Kesulitan yang dibuat untuk setiap level harus dibuat dengan rentang yang masuk akal. Bila memang game dibuat dengan kesulitan yang rendah, maka peningkatan kesulitan juga harus rendah, dan sebaliknya.
2.2.6 Storyboard
Menurut Vaughan (2011:295), Storyboard dapat menggambarkan proyek dengan detail menggunakan tulisan dan sketsa gambar yang digunakan untuk pilihan layar gambar, suara, dan navigasi setiap layarnya. Selain itu di dalam storyboard juga dapat mengatur warna dan corak, isi teks, atribut, font dan bentuk tombol, style, tanggapan serta perubahan suara. Metode yang akan digunakan tergantung pada apakah orang yang sama akan mengerjakan semua nya atau apakah implementasi akan ditugaskan dan dikerjakan oleh tim baru yang akan
membutuhkan spesifikasi secara detail seperti storyboard dan sketsa. Disamping itu, semakin banyak rencana yang ada dikertas, semakin baik dan mudah dalam mengerjakan suatu proyek. Berikut contoh storyboard:
Gambar 2.11 Contoh Storyboard ( Sumber : Vaughan, 2011:301)
2.2.7 PHP
Menurut Davis dan Philips (2007:3), PHP merupakan suatu bahasa pemrograman yang didesain untuk menerjemahkan halaman web secara interaktif pada komputer, sering disebut juga sebagai web server. Tidak seperti HTML, dimana web browser masih menggunakan tags dan markup, PHP bekerja diantara requested page dan web server.
Pengembangan suatu web dengan PHP akan lebih mudah karena semua kode yang diperlukan sudah disediakan didalam PHP Framework. PHP tidak menyimpan informasi data dengan sendirinya, maka dari itu diperlukan sebuah database.
2.2.8 Facebook Apps
Membuat sebuah aplikasi di facebook memberikan sebuah kesempatan untuk terintegrasi dengan pengalaman inti facebook. Aplikasi yang ada dapat terintegrasi dengan banyak aspek dari facebook.com, termasuk news feed dan notifications. Ada yang perlu diperhatikan dalam membuat aplikasi di facebook (developers.facebook.com), yaitu:
a. Canvas Page
Aplikasi facebook akan dimuat ke Canvas Page. Canvas Page adalah kanvas kosong dalam Facebook yang menjadi tempat aplikasi tersebut dapat berjalan. Jika terdapat pemain yang menggunakan aplikasi facebook ini, maka Facebook akan membuat bookmark untuk pemain agar mudah mengakses aplikasi itu lagi.
b. Social Channels
Untuk mengendalikan banyak aplikasi yang ada di facebook, maka harus diadakannya beberapa saluran yang memberikan pemain baru untuk menemukan aplikasi yang telah dibuat. Setiap saluran didesain untuk membantu pemain yang terlibat dan algoritma yang membantu membuat konten terbaik untuk setiap pemain. Saluran yang sedang berjalan adalah:
- Bookmarks
Hal ini memungkinkan pemain untuk mendapatkan bookmark setelah menggunakan suatu aplikasi.
- Notifications
Saluran ini digunakan untuk mengingatkan pemain dalam mengirimkan pemberitahuan tentang aplikasi yang telah dimainkan atau hanya sekedar mengundang untuk memainkan suatu aplikasi.
- Newsfeed Stories
Aplikasi dapat membagikan cerita dalam menggunakan aplikasi dengan orang lain. Dengan cara itu kita dapat mudah mengetahui siapa sajakah yang bermain aplikasi yang sama dengan yang sedang dimainkan. Pemain juga dapat mengontrol aplikasi apakah aplikasi tersebut ingin ditampilkan atau tidak. - Timelines
Pada timeline yang dimiliki pemain, akan muncul aplikasi apa saja yang telah dimainkan.
c. Analytics
Fungsi digunakan untuk seberapa puas atau seberapa banyak user yang menikmati aplikasi yang dibuat. Hal itu dapat diukur dengan berapa pemain yang aktif, berapa banyak like yang telah didapat, dsb.
2.2.9 Internet
Menurut Gary dan Misty (2011:74), Internet adalah alat untuk menjelajah yang digunakan secara luas, menyediakan akses ke informasi secara global serta komunikasi secara instan. Akses ke internet dapat dilakukan dimana saja dari sebuah komputer, seperti di sekolah, di rumah, di kantor, di restoran, dan sebagainya.
Internet atau yang sering disebut net adalah suatu jaringan luas yang menghubungkan jutaan bisnis, agensi pemerintahan, institusi edukasional, dan individu.
2.2.10 World Wide Web (WWW)
Menurut Gary dan Misty (2011:80-81), World Wide Web terdiri dari dokumen-dokumen elektronik yang merupakan koleksi dunia. Masing-masing dokumen elektronik disebut Web page. Didalamnya terdapat teks, gambar, animasi, audio, dan video.
Beberapa web page ada yang statis (tetap), ada juga yang dinamis (berubah). Orang yang mengakses web page yang statis dapat mengakses konten yang sama. Sedangkan dengan web page yang dinamis, orang yang mengakses web tersebut dapat mengatur sebagian atau semua konten yang ada.
2.2.11 Web Browser
Menurut Shelly dan Vermaat (2011:81), Web Browser adalah sebuah aplikasi software yang memungkinkan penggunanya untuk mengakses dan melihat halaman web. Web browser yang paling banyak digunakan untuk PC adalah
Internet Explorer, Firefox, Opera, Safari, dan Google Chrome. Untuk menelusuri web dengan web browser, diperlukan komputer atau ponsel yang terhubung ke internet. Saat web browser pertama kali dibuka akan tampil halaman utama web browser atau yang disebut homepage.
