INSTRUMEN KEUANGAN KEBIJAKAN
LINDUNG NILAI 19
87. Jika terdapat hubungan lindung nilai yang telah ditetapkan 21
6.29 ---
Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Keuangan Bank Indonesia
maka kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam selisih 1 revaluasi instrumen keuangan diakui ke surplus defisit meskipun aset 2 keuangan tersebut belum dihentikan pengakuannya.
3 4
85. Jumlah kerugian kumulatif yang diakui ke surplus defisit 5
sesuai dengan paragraf 84 merupakan selisih antara biaya perolehan 6
(setelah dikurangi pelunasan pokok dan amortisasi) dan nilai wajar 7
kini, dikurangi kerugian penurunan nilai aset keuangan yang 8 sebelumnya telah diakui dalam surplus defisit.
9 10
86. Jika, pada periode berikutnya, nilai wajar aset keuangan 11
berupa instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai diukur pada 12
nilai wajar melalui selisih revaluasi meningkat dan peningkatan 13
tersebut dapat dikaitkan secara objektif dengan peristiwa yang 14
terjadi setelah pengakuan kerugian penurunan nilai dalam surplus 15 defisit, maka kerugian penurunan nilai tersebut dibalik melalui 16 surplus defisit.
17 18
LINDUNG NILAI 19
20
87. Jika terdapat hubungan lindung nilai yang telah ditetapkan 21
antara instrumen lindung nilai dan item yang dilindung nilai 22 sebagaimana dijabarkan di paragraf 102–105 dan PP128–PP130, 23 maka akuntansi untuk keuntungan atau kerugian atas instrumen 24 lindung nilai dan item yang dilindung nilai mengikuti ketentuan 25 paragraf 106–118.
26 27
Instrumen Lindung Nilai 28
29 Instrumen yang Memenuhi Kualifikasi Lindung Nilai 30
31
88. Pernyataan ini tidak membatasi situasi yang mana derivatif dapat 32
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai sepanjang memenuhi ketentuan 33
di paragraf 105, kecuali untuk sejumlah opsi yang diterbitkan (lihat paragraf 34
PP119). Tetapi demikian, aset keuangan nonderivatif atau liabilitas 35
keuangan nonderivatif dapat ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai 36
hanya untuk lindung nilai risiko perubahan nilai tukar.
37
38 89. Untuk tujuan akuntansi lindung nilai, hanya instrumen yang 39
melibatkan pihak eksternal dari BI yang dapat ditetapkan sebagai instrumen 40
lindung nilai.
41
PKAK 06: INSTRUMEN KEUANGAN KEBIJAKAN ---
6.30 ---
Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Keuangan Bank Indonesia Penetapan Instrumen Lindung Nilai
1 2
90. Pada umumnya terdapat satu ukuran nilai wajar untuk 3
instrumen lindung nilai secara keseluruhan, dan faktor-faktor yang 4
menyebabkan perubahan dalam nilai wajar adalah saling terkait. Dengan 5
demikian, hubungan lindung nilai ditetapkan oleh BI sebagai instrumen 6 lindung nilai secara keseluruhan nilainya. Pengecualian yang diizinkan 7 hanya:
8 (a) pemisahan nilai intrinsik dan nilai waktu dari kontrak opsi dan 9 penetapannya sebagai instrumen lindung nilai hanya untuk 10
perubahan nilai intrinsik dalam opsi dan tidak termasuk perubahan 11
dalam nilai waktu; dan 12
(b) pemisahan elemen bunga dan harga saat ini (spot price) dari kontrak 13
forward.
14 Pengecualian tersebut diizinkan karena nilai intrinsik opsi dan premi 15 kontrak berjangka umumnya dapat diukur secara terpisah. Strategi lindung 16 nilai yang dinamis yang menilai nilai intrinsik dan nilai waktu dari kontrak 17
opsi dapat memenuhi kualifikasi untuk akuntansi lindung nilai.
18 19
91. Proporsi dari keseluruhan instrumen lindung nilai, misalnya 50%
20
dari jumlah nosional, dapat ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai 21 dalam suatu hubungan lindung nilai. Tetapi demikian, hubungan lindung 22 nilai dapat tidak ditetapkan hanya untuk satu bagian saja dari periode 23 waktu di mana instrumen lindung nilai masih berjalan.
24 25
92. Satu instrumen lindung nilai dapat ditetapkan sebagai lindung 26
nilai atas lebih dari satu jenis risiko sepanjang (a) risiko yang dilindung nilai 27
dapat diidentifikasi secara jelas; (b) keefektifan dari lindung nilai dapat 28
dibuktikan; dan (c) dimungkinkan untuk memastikan bahwa terdapat 29 penetapan yang spesifik dari instrumen lindung nilai dan posisi risiko yang 30 berbeda.
