BAB II TINJAUAN PUSTAKA
H. Deskripsi Fokus Penelitian
Deskripsi fokus penelitian merupakan penjelasan atau uraian masing-masing dari fokus yang diamati untuk memberikan kemudahan dan kejelasan tentang pengamatan. Lebih jelasnya diuraikan sebagai berikut:
1. Perencanaan dan penganggaran keuangan daerah
Proses perencanaan dan penganggaran keuangan daerah, pihak Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Bulukumba menggunakan pendekatan kinerja. Hal ini dapat mempermudah dalam melakukan pengukuran kinerja dalam pencapaian tujuan dan sasaran pelayanan publik.
Pendekatan ini lebih berfokus pada proses penganggaran APBD (pendapatan dan belanja daerah) serta perencanaan dalam kinerja pengelolaan APBD.
2. Pelaksanaan dan penatausahaan keuangan daerah
Proses pelaksanaan dan penatausahaan ini, pihak Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Bulukumba harus meningkatkan koordinasi
antar berbagai pihak dalam penyusunan laporan keuangan berbasis akrual.
Dokumen pelaksanaan dan penatausahaan juga harus mengalir sehingga bisa mendukung pencatatan berbasis akrual. Basis akrual ini merupakan basis yang baru untuk Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Bulukumba sehingga dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak di pemerintahan daerah Kabupaten Bulukumba diperlukan untuk menciptakan kesuksesan penerapan basis akuntasi akrual. Pendekatan ini lebih berfokus pada proses pelaksanaan dalam menciptakan sistem yang berbasis akuntansi akrual, serta serta mengkur kinerja dan efektivitas keuangan daerah Kabupaten Bulukumba.
3. Pertanggungjawaban keuangan daerah
Pertanggungjawaban keuangan daerah Kabupaten Bulukumba diwujudkan dalam bentuk laporan keuangan. Laporan keuangan tersebut merupakan wujud dari penguatan transparansi dan akuntabilitas. Penambahan jumlah laporan keuangan yang harus dibuat oleh Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Bulukumba merupakan dampak dari penggunaan akuntansi berbasis akrual. Selain berbentuk laporan keuangan, pertanggungjawaban keuangan daerah juga berupa laporan realisasi kinerja.
4. Pengawasan keuangan daerah
Pengawasan keuangan daerah dilakukan oleh DPRD yang berfokus kepada pengawasan terhadap pelaksanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bulukumba. Melalui laporan ini, masyarakat bisa melihat sejauh mana kinerja pemerintah daerah Kabupaten Bulukumba.
36 BAB III
METODE PENELITIAN
A. Waktu dan Lokasi Penelitian
Waktu yang dibutuhkan pada penelitian ini dilaksanakan selama 2 (dua) bulan, yaitu bulan Mei 2021 sampai dengan bulan Juni 2021. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Bulukumba karena terkait dengan pengelolaan keuangan di daerah Kabupaten Bulukumba masih perlu dipertanyakan sehubungan dengan peneliti melihat bahwa pemerintah masih kurang efektif dan efisien dalam mengelolah keuangan daerah sehingga masih ada masalah terkait dengan pengelolaan APBD di Kabupaten Bulukumba.
B. Jenis dan Tipe Penelitian
Jenis penelitain yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kualitatif.
Penelitian kualitatif adalah suatu penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis.
Alasan peneliti menggunakan jenis penelitian kalitatif adalah untuk menganalisis data empirik secara rinci, detail, dan tuntas mengenai objek dan masalah penelitian yang terjadi berdasarkan fakta di lapangan.
Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe deskriptif.
Penelitian deskriptif kualitatif adalah suatu analisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul dengan kondisi apa adanya tanpa melakukan manipulasi pada variabel yang diteliti.
Alasan tipe deskriptif dipilih karena penelitian yang di lakukan adalah berkaitan dengan peristiwa-peristiwa yang sedang berlangsung dan berkenaan dengan kondisi masa sekarang.
C. Informan Penelitian
Informan yang digunakan dalam peneltian ini adalah informan terpercaya yang telah mengetahui dan paham mengenai permasalahan yang diteliti mengenai pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Bulukumba.
