BAB II Program Pendidikan
TATA TERTIB UJIAN MAHASISWA PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI UNIVERSITAS INDONESIA.
I. UJIAN DI RUANG KELAS
1. Para peserta ujian yang terlambat (dengan alasan apapun) lebih dari 30 menit dari saat dimulainya ujian tidak diperkenankan mengikuti ujian, sedangkan kepada mahasiswa yang terlambat 10 menit setelah dimulainya ujian harus melapor kepada Ketua Pelaksana Ujian atau Koordinator Ujian, dan mengisi formulir keterlambatan masuk ujian;
2. Para peserta ujian yang sudah masuk ruang dan telah menerima soal dianggap telah mengikuti ujian dan tidak dibenarkan keluar dari ruang ujian, kecuali dianggap ujian telah selesai;
3. Para peserta ujian wajib membawa Kartu Rencana Studi (KRS) yang berlaku;
4. Para peserta ujian wajib meninggalkan buku, catatan, kertas dan lain
sebagainya yang dianggap dapat ataupun tidak dapat membantu penyelesaian soal-soal ujian di tempat yang ditentukan oleh pengawas ujian, kecuali untuk ujianopen book;
5. Selama pelaksanaan ujian, peserta ujian DILARANG: a. Keluar masuk ruangan, termasuk ke kamar kecil; b. Mengganggu jalannya ujian;
c. Merokok;
d. Memakai sandal dan sepatu sandal yang bagian belakangnya tidak tertutup atau bertali;
e. Menggunakan dan mendengarkan alat musik seperti walkman atau sejenisnya;
f. Pinjam meminjam alat tulis;
g. Menggunakan alat komunikasi seperti handphone, pager dan lain- lain termasuk untuk dijadikan alat hitung;
h. Meninggalkan tempat ujian tanpa seizin pengawas ujian;
i. Meninggalkan tempat ujian sebelum 60 menit pelaksanaan ujian berlalu;
j. Melihat pekerjaan ujian peserta lain;
k. Memperlihatkan pekerjaan kepada peserta lain; l. Berbicara satu sama lain;
m. Membawa contekan/catatan dalam bentuk apapun pada saat pelaksanaan ujian, baik yang membantu maupun tidak, dan dengan sengaja atau tidak sengaja, termasuk kalkulator yang diisi rumus/contekan dalam memori;
n. Menggunakan disket/USB/CD/alat penyimpan lainnya milik pribadi selama pelaksanaan ujian di laboratorium komputer baik sengaja atau tidak;
o. Mencontek atau memberi contekan pada saat pelaksanaan ujian; dan p. Meminta pihak lain untuk mengerjakan ujian dan/atau mengerjakan
II. UJIAN DI RUANG LABORATORIUM
Pelaksanaan ujian di ruang laboratorium komputer, mahasiswa WAJIB: 1. Duduk pada tempat yang ditentukan oleh Pengawas Ujian;
2. Menggunakan USB/Disket/CD milik Program Pendidikan Vokasi UI Bidang Studi masing-masing, dilarang menggunakan milik pribadi; 3. Mengerjakan seluruh soal ujian di drive komputer yang ditentukan,
dengan terlebih dahulu membuat folder di drive komputer tersebut dengan diberi nama : Nama Anda_ NPM _Mata Kuliah_Nama Dosen atau yang ditentukan dalam soal;
4. Menyimpan file yang sedang dikerjakan setiap saat. Resiko kehilangan file jika terjadi suatu masalah karena file tidak disimpan setiap saat menjadi resiko Peserta Ujian;
5. Memberitahukan kepada Pengawas Ujian untuk memindahkan hasil ujian di drive komputer ke Flash Disk/USB yang dipegang oleh Pengawas Ujian setelah selesai ujian. Didepan Pengawas Ujian, Peserta Ujian WAJIB melihat proses pemindahan tersebut dan memastikan bahwa file yang telah tersimpan di Flash Disk/USB dapat dibuka dan dibaca sesuai dengan yang telah dikerjakan;
6. Mengembalikan soal ujian yang telah diisi NPM, No. Urut, No. Komputer dan Nama Dosen, kemudian menandatangani absen ujian untuk kedua kalinya setelah memastikan bahwa prosedur point e dan f telah berjalan dengan baik (dengan tanda tangan kedua, Peserta Ujian menyatakan bahwa telah memindahkan hasil ujian dari drive komputer ke Flash Disk/USB dengan baik);
7. Tetap di ruang dan dilarang meninggalkan ruang ujian sebelum poin e dan f telah diselesaikan dengan baik;
8. Peserta ujian yang tidak mengembalikan soal ujian akan dikenakan sanksi yaitu dianggap tidak mengikuti ujian tersebut.
