Apakah yang disebut dengan “Tidak berada dalam lima elemen, keluar dari Triloka?” Ini adalah masalah yang sangat tajam. Banyak master Qigong di masa lalu saat membicarakan hal ini telah dibuat tersedak diam oleh pertanyaan orang yang tidak percaya Qigong. “Kalian yang berlatih Gong, siapa yang sudah keluar dari lima elemen, di antara kalian siapa yang sudah tidak berada dalam Triloka?” Sebagian orang memang bukan master Qigong, sebutan master Qigong itu adalah gelar yang dia pasang sendiri. Bila tidak dapat menjelaskan janganlah berbicara, jika dia masih berani berbicara, maka orang akan menyumbat mulutnya dengan pertanyaan itu. Hal ini telah menimbulkan kerugian besar, menimbulkan kekalutan besar dalam komunitas Xiulian, orang pun memanfaatkan hal ini untuk menyerang Qigong. Pernyataan tidak berada dalam lima elemen, keluar dari Triloka adalah sebuah ungkapan komunitas Xiulian, dia berasal dari agama, terjadi dalam lingkungan agama. Oleh karena itu kami tidak dapat lepas dari latar belakang sejarah ini, tidak dapat mengabaikan situasi pada masa itu untuk membicarakan masalah ini.
49
Apa yang dimaksud dengan tidak berada dalam lima elemen? Baik ilmu fisika Tiongkok kuno maupun ilmu fisika modern semua mengakui teori lima elemen dari Tiongkok memang benar adanya. Lima elemen yang terdiri dari logam, kayu, air, api dan tanah memang benar telah membentuk segala benda dan segala makhluk yang ada di dalam alam semesta, maka kami bicarakan lima elemen ini. Bila dikatakan seseorang telah keluar dari lima elemen, yang dalam bahasa modern berarti sudah keluar dari dunia fisik kita ini, terdengar cukup misterius. Coba anda semua pikirkan masalah semacam ini, master Qigong itu memiliki Gong. Saya pernah mengikuti percobaan, begitu pula banyak master Qigong juga pernah mengikuti pengujian untuk mengukur energinya. Karena elemen materi dalam Gong dapat dideteksi dengan bantuan banyak instrumen yang telah ada saat ini, yaitu elemen yang dikeluarkan oleh master Qigong, sepanjang instrumen semacam itu ada, tentu dapat digunakan untuk mendeteksi eksistensi Gong. Alat instrumen modern dapat digunakan mendeteksi sinar infra merah, ultraviolet, gelombang ultrasonik, suara infrasonik, listrik, magnet, sinar gamma, atom, dan neutron. Semua Master Qigong memiliki materi semacam ini, bahkan materi yang dipancarkan oleh sebagian master Qigong tidak mampu dideteksi, karena tidak ada instrumennya. Sepanjang ada instrumen yang sesuai selalu dapat dideteksi, dan ditemukan bahwa substansi yang dipancarkan oleh master Qigong luar biasa berlimpah.
Di bawah efek medan magnet yang spesifik, seorang master Qigong dapat memancarkan sinar aura yang sangat kuat dan istimewa indahnya. Makin tinggi daya Gong, akan makin besar medan energi yang ditimbulkannya. Manusia biasa juga ada, tetapi sangat kecil, hanya berupa semacam sinar aura yang sangat kecil. Pada riset ilmu fisika energi tinggi, orang beranggapan bahwa energi adalah benda yang berupa neutron, atom. Banyak master Qigong termasuk master Qigong yang ternama pernah diuji. Saya juga telah diuji, hasil pengujiannya menunjukkan sinar gamma dan thermal neutron yang terpancar adalah 80 kali sampai 170 kali lebih banyak dibandingkan dengan yang dipancarkan oleh materi normal. Pada saat itu, jarum penunjuk dari alat pengukur sudah menunjuk pada batas maksimum, karena jarum penunjuk sudah menyentuh ujung batas, akhirnya seberapa besar nilainya juga tidak dapat diketahui. Sungguh sulit dibayangkan adanya neutron yang demikian besar! Bagaimana mungkin manusia dapat memancarkan neutron yang sedemikian besar? Hal ini juga membuktikan bahwa kita selaku master Qigong memiliki Gong, memiliki energi, hal ini sudah dibuktikan secara nyata oleh komunitas ilmu pengetahuan dan teknologi.