Tabel 3.1 Daftar Informan
No. Nama Informan Inisial Jabatan
1. A. Irma Damayanti Untung, S.T., M.M.
AI Kepala Bidang Anggaran BPKD Kabupaten
Berdasarkan Tabel 3.1 menjelaskan bahwa informan dari penelitian ini terdiri dari 4 orang dari berbagai jabatan di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Bulukumba yaitu Ibu A. Irma Damayanti Untung, S.T., M.M. (Kepala Bidang Anggaran BPKD Kabupaten Bulukumba), Bapak Abdul Hamid, S.E., M.Si. (Kepala Sub Bidang Perencanaan Anggaran BPKD Kabupaten Bulukumba), Bapak A. Asrial, S.Kom. (Kepala Sub Bidang Penatausahaan
Anggaran BPKD Kabupaten Bulukumba), dan Bapak A. M. Abdi, S.H. (Kepala Sub Bidang Pertanggungjawaban BPKD Kabupaten Bulukumba).
D. Teknik Pengumpulan Data
1. Observasi yaitu teknik pengumpulan data dengan cara turun langsung ke lapangan untuk mendapatkan informasi dan mengetahui langsung keadaan yang terjadi dilapangan.
2. Wawancara yaitu teknik pengambilan data yang dilakukan dengan cara tanya jawab secara langsung antara peneliti dengan narasumber mengenai masalah-masalah yang ada di lapangan. Peneliti melakukan wawancara berdasarkan pedoman wawancara, wawancara bisa dilakukan lewat via telepon dan secara langsung.
3. Dokumentasi adalah teknik pengambilan data yang dilakukan peneliti dengan menggunakan alat perekam, foto dan dokumen. Alat perekam digunakan untuk merekam wawancara yang dilakukan antara penulis dengan narasumber, foto digunakan penulis untuk membuktikan bahwa penulis telah melakukan wawancara dengan narasumber serta dokumen untuk memudahkan peneliti dalam pengumpulan data yang dibutuhkan.
E. Teknik Pengabsahan Data
Teknik pengabsahan data adalah teknik yang digunakan untuk menjamin bahwa semua yang telah diamati dan diteliti oleh peneliti sesuai atau relevan dengan data yang sesungguhnya terjadi dan memang benar adanya. Hal ini dilakukan peneliti untuk menjamin dan memelihara bahwa data tersebut benar, baik bagi pembaca maupun subjek penelitian. Adapun teknik pengabsahan data
kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
1. Triangulasi sumber
Triangulasi sumber membandingkan hasil wawancara informan yang satu dengan hasil wawancara informan lainnya dan beberapa informasi lainnya yang terakit dengan objek penelitian.
2. Triangulasi teknik
Triangulasi teknik yakni untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dengan tujuan untuk menguji tingkat kepercayaan data dengan melakukan pemeriksaan data terhadap berbagai sumber dengan menggunakan teknik yang berbeda. Misalnya hasil wawancara dicetak ataupun dibandingkan dengan hasil dokumentasi maupun dokumen-dokumen pendukung lainnya.
3. Triangulasi waktu
Triangulasi waktu yakni mengecek semua hasil wawancara berulang-ulang kali dengan maksud dan tujuan untuk mendapatkan sebuah data akurat dan valid.
F. Teknik Analisis Data
Data yang telah didapatkan akan diolah dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data. Dalam penelitian ini, teknik analisis data kualitatif yang digunakan, yaitu :
1. Reduksi Data (data reduction)
Reduksi data untuk mendapatkan informasi yang dapat menjawab pertanyaan penelitian terkait pada fokus penelitian. Reduksi data bertujuan untuk mempertegas, memperpendek, membuka fokus, membuang hal-hal yang
tidak penting dan mengatur data sedemikian rupa sehingga dapat memberikan sebuah simpulan terkait dengan objek penelitian. Data ini dikelompokkan sesuai dengan objek penelitian sehingga proses dalam mereduksi data tidak berjalan dengan waktu yang lama.
2. Penyajian Data
Langkah dalam penyajian data adalah membandingkan dan menghubungkan semua data baik data primer maupun data sekunder, guna membagi konsep bermakna. Penyajian data bertujuan untuk menganalisis dan mengingatkan bahwa penelitian kualitatif lebih kepada menyusun teks narasi deskriptif.
3. Penarikan Kesimpulan
Sejak awal penelitian penulis mengumpulkan data dan harus mengerti apa arti hal-hal yang telah ditemui dan didapatkan di lapangan dan mencatat sebab-akibat yang telah terjadi serta berbagai proporsi sehingga dilakukan penarikan kesimpulan dan dipertanggungjawabkan. Maka selanjutnya melakukan interpretasi terhadap data dan pematangan hasil yang diperoleh untuk mendapatkan sebuah penafsiran terhadap kesimpulan.
