2.2.1 Panti Jompo Wisma Mulia 1. Lokasi
Terletak di Jl. Hadiah no. 14-16 RT 05/03, Kelurahan Jelambar, Jakarta Barat. Panti Jompo ini memiliki letak di tengah kota, di kawasan pemukiman penduduk. Sangat mudah diakses karena berada di dalam gang yang dekat dengan jalan utama.
Gambar 2.2.1 Lokasi Panti Jompo Wisma Mulia (Sumber: Google Maps)
Gambar 2.2.2 Panti Jompo Wisma Mulia (Sumber: Panti Jompo Wisma Mulia) 2. Sejarah
Panti Jompo Wisma Mulia didirikan oleh Yayasan Bina Daya Wanita Kowani pada tahun 2009 di sebuah bangunan seluas 920 m2 di Jelambar, Jakarta Barat. Panti Jompo ini didirikan dengan tujuan untuk membantu menyediakan tempat bagi warga lansia yang memerlukan tempat tinggal, kasih sayang, dan perawatan. Pada saat pertama berdiri, Panti Jompo dihuni oleh 6 orang warga lansia, 1 pimpinan, 1 perawat, dan 1 juru masak. Panti Jompo Wisma Mulia memiliki tujuan untuk menyelenggarakan pelayanan lanjut usia yang sebaik-baiknya sehingga tercapai kesejahteraan lahir batin.
3. Visi dan Misi a. Visi
Pelayanan prima menuju terciptanya kesejahteraan jasmani, rohani, aman, dan nyaman bagi lanjut usia.
b. Misi
• Menyelenggarakan pelayanan jasmani dan rohani serta fasilitas kesejahteraan lanjut usia yang sebaik-baiknya.
• Menggalang peran serta masyarakat dalam kepedulian pada lanjut usia.
4. Struktur Organisasi dan Deskripsi Pekerjaan a. Struktur Organisasi
Diagram 2.1 Struktur Organisasi (Sumber: Panti Jompo Wisma Mulia) b. Deskripsi Pekerjaan
• Ketua Yayasan
Bertugas dalam memberikan pengawasan fungsional dan administrasi di dalam Panti Jompo. Selain itu, Ketua Yayasan juga bertugas untuk mengadakan kerjasama dengan lembaga-lembaga baik milik pemerintah dan swasta.
• Sekretaris
Bertugas sebagai pelaksana dalam bidang administrasi dan inventarisasi data, pengawasan dan pekerjaan pada tata usaha, dan mengecek dalam pengerjaan keuangan di Panti Jompo. • Bendahara
Bertugas sebagai pelaksana pendistribusian keuangan baik harian, bulanan, dan tahunan. Bertanggung jawab dalam pemasukan dan pengeluaran di dalam Panti Jompo dengan persetujuan Ketua Yayasan.
• Pimpinan Panti
Bertanggung jawab atas pekerjaan karyawan di dalam Panti Jompo. Pimpinan harus memastikan bahwa kegiatan sehari-hari dalam Panti Jompo berjalan dengan lancar.
• Perawat
Bertugas untuk membantu, mengawasi dan memelihara warga lansia dalam kegiatan sehari-hari. Juga bertanggung jawab dalam kesehatan warga lansia seperti menyiapkan obat-obatan. • Petugas Dapur
Bertugas untuk memasak dan menyiapkan makanan dan minuman di Panti Jompo. Makanan dihidangkan tiga kali sehari (makan pagi, makan siang, dan makan malam), serta snack pada waktu minum teh sore.
• Petugas Kebersihan
Bertugas untuk menjaga kebersihan di lingkungan Panti Jompo, dan termasuk juga mencuci pakaian, serta mencuci dan mengganti linen warga lansia.
• Petugas Keamanan
Bertugas untuk menjaga keamanan di sekitar Panti Jompo. Selain itu, biasanya juga bertugas dalam perawatan gedung Panti Jompo, misalnya mengganti lampu.