Untuk keluar dari lima elemen, kita perlu mengikuti metode kultivasi ganda pada watak dan raga, pada metode Gong yang tidak berkultivasi ganda pada watak dan raga, hanya tumbuh Gong sesuai tinggi rendah tingkat Gong-nya saja, sedangkan metode Gong yang tidak berkultivasi pada raga maka tidak mengenal masalah ini, karena dia memang tidak berprinsip keluar dari lima elemen. Dalam metode Gong yang berkultivasi ganda pada watak dan raga, energi disimpan dalam segenap sel tubuh. Kita praktisi Gong pada umumnya, orang yang Gong-nya baru saja meningkat, butiran energi yang timbul sangat kasar, bercelah, densitasnya tidak besar, oleh karena itu daya kekuatannya sangat lemah. Sesudah tingkatnya makin tinggi, densitas energinya mungkin saja lebih besar ratusan kali, ribuan kali, bahkan ratusan juta kali dibandingkan molekul air pada umumnya. Karena makin tinggi tingkatnya, akan makin besar pula densitasnya, makin halus, dan keampuhannya juga makin besar. Dengan kondisi semacam ini, energi tersimpan dalam setiap sel tubuh, tidak semata pada setiap sel tubuh dari ruang fisik kita ini saja, namun juga pada segenap tubuh yang berada pada ruang dimensi lain, molekul, atom,
50
proton, elektron terus hingga bagian ekstrem mikroskopis dalam sel, semua telah dipadati oleh energi tinggi semacam ini. Lama-kelamaan, tubuh manusia akan dipadati seluruhnya oleh materi energi tinggi semacam ini.
Materi energi tinggi semacam ini memiliki kecerdasan, ia memiliki kemampuan. Sekali ia sudah menjadi banyak, densitasnya menjadi besar, dan telah memenuhi segenap sel tubuh manusia, maka ia dapat mengendalikan sel tubuh fisik manusia, sel yang paling lemah itu, begitu terkendali maka sudah tidak akan terjadi metabolisme lagi, akhirnya secara total telah menggantikan sel tubuh fisik manusia. Tentu saja ini mudah bila saya ucapkan, jika ingin berkultivasi sampai tahap tersebut, adalah suatu proses yang lamban. Ketika kultivasi anda telah mencapai tahap ini, segenap sel tubuh anda telah tergantikan oleh materi energi tinggi semacam ini, coba anda pikirkan apakah tubuh anda masih terbentuk dari lima elemen lagi? Apakah masih berupa materi yang berasal dari ruang kita ini? Sebenarnya ia telah terbentuk oleh materi energi tinggi yang dikumpulkan dari ruang dimensi lain. Sedangkan elemen De itu juga merupakan materi yang berada pada ruang dimensi lain, ia juga tidak terikat oleh medan waktu dari ruang kita ini.
Ilmu pengetahuan modern berpendapat bahwa waktu memiliki medan, sesuatu yang tidak berada dalam batas lingkup medan waktu, tidak terikat oleh waktu. Konsep waktu pada ruang dimensi lain berbeda dengan yang berlaku pada ruang kita di sini, bagaimana mungkin ia dapat mengikat materi yang berasal dari ruang dimensi lain? Itu sama sekali tidak mungkin. Coba anda semua pikirkan, pada saat ini bukankah anda sudah tidak berada dalam lima elemen lagi? Apakah anda masih memiliki tubuh seperti manusia biasa? Sama sekali sudah bukan lagi. Tetapi ada satu hal, manusia biasa tidak dapat membedakannya. Walaupun tubuhnya sudah berubah sampai taraf demikian, namun masih belum dapat terhitung selesainya Xiulian, dia masih harus terus berkultivasi menuju ke atas menerobos tingkatan, maka dia masih perlu Xiulian di tengah manusia biasa, tidak dibenarkan jika dia sudah tidak dapat terlihat lagi oleh manusia biasa.