41 BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Lokasi Penelitian
1. Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Bulukumba
Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bulukumba merupakan unsur pelaksana dalam menyusun laporan pertanggungjawaban yang terdiri dari melakukan verifikasi kelengkapan berkas pertanggungjawaban bendahara/LS, rekonsiliasi data, berkas pertanggungjawaban bendahara, pembinaan penatausahaan keuangan daerah, menyusun laporan semesteran, prognosis, dan rekonsiliasi data semesteran.
Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Bulukumba dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah yang kemudian ditindaklanjuti dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bulukumba Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah serta Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah ditetapkan Presiden Joko Widodo pada tanggal 6 Maret 2019 di Jakarta.
Peraturan Pemerintah 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah diundangkan dan ditempatkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 42 dan Penjelasan Atas Peraturan Pemerintah 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah ditempatkan dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6322, agar semua
orang mengetahuinya, oleh Menkumham Yasonna H. Laoly pada tanggal 12 Maret 2019 di Jakarta.
2. Visi dan Misi a. Visi
Visi Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Bulukumba adalah “Mewujudkan Pengelolaan Keuangan Daerah yang Profesional, Tertib dan Akuntabel”.
b. Misi
Misi Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Bulukumba adalah :
1) Pengelolaan keuangan dan aset daerah yang handal dengan didukung oleh sumber daya manusia yang profesional, terpadu dan terarah.
2) Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan aparatur dalam merumuskan kebijakan tertib administrasi pengelolaan keuangan dan aset daerah yang efektif dan efisien.
3) Memperkuat koordinasi dan hubungan kerja dengan instansi/satuan kerja pengelola keuangan dan aset daerah maupun dengan pemerintah pusat.
3. Struktur dan Job Description
a. Struktur BPKD Kabupaten Bulukumba
Struktur organisasi perusahaan merupakan suatu sistem yang digunakan untuk mendefinisikan suatu hirarki dalam suatu organisasi atau perusahaan yang mengidentifikasi setiap pekerjaan, fungsi dan arah dari struktur tersebut. Struktur ini dikembangkan untuk menetapkan bagaimana bisnis beroperasi dan membantu usaha dalam mencapai tujuannya untuk memungkinkan pertumbuhan dimasa yang akan datang, serta menentukan bagaimana informasi mengalir antar level dalam perusahaan. Misalnya, dalam struktur terpusat, keputusan mengalir dari atas ke bawah, sedangkan dalam struktur desentralisasi, kekuatan pengambilan keputusan didistribusikan di antara berbagai tingkatan organisasi. Berikut struktur Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Bulukumba sesuai dengan lampiran aturan Bupati Bulukumba Nomor 100 Tahun 2016 tentang Struktur Organisasi Badan Pengelola Keuangan Daerah yang dapat dilihat pada Gambar 4.1.
Gambar 4.1. Struktur Organisasi Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Bulukumba
(Sumber: Badan Pengelolaan Keuangan Daerah) b. Job Description BPKD Kabupaten Bulukumba
1) Kepala Badan BPKD
a) Membantu Bupati dalam Mengkordinasikan penyelenggaraan Pengelolaan Keuangan Daerah;
b) Mengkorbidanikan Perumusan Rencana Strategis Badan Pengelola Keuangan Daerah;
Bidang Anggaran Bidang Akuntansi Bidang
Perbendaharaan
c) Mengkorbidanikan Perumusan Kebijakan agar tercipta sinkronisasi dan integrasi kebijakan pemerintah dalam lingkup kerja dan kewenangan Badan Pengelola Keuangan Daerah;
d) Melaksanakan Pengendalian Penempatan dan Pembinaan Kepegawaian lingkup Badan Pengelola Keuangan Daerah;
e) Mengendalikan pengelolaan keuangan Badan Pengelola Keuangan Daerah dan Pemerintah Kabupaten;
f) Menyelenggarakan urusan umum Badan Pengelola Keuangan Daerah;
g) Melakukan pemantauan dan Evaluasi secara berkala pelaksanaan kebijakan Pemerintah Daerah lingkup Badan Pengelola Keuangan Daerah;
h) Mengkonsultasikan dan mengkoordinasikan Program dan kegiatan dengan Pemerintah Pusat dan Propinsi dalam rangka terciptanya keselarasan program dan kegiatan antar tingkatan Pemerintahan dalam lingkungan kerja kewenangan Badan Pengelola Keuangan Daerah;
i) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas kepada bawahan;
j) Memantau dan mengevaluasi serta menilai pelaksanaa tugas bawahan;
k) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas Badan Pengelola Keuangan Daerah kepada Bupati melalui Sekertaris Daerah.