• Dokter
Bertugas di Panti Jompo seminggu sekali. Mereka adalah dokter yang datang dari RS Cipto Mangunkusumo yang bekerjasama dengan Panti Jompo untuk memeriksa kesehatan warga lansia setiap minggu dan memberi rujukan jika ada yang harus diberikan rawat inap.
5. Kepemilikan dan Sumber Dana
Panti Jompo Wisma Mulia dimiliki dan dikelola oleh Yayasan Bina Daya Wanita Kowani.
Seluruh keperluan Panti Jompo dikelola oleh yayasan dengan dana yang didapat iuran bulanan dari warga lansia serta donasi baik dari donatur tetap maupun tidak tetap.
6. Jumlah dan Persyaratan Warga
Saat ini ada 60 orang wanita lansia dan 9 orang pria lansia yang tinggal di Panti Jompo Wisma Mulia. Selain itu, ada sekitar 25 karyawan tetap yang bekerja di Panti Jompo.
Berikut ini adalah persyaratan menjadi warga di Panti Jompo: • Warga negara Indonesia.
• Berumur 60 tahun ke atas (memiliki KTP yang sah). • Mampu mengurus diri sendiri.
• Sehat jasmani dan rohani, serta tidak memiliki penyakit menular. • Ada penanggungjawab di wilayah Jabodetabek.
7. Jenis Pelayanan
• Penyediaan tempat tinggal. • Pemberian makanan bergizi.
• Perawatan kesehatan rutin seminggu sekali. • Pembinaan dalam hal fisik, mental, dan psikologis. 8. Kegiatan Warga 7.00 - 8.00 Sarapan Pagi 8.00 - 9.00 Senam Pagi 9.00 - 12.00 Kegiatan Bebas 12.00 - 13.00 Makan Siang 13.00 - 19.00 Kegiatan Bebas 19.00 - 20.00 Makan Malam 9. Pembagian Ruang • Kamar Reguler
Memiliki kapasitas 4 orang dan dilengkapi dengan sebuah kamar mandi dalam. Dinding kamar diberi cat warna putih yang sederhana, dan lantainya menggunakan keramik 40x40 cm berwarna putih. Setiap kamar reguler meemiliki sebuah exhaust fan dan akses langsung ke teras yang mengelilingi taman.
Gambar 2.2.3 Kamar Reguler dan Kamar Mandi (Sumber: Panti Jompo Wisma Mulia) • Kamar Eksekutif
Memiliki kapasitas 2 orang dan terletak di bangunan yang lebih baru. Dilengkapi dengan tempat tidur dan lemari untuk menyimpan pakaian dan barang-barang lainnya. Dinding dicat dengan warna krem dan lantai menggunakan keramik 40x40 cm
berwarna putih. Setiap kamar dilengkapi dengan kipas angin dan memiliki jendela yang menghadap ke taman.
Selain itu, di bagian luar terdapat ruang untuk bersantai dan menonton TV di luar kamar. Bangunan baru juga dilengkapi dengan beberapa kamar mandi dan sebuah dapur kecil yang dipakai bersama.
Gambar 2.2.4 Kamar Eksekutif dan Kamar Mandi (Sumber: Panti Jompo Wisma Mulia)
Gambar 2.2.5 Area Duduk dan Dapur (Sumber: Panti Jompo Wisma Mulia) 10. Fasilitas
• Kantor
Merupakan tempat kerja pengurus Panti Jompo. Ruangan ini terletak di bagian depan sebelah kiri, dekat dengan pintu masuk.
Gambar 2.2.6 Kantor
(Sumber: Panti Jompo Wisma Mulia) • Poliklinik dan Ruang Isolasi
Tempat pemeriksaan kesehatan untuk warga lansia dan dipakai ketika ada pemeriksaan rutin seminggu sekali oleh dokter dari RS Cipto Mangunkusumo. Sementara, ruang isolasi digunakan untuk menampung sementara jika ada warga lansia yang meninggal.
Gambar 2.2.7 Poliklinik (Sumber: Panti Jompo Wisma Mulia) • Musholla
Merupakan tempat untuk beribadah bagi warga lansia dan pengurus yang beragama Muslim. Terletak di bagian depan bangunan, tepat di sebelah kantor.
Gambar 2.2.8 Musholla (Sumber: Panti Jompo Wisma Mulia)
• Ruang Serbaguna
Merupakan area berkumpul yang biasanya dipakai jika ada kegiatan tertentu di Panti Jompo. Terletak di bagian depan.
Gambar 2.2.9 Ruang Serbaguna (Sumber: Panti Jompo Wisma Mulia) • Taman
Terletak di bagian depan Panti Jompo. Taman merupakan tempat warga lansia menghabiskan waktu dan bersosialisasi.
Gambar 2.2.10 Taman
(Sumber: Panti Jompo Wisma Mulia) 2.2.2 Panti Jompo Sasana Tresna Werdha Budi Mulia
1. Lokasi
Terletak di Jl. Cendrawasih X no. 8 RT 06/07, Kelurahan Cengkareng, Jakarta Barat. Panti Jompo ini terletak di dalam gang di kawasan pemukiman dan memiliki akses ke jalan tol.
Gambar 2.2.11 Lokasi Panti Jompo STW Budi Mulia (Sumber: Google Maps)
Gambar 2.2.12 Panti Jompo STW Budi Mulia (Sumber: Panti Jompo STW Budi Mulia) 2. Sejarah
Didirikan pada 4 Mei 1988 sebagai Unit Pelaksana Teknis Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta yang memberikan pelayanan kesejahteraan sosial bagi warga lansia terlantar. Pendirian Panti Jompo ini untuk menyelenggarakan pelayanan kesejahteraan sosial bagi warga lansia terlantar meliputi perawatan, pembinaan fisik, mental dan sosial. Panti Jompo ini didirikan di bangunan seluas 2445 m2 di Cengkareng, Jakarta Barat.
Menyelenggarakan pelayanan kesejahteraan sosial bagi lansia terlantar meliputi perawatan, pembinaan fisik, mental dan sosial. 4. Struktur Organisasi dan Deskripsi Pekerjaan
a. Struktur Organisasi
Diagram 2.2 Struktur Organisasi
(Sumber: Panti Jompo Tresna Werdha Budi Mulia) b. Deskripsi Pekerjaan
• Kepala Panti
Bertanggung jawab atas pekerjaan karyawan di dalam Panti Jompo. Pimpinan harus memastikan bahwa kegiatan sehari-hari dalam Panti Jompo berjalan dengan lancar.
• Kepala TU
Bertugas sebagai pelaksana dalam bidang administrasi dan inventarisasi data, pengawasan dan pekerjaan pada tata usaha, dan mengecek dalam pengerjaan keuangan di Panti Jompo. • Perawatan
Bertugas untuk membantu, mengawasi dan memelihara warga lansia dalam kegiatan sehari-hari. Juga bertanggung jawab dalam kesehatan warga lansia seperti menyiapkan obat-obatan. • Operasional
Bertugas untuk membantu dan melaksanakan segala hal yang terkait dengan operasional Panti Jompo.
Karena Panti Jompo ini dimiliki dan dikelola oleh Dinas Sosial DKI Jakarta, semua kebutuhan Panti Jompo juga diambil dari anggaran Pemerintah DKI Jakarta.
6. Jumlah dan Persyaratan Warga
Saat ini ada 170 orang pria lansia dan 168 orang wanita lansia yang ditampung. Kemudian, juga ada 19 orang PNS sebagai pengurus Panti Jompo dan 15 orang pegawai non PNS sebagai perawat.
Berikut ini adalah persyaratan menjadi warga di Panti Jompo: • Berusia 60 tahun ke atas (memiliki KTP yang sah). • Tidak merokok.
• Tidak memiliki keluarga.
• Dapat dilayani oleh Panti Jompo berdasarkan evaluasi. 7. Jenis Pelayanan
• Perlindungan dalam bentuk penampungan.
• Pemenuhan kebutuhan dasar, pangan dan sandang. • Perawatan kesehatan.
• Pembinaan fisik.
• Bimbingan mental, spiritual, sosial • Pengisian waktu luang.
8. Kegiatan Warga 7.00 - 8.00 Sarapan Pagi 8.00 - 9.00 Senam Pagi 9.00 - 10.00 Kegiatan Bebas 10.00 - 12.00 Kerajinan Tangan 12.00 - 13.00 Makan Siang 13.00 - 15.00 Menonton Film 15.00 - 19.00 Kegiatan Bebas 19.00 - 20.00 Makan Malam 9. Pembagian Ruang
Ada 4 wisma tempat warga lansia tinggal, dibagi berdasarkan jenis penghuninya. Masing-masing wisma terdiri dari 4 bangsal (setiap bangsal berkapasitas 20-25 orang). Selain itu, masing-masing wisma
juga dilengkapi dengan beberapa kamar mandi dan area untuk bersantai dan menonton TV.
Keempat wisma tersebut adalah:
• Wisma untuk warga lansia pria aktif. • Wisma untuk warga lansia wanita aktif.
• Wisma untuk warga lansia yang membutuhkan perawatan total. • Wisma untuk warga lansia dengan gangguan mental.
Gambar 2.2.13 Bangsal Wanita
(Sumber: Panti Jompo Tresna Werdha Budi Mulia) 10. Fasilitas
• Kantor
Merupakan tempat kerja pengurus Panti Jompo. Ruangan ini terletak di bagian depan dekat dengan pintu masuk.
Gambar 2.2.14 Kantor
(Sumber: Panti Jompo STW Budi Mulia) • Poliklinik dan Ruang Isolasi
Tempat pemeriksaan kesehatan untuk warga lansia dan dipakai ketika ada pemeriksaan rutin seminggu sekali oleh dokter. Sementara, ruang isolasi digunakan untuk menampung sementara jika ada warga lansia yang meninggal.
• Musholla
Merupakan tempat untuk beribadah bagi warga lansia dan pengurus yang beragama Muslim. Terletak di bagian depan bangunan, tepat di sebelah kantor.
Gambar 2.2.15 Musholla
(Sumber: Panti Jompo STW Budi Mulia) • Ruang Makan
Tempat warga lansia makan bersama setiap harinya. Ruang makan ini terletak di setiap wisma.
Gambar 2.2.16 Ruang Makan
(Sumber: Panti Jompo STW Budi Mulia) • Ruang Serbaguna
Merupakan area berkumpul yang biasanya dipakai jika ada kegiatan tertentu di Panti Jompo. Ruang ini merupakan bagian dari bangunan baru yang baru selesai direnovasi. Memiliki jendela yang menghadap ke taman di ketiga sisi ruangannya. Terletak di bagian depan Panti Jompo.
Gambar 2.2.17 Ruang Serbaguna (Sumber: Panti Jompo STW Budi Mulia) • Taman
Merupakan tempat warga lansia sering menghabiskan waktunya. Taman di Panti Jompo ini dirawat dengan baik dan memberikan penghijauan yang sangat dibutuhkan di lingkungannya.
Gambar 2.2.18 Taman
(Sumber: Panti Jompo STW Budi Mulia) • Kolam dan Gazebo
Merupakan tempat warga lansia bersantai, kolam terletak di bagian belakang kantor.
Gambar 2.2.19 Kolam
(Sumber: Panti Jompo STW Budi Mulia)
2.2.3 Rukun Senior Living 1. Lokasi
Terletak di Jl. Raya Babakan Madang no. 99, Kelurahan Sentul, Bogor. Cukup jauh dari kota Jakarta, namun mudah diakses karena dekat dengan pintu tol Sentul Selatan.
Gambar 2.2.20 Lokasi Rukun Senior Living (Sumber: Google Maps)
Gambar 2.2.21 Rukun Senior Living (Sumber: Rukun Senior Living) 2. Sejarah
Didirikan pada tahun 2012 oleh Herman Kwik, seorang pengusaha yang ingin membangun sebuah tempat tinggal untuk warga lansia dengan kelas premium. Menurutnya, bisnis Panti Jompo kelas premium sangat menjanjikan karena di negara maju lain sudah banyak didirikan Panti Jompo yang mewah dan memiliki target pasar warga lansia kelas dengan tingkat ekonomi menengah ke atas. Selain itu, Panti Jompo kelas premium dirasa masih jarang di Indonesia, sehingga mempunyai pasar yang masih cukup luas.
Rukun Senior Living dibangun di kawasan Sentul, Bogor. Di mana warga lansia dapat hidup dengan nyaman dan dikelilingi berbagai fasilitas layaknya hotel berbintang. Selain itu, Rukun Senior Living juga menyediakan jasa perawatan bagi warga lansia yang membutuhkan bantuan dalam kegiatan sehari-hari. Rukun Senior Living adalah sebuah resort di mana warga lansia yang ingin bahagia, aktif, dan mandiri dapat tinggal dan menikmati kenyamanan hidup setiap hari.
3. Visi dan Misi
Keinginan menjadi salah satu pemimpin di bidang jasa hunian bagi senior di Indonesia dengan menyediakan pelayanan jasa.
4. Struktur Organisasi dan Deskripsi Pekerjaan a. Struktur Organisasi
Diagram 2.3 Struktur Organisasi (Sumber: Rukun Senior Living) b. Deskripsi Pekerjaan
• General Manager
Bertanggung jawab atas pekerjaan karyawan di dalam Rukun Senior Living. Manager harus memastikan bahwa kegiatan sehari-hari dalam Panti Jompo berjalan dengan lancar.
• Room Division
Bertugas untuk menjaga kebersihan di lingkungan Rukun Senior Living, dan termasuk juga mencuci pakaian, serta mencuci dan mengganti linen warga lansia.
• F&B Division
Bertugas untuk memasak dan menyiapkan makanan dan minuman di Rukun Senior Living. Makanan dihidangkan tiga kali sehari (makan pagi, makan siang, dan makan malam), serta snack pada waktu minum teh pagi dan sore.
Bertugas untuk membantu, mengawasi dan memelihara warga lansia dalam kegiatan sehari-hari. Juga bertanggung jawab dalam kesehatan warga lansia seperti menyiapkan obat-obatan.
• Engineering
Bertugas dalam menjaga agar semua fasilitas di dalam Rukun Senior Living bekerja dengan semestinya. Hal ini termasuk juga memperbaiki atau mengganti fasilitas-fasilitas yang rusak
• Marketing
Bertugas dalam hal pemasaran di Rukun Senior Living. 5. Kepemilikan dan Sumber Dana
Karena Rukun Senior Living dimiliki oleh perusahaan swasta, maka sumber dana untuk kebutuhan pengurusan berasal dari iuran dari warga lansia yang tinggal di Rukun Senior Living.
Warga lansia dapat membeli keanggotaan secara harian, bulanan, tahunan, bahkan secara permanen (seumur hidup), yaitu sebesar: • Harian IDR 700.000 - 1.200.000
• Bulanan IDR 15.000.000 - 25.000.000 • Permanen > IDR 1.000.000.000
6. Persyaratan Warga
Karena harganya yang cukup mahal, sampai sekarang hanya ada 8 orang warga lansia yang tinggal secara permanen di Rukun Senior Living. Selain itu, Rukun Senior Living juga menyediakan keanggotaan untuk klub bagi warga lansia. Saat ini, ada 12 orang warga lansia yang setiap hari datang ke Rukun Senior Living untuk mengikuti berbagai aktifitas yang ditawarkan.
Berikut ini adalah persyaratan menjadi warga di Rukun Senior Living: • Berusia 60 tahun ke atas (memiliki KTP yang sah).
• Mampu mengurus diri sendiri atau membeli jasa Assisted Living. • Dapat dilayani oleh Rukun Senior Living berdasarkan evaluasi
Wellness Assessment.
• Menyediakan 3 orang penanggung jawab di wilayah Jabodetabek. 7. Jenis Pelayanan
• Jasa perawatan bagi warga lansia yang memerlukan bantuan dalam kebutuhan hidup sehari-hari, termasuk dalam perawatan tubuh, mandi, ke toilet, dan berbusana.
• Bantuan dalam berkomunikasi dan bersosialisasi sehari-hari, termasuk dalam memahami situasi dan pindah dari satu tempat ke tempat lain.
• Bantuan dalam makan atau diet tertentu, termasuk dalam penyediaan obat-obatan.
• Pemenuhan kebutuhan fisik, mental, sosial, dan spiritual melalui program-program yang diadakan di Rukun Senior Living.
8. Kegiatan Warga
8.00 - 8.30 Cek Tekanan Darah 8.30 - 9.00 Sarapan Pagi 9.00 - 10.00 Senam Pagi 10.00 - 10.30 Snack Pagi 10.30 - 12.00 Games 12.00 - 12.30 Makan Siang 12.30 - 14.00 Kegiatan Bersosialisasi 14.00 - 16.00 Belajar Bahasa Asing 16.00 - 16.30 Snack Sore
16.30 - 19.00 Kegiatan Bebas 19.00 - 20.00 Makan Malam 9. Pembagian Ruang
• Ideal Suite
Berkapasitas dua orang dan berbentuk studio dan dilengkapi dengan kamar mandi, dapur, dan patio. Kamar ini juga dilengkapi dengan TV dan AC. Kamar didesain dengan sederhana dan memperhatikan kenyamanan bagi penghuni. Kondisi kamar masih baru dan bersih. Dinding dicat berwarna putih dan lantai menggunakan homogenous tiles 60x60 cm.
Gambar 2.2.22 Ideal Suite (Sumber: Rukun Senior Living)
• Deluxe Suite
Berkapasitas satu sampai dua orang dan berbentuk studio dan dilengkapi dengan kamar mandi, dapur, dan patio. Kamar ini juga dilengkapi dengan TV dan AC.
Desain kamar hampir sama dengan kamar Ideal Suite. Kamar didesain dengan sederhana dan memperhatikan kenyamanan dan privasi bagi penghuni. Selain itu, kamar juga memiliki jendela yang menghadap ke taman dan juga berfungsi sebagai akses masuk cahaya matahari. Kondisi kamar masih baru dan bersih. Dinding dicat berwarna putih dan lantai menggunakan homogenous tiles 60x60 cm.
Gambar 2.2.23 Deluxe Suite (Sumber: Rukun Senior Living)
Berkapasitas satu sampai dua orang. Memiliki kamar tidur terpisah dan dilengkapi dengan kamar mandi, ruang duduk, dapur, dan patio. Kamar ini juga dilengkapi dengan TV dan AC.
Desain kamar hampir sama dengan kamar Delux Suite. Kamar didesain dengan sederhana dan memperhatikan kenyamanan dan privasi bagi penghuni. Selain itu, kamar juga memiliki jendela yang menghadap ke taman dan juga berfungsi sebagai akses masuk cahaya matahari. Kondisi kamar masih baru dan bersih. Material plywood berwarna coklat muda dipilih karena sifatnya yang ringan dan memberi kesan bersih. Dinding dicat berwarna putih dan lantai menggunakan homogenous tiles 60x60 cm.
