• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

7. Tindakan Pembelian (X 6 )

Sangat Setuju 4.01 – 5.00 46 54.1 Setuju 3.01 – 4.00 39 45.9 Kurang Setuju 2.01 – 3.00 0 0.0 Tidak Setuju 1.01 – 2.00 0 0.0

Sangat Tidak Setuju 0.00 – 1.00 0 0.0

Total 85 100.0

Sumber: Data setelah diolah, 2013

Pada tabel 4.11 terlihat frekuensi skor rata-rata dan persentase tanggapan responden mengenai keyakinan menunjukkan jawaban responden terbanyak berada pada kategori sangat setuju sebanyak 46 orang dan persentase yang ditunjukkan adalah 54.1%. Berdasarkan persentase tersebut, berarti konsumen sudah yakin atas produk motor merek Suzuki Satria FU pada PT. Sinar Galesong Pratama. Keyakinan konsumen disesuaikan dengan informasi merek produk, layanan dari customer service yang handal dan jaminan asuransi produk yang ditawarkan.

7. Tindakan Pembelian (X6)

Pembelian adalah tindakan pembelian produk dari konsumen yang memutuskan untuk melakukan pembelian mobil merek Suzuki. Pembelian motor merek Suzuki Satria FU oleh konsumen didasarkan pada kebutuhan akan kendaraan, keaktifan informasi produk kendaraan, pertimbangan yang sadar dan

pengambilan keputusan tepat yang logis dan rasional. Tanggapan responden mengenai pembelian motor merek Suzuki Satria FU ditunjukkan Tabel 4.12 di bawah ini:

Tabel 4.12 Distribusi Frekuensi Skor Rata-rata dan Persentase Responden mengenai Pembelian motor merek Suzuki Satria FU

Kategori Interval Skala

Likert Frekuensi (F) Persentase (%) Sangat Setuju 4.01 – 5.00 36 42.4 Setuju 3.01 – 4.00 48 56.5 Kurang Setuju 2.01 – 3.00 1 1.2 Tidak Setuju 1.01 – 2.00 0 0.0

Sangat Tidak Setuju 0.00 – 1.00 0 0.0

Total 85 100.0

Sumber: Data setelah diolah, 2013

Frekuensi skor rata-rata dan persentase tanggapan responden mengenai pembelian motor merek Suzuki Satria FU pada tabel 4.12 menunjukkan jawaban responden yang kebanyakan berada pada kategori setuju sebanyak 48 orang dan persentase yang ditunjukkan adalah 56.5%. Berdasarkan persentase tersebut, berarti konsumen sebelum melakukan tindakan pembelian disesuaikan dengan kebutuhan akan kendaraan, keaktivan informasi produk kendaraan, pertimbangan yang sadar dan pengambilan keputusan tepat yang logis dan rasional.

4.2.3 Analisis Regresi Linier Berganda

Analisis hasil penelitian mengenai respon konsumen terhadap volume penjualan motor merek Suzuki Satria FU pada PT. Sinar Galesong Pratama di Kota Palu, dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Analisis kuantitatif digunakan untuk membuktikan hipotesis yang diajukan dengan menggunakan model analisis regresi linier berganda, sedangkan analisis kualitatif digunakan untuk menelaah pembuktian analisis kuantitatif.

Pembuktian ini dimaksudkan untuk menguji variasi dari model regresi yang digunakan dalam menerangkan variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y) dengan cara menguji kemaknaan dari koefisien regresinya.

Berikut hasil perhitungan regresi untuk nilai R (koefisien korelasi) untuk melihat pengaruh simultan dan nilai R2 (koefisien determinan) untuk melihat

pengaruh parsial variabel-variabel yang diteliti.

Tabel 4.13 Nilai R dan R2

Koefisien Korelasi Koefisien Determinan

R = 0.930 R2 = 0.864

Sumber: Data dari Lampiran Regresi, 2013

Koefisien korelasi (R) = 0.930 berarti bahwa variabel independen respon konsumen memberikan pengaruh simultan terhadap variabel dependen penjualan motor, setelah dipersentasekan diperoleh hasil sebesar 93%, dan sisanya sebesar 7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.

Besarnya pengaruh (kontribusi) variabel bebas (X) secara bersama-sama terhadap variabel tidak bebas (Y) dapat dilihat dari besarnya koefisien determinan ganda (R2). Nilai koefisien determinasi adalah di antara nol dan satu. Jika R2 yang

diperoleh dari hasil perhitungan adalah 0.864 (mendekati 1), maka dapat dikatakan pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat adalah besar. Hasil pengujian hipotesis penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas yang diteliti berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai kontribusi R2 sebesar 86.4%,

menjelaskan bahwa respon konsumen menentukan penjualan produk perusahaan. Sedangkan pengaruh variabel lain yang tidak diteliti sebesar 13.6%.

