• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV   HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.3      Pembahasan

4.3.2 Tindak Ilokusi

Tindak ilokusi adalah tindak tutur yang dapat dipergunakan untuk melakukan sesuatu (Wijana, 2009: 22). Dalam kaitannya dengan tindak ilokusi, Austin (1962: 142) mengatakan bahwa tindak mengatakan sesuatu (of saying) berbeda dengan tindak dalam mengatakan sesuatu (in saying). Dalam tindak ilokusi didapatkan suatu daya atau kekuatan (force) yang mewajibkan si penutur untuk melakukan suatu tindakan tertentu.

Khusus mengenai tindak tutur ilokusi dalam aktifitas bertutur, oleah Searle (1983) digolongkan atas lima macam bentuk tuturan yang masing-masing memiliki fungsi komunikatifnya sendiri-sendiri, yaitu asertif, komisif, direktif, ekspresif, dan deklarasi (Rahardi, 2009:73). Namun hasil yang di analisis peneliti atas dua piluh lima iklan, tenyata tidak semua tindak tutur ilokusioner ini di pakai dalam iklan mobil. Hasil analisis memperlihatkan tindak ilokusioner yang dipakai dalam iklan sebagai berikut.

a. Asertif Atau Representatif

Tindak tutur yang menjelaskan apa dan bagaimana sesuatu itu adanya, misalnya pemberian pernyataan, pemberian saran, pelaporan, pengeluhan, dan sebagainya. Dalam data yang di analisis ditemukan tindak ilokusi asertif “pemberian pernyataan”, seperti contoh di bawah ini:

(78) HONDA. Aktivitas liburan jadi lebih praktis dengan fitur-fitur otomatis. Serunya berlibur bersama keluarga dengan New Honda FREED. Hadirnya fitur-fitur otomatis seperti Automatic AC, Power

Sliding Door, dan Power Retractable Door Mirror memberikan

kenyamanan, menjadikan aktivitas selama liburan lebih praktis dan menyenangkan. Jadilah bagian dari generasi keluarga baru dan nikmati hidup bersama New Honda FREED. It’s a New Life. Let’s

FREED. Di Honda kami menghargai INVESTASI Anda dengan

INOVASI.

(79) HONDA. Saatnya liburan, saatnya memulai pertualangan bersama New Honda CR-V yang dilengkapi fitur Double Deck Cargo yang kokoh namun ringan dan sangat fleksibel. Apalagi ditambah promo gratis GPS Garmin untuk setiap pembelian New Honda CR-V selama Desember 2010, perjalanan liburan semakin menyenangkan.

Sesuai dengan teori Searle (1990: 357-363) tindak ilokusi asertif adalah tindak tutur yang menjelaskan apa dan bagaimana sesuatu itu adanya, misalnya menyatakan, menyarankan, membual, mengeluh, dan mengklaim. Makna tuturan iklan (78) di atas adalah tuturan “menyarankan” yang dituturkan oleh pengiklan kepada pembaca yang bermakna suatu pernyataan bahwa aktivitas liburan jadi lebih praktis dengan fitur-fitur otomatis, serta serunya berlibur bersama kelurga dengan New Honda FREED. Oleh karena itu, tuturan iklan (78) termasuk ilokusi asertif “menyarankan” karena

dalam iklan tersebut berisi suatu pernyataan yang dituturkan pengiklan untuk menyarankan menggunakan New Honda FREED agar aktivitas liburan jadi lebih praktis dengan fitur-fitur otomatis, serta serunya berlibur bersama keluarga, sehingga pembaca tertarik untuk membeli Honda Freed.

Makna tuturan iklan (79) di atas adalah tuturan “menyarankan” yang dituturkan oleh pengiklan kepada pembaca yang bermakna sutu pernyataan bahwa saatnya liburan, saatnya memulai pertualanga bersama New Honda CR-V yang dilengkapi fitur Double Deck Cargo yang kokoh namun ringan dan sangat fleksibel. Oleh karena itu, tuturan iklan (79) termasuk ilokusi asertif “menyarankan” karena dalam iklan tersebut berisi suatu pernyataan yang dituturkan pengiklan untuk menyarankan menggunakan New Honda CR-V untuk menikmati liburan untuk memulai pertualangan dan perjalanan liburan semakin menyenangkan, sehingga pembaca tertarik untuk membeli New Honda CR-V.

Dengan demikian, fungsi tuturan “menyarankan” adalah untuk menyatakan kebenaran akan suatu hal, karena kebenaran tindak ilokusi asertif menyarankan adalah apa yang dituturkan sesuai dengan kebenaran sehingga mempersuasikan membaca untuk membeli produk tersebut.

b. Komisif

Tindak tutur yang mendorong penutur melakukan sesuatu, misalnya bersumpah, berjanji, mengusulkan. Dalam data yang di analisis ditemukan tindak ilokusi komisif “menawarkan sesuatu”, seperti contoh di bawah ini:

(80) Strada Triton. DAPATKAN PENAWARAN BUNGA RENDAH / DP RINGAN. Kini Mitsubishi Strada Triton dapat Anda miliki dengan fasilitas bunga ringan mulai 0 % atau DP rendah. Apapun usaha Anda pasti lebih untung kan? Manfaatkan segera!. Garansi selama 3 tahun atau 100.000 KM. Bebas biaya perawatan sampai dengan 40.000 KM atau 2 tahun termasuk jasa mekanik dan spare parts (Iklan mobil Mitsubishi Motors Strada Triton).

