Table 4. Perkiraan dan potensi dana untuk kegiatan persiapan Tingkat dan
TINGKAT PROPINSI
1. Metodologi 1.1. Penetapan REL di tingkat provinsi (harus konsisten dengan REL Nasional)
1. Kerja analisa : Pendekatan utk menetapkan REL utk REDD sub nasional atau Provinsi (Tren berdasarkan sejarah atau proyeksi yang akan datang) :
a. Tren berdasarkan sejarah 1) Pengumpulan dan
analisa dari data deforestasi dan degradasi:
Lembaga riset, Pemerintah provinsi.
(Komite REDD Provinsi)
1.500 : (Expert 500, Processing data 1.000) ? ? ? UN-REDD FCPF GOI
Analisa data lahan berdasarkan sejarah, meliputi trennya
Penyusunan data dasar peta penutupan lahan
Pengumpulan data inventarisasi hutan (perubahan area, biomas) 2) Pengembangan skenario referensi, perubahan penutupan lahan, mis. sejak 1990
3) Pengembangan skenario referensi stok karbon dan perubahannya
Tingkat dan
Kategori Strategi Komponen StrategiKunci Kegiatan Lembaga PenanggungJawab
Anggaran Dibutuhkan (US $ 000) Tersedia (US $ 000) Sumber Defisit (US$ 000) Kemungkinan Sumber referensi dari karbon hutan
yg terdegradasi
(perubahan karbon stok) dan perubahannya b. Proyeksi yang akan datang
1). Analisa rencana pengembangan :
Analisa tren ekonomi & perkiraan (pertumbuhan penduduk, penyebab deforestasi dan degradasi hutan, kebijakan dan tidakan)
Lembaga riset, Pemerintah provinsi (Komite REDD Provinsi), CSOs
Tren ekonomi (jenis usaha pertanian, konsumsi kayu, pro-yeksi bahan bakar dari tanaman)
2) Referensi proyeksi skenario waktu yang akan datang:
Deforestasi: perubahan areal hutan
Degradasi: biomas dan perubahan kerapatan karbon.
Pengembangan metode ekstrapolasi tren historis
Tingkat dan
Kategori Strategi Komponen StrategiKunci Kegiatan Lembaga PenanggungJawab
Anggaran Dibutuhkan (US $ 000) Tersedia (US $ 000) Sumber Defisit (US$ 000) Kemungkinan Sumber Melaksanakan modeling untuk REDD 2. Peningkatan kesadaran,
meningkatkan kapasitas, transfer teknologi dan
pengetahuan, belajar bersama, mendapatkan data/informasi
Pemerintah provinsi. (Komite REDD Provinsi), CSOs
87 UN-REDD
FCPF GOI
3. Kebijakan dialog dan komunikasi para pemangku kepentingan, untuk mencapai konsensus/persamaan pendapat tentang REL/RL yang akan dikembangkan
Pemerintah provinsi. (Komite REDD Provinsi), CSOs 65 UN-REDD FCPF GOI 4. Mobilisasi sumberdaya: sumberdaya manusia, infrastruktur untuk REL/RL dan pembiayannya.
Pemerintah provinsi.
(Komite REDD Provinsi) 75 UN-REDDFCPF
GOI 1.2. Pengembangan sistem MRV (monitoring, pelaporan dan verifikasi) di tingkat provinsi
1a. Pengembangan sistem (sub sistem dari INCAS, sinergitas IPCC guideline dengan peraturan REDD), 1b. Pengumpulan data
Dirjen Planologi, institusi penelitian, pemerintah daerah 750 750 FCPF UN-REDD Others GOI 2a. Peningkatan kesadaran, dialog
ilmiah, peningkatan kapasitas Pemerintah provinsi. (Komite REDD Provinsi), CSOs
261 FCPF
UN-REDD Others GOI 2b. Partisipasi penduduk asli dan
Tingkat dan
Kategori Strategi Komponen StrategiKunci Kegiatan Lembaga PenanggungJawab
Anggaran Dibutuhkan (US $ 000) Tersedia (US $ 000) Sumber Defisit (US$ 000) Kemungkinan Sumber CSOs Others GOI 3. Mobilisasi sumberdaya: sumberdaya manusia, infrastruktur untuk monitoring dan pendanaan.
Pemerintah provinsi. (Komite REDD Provinsi), CSOs 50 FCPF UN-REDD Others GOI 2. Institusi 2.1. Komunitas pemangku kepentingan/koordin asi/ konsultasi
Peningkatan kesadaran tentang REDD :
1.
Pengumpulan informasi ttg REDD dan menyiapkan bahan untuk konsultasi tentang REDDPemerintah provinsi.
(Komite REDD Provinsi) 33
2.
Diseminasi/komunikasi isu kunci yg berhubungan dengan infrastuktur REDD3.
Pilih bahan yang relevan untuk tujuan konsultasi yang khusus.4.
Ciptakan peningkatan kesadaran tentang REDD melalui workshop, konsultasi publik, FDG, pelatihan, dengan fasilitasi dari pemerintah pusat. Peningkatan mendapatkan informasi dan partisipasi dalam menyusun rencana dan pelaksanaan aktivitas REDD :1. Menjamin komunikasi dari tingkat nasional kepada peserta kegiatan secara sempurna dan secepatnya
Pemerintah provinsi.
Tingkat dan
Kategori Strategi Komponen StrategiKunci Kegiatan Lembaga PenanggungJawab
Anggaran Dibutuhkan (US $ 000) Tersedia (US $ 000) Sumber Defisit (US$ 000) Kemungkinan Sumber 2. Diseminasi informasi
Merencanakan kebijakan REDD dan aktivitas yang diterima para pemangku kepentingan yang terlibat
1. Diseminasi REDD tentang kebijakan untuk mendapatkan umpan balik dari para pemangku kepentingan, 2. Fasilitasi konsultasi publik
Pemerintah provinsi.
(Komite REDD Provinsi) 33
Jamin kesetaraan luaran kebijakan dan aktivitas REDD, dan
peningkatan kesempatan para penjarah hutan untuk mendapatkan keuntungan dari hasil REDD 2. Asesmen cepat untuk
mendapatkan informasi dari tangan pertama ttg keinginan dari penjarah hutan termasuk penduduk asli
Pemerintah provinsi.
(Komite REDD Provinsi) 23
Peningkatan dukungan di pengelolaan hutan
1. Jamin bahwa setiap kebijakan proses formulasi harus dikonsultasikan kepada publik secara transparan dan dapat dinilai.
Pemerintah provinsi. (Komite REDD Provinsi)
38
Peningkatan kualitas proses
Tingkat dan
Kategori Strategi Komponen StrategiKunci Kegiatan Lembaga PenanggungJawab
Anggaran Dibutuhkan (US $ 000) Tersedia (US $ 000) Sumber Defisit (US$ 000) Kemungkinan Sumber cara pengikut sertaan masyarakat
sivil sejak awal proses.
1. Peningkatan kapasitas CS dalam kemampuan negosiasi dan pengetahuan lain yang berhubungan dengan REDD.
CSOs
Asesmen pendukung dari pengaruh program dan kemungkinan resiko dalam kegiatan mitigasi.
Komite REDD , Kelompok Kerja FCC, asesor Independen. 24 2.2. Peningkatan kapasitas dan penguatan institusi 1. Pembentukan dan
pengembangan dari system monitoring dan verifikasidi tingkat lokal: sumberdaya manusia, aturan dan, organisasi..
Pemerintah provinsi. (Komite REDD Provinsi) dan komite nasional REDD
250
2. Pasar REDD dan Pembiayaan,
Identifikasi dari pemasaran karbon, kesempatan, pembeli dan penjual
Pemerintah provinsi. (Komite REDD Provinsi) dan komite nasional REDD
125
3. Negosiasi dan pengetesan mekanisme distribusi pembayaran
Pengembangan
pembayaran yang adil dan mekanisme distribusi dengan catatan khusus memberikan keuntungan
Pemerintah provinsi. (Komite REDD Provinsi) dan komite nasional REDD
Tingkat dan
Kategori Strategi Komponen StrategiKunci Kegiatan Lembaga PenanggungJawab
Anggaran Dibutuhkan (US $ 000) Tersedia (US $ 000) Sumber Defisit (US$ 000) Kemungkinan Sumber kepada keluarga yang
berpenghasilan rendah.
Penciptaan pendanaandan insentive ekonomi. 4. Penguatan perencanaan
penggunaan lahan secara spasial.
Pemerintah Provinsi, UPT Ditjen Plan di Provinsi, Dephut
100 5. Penguatan dukungan
pemerintah daerah, pemahaman dan kesadaran akan urgensi dari KPH sebagai kondisi yang memungkinkan pengelolaan hutan secara lestari melalui pengikut sertaan partisipasi universitas dalam
pengembangan KPH
Dirjen Planologi, Pemerintah Provinsi dan Universitas.
3. Kegiatan
Percontohan (DA) 3.1. Untuk menambah AD yg dapat mewakili berbagai kondisi bio-socio-geografi yang berbeda di 28 provinsi (terdapat di 4 provinsi : Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Jawa Timur)
Membuat AD dan mengusahakan panduan indikatif AD (Annex to the Dec. 2/CP13) dan menilai luarannya
Pemerintah provinsi. (Komite REDD Provinsi) dan komite nasional REDD
Tingkat dan
Kategori Strategi Komponen StrategiKunci Kegiatan Lembaga PenanggungJawab
Anggaran Dibutuhkan (US $ 000) Tersedia (US $ 000) Sumber Defisit (US$ 000) Kemungkinan Sumber 2.3. Meningkatkan kapasitas komunitas local, termasuk comunitas adapt untuk mengelola hutan melalui aktivitas REDD
1. Peningkatan kualitas hidup
dari keluarga yang
berpenghasilan rendah, hidup yang dekat dengan hutan alam, melindungi hak hutan adapt dan komunitas lokal, melalui pengetahuan dan kemampuan
mengembangkannya.
Pemerintah Daerah., CSOs 500.000 500.000 Dephut
Ministry of Home Affairs others
2. Pengurangan penebangan illegal, melalui al.: suatu model penyuluhan yang berhasil seperti skema pengembangan kecamatan dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM).
Pemerintah Daerah., CSOs, Sektor Swasta
TINGKAT KABUPATEN
1. Metodologi 1.1. Pengembangan REL
pada tingkat kabupaten (konsisten dengan REDD provinsi dan nasional)
1. Pekerjaaan analisis: pendekatan untuk menentukan REL di tingkat kabupaten REDD (Pola Sejarah atau proyeksi yang akan datang)
a. Pola sejarah
1) Pengumpulan dan analisis data deforestasi dan degradasi:
Ditjen Planologi, Lembaga Penelitian, Pemerintah Kabupaten
(Komisi REDD Kabupaten)
1.000 (Expert 250, processing data 750) UN-REDD FCPF GOI
Analisis data sejarah pola penutupan lahan
Tingkat dan
Kategori Strategi Komponen StrategiKunci Kegiatan Lembaga PenanggungJawab
Anggaran Dibutuhkan (US $ 000) Tersedia (US $ 000) Sumber Defisit (US$ 000) Kemungkinan Sumber dasar peta penutupan
hutan Pengumpulan data inventarisasi hutan (perubahan luas, biomas) 2) Pengembangan skenario referensi perubahan penutupan hutan sejak tahun 1990
3) Pengembangan skenario referensi perubahan dan stok karbon hutan 4) Pengembangan skenario
referensi degradasi karbon hutan (perubahan stok karbon)
b. Proyeksi yang akan datang 1) Analisis rencana pengembangan: Analisis & pendugaan tren ekonomi (pertumbuhan populasi, penyebab deforestasi dan degradasi hutan, kebijakan dan cara)
Tren Ekonomi (komoditi pertanian, konsumsi kayu,
Tingkat dan
Kategori Strategi Komponen StrategiKunci Kegiatan Lembaga PenanggungJawab
Anggaran Dibutuhkan (US $ 000) Tersedia (US $ 000) Sumber Defisit (US$ 000) Kemungkinan Sumber proyeksi biofuel) 2) Skenario referensi proyeksi untuk masa yang akan datang: Deforestasi: perubahan areal hutan Degradasi: perubahan biomas dan potensi karbon.
Pengembangan pola sejarah dengan metode extrapolasi Adaptasi alat modeling untuk REDD 2. Peningkatan kesadaran, pengembangan kapasitas, transfer teknologi dan pengetahuan, pembelajaran, akses ke data/informasi.
Pemerintah Kabupaten (Komisi REDD Kabupaten), LSM
112 UN-REDD
FCPF GOI 3. Dialog kebijakan dan
komunikasi para pihaks untuk mencapai
konsensus/pemahaman bersama tentang REL yang akan dibangun.
Pemerintah Kabupaten (Komisi REDD Kabupaten), LSM
35 UN-REDD
FCPF GOI
4. Mobilisasi sumberdaya : SDM, infrastruktur untuk REL dan pendanaan
Pemerintah Kabupaten (Komisi REDD Kabupaten), LSM
40 UN-REDD
FCPF GOI
Tingkat dan
Kategori Strategi Komponen StrategiKunci Kegiatan Lembaga PenanggungJawab
Anggaran Dibutuhkan (US $ 000) Tersedia (US $ 000) Sumber Defisit (US$ 000) Kemungkinan Sumber 1.2. Pengembangan system Monitoring, Pelaporan dan Verifikasi di tingkat kabupaten
1a. Pengembangan sistem (sub sistem INCAS, sinergitas IPCC guideline dengan aturan REDD), 1b. Pengumpulan data
Ditjen Planologi, lembaga
Penelitian, Pemda 500 FCPFUN-REDD
Others GOI 2a. Peningkatan kesadaran,
diskusi ilmiah, peningkatan kapasitas
Ditjen Planologi, lembaga
Penelitian, Pemda, LSM 200 FCPFUN-REDD
Others GOI 2b. Partisipasi penduduk asli dan
masyarakat lokal Pemda, LSM 100 FCPFUN-REDD
Others GOI 3. Mobilisasi sumberdaya: SDM,
infrastruktur untuk monitoring dan pendanaan. Pemda, LSM 25 FCPF UN-REDD Others GOI 2. Institusi 2.1. Komunikasi/ koordinasi/ konsultasi para pihak
1.
Pengumpulan informasi tentang REDD dan persiapan bahan untuk konsultasi REDD2.
Diseminasi/komunikasi isu penting terkait infrastruktur REDD3.
Pemilihan bahan yang relevan untuk tujuan khususkonsultasi
Pemerintah Kabupaten (Komisi REDD Kabupaten), Lembaga Penelitian, LSM Pemerintah Kabupaten (Komisi REDD Kabupaten), LSM
Ditjen Planologi, Pem. Kabupaten
Komisi REDD, WG-FCC, Pemerintah Kabupaten (Komisi REDD Kabupaten)
33
4.
Pelaksanaan peningkatan pemahaman tentang REDDTingkat dan
Kategori Strategi Komponen StrategiKunci Kegiatan Lembaga PenanggungJawab
Anggaran Dibutuhkan (US $ 000) Tersedia (US $ 000) Sumber Defisit (US$ 000) Kemungkinan Sumber melalui workshop, konsultasi
publik, FGD, pelatihan, dengan fasilitasi dari Pemprov dan Pusat.
5.
Pelaksanaan peningkatan pemahaman tentang Unit Pengelolaan Hutan (FMU) melalui workshop dan konsultasi publik, untuk mendukung pembentukan FMU, khususnya FMU Model dengan fasilitasi dari pemprov dan pusat.Pengembangan akses informasi dan partisipasi dalam perencaaan dan pelaksanaan kegiatan REDD: 1. Menjamin komunikasi dari
nasional sampai ke target audiens secara lengkap dan segera.
2. Diseminasi informasi.
Komisi REDD, WG-FCC, Pemerintah Kabupaten (Komisi REDD Kabupaten)
28
Membuat desain agar kebijakan dan kegiatan REDD responsif terhadap kepentingan para pihaks
1. Diseminasi kebijakan terkait REDD untuk mendapat masukan dari para pihak.
Pemerintah Kabupaten
Tingkat dan
Kategori Strategi Komponen StrategiKunci Kegiatan Lembaga PenanggungJawab
Anggaran Dibutuhkan (US $ 000) Tersedia (US $ 000) Sumber Defisit (US$ 000) Kemungkinan Sumber 2. Fasilitasi Konsultasi Publik
Menjamin kesetaraan manfaat dari kebijakan dan kegiatan REDD dan peningkatan peluang masyarakat sekitar hutan untuk mendapatkan manfaat dari pendapatan REDD
1.
Kajian cepat untukmendapatkan informasi
tentang minat atau
kepentingan masyarakat lokal termasuk masyarakat asli.
Pemerintah Kabupaten
(Komisi REDD Kabupaten) 23
Dukungan untuk perbaikan pengaturan hutan
1. Menjamin bahwa setiap proses formulasi kebijakan akan dikon-sultasikan ke publik melalui cara yang transparan dan akuntabel.
Pemerintah Kabupaten
(Komisi REDD Kabupaten) 38
Peningkatan kualitas proses pengambilan keputusan dengan melibatkan masyarakat luas sejak dari tahapan awal proses.
1.
Peningkatan kapasitas masyarakat (CS?) dalam kemampuan negosiasi dan pemahaman terkait REDDPemerintah Kabupaten
(Komisi REDD Kabupaten) 22
Dukungan terhadap kajian dampak program dan kemungkinan resiko mitigasi.
REDD Komisi, WG-FCC, Kabupaten REDD, Komisi Penilai Independen, 24 2.2 Peningkatan kapasitas dan penguatan institusi 1. Pengembangan dan Establishment of Monitoring dan Verification Sistem at local
Pemerintah Kabupaten (Komisi REDD Kabupaten) dan Komisi Nasional REDD
Tingkat dan
Kategori Strategi Komponen StrategiKunci Kegiatan Lembaga PenanggungJawab
Anggaran Dibutuhkan (US $ 000) Tersedia (US $ 000) Sumber Defisit (US$ 000) Kemungkinan Sumber level : SDM, regulation and,
organization.
2. Pasar dan Pembiayaan REDD,
Identifikasi peluang pasar karbon, pembeli dan penjual)
Pemkab
(Komisi REDD Kabupaten) dan Komisi Nasional REDD
75
3. Negosiasi dan testing mekanisme distribusi pembayaran
Pengembangan
mekanisme kesetaraan pembayaran dan distribusi dengan acuan khusus terhadap keluarga dengan pendapatan rendah.
Menciptakan insetif keuangan dan ekonomi
Pemerintah Kabupaten (Komisi REDD Kabupaten) dan Komisi Nasional REDD
50
4. Penguatan perencanaan tata
ruang Pemkab dan UPT Ditjen Planologi, Dephut 50
5. Penguatan dukungan Pemda , pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya KPH sebagai kondisi mutlak untuk pengelolaan hutan lestari melalui peningkatan partisipasi universitas dalam
pembangunan KPH.