III. SANKSI
1. Para peserta ujian yang melanggar tata tertib ujian dikenakan sanksi seperti yang tersebut di poin 2 dibawah dan tidak dicarikan tempat magang. Khusus pelanggaran tidak membawa KRS pada saat ujian, mahasiswa diberikan kesempatan maksimal 3 (tiga) kali selama periode ujian untuk meminta surat izin mengikuti ujian yang dikeluarkan sekretariat. Jika lebih dari 3 (tiga) kali tidak diizinkan mengikuti ujian dengan alasan apapun.
2. Para peserta ujian yang melanggar tata tertib ujian Mata Kuliah akan dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat kesalahan yaitu :
a. Sanksi minimalbagi peserta ujian yang melanggar poin 5 asampai dengan 5 h diatas adalah penghentian pelaksanaan ujian bagi peserta tersebut pada saat ditemukannya pelanggaran dan berkas hasil ujian tetap diperiksa sampai dengan batas penghentian ujian; b. Sanksi minimal bagi peserta yang melanggar point 5i sampai
(mendapat nilai E) dalam mataujian yang diambil pada waktu pelanggaran terjadi dan peserta juga tidak diperkenankan mengikuti ujian untuk mataujian-mataujian yang tersisa berikutnya;
c. Sanksi minimal bagi peserta yang melanggar point 5p untuk pertama kali dinyatakan gugur untuk semua Mata Kuliah pada semester terjadi pelanggaran;
d. Untuk semua pelanggaran kedua kali untuk point b dan c di atas, peserta akan memperoleh sanksi seperti di atas dan mahasiswa tidak dapat melaksanakan registrasi administrasi di Program Pendidikan Vokasi UI pada semester berikutnya;
e. Untuk semua pelanggaran ketiga kali untuk point b dan c, peserta akan dikeluarkan sebagai mahasiswa Program Pendidikan Vokasi UI.
3. Mahasiswa yang tidak hadir mengikuti ujian akan diberikan nilai nol untuk ujian tersebut dan tidak dapat mengikuti ujian susulan.
IV. UJIAN SUSULAN
1. Ujian susulan (termasuk laboratorium harian dan kuis) hanya dapat diberikan jika mahasiswa tersebut memenuhi salah satu syarat di bawah ini :
a. Dirawat inap di Rumah Sakit, dengan dibuktikan adanya surat keterangan dokter atau rumah sakit yang menunjukkan penyakit yang diderita, surat keterangan rawat inap dari rumah sakit (RS), copy bukti administrasi pembayaran dari RS, copy resep dan copy hasil laboratorium, yang telah dilegalisir oleh dokter Pusat Kesehatan Mahasiswa UI.
b. Keluarga inti langsung yaitu ayah, ibu, adik kandung, kakak kandung, suami/istri, anak kandung meninggal dunia pada hari tersebut atau dikebumikan di hari tersebut.
2. Berkas pengajuan ujian susulan (formulir dan kelengkapannya) harus diserahkan paling lambat 3 (tiga) hari setelah mahasiswa keluar dari rumah sakit atau keluarga inti meninggal dunia dan/atau dikebumikan.
Ketua,
ttd
Dr. Muhammad Hikam, MSc. NIP 19600528 198202 1001
PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA