IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.3. Tinjauan Penerapan ISO 9001:2000 pada Evaluas
Tinjauan manajemen terhadap penerapan ISO 9001:2000 PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Bandung I tertuang dalam evaluasi
kinerja perusahaan per tahun yang disebut Indikator Kinerja Kunci atau Key Performance Indicator (KPI). KPI ini dikembangkan dengan menggunakan metode Balanced Scorecard sehingga kinerja perusahaan secara menyeluruh dapat dikaji dengan baik melalui empat pendekatan perspektifnya, yaitu perspektif keuangan, perspektif peserta, perspektif proses internal, dan
perspektif pertumbuhan dan pembelajaran (untuk lebih jelasnya lihat Lampiran 5. dan Lampiran 6.). Untuk tahun 2008 mengalami beberapa penambahan atribut KPI yang belum ada sebelumnya di tahun 2005 – 2007. Adapun atribut-atribut KPI tiap-tiap perspektif dijabarkan sebagai berikut : 1. Perspektif Keuangan
Dilihat dari ruang lingkup penerapan SMM ISO 9001:2000 PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Bandung I, kegiatan utama perusahaan adalah memberikan pelayanan yang optimal pada semua program jaminan yang dimiliki. Oleh karena itu, sasaran strategis yang ditetapkan oleh PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Bandung I pada perspektif keuangan adalah peningkatan penerimaan dan efisiensi biaya operasional. Adapun PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Bandung I hanya memperoleh keuntungan dari penerimaan iuran program JHT dan non JHT (JKK, JK dan JPK) serta penerimaan bunga deposito dari program khususnya. Efisiensi biaya operasional diwujudkan melalui pelaksanaan penghematan biaya. Dari Tabel 1, dapat dilihat ada tujuh atribut KPI yang masuk ke dalam perspektif keuangan.
Tabel 1. Atribut-atribut KPI dalam Perspektif Keuangan
No. Atribut KPI Tahun 2005-2007 Kode Atribut
1. Jumlah Penerimaan Iuran JHT A1
2. Jumlah Penerimaan Iuran Non JHT A2
3. Jumlah Penerimaan Jasa Konstruksi A3
4. Jumlah Penerimaan Sektor Informal A4
5. Kolektibilitas Penerimaan Iuran A5
6. Jumlah Penghematan Biaya A6
7. Perbandingan Cost Ratio A7
8. Penerimaan Bunga Deposito Program Khusus
Jasa Konstruksi A8
No. Atribut KPI Tahun 2008 Kode Atribut
1. Jumlah Penerimaan Iuran JHT A1
2. Jumlah Penerimaan Iuran Non JHT A2
3. Jumlah Penerimaan Jasa Konstruksi A3
4. Jumlah Penerimaan Sektor Informal A4
5. Kolektibilitas Penerimaan Iuran A5
6. Jumlah Penghematan Biaya A6
7. Perbandingan Cost Ratio A7
8. Penerimaan Bunga Deposito Program Khusus
Jasa Konstruksi A8
2. Perspektif Peserta
Pelanggan merupakan aset yang sangat penting bagi perusahaan. Sesuai dengan visi PT Jamsostek (Persero), yaitu Menjadi lembaga penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja yang terpercaya dengan mengutamakan pelayanan prima dan manfaat optimal bagi seluruh peserta, maka perusahaan sangat memperhatikan kebutuhan dan kepuasan pesertanya sebagai pelanggan. Hal ini juga tertuang dalam kebijakan mutu perusahaan. Oleh karena itu, sasaran strategis pada perspektif peserta meliputi kepuasan peserta khususnya terhadap prosedur pelayanan program jaminan dan peningkatan jumlah peserta. Peningkatan jumlah peserta ini akan memperkuat posisi perusahaan dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang yang sama. Adapun atribut KPI yang masuk ke dalam perspektif peserta dapat dilihat pada Tabel 2.
Tabel 2. Atribut-atribut KPI dalam Perspektif Peserta
No. Atribut KPI Tahun 2005-2007 Kode
Atribut 1. Penambahan Kepesertaan Perusahaan Program JKK, JHT, JK B1
2. Penambahan Kepesertaan Perusahaan Program JPK B2
3. Penambahan Kepesertaan Tenaga Kerja Program JKK, JHT, JK B3 4. Penambahan Kepesertaan Tenaga Kerja Program JPK B4 5. Penambahan Kepesertaan Tenaga Kerja Sektor Informal B5
6. Kecepatan Penyelesaian Klaim JHT atau JK B6
7. Kecepatan Penyelesaian Klaim JKK B7
8. Kecepatan Penyelesaian Klaim JPK (PPK I dan II) B8
9. Kecepatan Penyelesaian Klaim JPK (Perorangan) B9
10. Kecepatan Penyelesaian Proses Pemenuhan Amalgamasi B10 11. Kecepatan Penyelesaian Penerbitan Kartu Peserta Jamsostek B11 12. Kecepatan Penyelesaian Penerbitan Sertifikat Jamsostek B12
13. Penyelesaian Hutang Jaminan B13
Lanjutan Tabel 2.
No. Atribut KPI Tahun 2008 Kode
Atribut 1. Penambahan Kepesertaan Perusahaan Program JKK, JHT, JK B1
2. Penambahan Kepesertaan Perusahaan Program JPK B2
3. Penambahan Kepesertaan Tenaga Kerja Program JKK, JHT, JK B3 4. Penambahan Kepesertaan Tenaga Kerja Program JPK B4 5. Penambahan Kepesertaan Tenaga Kerja Sektor Informal B5
6. Kecepatan Penyelesaian Klaim JHT atau JK B6
7. Kecepatan Penyelesaian Klaim JKK B7
8. Kecepatan Penyelesaian Klaim JPK (PPK I dan II) B8
9. Kecepatan Penyelesaian Klaim JPK (Perorangan) B9
10. Kecepatan Penyelesaian Proses Pemenuhan Amalgamasi B10 11. Kecepatan Penyelesaian Penerbitan Kartu Peserta Jamsostek B11 12. Kecepatan Penyelesaian Penerbitan Sertifikat Jamsostek B12
13. Penyelesaian Hutang Jaminan B13
14. Penyebaran Jumlah PPK 1 B14
15. Penambahan Kepesertaan Proyek Jasa Konstruksi B15 16. Penambahan Kepesertaan Tenaga Kerja Jasa Konstruksi B16 17. Sosialisasi Program Jamsostek kepada Perusahaan B17 18. Kecepatan Penyelesaian Pemberitahuan Bukti Klaim Tidak
Lengkap B18
19. Kecepatan Penyelesaian Penerbitan Kartu JPK B19
20. Penyelesaian Klaim Pending B20
21. Peningkatan Kepuasan Peserta Program JPK B21
22. Peningkatan Kepuasan Peserta Program Non JPK B22
23. Tercapainya Angka Kunjungan PPK I B23
24. Tercapainya Angka Kunjungan PPK II B24
25. Tercapainya Contact Rate Rawat Inap B25
26. Tercapainya Contact Rate PPK I / PPK II B26
27. Tercapainya Contact Rate Rawat Jalan / Rawat Inap B27
28. Tercapainya PPK I / Rawat Inap B28
29. Pemberitahuan Kewajiban Membayar Iuran B29
30. Pemberitahuan Usia 55 Tahun B30
3. Perspektif Proses Internal
Sasaran strategis pada perspektif proses internal , secara eksplisit terlihat dalam visi PT Jamsostek (Persero), yaitu Menjadi lembaga penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja yang terpercaya dengan mengutamakan pelayanan prima dan manfaat optimal bagi seluruh peserta. Sesuai dengan visi tersebut, maka sasaran-sasaran strategis yang ingin dicapai pada perspektif ini meliputi peningkatan mutu pelayanan dan efisiensi proses operasi.
Persaingan yang semakin kompetitif di antara pelaku usaha di bidang jasa asuransi serta kemajuan teknologi dan informasi yang cepat, menuntut adanya peningkatan mutu pelayanan. Hal ini juga sesuai dengan kebijakan mutu yang dimiliki oleh PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Bandung I, yaitu selalu memberi kepuasan dengan memenuhi persyaratan dan harapan peserta secara pasti, tepat, cepat dan ramah serta memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Peningkatan mutu pelayanan ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan
Sasaran yang kedua adalah efisiensi proses operasi. Hal ini terkait dengan sasaran strategis perusahaan dalam melakukan efisiensi biaya operasional. Efisiensi proses operasi yang dilakukan perusahaan diharapkan akan dapat mempengaruhi efisiensi biaya operasional, baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk itu atribut KPI yang masuk ke dalam perspektif proses internal ini dapat dilihat di Tabel 3.