Selanjutnya untuk melihat tingkat signifikansi secara simultan dan parsial ditunjukkan pada Tabel 4.14 di bawah ini:

Tabel 4.14 Tingkat Signifikansi Variabel yang Diteliti

Signifikan Simultan Signifikan Parsial

Fhitung = 13.943 thitung X1 = 2.540 Sig. 0.026 P < 0.05

Sig. = 0.000 X2 = 2.493 Sig. 0.030 P < 0.05

P < 0.05 X3 = 3.315 Sig. 0.001 P < 0.05

X4 = 2.050 Sig. 0.033 P < 0.05

X5 = 1.970 Sig. 0.043 P < 0.05

X6 = 3.734 Sig. 0.000 P < 0.05

Sumber: Data dari Lampiran Regresi, 2013

Uji statistik F atau uji signifikansi simultan, pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel bebas yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen Y. Uji F ini dilakukan dengan membandingkan Fhitung dengan nilai FTabel 4.pada taraf nyata  = 0,05. Uji F mempunyai pengaruh signifikan apabila Fhitung lebih besar dari FTabel 4.atau

probabilitas kesalahan kurang dari 5% (P < 0,05). Dari perhitungan analisis diperoleh Fhitung sebesar 13.943 dengan tingkat probabilitas 0.000 (signifikan) dan

probabilitas jauh lebih kecil dari 0.05.

Uji t digunakan untuk menguji kemaknaan atau keberartian koefisien regresi partial. Uji t berpengaruh signifikan apabila hasil perhitungan thitung probabilitas

kesalahan lebih kecil dari 5% (p < 0.05).

Berdasarkan Tabel 4.14 hasil uji-t di atas diketahui bahwa t-hitung untuk seluruh variabel bebas menunjukkan tingkat signifikansi P < 0.05 yang berarti memberikan pengaruh positif dan signifikan. Artinya bahwa respon konsumen ditentukan oleh kesadaran konsumen akan produk yang dibutuhkan, pengetahuan mengenai produk, kesukaan dengan merek produk, kecenderungan membeli produk tersebut dan keyakinan atas produk yang dibeli dalam mengambil keputusan pembelian produk.

Berikut ditunjukkan hasil perolehan nilai B (koefisien regresi) pada Tabel 4.15 di bawah ini:

Tabel 4.15 Pengaruh Dominan Variabel yang Diteliti

Variabel Penelitian Koefisien Regresi

(B) Y 4.670 X1 0.810 X2 0.803 X3 0.916 X4 0.722 X5 0.704 X6 0.934 Dominan

Sumber: Data dari Lampiran Regresi, 2013

Berdasarkan perhitungan dengan bantuan program SPSS diperoleh persamaan regresi liner berganda adalah sebagai berikut:

Y = 4.670 + 0.810X1 + 0.803X2 + 0.916X3 + 0.722X4 + 0.704X5 + 0.934X6

Pada persamaan regresi di atas terdapat nilai 0 atau nilai konstanta sebesar 4.670. Hal ini menunjukkan bahwa jika variabel independent seluruhnya dianggap bernilai 0, maka volume penjualan motor merek Suzuki Satria FU (Y) adalah sebesar 4.670. Intercept ini adalah indikasi dari pengaruh variabel lain yang tidak diteliti dalam respon konsumen terhadap volume penjualan motor merek Suzuki Satria FU pada PT. Sinar Galesong Pratama di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Selain itu persamaan regresi linier berganda di atas, terdapat nilai koefisien regresi variabel bebas X adalah positif. Nilai koefisien X yang positif artinya apabila terjadi perubahan pada variabel X, akan menyebabkan perubahan secara searah pada variabel Y. Dengan memerhatikan besaran koefisien regresi (B) di atas, maka variable bebas yang memberikan pengaruh yang dominan signifikan adalah tindakan pembelian (X6).

4.3 Pembahasan

Pembahasan penelitian mengenai respon konsumen terhadap volume penjualan motor merek Suzuki Satria FU pada PT. Sinar Galesong Pratama di Kota Palu, Sulawesi Tengah bertujuan untuk menjawab pertanyaan penelitian atau rumusan masalah, menafsirkan temuan-temuan, mengintegrasikan hasil dan temuan pada ilmu atau teori yang telah ada, memodifikasi teori yang ada atau menyusun teori baru, dan menjelaskan implikasi hasil penelitian. Lebih jelasnya diuraikan sebagai berikut:

Dokumen terkait