atau subjek hukum lainnya yang terkait dengan tender tersebut”. --- 1.3.4. Bahwa Majelis Komisi berpendapat, pembelaan dan atau pendapat

PT Surya Prima Abadi dan PT Dwi Perkasa Mandiri yang menyatakan pihak lain bukan merupakan pelaku usaha tidak beralasan karena sesuai dengan Perkom 2/2010, pihak lain dalam perkara ini adalah pelaku usaha yang menjadi peserta lelang dan atau subjek hukum lain yaitu panitia lelang; --- 1.3.5. Bahwa dalam Pendapat dan atau Pembelaannya, PT Surya Prima Abadi

Halaman 51 dari 75

persidangan, para ahli memberikan keterangan yang sama sekali tidak menyatakan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh para pihak terlebih lagi oleh PT Surya Prima Abadi dan PT Dwi Perkasa Mandiri. Dengan demikian sangat beralasan jika sesungguhnya pembuktian menjadi nyata kalau PT Surya Prima Abadi dan PT Dwi Perkasa Mandiri tidak terbukti melakukan pelanggaran dalam upaya melakukan persekongkolan; --- 1.3.6. Ketentuan Pasal 36 huruf f UU No. 5 Tahun 1999menyatakan Komisi

berwenang memanggil dan menghadirkan saksi, saksi ahli, dan setiap orang yang dianggap mengetahui pelanggaran terhadap ketentuan UU No. 5 Tahun 1999; --- 1.3.7. Bahwa Majelis Komisi menilai saksi ahli yang dipanggil oleh Tim

Pemeriksa adalah ahli yang mengetahui mengenai proses tender berdasarkan Keppres No. 80 Tahun 2003; --- 1.3.8. Bahwa Majelis Komisi menilai PT Surya Prima Abadi dan PT Dwi

Perkasa Mandiri tidak berwenang mengintervensi kewenangan Tim Pemeriksa sebagaimana telah diatur dalam Pasal 36 huruf f UU No. 5 Tahun 1999; --- 1.3.9. Bahwa dalam Pendapat dan atau Pembelaannya, PT Surya Prima Abadi

dan PT Dwi Perkasa Mandiri pada pokoknya menyatakan dari kesaksian Panitia, diperoleh keterangan PT Surya Prima Abadi dan PT Dwi Perkasa Mandiri tidak termasuk sebagai pihak yang telah melakukan pelanggaran, melainkan ada perusahaan-perusahaan lain yang sesungguhnya telah melakukan pelanggaran dengan mengadakan persekongkolan; --- 1.3.10.Bahwa Majelis Komisi tidak menemukan adanya pernyataan Panitia yang

menyatakan PT Surya Prima Abadi dan PT Dwi Perkasa Mandiri tidak termasuk sebagai pihak yang telah melakukan pelanggaran, melainkan ada perusahaan-perusahaan lain yang sesungguhnya telah melakukan pelanggaran dengan mengadakan persekongkolan, sebagaimana disampaikan oleh PT Surya Prima Abadi dan PT Dwi Perkasa Mandiri dalam pendapat atau pembelaannya; --- 1.3.11.Bahwa Majelis Komisi berpendapat PT Surya Prima Abadi dan PT Dwi

Halaman 52 dari 75

dalam lelang ini hanya berdasarkan keterangan Panitia yang dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan, karena keterangan Panitia yang dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan adalah keterangan terhadap proses lelang secara keseluruhan; --- 1.3.12.Bahwa berdasarkan Ketentuan Pasal 51 ayat (1) Peraturan Komisi Nomor

1 Tahun 2006 tentang Tata Cara Penanganan Perkara, yang berwenang memutuskan telah terjadi atau tidak terjadi pelanggaran adalah Majelis Komisi, oleh karena itu Majelis Komisi menolak pendapat atau pembelaan PT Surya Prima Abadi dan PT Dwi Perkasa Mandiri yang menilai tidak ada persekongkolan dalam lelang ini; --- 1.3.13.Bahwa dalam Pendapat atau Pembelaannya, PT Surya Prima Abadi dan

PT Dwi Perkasa Mandiri pada pokoknya menyatakan: --- 1.3.13.1.Bahwa PT Dwi Perkasa Mandiri tidak pernah bekerja sama dan

tidak pernah menerima apapun dari PT Surya Prima Abadi maupun dari PT Nugraha Adi Taruna, karena antara PT Dwi Perkasa Mandiri, PT Surya Prima Abadi, dan PT Nugraha Adi Taruna tidak mempunyai hubungan hukum apapun juga dan tidak saling mengenal; --- 1.3.13.2.Bahwa PT Dwi Perkasa Mandiri tidak mendapat fasilitas apapun

dari Panitia untuk bekerja sama dengan PT Surya Prima Abadi, PT Nugraha Adi Taruna dan PT Sekawan Maju Bersama untuk mengatur PT Surya Prima Abadi sebagai pemenang lelang; --- 1.3.13.3.Bahwa adanya kesamaan data administrasi antara PT Surya

Prima Abadi dan PT Dwi Perkasa Mandiri berupa kesamaan nomor telepon yakni 0711-7826077 dan 7826066 adalah tidak benar sebab kwitansi tagihan dari kedua telepon tersebut berbeda; --- 1.3.13.4.Bahwa PT Surya Prima Abadi dan PT Dwi Perkasa Mandiri

membantah adanya kepemilikan saham yang sama melalui Nyonya Yovita karena Nyonya Yovita bukan pemilik PT Dwi Perkasa Mandiri; ---

Halaman 53 dari 75

1.3.13.5.Bahwa Agus Andreas pada saat menandatangani daftar hadir sudah tidak lagi sebagai Pimpinan Cabang di PT Nugraha Adi Taruna karena telah diberhentikan dan sudah tidak bekerja lagi di PT Nugraha Adi Taruna. --- 1.3.13.6.Bahwa tindakan Agus Andreas menandatangani daftar hadir atas

nama PT Nugraha Adi Taruna merupakan kelalaian karena tidak tahu sudah diberhentikan dari PT Nugraha Adi Taruna; --- 1.3.13.7.Bahwa Hendry yang disebutkan dalam Laporan Hasil

Pemeriksaan Pendahuluan (berdasarkan Daftar Hadir Aanwijzing, Hendry mewakili PT Surya Prima Abadi dan PT Sekawan Maju Bersama) adalah dua orang yang berbeda dan hanya kebetulan saja nama kedua orang tersebut sama; --- 1.3.13.8.Bahwa mengenai dugaan adanya persamaan tenaga A. Irwan

Yuswardhana sebagai tenaga ahli di PT Nugraha Adi Taruna dan PT Dwi Perkasa Mandiri tidaklah dapat membuktikan adanya dugaan pelanggaran oleh karena tenaga ahli di Palembang khususnya Kota Baturaja hanya sedikit sehingga apabila benar tenaga ahli yang digunakan oleh kedua perusahaan tersebut sama tentunya tidak dapat mengindikasikan adanya kerjasama atau persekongkolan; --- 1.3.13.9.Bahwa adalah suatu hal yang mustahil apabila diduga PT Dwi

Perkasa Mandiri bersekongkol dengan PT Nugraha Adi Taruna karena berdasarkan Laporan tertanggal 8 April 2009 telah jelas disebutkan PT Nugraha Adi Taruna tidak memenuhi persyaratan karena dokumen-dokumen pendukung tidak lengkap, sehingga tender yang dilakukan adalah sah dan tidak terdapat pelanggaran Pasal 22 UU No. 5 Tahun 1999; --- 1.3.14.Bahwa Majelis Komisi berpendapat tindakan Agus Andreas

menandatangani daftar hadir pendaftaran dan Pakta Integritas mewakili PT Dwi Perkasa Mandiri dan PT Nugraha Adi Taruna telah menyalahi syarat pendaftaran yang ditentukan oleh Panitia dalam pengumuman lelang; ---

Halaman 54 dari 75

1.3.15.Bahwa Majelis Komisi sependapat dengan LHPL yang menyatakan

pemberhentian sepihak Agus Andreas sebagai Pimpinan Cabang PT Nugraha Adi Taruna tidak dapat menghapuskan fakta adanya

kerjasama kedua perusahaan tersebut yang dapat dibuktikan dari dokumen daftar hadir pendaftaran dan dokumen Pakta Integritas; --- 1.3.16.Bahwa Majelis Komisi menilai pendapat atau pembelaan PT Surya Prima

Abadi dan PT Dwi Perkasa Mandiri yang menyatakan tidak ada kesamaan nomor telepon antara keduanya adalah tidak benar, karena dalam dokumen penawaran kedua perusahaan tesebut nomor telepon yang dicantumkan sama yaitu (0711)7826088. Selain itu Majelis Komisi menilai bukti tambahan yang disampaikan oleh PT Surya Prima Abadi dan PT Dwi Perkasa Mandiri kurang kuat mendukung pendapat atau pembelaannya karena hanya menyampaikan kwitansi tagihan telepon dari PT Dwi Perkasa Mandiri saja; --- 1.3.17.Bahwa Majelis Komisi menilai terdapat kesamaan tulisan dan tandatangan

“Hendry” dalam daftar hadir aanwijzing mewakili PT Surya Prima Abadi dan dalam daftar hadir penyampaian dokumen penawaran mewakili PT Sekawan Maju Bersama; --- 1.3.18.Bahwa Majelis Komisi menilai tidak lazim suatu tenaga ahli bekerja di 2

(dua) perusahaan yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Hal ini memungkinkan adanya pertukaran informasi rahasia diantara dua perusahaan tersebut; --- 1.3.19.Bahwa Majelis Komisi menilai adanya kesamaan dokumen, kesamaan

personil perusahaan, harga penawaran yang mendekati nilai HPS atau memiliki prosentase diatas 99%, membuktikan adanya keterkaitan dan kerjasama antara peserta lelang dalam penyusunan dokumen dan harga penawaran; --- 1.3.20.Bahwa Majelis Komisi menyimpulkan terdapat keterkaitan dan kerjasama

diantara PT Surya Prima Abadi, PT Dwi Perkasa Mandiri, dan PT Sekawan Maju Bersama yang menunjukkan adanya persekongkolan

Halaman 55 dari 75

1.3.20.1.Kesamaan nomor telepon antara PT Surya Prima Abadi dan PT Dwi Perkasa Mandiri; --- 1.3.20.2.Adanya fakta Agus Andreas mewakili PT Dwi Perkasa Mandiri

dan PT Nugraha Adi Taruna dalam penandatanganan daftar hadir pendaftaran dan Fakta Integritas; --- 1.3.20.3.Adanya kesamaan tulisan dan tandatangan “Hendry” dalam

daftar hadir aanwijzing mewakili PT Surya Prima Abadi dan dalam daftar hadir penyampaian dokumen penawaran mewakili PT Sekawan Maju Bersama; --- 1.3.20.4.Harga penawaran yang berdekatan dan mendekati HPS dengan

prosentase diatas 99%; --- 1.4. Paket Peningkatan Jalan Lekis – Unit II Lanjutan sistem ATB 6 km

Kecamatan Baturaja Timur (Paket II), Paket Pembangunan Jalan Lubuk Batang – Suka Pindah dan Jalan Lingkar Desa Belatung sepanjang 1 km (Paket IV), Paket Peningkatan Jalan Dr. Sutomo Kecamatan Baturaja Timur sepanjang 2 km (Paket V), dan Paket Pekerjaan Pembangunan Jalan Tegal Arum (arah taman makam pahlawan kemarung) dan Jalan Lubuk Dinging LPB 4 km (Paket IX); ---

1.4.1. Bahwa LHPL menyatakan pada pokoknya sebagai berikut: --- 1.4.1.1. Adanya pengakuan dari Direktur PT Wahyu Wide yang

menyatakan bahwa yang menyusun Dokumen Penawaran PT Wahyu Wide adalah H. Sofyan. Pengakuan ini relevan dengan pernyataan H. Sofyan yang menyatakan dirinya merupakan pengawas dari PT Surya Eka Lestari, PT Wahyu Wide, PT Alam Baru Persada, dan PT Sentosa Raya. Hal ini juga diperkuat dengan adanya fakta terdapat kesamaan personil antara PT Surya Eka Lestari, PT Wahyu Wide, PT Alam Baru Persada dan PT Sentosa Raya; ---

1.4.1.2. Dalam setiap tahapan proses lelang, yang mewakili PT Nusantara Membangun dan PT Arga Makmur Mandiri adalah

staf H. Sofyan yaitu “Sudjarwo”. Hal ini menunjukkan bahwa PT Nusantara Membangun dan PT Arga Makmur Mandiri