31 32
93. Dua atau lebih derivatif, atau proporsinya (atau dalam kasus 33
lindung nilai atas risiko perubahan nilai tukar, dua atau lebih nonderivatif 34
atau proporsinya, atau kombinasi dari derivatif dan nonderivatif atau 35
proporsinya), dapat dianggap sebagai kombinasi dan secara bersama-sama 36
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai, termasuk ketika risiko yang 37 timbul dari sejumlah derivatif saling hapus dengan risiko yang timbul dari 38 derivatif lain. Tetapi, interest rate collar atau instrumen derivatif lain yang 39
merupakan kombinasi dari opsi yang diterbitkan dan opsi yang dibeli tidak 40
memenuhi kriteria sebagai instrumen lindung nilai jika kombinasi tersebut 41
pada dasarnya menghasilkan opsi yang diterbitkan secara neto (terdapat 42
penerimaan premi neto). Demikian juga, dua atau lebih instrumen (atau 43
proporsinya) dapat ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai hanya jika 44
PKAK 06: INSTRUMEN KEUANGAN KEBIJAKAN ---
6.31 ---
Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Keuangan Bank Indonesia
tidak satu pun instrumen tersebut merupakan opsi yang diterbitkan atau 1 opsi yang diterbitkan neto.
2 3
Item yang Dilindung Nilai 4
5
Item yang Memenuhi Kualifikasi Dilindung Nilai 6
7 94. Item yang dilindung nilai dapat berupa aset atau liabilitas yang 8
diakui, komitmen pasti yang belum diakui, atau prakiraan transaksi yang 9
kemungkinan besar terjadi. Item yang dilindung nilai dapat berupa (a) aset, 10
liabilitas, komitmen pasti, transaksi yang diperkirakan kemungkinan besar 11
terjadi, (b) sekelompok aset, liabilitas, komitmen pasti, atau prakiraan 12 transaksi yang kemungkinan besar terjadi yang memiliki karakteristik risiko 13 yang serupa, atau (c) bagian dari portofolio aset keuangan atau liabilitas 14 keuangan yang berbagi risiko yang dilindung nilai, untuk lindung nilai 15 portofolio risiko suku bunga.
16 17
95. Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi 18
dapat merupakan item yang dilindung nilai terhadap risiko suku bunga, 19 risiko pembayaran lebih awal, risiko yang berasal dari perubahan nilai 20 tukar, atau risiko kredit.
21
22 96. Untuk tujuan akuntansi lindung nilai, hanya aset, liabilitas, 23
komitmen pasti, atau prakiraan transaksi yang kemungkinan besar terjadi 24
yang melibatkan pihak eksternal dari BI yang dapat ditetapkan sebagai item 25
yang dilindung nilai.
26
27 Penetapan Item Keuangan sebagai Item yang Dilindung Nilai 28
29 97. Jika item yang dilindung nilai merupakan aset keuangan atau 30
liabilitas keuangan, maka aset atau liabilitas tersebut dapat merupakan item 31
yang dilindung nilai terhadap risiko yang berkaitan hanya dengan sebagian 32
dari arus kas atau nilai wajarnya (seperti satu atau lebih arus kas 33 kontraktual yang dipilih atau bagian dari arus kas tersebut atau persentase 34 tertentu dari nilai wajar tersebut) sepanjang keefektifan lindung nilai dapat 35 diukur. Sebagai contoh, bagian yang dapat diidentifikasi dan diukur secara 36 terpisah dari eksposur suku bunga atas aset yang menghasilkan bunga atau 37
liabilitas yang terbebani bunga dapat ditetapkan sebagai risiko yang 38
dilindung nilai (seperti komponen suku bunga bebas risiko atau komponen 39
suku bunga acuan dari keseluruhan eksposur suku bunga dari suatu 40
instrumen keuangan yang dilindung nilai).
41
42 98. Dalam lindung nilai atas nilai wajar dari eksposur suku bunga 43 suatu portofolio aset keuangan atau liabilitas keuangan (dan hanya dalam 44
PKAK 06: INSTRUMEN KEUANGAN KEBIJAKAN ---
6.32 ---
Komite Penyusun Kebijakan Akuntansi Keuangan Bank Indonesia
jenis lindung nilai ini), bagian yang dilindung nilai tersebut dapat ditetapkan 1 dalam bentuk suatu jumlah mata uang (seperti dalam jumlah dollar atau