2) Sekretaris BPKD
a) Membantu Kepala Badan mengkoordinasikan penyelenggaraan Kesekretariatan Badan Pengelola Keuangan Daerah;
b) Mengkoordinasikan penyusunan program dan kegiatan Badan Pengelola Keuangan Daerah;
c) Melaksanakan pelayanan Kesekretariatan Badan Pengelola Keuangan Daerah;
d) Merumuskan pedoman dan / atau petunjuk tekhnis pelaksanaan Penyelenggaraan urusan kesekretariatan Badan Pengelola Keuangan Daerah;
e) Melaksanakan Pemantauan dan Evaluasi berkala pelaksanaan kegiatan kesekretariatan;
f) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan kepada bawahan;
g) Memantau dan mengevaluasi serta menilai plaksanan tugas bawahan;
h) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan;
i) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintah oleh atasan sesuai dengan bidang.
3) Sub Bidang Umum dan Kepegawaian
a) Membantu Sekretaris dalam menyusun Program, kegiatan, petunjuk tekhnis memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan
urusan Umum dan Kepegawaian Badan Pengelola Keuangan Daerah;
b) Menyusun Program dan kegiatan sub bagian Umum dan Kepegawaian;
c) Menyusun Pedoman dan/ atau petunjuk tekhnis pelaksanaan kegiatan urusan Umum dan Kepegawaian Badan Pengelola Keuangan Daerah;
d) Melaksanakan Pengelolaan urusan Umum dan Kepegawaian;
e) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas pada bawahan;
f) Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan kegiatan Ketatausahaan, pengelolaan administrasi barang inventaris dan administrasi Kepegawaian Badan Pengelola Keuangan Daerah;
g) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;
h) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang
4) Sub Bidang Keuangan
a) Membantu Sekretaris dalam menyusun Program, kegiatan, petunjuk tekhnis memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan urusan Keuangan Badan Pengelola Keuangan Daerah;
b) Menyusun Program dan kegiatan sub bagian Keuangan;
c) Menyusun Pedoman dan/ atau petunjuk tekhnis pelaksanaan kegiatan urusan Keuangan Badan Pengelola Keuangan Daerah;
d) Melaksanakan Pengelolaan Keuangan Badan Pengelola Keuangan Daerah;
e) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas pada bawahan;
f) Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan kegiatan keuangan Badan Pengelola Keuangan Daerah;
g) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;
h) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
5) Sub Bidang Program dan Pelaporan
a) Membantu Sekretaris dalam menyusun Program, kegiatan, petunjuk tekhnis memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan urusan program Badan Pengelola Keuangan Daerah;
b) Menyusun Program dan kegiatan sub bagian program;
c) Menyusun Pedoman dan/ atau petunjuk tekhnis pelaksanaan keiatan program Badan Pengelola Keuangan Daerah;
d) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas pada bawahan;
e) Memantau,mengevaluasi dan menilai pelaksnaan program Badan Pengelola Keuangan Daerah;
f) Melaporkan hasil pelakanaan tugas pada atasan;
g) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang.
6) Bidang Anggaran
a) Membantu Kepala Badan dalam mengkoordinasikan penyusunan program, Kegiatan, penyelenggaraan pelayanan, memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan anggaran.
b) Mengkoordinasikan penyusunan program dan kegiatan Bidang Anggaran;
c) Melaksanakan pengelolaan Bidang Anggaran;
d) Merumuskan Pedoman dan petunjuk teknis pelaksanaan anggaran;
e) Melaksanakan pemantauan dan evaluasi berkala pelaksanaan kegiatan anggaran Badan Pengelola Keuangan Daerah;
f) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan kepada bawahan;
g) Memantau dan megevaluasi serta menilai pelaksanaan tugas bawahan;
h) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan.
7) Bidang Perencanaan Anggaran
a) Membantu kepala bidang anggaran dan menyusun program kegiatan petunjuk teknis serta perencanaan anggaran;
b) Menyusun program dan kegiatan perencanaan anggaran;
c) Menyusun pedoman dan/atau petunjuk teknis penyusunan kegiatan perencanaan anggaran;
d) Menyusun pedoman dan/atau petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan perencanaan anggaran dan belana daerah;
e) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas pada bawahan;
f) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;
g) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang.