Gambar 2.2.24 Kamar Supreme Suite (Sumber: Rukun Senior Living)
Gambar 2.2.25 Ruang Duduk Supreme Suite (Sumber: Rukun Senior Living) 10. Fasilitas
• Kantor
Merupakan tempat kerja pengurus Rukun Senior Living. Ruangan ini terletak di bagian depan dekat dengan pintu masuk.
• Poliklinik dan Ruang Isolasi
Tempat pemeriksaan kesehatan untuk warga lansia dan dipakai ketika ada pemeriksaan rutin seminggu sekali oleh dokter. Ruangan ini memiliki alat-alat kesehatan yang cukup memadai.
Gambar 2.2.26 Poliklinik (Sumber: Rukun Senior Living) • Ruang Teater
Tempat warga lansia melakukan kegiatan yang bersifat hiburan, misalnya menonton film atau berkaraoke. Selain itu, ruangan ini juga dapat dipakai untuk kegiatan-kegiatan lain seperti seminar dan permainan.
Gambar 2.2.27 Ruang Teater (Sumber: Rukun Senior Living) • Ruang Makan
Area ruang makan ini dipakai oleh warga lansia setiap jam makan. Selain untuk makan, ruangan ini juga sekaligus berfungsi sebagai tempat untuk bersosialisasi antara lansia.
Gambar 2.2.28 Ruang Makan (Sumber: Rukun Senior Living) • Ruang Serbaguna
Merupakan area berkumpul yang biasanya dipakai jika ada kegiatan tertentu di Rukun Senior Living. Ruangan ini dilengkapi dengan sebuah panggung terletak di pusat ruangan.
Gambar 2.2.29 Ruang Serbaguna (Sumber: Rukun Senior Living) • Taman
Merupakan tempat di mana warga lansia sering menghabiskan waktunya. Warga lansia dianjurkan untuk menikmati keindahan alam karena berpengaruh para psikologi warga lansia. Taman di Rukun Senior Living ini dirawat dengan baik dan memberikan penghijauan yang sangat dibutuhkan di lingkungannya.
Gambar 2.2.30 Taman (Sumber: Rukun Senior Living) • Kolam dan Gazebo
Merupakan tempat bagi warga lansia untuk bersantai atau memancing. Ikan yang didapatkan di kolam dapat dimasak di restoran sesuai keinginan.
Gambar 2.2.31 Kolam dan Gazebo (Sumber: Rukun Senior Living) • Kolam Renang
Berada di bagian luar, digunakan oleh warga lansia yang masih cukup mampu berolahraga untuk menjaga staminanya.
Gambar 2.2.32 Kolam Renang (Sumber: Rukun Senior Living)
• Jacuzzi dan Sauna
Berada di dekat area kolam renang, digunakan untuk keperluan relaksasi oleh warga lansia.
Gambar 2.2.33 Jacuzzi (Sumber: Rukun Senior Living) • Pusat Kebugaran
Digunakan oleh warga lansia yang masih cukup mampu berolahraga untuk menjaga staminanya.
Gambar 2.2.34 Pusat Kebugaran (Sumber: Rukun Senior Living)
2.2.3 Senior Club Indonesia 1. Lokasi
Terletak di Jl. Pantai Indah Utara 3 Blok U1, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Mudah diakses karena terletak di kawasan pemukiman Pantai Indah Kapuk.
Gambar 2.2.35 Lokasi Senior Club Indonesia (Sumber: Google Maps)
Gambar 2.2.36 Senior Club Indonesia (Sumber: Senior Club Indonesia) 2. Sejarah
Senior Club Indonesia adalah klub eksklusif pertama di Indonesia yang khusus ditujukan bagi warga lansia. Terletak di lingkungan yang luas, nyaman, dan tentram di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Klub eksklusif pertama yang ditujukan untuk warga lansia. Tempat menampung warga lansia dimana anggotanya dapat saling bersosialisasi dan berinteraksi dengan rekan sebayanya untuk memanfaatkan waktu luang. Klub beroperasi setiap hari Senin-Jumat dari jam 7.30-16.30. Juga disediakan layanan antar jemput untuk anggota yang tinggal di kawasan Pantai Indah Kapuk.