Halaman 56 dari 75

merupakan perusahaan yang dipinjam oleh kelompok perusahaan keluarga H. Sofyan sebagai perusahaan pendamping dalam rangka mengatur dan atau menentukan PT Wahyu Wide sebagai pemenang pada paket II dan IV, PT Surya Eka Lestari pada paket V, dan PT Alam Baru Persada pada paket IX; --- 1.4.1.3. Terdapat kesamaan personil perusahaan antara PT Sentosa Raya,

PT Wahyu Wide, PT Nusantara Membangun dan PT Surya Eka Lestari, yaitu: ---

PT Sentosa Raya PT Wahyu Wide PT Nusantara Membangun PT Surya Eka Lestari Mulyadi (Wk. Gen Superint) Mulyadi (Asisten Teknik) Sudjarwo (Material Engineer) Sudjarwo (Pimpinan Teknik) Sudjarwo (Pimpinan Teknik) H. Sofyan (Dirut) H. Sofyan (Wk. Dirut) Suratno (Surveyor)

1.4.1.4. Adanya kesamaan kepemilikan/susunan persero antara PT Nusantara Membangun dengan PT Surya Eka Lestari,

sebagai berikut: ---

PT Nusantara Membangun PT Surya Eka Lestari

Idwan Thamrin (Direktur Utama) – 50%

Jeffry Octavianus (Komisaris) – 15%

Irham Thamrin – 25% Irham Thamrin (Direktur Utama) – 25%

Khoirunisyah (Direktris) – 25% Khoirunisyah (Direktur II) – 45% Henrico (Direktur I) – 15%

1.4.1.5. Adanya kesamaan nomor telepon antara PT Surya Eka Lestari dengan PT Wahyu Wide, PT Arga Makmur Mandiri dengan PT Alam Baru Persada; --- 1.4.1.6. Adanya kesamaan dokumen daftar biaya sewa peralatan per jam

kerja pada Paket II antara PT Nusantara Membangun, PT Surya Eka Lestari, dan PT Wahyu Wide; --- 1.4.1.7. Adanya kesamaan dokumen daftar harga satuan upah pada Paket

IV antara PT Nusantara Membangun, PT Surya Eka Lestari, PT Arga Makmur Mandiri dan PT Wahyu Wide; ---

Halaman 57 dari 75

1.4.1.8. Adanya kesamaan dokumen time schedule pelaksanaan pekerjaan pada paket V antara PT Wahyu Wide, PT Arga Makmur Persada, PT Surya Eka Lestari dan PT Alam Baru Persada; --- 1.4.1.9. Harga penawaran seluruh peserta lelang mendekati HPS atau

mempunyai prosentase di atas 99%; --- 1.4.2. Bahwa dalam pendapat atau pembelaannya, PT Surya Eka Lestari pada

pokoknya menyatakan tidak melakukan persekongkolan dalam lelang ini; - 1.4.3. Bahwa dalam pendapat atau pembelaannya, PT Alam Baru Persada tidak

melakukan monopoli karena tidak ada perusahaan atau perorangan yang dirugikan ataupun menyampaikan keberatan; --- 1.4.4. Bahwa berdasarkan pengakuan dan kesamaan susunan pengurus dan

personil perusahaan, Majelis Komisi menilai PT Surya Eka Lestari, PT Wahyu Wide dan PT Alam Baru Persada adalah kelompok perusahaan milik H. Sofyan; --- 1.4.5. Bahwa Majelis Komisi menilai terdapat pola yang sama dalam Paket II,

paket IV, paket V, dan paket IX dimana pada masing-masing paket hanya diikuti oleh empat peserta yang tiga diantaranya dimiliki oleh H. Sofyan; -- 1.4.6. Bahwa adanya satu kelompok perusahaan milik H. Sofyan yang menjadi

peserta dalam Paket II, paket IV, paket V, dan paket IX menunjukan H. Sofyan mempunyai peranan yang sangat besar untuk mengatur dan atau menentukan harga penawaran dari PT Surya Eka Lestari, PT Wahyu Wide, PT Nusantara Membangun, PT Arga Makmur Mandiri, dan PT Alam Baru Persada; --- 1.4.7. Adanya fakta bahwa staf perusahaan H. Sofyan mewakili PT Nusantara

Membangun dan PT Arga Makmur Mandiri dalam setiap tahapan proses lelang membuktikan PT Arga Makmur Mandiri dan PT Nusantara Membangun merupakan perusahaan pendamping yang digunakan untuk mengatur dan atau menentukan PT Wahyu Wide, PT Surya Eka Lestari dan PT Alam Baru Persada sebagai Pemenang lelang pada Paket II, Paket IV, Paket V, dan Paket IX; ---

Halaman 58 dari 75

1.4.8. Bahwa Majelis Komisi menilai adanya kesamaan dokumen, kesamaan personil perusahaan, harga penawaran yang mendekati nilai HPS atau memiliki prosentase di atas 99%, membuktikan adanya keterkaitan dan kerjasama antara peserta lelang dalam penyusunan dokumen dan harga penawaran; --- 1.4.9. Bahwa Majelis Komisi menyimpulkan terdapat keterkaitan dan kerjasama

diantara PT Surya Eka Lestari, PT Wahyu Wide, PT Alam Baru Persada, PT Nusantara Membangun dan PT Arga Makmur Mandiri yang membuktikan adanya persekongkolan horisontal dalam Paket II, Paket IV, Paket V, dan Paket IX melalui: --- 1.4.9.1. Pengakuan H. Sofyan dan Direktur Wahyu Wide bahwa yang

menyusun dokumen penawaran PT Wahyu Wide adalah H. Sofyan; --- 1.4.9.2. Adanya kesamaan personil, kesamaan dokumen dan harga

penawaran yang mendekati nilai HPS; --- 1.4.9.3. Staf H. Sofyan yang mewakili PT Nusantara Membangun dan PT

Arga Makmur Mandiri dalam setiap tahapan proses lelang; --- 1.4.9.4. Harga penawaran yang berdekatan dan mendekati HPS dengan

prosentase diatas 99%; --- 1.5. Paket Pembangunan Jalan Kurup – Batu Kuning Kec. Batu Raja – Kec.

Lubuk Batang sepanjang 7,5 km (Paket III) dan Pekerjaan Jalan Gn. Meraksa – Kertamulya Kec. Paninjauan sepanjang 10 km (Paket VIII); ---

1.5.1. Bahwa LHPL pada pokoknya menyatakan: --- 1.5.1.1. Dalam data personil PT Sentosa Raya, Suratno merupakan

Surveyor PT Sentosa Raya; --- 1.5.1.2. Adanya Pengakuan dari Teddy Suherman (Direktur PT Mahalini

Jaya Manggala) bahwa yang menyusun dokumen penawaran PT Mahalini Jaya Manggala adalah Suratno; ---

1.5.1.3. Pada Paket III, Suratno menandatangani daftar hadir aanwijzing mewakili PT Mahalini Jaya Manggala dan saat pembukaan dokumen penawaran menandatangani daftar hadir mewakili PT Bintang Selatan Agung; ---

Halaman 59 dari 75

1.5.1.4. Pada Paket VIII, Suratno menandatangani daftar hadir aanwijzing mewakili PT Bintang Selatan Agung; --- 1.5.1.5. Adanya pengakuan dari Direktur PT Bintang Selatan Agung,

bahwa PT Bintang Selatan Agung dipinjam oleh H. Sofyan sebagai perusahaan pendamping dalam mengikuti lelang ini; --- 1.5.1.6. Bahwa harga penawaran dari semua peserta lelang pada Paket III

dan Paket VIII mendekati HPS dengan prosentase 99%; --- 1.5.2. Bahwa dalam Pendapat atau Pembelaannya PT Sentosa Raya menyatakan

tidak melakukan monopoli karena tidak ada perusahaan atau perorangan yang dirugikan ataupun menyampaikan keberatan; --- 1.5.3. Bahwa Majelis Komisi menilai adanya pengakuan PT Bintang Selatan

Agung, dan staf PT Sentosa Raya yang mewakili PT Bintang Selatan Agung dalam setiap tahapan proses lelang menunjukkan adanya keterkaitan dan kerjasama dimana PT Bintang Selatan Agung hanya sebagai perusahaan pendamping yang digunakan untuk mengatur dan atau menentukan PT Sentosa Raya sebagai pemenang lelang; ---

Dokumen terkait