Apa yang terjadi kemudian? Dalam proses Xiulian yang dijalani, walaupun segenap sel molekul yang ada padanya telah digantikan oleh materi energi tinggi, namun atom itu mempunyai susunan urut tertentu, susunan urut dari molekul dan inti atom adalah tetap tidak berubah. Susunan urut molekul dari sel tetap pada kondisi semacam itu, bila diraba terasa lunak. Susunan urut molekul tulang punya densitas yang besar, jika diraba terasa keras. Densitas molekul cairan darah adalah sangat kecil, ia berupa cairan. Dari permukaan, manusia biasa tidak dapat melihat perubahan yang terjadi pada diri anda, sel molekulnya masih tetap pada struktur dan susunan urut yang semula, strukturnya tidak mengalami perubahan, namun energi yang berada di dalam telah mengalami perubahan, maka orang ini selanjutnya tidak dapat menjadi tua secara alamiah, selnya tidak dapat punah, sehingga dia akan tetap awet muda. Di dalam proses Xiulian, orang tersebut akan tampak muda, dan akhirnya bertahan pada kondisi itu.
Tentu saja, kalau tubuh itu tertabrak mobil mungkin akan mengalami patah tulang, terpotong pisau pun masih dapat berdarah. Karena susunan urut molekulnya tidak berubah, hanya saja ia tidak dapat punah secara alamiah, tidak dapat menua secara alamiah, tidak ada metabolisme, inilah yang kami maksud keluar dari lima elemen. Di sini mana ada unsur takhayulnya? Ini dapat dijelaskan dengan prinsip ilmiah. Ada yang tidak dapat menjelaskan lalu berbicara sekehendak hati, sehingga orang lain
51
akan menganggap anda takhayul. Karena perkataan tersebut berasal dari agama, bukan istilah yang diciptakan Qigong masa kini.
Apa yang disebut keluar dari Triloka, pada hari yang lalu telah saya katakan, faktor krusial untuk tumbuh Gong adalah kita telah Xiulian Xinxing, telah berasimilasi pada karakter alam semesta, karakter alam semesta sudah tidak mengikat anda lagi, Xinxing anda telah membubung ke atas, elemen De itu lalu berevolusi menjadi Gong. Secara terus-menerus tumbuh ke atas, membubung ke atas, setelah membubung mencapai tingkat tinggi, membentuk sebuah pilar Gong. Seberapa tinggi pilar Gong ini, setinggi itu pulalah Gong anda. Ada sebuah perkataan yang demikian: Dafa tiada tepi, sepenuhnya mengandalkan hati anda untuk berkultivasi, perihal seberapa tinggi anda dapat berkultivasi, sepenuhnya mengandalkan daya kesabaran anda dan daya anda menanggung penderitaan. Jika substansi putih dari tubuh anda sendiri telah terpakai habis, substansi hitam dengan lewat penderitaan ia juga dapat ditransformasikan menjadi substansi putih. Jika masih kurang, milik sanak keluarga dan handai tolan, sekiranya tidak Xiulian, dapat anda tanggung dosanya, anda juga dapat menumbuhkan Gong, ini berlaku bagi orang yang telah Xiulian mencapai tingkat ekstrem tinggi. Bagi seorang manusia biasa yang menjalani Xiulian, anda jangan mempunyai pemikiran untuk menanggung dosa sanak keluarga, dengan karma yang begitu besar, bagi orang-orang pada umumnya tidak mungkin berhasil kultivasi. Yang saya katakan di sini adalah prinsip dari tingkat yang berbeda.
