• Tidak ada hasil yang ditemukan

B. Hasil Penelitian

2. Tingkat Partisipasi Masyarakat

Tingkat Partisipasi Masyarakat Keterangan 1. Partisipasi dalam proses pembuatan

keputusan

Bentuknya seperti :

a. Diadakan rapat Bersama warga Timungan Lompoa

b. Adanya keterlibatan penyampaian aspirasi masyarakat

2. Partisipasi dalam pelaksanaan Seperti :

a. Adanya Kerjasama masyarakat dengan petugas dinas PU dalam pembangunan IPAL

b. Masyarakat sangat antusias sehingga mereka bergoton-royong mengerjakan IPAL

3. Partisipasi dalam Pemanfaatan Hasil

Seperti :

a. Masyarakat setempat menjaga kebersihannya

b. Jika di temukan saluran yang tersumbat mereka melapornya dengan segera.

c. Masyarakat merawat Saluran limbah agar tidak berhamburan lagi

4. Partisipasi dalam Evaluasi Seperti : masyarakat dilibatkan dalam evaluasi ini sehingga dapat

melaporkan kegiatan kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan kelurahan timungan lompoa

Sedangkan teori yang digunakan dalam pembangunan instalasi pengolahan air limbah dalam tingkat partisipasi masyarakat Menurut Bintoro dalam Ferathin, antara lain :

a. Partisipasi dalam proses pembuatan keputusan

Partisipasi dalam hal pengambilan keputusan disini yaitu menyangkut tentang kepentingan bersama. Dimana dalam mengambil sebuah keputusan diadakan rapat, diskusi, maupun adanya keterlibatan seperti penyampaian aspirasi, ide- ide yang dilakukan oleh ibu lurah timungan lompoa dikantor kelurahan, sebagaiamana yang dikatakan oleh Lurah Timungan Lompoa bahwa :

“Partispasi dalam pengambilan keputusan ini sudah memang direncanakan sebelum masyarakat turun langsung melaksanakan pembangunan IPAL Komunal ini, dan itu sudah sangat baik karena sudah ada ide yang disampaikan atau solusi yang diberikan oleh masyarakat sebelum dilaksanakan ini kegiatan (wawancara bersama OP, 5 juli 2021).”

Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa partispasi dalam proses pengambilan keputusan disini adalah sejauh mana masyarakat ikut serta dalam rapat rapat, sejauh mana masyarakat dilibatkan dalam proses penyusunan dan penetapan program pembangunan.

Ketua KPP Abbulo Sibatang, menyatakan bahwa :

“Kalau pengambilan keputusan disini dek, bisa saya katakan sudah baik karena apa, karena sudah ada memang perencanaan yang matang yang dibuat oleh ibu Lurah Timungan Lompoa terkait dengan pembangunan

IPAL ini sebelum masyarakat turun melaksanakan kegiatan tersebut (wawancara bersama AT, 5 juli 2021)”

Berdasarkan hasil wawancara diatas dilihat dari proses pengambilan keputusan telah terstruktur dengan baik karena masyarakat memberikan sumbangan pemikiran dalam bentuk saran.

Menurut Rahmat sebagai masyarakat di kelurahan Timungan Lompoa, mengatakan bahwa :

“Dalam pengambilan keputusan ini, yang dibuat oleh ibu Lurah sudah baik yak arena kami masyarakat ini sebelum turun kelapangan untuk melaksanakan pembangunan IPAL ini memang sudah ada rencana penentuan yang dibuat sebelum kegiatan (wawancara bersama R, 6 Juli 2021).”

Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa partisipasi dalam pengambilan keputusan disini merupakan mengandung inisiatif dari pemerintah kelurahan baik formal maupun non formal ataupun daei anggota masyarakat mengenai suatu proyek yang dimana pembangunanini merupakan kebutuhan kebutuhan bagi masyarakat.

Adapun wawancara juga dilakukan oleh Juna sebagai warga masyarakat, mengatakan bahwa :

“Kalau disini untuk proses pengambilan keputusan sudah memang direncanakan sebelum kegiaan ini dilaksanakan, dan kami sebagai masyarakat sudah mendiskusikan itu bersama dengan tim KPP Abbulo Sibatang tentang bagaimana nani dalam proses pembangunannya, bagaimana pengelolaann IPAL ini biar Limbah tidak berserakan begitu karena sudah ada tempat pembuangan akhirnya (wawancara bersama J, 6 Juli 2021).”