Ditjen Planologi, Pem. Kabupaten, Universitas
Tingkat dan
Kategori Strategi Komponen StrategiKunci Kegiatan Lembaga PenanggungJawab
Anggaran Dibutuhkan (US $ 000) Tersedia (US $ 000) Sumber Defisit (US$ 000) Kemungkinan Sumber Percontohan (DA) tingkat kabupaten
atau unit manajemen (yang apabila mungkin terikat dalam tingkat kabupaten)
penerapan petunjuk indikasi untuk DA (Lampiran Kep.2/CP13) dan pengujian hasilnya
(Komisi REDD Kabupaten) dan Provinsi serta Komisi REDD Nasional
3.2.
Penguatan kapasitas masyarakat termasuk masyarakat adat untuk terlibat dalam pengelolaan hutan melalui kegiatan REDD1. Peningkatan kualitas hidup keluarga dengan penghasilan rendah yang tinggal di dalam dan di sekitar hutan, melindungi hak masyarakat dan penduduk asli yang tergantung dari hutan melalui peningkatan pengetahuan serta keterampilan
Pemda, LSM 250.000 FCPF and
others
2. Mengurangi illegal logging, melalui misalnya penyuluhan terhadap model yang berhasil seperti pada Skema
Pengembangan Kecamatan dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM).
Pemda, LSM, sektor swasta FCPF
Others
ANALISIS TERKAIT Analisa biaya dan alternatif penggunaan lahan
1.
Analisis biaya peluang (opportunity costs) berdasarkan mayarakat miskin yang menjarah hutanFORDA dan Lembaga
Penelitian lain 50 FCPF
2. Analisa biaya institusi / swasta
Tingkat dan
Kategori Strategi Komponen StrategiKunci Kegiatan Lembaga PenanggungJawab
Anggaran Dibutuhkan (US $ 000) Tersedia (US $ 000) Sumber Defisit (US$ 000) Kemungkinan Sumber lestari pada hutan produksi
3.
Analisa biaya pembuatan tanaman untuk pulp dan kertas yang dikembangkan pada hutan rawa gambut dan bukan rawa gambutFORDA dan Lembaga Penelitian lain
Balitbang Pertanian dan lembaga penelitian lain
50 FCPF
4.
Analisa biaya pembuatan kebun sawit yang dilakukan di lahan gambut dan dibandingkan dengan di lahan mineral.50 FCPF
Analisa dampak lingkungan dan sosial -ekonomi REDD
1. Kajian pustaka terkini dan usulan untuk kebijakan REDD.
FORDA dan Lembaga
Penelitian lain 50 FCPF
2. Mendapatkan data spasial sosial ekonomi (populasi, pendapatan dll)
FORDA dan Lembaga
Penelitian lain 50 FCPF
3. Kajian kerentanan (VA) untuk menentukan laju deforestasi berdasarkan karakteristik sosial ekonomi dan lingkungan areal.
FORDA dan Lembaga
Penelitian lain 50 FCPF
Evaluasi potensi
keuntungan lain REDD Identifikasi dan evaluasi keuntungan lain dari REDD FORDA dan Lembaga Penelitian lain 50 FCPF
Kajian kerugian dan resiko REDD terhadap pembangunan berkelanjutan
Menentukan kemungkinan biaya transaksi yang berhubungan dengan kebijakan alternatif pencegahan deforestasi
FORDA dan Lembaga
Tingkat dan
Kategori Strategi Komponen StrategiKunci Kegiatan Lembaga PenanggungJawab
Anggaran Dibutuhkan (US $ 000) Tersedia (US $ 000) Sumber Defisit (US$ 000) Kemungkinan Sumber Kajian resiko strategi
REDDI Kajian bentuk institusi yang akan berkontribusi terhadap penerapan efisien beberapa kebijakan
FORDA dan Lembaga