2.2.12 Web Hosting
Menurut Suryana (2008:13), Web hosting adalah jasa penyedia hosting di internet. Mereka bertugas untuk menyediakan dan mengatur ruang harddisk yang akan disewa oleh pemilik suatu domain untuk menyimpan file agar dapat ditampilkan di browser internet. Pada dasarnya perusahaan web hosting adalah organisasi bisnis yang menyediakan computer server yang melayani banyak pemilik domain.
2.2.13 Domain Name
Menurut Suryana (2008:9), domain pada umumnya dikenal dengan definisi dengan alamat url atau website. Secara teoritis, domain dapat berupa nama host, subdomain, atau top level domain. Pemberian nama host (komputer yang terhubung ke jaringan) memiliki format dan aturan sendiri untuk mendefinisikan suatu hierarki, kumpulan hierarki ini disebut domain name space.
Gambar 2.12 Domain Name ( Sumber : Suryana, 2008:9)
Dari gambar diatas, domain paling atas tingkatannya adalah root domain. Semua titik dibawah root domain, disebut top level domain atau sering dikenal dengan istilah TLD. Top level domain digunakan untuk menunjukkan jenis perusahan, lembaga atau negara tempat server berada. Untuk memperoleh domain bisa dilakukan melalui pendaftaran domain melalui pejual domain yang ada.
2.2.14 ActionScript 3.0
Menurut Rosenzweig (2008:2), ActionScript pertama kali muncul pada tahun 1996 bersamaan dengan hadirnya Flash 4, dimana pada saat itu belum disebut dengan ActionScript, bahkan code belum dapat diketik. Statements dipilih dari rangkaian-rangkaian dropdown menus.
ActionScript 1.0 hadir pada tahun 2000 seiring dengan berkembangnya Flash 5. Tidak lama kemudian, munculah Flash MX 2004 yang sering kita ketahui juga sebagai Flash 7 yang memiliki fitur ActionScript 2.0 didalamnya.
ActionScript 2.0 merupakan bahasa scripting yang sangat powerful sehingga dapat membuat OOP (Object Oriented Programs) dengan mudah. Dan yang terakhir ActionScript 3.0 diperkenalkan pada tahun 2006 dan telah menjadi bahasa pemrograman utama bagi Flash saat ini.
2.2.15 Authoring Tools
Menurut Lambert (2010:2), authoring tool merupakan kumpulan software yang digunakan developer untuk memuat dan menyatukan konten yang dapat disampaikan kepada user. Karena authoring tool mempunyai batasan dalam menggunakannya, biasanya authoring tool digunakan untuk membuat modul e-learning.
2.2.15.1 Adobe Flash Professional CS6
Adobe Flash Professional CS6 adalah sebuah authoring tool untuk merancang tampilan animasi dan konten multimedia. Design yang menarik dan interaktif dirancang secara konsisten dan digunakan dalam berbagai aplikasi desktop, dan perangkat lainnya seperti tablet, smartphone, dan televisi.
Peningkatan versi ke Flash Professional CS6 memungkinkan user untuk menggabungkan beberapa simbol dan urutan animasi ke dalam sebuah sprite sheet. Sprite sheet itu digunakan untuk membuat urutan yang lebih baik dan membuat konten yang lebih menarik menggunakan native extension untuk mengakses kapabilitas dan suatu perangkat yang spesifik, serta membuat asset dan animasi untuk digunakan dalam HTML5. (www.adobe.com)
2.2.15.2 Flashdevelop
Flashdevelop adalah sebuah aplikasi open source. Flashdevelop dibuat pada tahun 2005 oleh Flash developers yang memiliki motivasi yang baik. Didalamnya kita dapat mendapatkan banyak sekali fitur, menyelesaikan bug dan fitur lainnya. Selain itu Flashdevelop juga mendukung Actionscript 2.0 dan 3.0 dan perkembangan HaXe. Aplikasi ini sangat membantu untuk pada Flash programmer untuk generalisasi kode atau sintaks yang dapat digunakan dalam suatu proyek. (www.flashdevelop.org )
2.2.15.3 MySQL
Database MySQL adalah database open source yang paling populer karena performa, daya tahan tinggi dan penggunaannya yang mudah. MySQL juga menjadi pilihan database untuk aplikasi yang dibangun dengan LAMP (Linux, Apache, MySQL, PHP/Perl/Phyton). Sebagian besar dari organisasi terbesar di dunia, termasuk Facebook, Google, Adobe, Alcatel Lucent dan Zappos bergantung pada MySQL untuk menghemat waktu dan biaya dalam menangani website nya.
MySQL dapat beroperasi di lebih dari 20 platform, termasuk Linux, Windows, Mac OS, Solaris, IBM AIX, memberikan kontrol fleksibilitas pada user. MySQL menawarkan tools database, bantuan, training dan konsultasi kepada user, baik kepada user yang baru mengenal teknologi database maupun user yang sudah berpengalaman. (www.myql.com, akses: 27 September 2012)
Menurut Andi (2008:87), pemilihan MySQL sebagai database tidak hanya berdasarkan sifatnya yang open source ataupun gratis tetapi ada beberapa keuntungan lainnya, yaitu:
• Terintegrasi dengan baik dengan PHP dan beberapa pemrograman lain, sehingga memudahkan programer untuk membangun aplikasi.
• Dapat digunakan pada berbagai jenis platform. • Mempunyai mekanisme keamanan yang baik.