3. Visi dan Misi a. Visi
Membantu warga lansia meningkatkan nilai hidup dan kebahagiaan di usia emas mereka.
b. Misi
• Membantu warga lansia menyegarkan fisik, spiritual dan mengatasi rasa kesunyian dengan tetap aktif dan produktif. • Membantu warga lansia mempelajari, mengikuti dan
meningkatkan wawasan serta kemampuan dalam mengikuti berbagai trend baru di dunia.
• Membantu para lansia agar dapat menikmati hidup seutuhnya melalui berbagai aktifitas sosial dan rekreasi.
4. Struktur Organisasi dan Deskripsi Pekerjaan a. Struktur Organisasi
Diagram 2.4 Struktur Organisasi (Sumber: Senior Club Indonesia) b. Deskripsi Pekerjaan
• General Manager
Bertanggung jawab atas pekerjaan karyawan di dalam Senior Club Indonesia. Manager harus memastikan bahwa kegiatan sehari-hari dapat berjalan dengan lancar.
• Room Division
Bertugas untuk menjaga kebersihan di lingkungan Senior Club Indonesia, terutama di area yang digunakan untuk beraktifitas.
• F&B Division
Bertugas untuk memasak dan menyiapkan makanan dan minuman di Senior Club Indonesia. Makanan dihidangkan pada saat makan siang dan snack pada waktu minum teh pagi dan sore.
• Personnel
Bertugas untuk membantu, mengawasi dan memelihara warga lansia dalam kegiatan sehari-hari. Juga bertanggung jawab dalam kesehatan warga lansia seperti menyiapkan obat-obatan.
• Marketing
Bertugas dalam hal pemasaran dan hubungan dengan masyarakat di Senior Club Indonesia.
Karena Senior Club Indonesia dimiliki oleh perusahaan swasta, maka sumber dana untuk kebutuhan pengurusan berasal dari iuran dari warga lansia yang menjadi anggota di Senior Club Indonesia.
Warga lansia dapat membeli keanggotaan dengan cara membayar setiap bulannya, yaitu sebesar:
• Umum IDR 2.250.000
• Khusus (dengan pendamping) IDR 3.450.000 6. Persyaratan Warga
Saat ini ada kira-kira 40 orang warga lansia yang menjadi anggota di Senior Club Indonesia. Jumlah anggota ini terus berubah setiap bulannya karena sistem keanggotaan yang fleksibel. Warga lansia yang menjadi anggota datang setiap hari Senin sampai Jumat untuk mengikuti berbagai aktifitas yang ditawarkan.
Berikut ini adalah persyaratan menjadi anggota di Senior Club Indonesia:
• Berusia 60 tahun ke atas (memiliki KTP yang sah).
• Mampu mengurus diri sendiri atau menyediakan pendamping. • Mengisi formulir dan membayar biaya pendaftaran sebesar IDR
2.500.000. 7. Jenis Pelayanan
• Menyediakan program kegiatan baik yang bersifat rutin maupun non-rutin.
• Menyediakan jasa perawatan bagi anggota yang memerlukan bantuan dalam kebutuhan hidup sehari-hari.
• Menyediakan jasa bantuan dalam berkomunikasi dan bersosialisasi.
• Menyediakan jasa bantuan dalam makan atau diet tertentu, penyediaan obat-obatan.
• Pemenuhan kebutuhan fisik, mental, sosial, dan spiritual melalui program-program yang diadakan di Senior Club Indonesia.
8. Kegiatan Warga
7.30 - 8.30 Senam Pagi 8.30 - 9.30 Kegiatan Pilihan