8) Bidang Penatausahaan Anggaran
a) Membantu kepala bidang anggaran dalam menyusun program kegiatan petunjuk teknis memantau dan mengevaluasi belanja dan pembiayaan satuan kerja pengelolaan keuangan daerah (SKPKD);
b) Menyusun program dan kegiatan seksi Penatausahaan anggaran;
c) Menyusun Pedoman dan/atau petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan Penatausahaan anggaran;
d) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas pada bawahan;
e) Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan kegiatan penatausahaan anggaran;
f) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;
g) Melaksanakan tugas kedinasan lain yag diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang.
9) Bidang Pembiayaan
a) Membantu kepala bidang anggaran dalam menyusun program kegiatan petunjuk teknis memantau dan mengevaluasi belanja dan pembiayaan satuan kerja pengelolaan keuangan daerah (SKPKD);
b) Menyusun program dan kegiatan seksi Pembiayaan;
c) Menyusun Pedoman dan/atau petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan pembiayaan;
d) Melaksanakan pengelolaan belanja dan pembiayaan SKPKD;
e) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas pada bawahan;
f) Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan kegiatan penatausahaan anggaran
g) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;
h) Melaksanakan tugas kedinasan lain yag diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang.
10) Bidang Akuntansi
a) Membantu Kepala Badan dalam menyusun program, kegiatan, petunjuk teknis, memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan akuntansi;
b) Mengkoordinasikan penyusunan program dan kegiatan akuntansi Penerimaan, Akuntansi pengeliaran dan akuntansi pelaporan;
c) Melaksanakan pengelolaan program dan kegiatan Bidang akuntansi Penerimaan, Akuntansi pengeliaran dan akuntansi pelaporan;
d) Merumuskan Pedoman dan petunjuk teknis pelaksanaan akuntansi Penerimaan, Akuntansi pengeliaran dan akuntansi pelaporan;
e) Melaksanakan pemantauan dan evaluasi berkala pelaksanaan kegiatan akuntansi Penerimaan, Akuntansi pengeliaran dan akuntansi pelaporan;
f) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan kepada bawahan;
g) Memantau dan megevaluasi serta menilai pelaksanaan tugas bawahan;
h) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan.
11) Sub Bidang Akuntansi Penerimaan
a) Membantu Kepala Bidang Akuntansi dalam menyusun program, kegiatan, petunjuk teknis, memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan akuntansi penerimaan;
b) Menyusun program dan kegiatan seksi akuntansi penerimaan;
c) Menyusun Pedoman dan/atau petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan akuntansi penerimaan;
d) Melaksanakan pengelolaan akuntansi penerimaan;
e) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas pada bawahan penerimaan;
f) Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan kegiatan akuntansi penerimaan;
g) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;
h) Melaksanakan tugas kedinasan lain yag diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang.
12) Sub Bidang Akuntansi Pengeluaran
a) Membantu Kepala Bidang Akuntansi dalam menyusun program, kegiatan, petunjuk teknis, memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan Akuntansi Pengeluaran;
b) Menyususn program dan kegiatan seksi akuntansi Pengeluaran;
c) Menyusun Pedoman dan/atau petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan akuntansi Pengeluaran;
d) Melaksanakan pengelolaan akuntansi Pengeluaran;
e) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas pada bawahan Pengeluaran;
f) Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan kegiatan akuntansi Pengeluaran;
g) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;
h) Melaksanakan tugas kedinasan lain yag diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang.
13) Sub Bidang Akuntansi Pelaporan
a) Membantu Kepala Bidang Akuntansi dalam menyusun program, kegiatan, petunjuk teknis, memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan Akuntansi Pelaporan;
b) Menyusunan program dan kegiatan Akuntansi Pelaporan;
c) Menyusun Pedoman dan/atau petunjuk teknis pelaksanaan Akuntansi Pelaporan;
d) Melaksanakan penatausahaan adminstrasi pembukuan satuan kerja perangkat daerah (SKPD);
e) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas pada bawahan;
f) Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan kegiatan Akuntansi Pelaporan;
g) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;
h) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang.