Dari hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa dalam proses pengambilan keputusan sudah direncanakan sebelum kegiatan itu berlangsung dan

sebagaian masyarakat telah berdiskusi dalam proses pembangunan IPAL sehingga Limbah bisa terkentorol dengan baik.

b. Partisipasi dalam Pelaksanaan

Partisipasi dalam proses pelaksanaan disini ialah dapat berupa sumbangan tenaga melalui sumber daya manusia, sumber dana, serta keterlibatan langsung dalam proses kegiatan pembangunan. Masyarakat dilibatkan langsung dalam proses pembangunan IPAL Komunal di Kelurahan Timungan Lompoa.

Sebagaiamana yang dikatakan oleh Lurah Timungan Lompoa, menyatakan bahwa:

“Kalau partisipasi dalam proses pelaksanaan disini sudah baik dek,karena masyarakat disini memang betul betul antusisas dalam pelaksanaan pembangunan di Kelurahan Timungan Lompoa ini Khususnya di jalan Langgau, dan juga masyarakat biasanya itu mengumpulkan uang atau makanan sebelum kegiatan dilaksanakan” (wawancara bersama OP, 5 Juli 2021)”

Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa masyarakat memberikan partisipasinya dalam proses pembangunan dilihat dari antusias masing masing masyarakat demi kelancaran kegiatan pembangunan.

Ketua KPP Abbulo Sibatang, mengatakan ;

“Masyarakat disini tidak pernah mempermasalahkan kalau ada pembangunan seperti ini, mereka juga sangat antusias dari awal adanya program ini”(Wawancara bersama AT, 5 Juli 2021)

Berdasarkan hasil wawancara diatas terkait dengan proses pelaksanaan yag melibatkan masyarakat memang dibutuhkan dalam pembangunan.

Sekretaris KPP Abbulo Sibatang, mengatakan bahwa :

“Kalau partisipasi dalam pelaksanaan terkait dengan pembangunann IPAL ini, sudah baik karena kegiatannya yang dilaksanakan ini memang sudah direncanakan oleh pemerintah melalui Dinas PU Kota Makassar dan disampaikan langsung juga oleh Lurah Timungan Lompoa” (wawancara bersama NH 5 Juli 2021)”

Hal yang sama dikatakan oleh Rahmat sebagai warga masyarakat, menyatakan :

“Dalam partisipasi proses pelaksanaan pembangunan sudah baik dalam pelakasanannya, karena masyarakat sudah bisa bekerjasamadalam melaksanakan kegiatan ini atau gotong- royong istilahnya (wawancara bersama R 6 Juli 2021)”

Dan juga menurut Juna sebagai warga masyarakat, mengatakan bahwa :

“Partisipasi dalam pelaksanaan kegiatan ini dilakukan oleh kami masyarakat bersama pemerintah kelurahan bersama dinas PU dan juga ada beberapa juga sih yang tidak turun kelapangan untuk melaksanakan kegiatan ini (wawancara J 6 Juli 2021).”

Dari hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa masyarakat sudah baik dalam proses pelaksanaan dimana masyarakat bekerjasama atau gotong- royong dalam pelaksanaan pembangunan di Kelurahan Timungan Lompoa, Jalan Langgau.

c. Partisipasi dalam Pemanfaatan Hasil

Partisipasi dalam pemanfaatan hasil yaitu dengan cara mengelola IPAL yang dibuat dimana dengan adanya IPAL Komunal ini dalam mengolah limbah atau saluran limbah tidak berhamburan atau tidak terkendali lagi karena sudah ada tempat pembuangan akhirnya.

Dalam wawancara yang dilakukan oleh Lurah Timungan Lompoa, mengatakan Bahwa :

“Kalau untuk pemanfaatan hasilnya dek bisa dibilang, sudah baik yah karena ada beberapa masyarakat yang memanfaatkan IPAL Komunal ini, yaitu masyarakat yang terdaftar sebagai penerima bantuan IPAL Komunal ini sehiingga limbahnya bisa langsung ke pembuangan terahir(wawancara bersama OP 5 Juli 2021).”

Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa masyarakat memanfaatkan IPAL dengan baik yang telah dikerjakan secara bersama serta memliharanya.

Berikut kutipan wawancara yaitu menurut ketua KPP Abbulo Sibatang, menyatakan :

“Iye betul sekali kalau disini kami memanfaatkan ini fasilitas ipal ini dan Alhamdulillah lingkungan disini menjadi terawatt, bersih dan terawat (wawancara bersama AT, 5 Juli 2021).”

Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa partisipasi dalam pemanfaatn hasil sudah dilaksanakan dengan baik serta digunakan oleh masyarakat yang tidak mempunyai MCK pribadi.

Menurut Rahmat, sebagai warga masyarakat, mengatakan bahwa :

“Pengelolaan limbah disini menjadis semakin baik, karena dengan adanya fasilitas IPAL Komunal ini sehingga limbah terkontrol dengan baik, limbah tidak lagi berserakan di selokan dek, pooknya limbah disini bisa di control sampai pada ke pembuangan akhirnya (wawancara bersama R, 6 Juli 2021).”

Berdasarkan hasil wawancara diatas dengan adanya ipal komunal ini masyarakat memberikan atau menikmai fasilitas yang telah dibangun bersama.

Dan juga menurut Juna sebagai masyarakat mengatakan;

“Alhamdulillah, karna adanya IPAL ini. Lingkungan disini sudah bersih,dan sehat” ungkapnya

Dari hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa pengelolaan limbah menjadi semakin baik, sehingga keadaan di lingkungan kelurahan timungan lompoa menjadi bersih dan terawat dan ini sangat berguna bagi masyarakat.

d. Partisipasi dalam evaluasi

Partisipasi dalam evaluasi yaitu dimana kepala lingkungan disini dalam mengevaluasi masyarakat untuk melaksanakan kegiatan pembangunan IPAL Komunal ini. Berikut wawancara yang dilakukan kepada informan Lurah Timungan Lompoa berkaitan dengan evaluasi pembangunan Ipal Komunal ini, menyatakan bahwa :

“Masyarakat pada umunya memang harus dilibatkan dalam prosespembangunan IPAL ini, dimana program ini memang pemerintah melalui dinas PU Kota Makassar dengan tujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan tidak kumuh, karena seperti kita tahu bahwa di lingkungan kelurahan timungan lompoa masuk kategori kumuh ya. Sehingga kepala lingkungan saya tugaskan mengevaluasi keadaan sekitar dilingkungan masyarakat (wawancara OP 5 Juli 2021).”

Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa partisipasi masyarakat dalam hal evaluasi dibutuhkan dalam hal mengoreksi hal hal yang masih perlu ditingkatkan demi menunjang program IPAL Komunal ini.

Sementara itu, penjelasan juga diberikan oleh sekretaris KPP Abbulo Sibatang, mengatakan bahwa :

“Kalau persoalan evaluasi dek menurut saya harus melibatkan masyarakat.

Karena kan evaluasi menggunakan metode- metode tertentu. Beda dengan cara pemberian infromasi ini program sudah berjalan, ini belum atau kah ada yang masing belum lengkap atau masih kurang jadi hanya sebatas itu saja” (wawancara NH 5 Juli 2021).”

Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa proses evaluasi dalam pelibatan masyarakat harus dibutuhkan dengan menggunakan metode metode tertentu.

Berikut pernyataan yang diberikan oleh Rahmat sebagai tokoh masyarakat mengenai pembangunan fasilitas air limbah ini yaitu :

“Evaluasi itu kan dilakukan untuk melihat bagaimana pengelolaan air limbah ini terlaksana. Jadi mengenail hal partisipasi masyarakat dalam evluasi tentu dilibatkan masyarakat namun tidak secara langsung yah, seperti dengan menilai pengelolaan yang dilakukan dalam pengolahan air limbah di kelurahan Timungan Lompoa (wawancara R,6 Juli2021).”

Dan juga, Juna mengatakan bahwa :

“Kalau menurut saya evaluasi disini dalam mengelola air limbah atau sampah domestic rumah tangga sudah baik, karena ada kepalalingkungan yang mengevaluasi keadaan di sekitar lingkungan (wawancara J, 6 Juli 2021).”

Berdasarkan wawancara diatas, menunjukkan bahwa masyarakat dilibatkan dalam evaluasi ini sehingga dapat melaporkan kegiatan kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan kelurahan timungan lompoa.

Evaluasi program merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengumpulkan infromasi yang mengimplementasikan suatu kebijakan terhadap sekelompok masyarakat untuk pengambilan keputusan. Evaluasi pengelolaan ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian tujuan dari suatu pengelolaan yang telah dilaksanakan.

Dokumen terkait