Yang dimaksud Triloka dalam agama adalah 9 tingkat langit atau 33 tingkat langit, berarti pula bahwa di atas langit, di atas bumi, di bawah bumi, membentuk Triloka dengan segala makhluk hidup berada di dalamnya. Dikatakan bahwa segenap makhluk hidup dalam 33 tingkat langit semua harus mengalami enam jalur reinkarnasi. Arti dari enam jalur reinkarnasi ialah, bila dalam kehidupan sekarang adalah manusia, pada kehidupan mendatang dapat saja berupa hewan. Di dalam agama Buddha diajarkan: “Manfaatkan waktu sebaik mungkin selama masih hidup, bila sekarang tidak berkultivasi, kapan baru akan berkultivasi?” Karena hewan tidak diperbolehkan Xiulian, tidak diperbolehkan mendengar Fa, seandainya berkultivasi juga tidak akan memperoleh buah sejati, sekiranya Gong-nya tinggi juga akan ditumpas oleh langit. Ratusan tahun anda belum tentu mendapatkan sebuah tubuh manusia, bahkan ribuan tahun baru memperoleh sebuah tubuh manusia, tetapi setelah memperoleh sebuah tubuh manusia juga tidak tahu untuk menyayangi. Seandainya anda menitis menjadi sebuah batu, meskipun puluhan ribu tahun juga tidak dapat keluar, jika batu itu tidak hancur, atau tidak terkikis lapuk, selamanya anda tidak dapat keluar, alangkah sulitnya untuk memperoleh sebuah tubuh manusia! Jika benar-benar dapat memperoleh Dafa, orang ini sungguh sangat beruntung. Tubuh manusia sulit diperoleh, demikianlah prinsip yang diajarkan.
Kita berlatih Gong mempersoalkan masalah tingkatan, pencapaian tingkat sepenuhnya mengandalkan anda sendiri menjalani Xiulian, jika anda ingin melampaui Triloka, pilar Gong anda harus dikultivasikan hingga amat sangat tinggi, bukankah dengan demikian anda telah menerobos Triloka? Ada orang ketika duduk bermeditasi, Yuanshen-nya meninggalkan raga, dengan seketika naik sangat tinggi. Ada praktisi menulis surat tentang hasil pengalamannya: “Guru, saya telah naik ke langit sampai sekian-sekian tingkat, saya telah melihat suatu pemandangan.” Saya katakan anda naiklah lebih tinggi lagi. Dia berkata: “Saya tidak dapat naik, tidak berani naik lagi, sudah tidak mungkin naik lagi.” Mengapa? Karena pilar nya hanya setinggi itu, dia naik dengan cara duduk di atas pilar Gong-nya. Inilah yang dimaksud dengan buah status dalam agama Buddha, telah berkultivasi mencapai buah
52
status itu. Namun bagi orang Xiulian, ini masih bukan berupa pencapaian titik puncak buah status. Dia masih akan terus-menerus melambung, terus-menerus membubung, terus-menerus meningkat. Di saat pilar Gong anda telah menerobos batas Triloka, bukankah berarti anda telah keluar dari Triloka? Dari pengamatan kami telah menemukan bahwa, Triloka yang dimaksud dalam agama, hanya berada dalam lingkup 9 planet besar kita. Ada yang mengatakan 10 planet besar, menurut saya itu sama sekali tidak ada. Pada master Qigong dahulu, saya lihat ada yang memiliki pilar Gong sampai menerobos ke luar sistem galaksi, tinggi sekali, Triloka itu bagi dia sejak dini sudah terlewati. Apa yang saya bicarakan tadi tentang keluar dari Triloka, sebenarnya adalah masalah tingkatan.