14) Bidang Perbendaharaan
a) Membantu Kepala Badan dalam mengkoordinasikan penyusunan program, kegiatan, penyelenggaraan Pengelolaan kas, pengelolaan Gaji dan pertanggung jawaban;
b) Menyususn program dan kegiatan penyelenggaraan Pengelolaan kas, pengelolaan Gaji dan pertanggung jawaban;
c) Menyusun Pedoman dan/atau petunjuk teknis pelaksanaan penyelenggaraan Pengelolaan kas,pengelolaan Gaji dan pertanggung jawaban;
d) Melaksanakan penatausahaan adminstrasi pembukuan satuan kerja perangkat daerah (SKPD);
e) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas pada bawahan;
f) Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan kegiatan penyelenggaraan Pengelolaan kas,pengelolaan Gaji dan pertanggung jawaban;
g) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;
h) Melaksanakan tugas kedinasan lain yag diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang.
15) Sub Bidang Pengelolaan Kas
a) Membantu Kepala Bidang Akuntansi dan pengelolaan kas dalam menyusun program, kegiatan, petunjuk teknis, memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan Pengelolaan kas;
b) Menyusun program dan kegiatan seksi pengelolaan kas;
c) Menyusun Pedoman dan/ atau petunjuk teknis pelaksanaan administrasi pengelolaan kas;
d) Mendistribusikan tugas dan member petunjuk pelaksanaan tugas pada bawahan;
e) Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan kegiatan pengelolaan kas;
f) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;
g) Melaksanakan tugas kedinasan lain yag diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang.
16) Sub Bidang Pengelolaan Gaji
a) Membantu Kepala Bidang Anggaran dan pengelolaan gaji dalam menyusun program, kegiatan, petunjuk teknis, memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pengelolaan gaji;
b) Menyusun program dan kegiatan seksi Pengelolaan Gaji;
c) Menyusun Pedoman dan/atau petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan Pengelolaan Gaji;
d) Melaksanakan Pengelolaan Gaji;
e) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas pada bawahan;
f) Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan kegiatan Pengelolaan Gaji;
g) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;
h) Melaksanakan tugas kedinasan lain yag diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang.
17) Sub Bidang Pertanggungjawaban
a) Membantu Kepala Bidang Akuntansi dan pengelolaan kas dalam menyusun program, kegiatan, petunjuk teknis, memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan Pembukuan;
b) Menyusun program dan kegiatan seksi pertanggung jawaban;
c) Menyusun Pedoman dan/atau petunjuk teknis pelaksanaan administrasi pertanggung jawaban;
d) Melaksanakan penatausahaan adminstrasi pembukuan satuan kerja perangkat daerah (SKPD);
e) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas pada bawahan;
f) Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraankegiatan pertanggung jawaban;
g) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;
h) Melaksanakan tugas kedinasan lain yag diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang.
18) Bidang Aset
a) Membantu Kepala Badan dalam mengkoordinasikan penyusunan program, Kegiatan, penyelenggaraan pelayanan, memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pengelolaan barang milik daerah;
b) Mengkoordinasikan penyusunan program dan kegiatan bidang aset;
c) Melaksanakan pengelolaan barang milik Daerah;
d) Merumuskan pedoman dan/ atau petunjuk teknis pelaksanaan pengelolaan barang milik daerah;
e) Melaksanakan pemantauan dan evaluasi berkala pelaksanaan kegiatan pengelolaan barang milik Daerah;
f) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan kepada bawahan;
g) Memantau dan mengevaluasi serta menilai pelaksanaan tugas bawahan;
h) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan;
i) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang.
19) Sub Bidang Perencanaan Aset
a) Membantu Kepala Bidang dalam menyusun program, kegiatan, petunjuk teknis,memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan perencanaan dan pengendalian barang milik daerah;
b) Menyusun Program dan Kegiatan seksi perencanaan;
c) Menyusun pedoman dan/atau petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan perencanaan;
d) Melaksanakan, memantau,dan mengevaluasi, penyelenggaraan, pengelolaan perencanaan barang milik daerah;
e) Mendistribusikan tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas pada bawahan;
f) Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan kegiatan perencanaan;
g) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas pada atasan;
h) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai dengan bidang.
20) Sub Bidang Inventarisasi Aset
a) Membantu Kepala Bidang dalam menyusun program, kegiatan, petunjuk teknis, pemantauan dan mengevaluasian inventarisasi barang milik daerah;
b) Menyusun Progran dan kegiatan Seksi Inventarisasi;
c) Menyusun pedoman dan/atau petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan Inventarisasi dan Penatausahaan barang milik daerah;
c) Menyusun pedoman dan/atau petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan Inventarisasi dan Penatausahaan barang milik daerah;