(81) PAJERO SPORT. BUNGA RENDAH MULAI 0 %. Periode: 22 Desember 2010 – 31 Januari 2011. Rayakan Tahun Baru 2011 dengan bunga rendah mulai 0 % untuk pembelian PAJERO SPORT. Rasakan kehadirannya bersama keluarga Anda (Iklan Mitsubishi Motors Pajero Sport).

(82) COLT Diesel. TURBO INTERCOOLER. Truk Mitsubishi memang andalan usaha Anda!. Servis gratis sampai dengan 30.000 KM, Cicilan bunga 0%, suku cadangnya ada di mana-mana (Periode promo Desember 2010). Kabin jungkit memudahkan perawatan mesin berkala. Tangki Radiator memudahkan pengecekan volume air radiator. Water Separator menjaga air tidak masuk ke dalam tangki, walau solar pada tangki sudah hampir habis. Inspection Lid memudahkan pengecekan mesin (Iklan mobil Mitsubishi FUSO). (83) MITSUBISHI COLT T120SS. SI TANGGUH UNTUK BISNIS

JURAGAN. Bandel Irit dan Kuat Ngangkat Banyak. Bonus Tunai 3 juta Plus Promo Khusus ditambah 2 juta atau Paket Kredit DP / Bunga Ringan. Dengan ban radial. Dilengkapi CD /MP3 Player. Beli Mitsubishi Colt T120SS Pick-Up periode Desember 2010 dan dapatkan bonus tunai Rp 3 jua plus Rp 2 juta atau nikmati paket kredit DP / bunga ringan. Bandel dan Irit. Tangguh dan nggak rewel. Buanyak muatnya (Iklan mobil Mitsubishi Fuso).

Sesuai dengan teori Searle (1990: 357-363), tindak ilokusi komisif adalah tindak tutur yang mendorong penutur melalukan

sesuatu, misalnya bersumpah, berjanji, menyusulkan, menawarkan. Makna tuturan iklan (80), (81), (82), dan (83) di atas adalah tuturan “menawarkan sesuatu” apa yang dituturkan oleh pengiklan kepada pembaca.

Tuturan (80)pengiklan menawarkan bunga rendah / dp ringan, garansi selama 3 tahun atau 100.000 KM. Bebas biaya perawatan sampai dengan 40.000 KM atau 2 tahun termasuk jasa mekanik dan spare parts. Oleh karena itu, tuturan iklan (80) termasuk dalam tindak ilokusi komisif “menawarkan sesuatu” karena dalam tuturan tersebut berisi suatu penawaran yang dituturkan oleh pengiklan yang menawarkan bunga rendah / dp ringan, garansi selama 3 tahun atau 100.000 KM. Bebas biaya perawatan sampai dengan 40.000 KM atau 2 tahun termasuk jasa mekanik dan spare parts, sehingga menarik pembaca untuk membeli produk tersebut.

Tuturan (81) pengiklan menawarkan bunga rendah mulai 0 % periode: 22 Desember 2010 – 31 Januari 2011. Oleh karena itu, tuturan (81) termasuk dalam tindak ilokusi komisif “menawarkan sesuatu” karena dalam tuturan tersebut berisi suatu penawaran yang dituturkan oleh pengiklan yang menawarkan bunga rendah mulai 0% periode: 22 desember 2010 – 31 januari 2011, diharapkan pembaca tertarik untuk membeli produk tersebut.

Tuturan (82) pengiklan menawarkan servis gratis sampai dengan 30.000 KM, Cicilan bunga 0%, suku cadangnya ada di mana-mana (Periode promo Desember 2010). Oleh karena itu, tuturan (82) termasuk dalam tindak tutur ilokusi komisif “menawarkan sesuatu” karena dalam tuturan tersebut berisi suatu penawaran yang dituturkan oleh pengiklan yang menawarkan Servis gratis sampai dengan 30.000 KM, Cicilan bunga 0%, suku cadangnya ada di mana-mana (Periode promo Desember 2010), sehingga pembaca tertarik untuk membeli produk tersebut.

Tuturan (83) pengiklan menawarkan bonus Tunai 3 juta plus promo khusus ditambah 2 juta atau paket kredit DP / Bunga Ringan. Oleh karena itu, tuturan (83) termasuk dalam tindak tutur ilokusi komisif “menawarkan sesuatu” karena dalam tuturan berisi suatu penawaran yang dituturkan oleh pengiklan yang menawarkan bonus tunai 3 juta plus promo khusus ditambah 2 juta atau paket kredit DP / bunga ringan untuk menarik perhatian pembaca untuk tertarik membelinya.

Dengan demikian, fungsi tuturan “menawarkan sesuatu” pada iklan (80), (81), (82), dan (83) adalah untuk menawarkan sesuatu hal yang berkaitan dengan pengiklan dan konsumen, agar konsumen tertarik untuk membeli produk tersebut.

Dokumen terkait