Tabel 3. Atribut-atribut KPI dalam Perspektif Proses Internal
No. Atribut KPI Tahun 2005-2007 Kode
Atribut
1. Pelaksanaan Rekonsiliasi Bulanan C1
2. Persetujuan Perusahaan Atas Selisih Rekonsilisasi C2
3. Penyelesaian Selisih Rekonsiliasi C3
4. Penyelesaian D/PSJHT Perusahaan C4
5. Penyelesaian D/PSJHT Tenaga Kerja C5
6. Rekonsiliasi Bank C6
7. Suspend Account C7
8. Penyaluran DPKP C8
9. Kolektibilitas Pinjaman DPKP C9
10. Penyaluran Dana PKBL C10
11. Kolektibilitas Pinjaman Kemitraan C11
No. Atribut KPI Tahun 2008 Kode
Atribut
1. Pelaksanaan Rekonsiliasi Bulanan C1
2. Persetujuan Perusahaan Atas Selisih Rekonsilisasi C2
3. Penyelesaian Selisih Rekonsiliasi C3
4. Penyelesaian D/PSJHT Perusahaan C4
5. Penyelesaian D/PSJHT Tenaga Kerja C5
6. Rekonsiliasi Bank C6
7. Suspend Account C7
8. Penambahan Potensi Kepesertaan Perusahaan C8
9. Penambahan Potensi Kepesertaan Tenaga Kerja C9
10. Penambahan Potensi Kepesertaan Proyek Jasa Konstruksi C10 11. Penambahan Potensi Kepesertaan Tenaga Kerja LHK C11 12. Penambahan Potensi Kepesertaan T.K. Usaha Perseorangan C12
Lanjutan Tabel 3.
No. Atribut KPI Tahun 2008 Kode
Atribut
13. Herregistrasi Peserta Aktif Perusahaan C13
14. Herregistrasi Peserta Aktif Tenaga Kerja C14
15. BAP Perusahaan Bermasalah C15
16. Peningkatan DPKP Bergulir untuk Uang Muka Perumahan C16 17. Peningkatan DPKP Bergulir untuk Pinjaman Kopkar C17
18. Peningkatan DPKP Bergulir untuk Provider Pelkes C18
19. Peningkatan Bantuan Beasiswa C19
20. Peningkatan Bantuan Pelatihan Tenaga Kerja C20
21. Peningkatan Bantuan Renovasi BLK C21
22. Peningkatan Bantuan Bantuan PHK C22
23. Peningkatan Bantuan Subsidi Bunga C23
24. Kolektibilitas Pinjaman DPKP C24
25. Peningkatan Pinjaman C25
26. Kolektibilitas Pinjaman Kemitraan C26
4. Perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran
Sesuai dengan visi PT Jamsostek (Persero), yaitu menjadi lembaga penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja yang terpercaya dengan mengutamakan pelayanan prima dan manfaat optimal bagi seluruh peserta, maka sasaran strategis pada perspektif pertumbuhan dan pembelajaran adalah peningkatan kualitas dan kompetensi karyawan, peningkatan kepuasan dan motivasi karyawan serta kehandalan teknologi dan informasi.
SDM merupakan aset yang penting dalam menjalankan kegiatan perusahaan. Dalam mencapai visinya, perusahaan membutuhkan SDM yang berkualitas. Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan kompetensi karyawan perlu diperhatikan oleh perusahaan. Perusahaan dapat melakukan berbagai cara untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi karyawan, salah satunya dengan melakukan pelatihan dan pengembangan terhadap karyawan. Peningkatan kualitas dan kompetensi karyawan secara langsung akan meningkatkan mutu pelayanan kepada peserta sehingga akan meningkatkan kepuasan peserta pula. Selain meningkatkan kualitas dan kompetensi karyawan, perusahaan juga harus memperhatikan kepuasan dan motivasi karyawan dalam bekerja. Karyawan yang merasa puas akan memiliki motivasi yang kuat untuk bekerja dengan sungguh- sungguh guna perkembangan perusahaan sehingga mendukung
tercapainya visi, misi, kebijakan dan sasaran mutu perusahaan secara efektif dan efisien.
Perusahaan juga perlu memperhatikan perkembangan teknologi dan informasi. Dengan adanya kehandalan teknologi dan informasi, maka akan membantu kelancaran kegiatan perusahaan. Kehandalan teknologi dan informasi yang dimiliki perusahaan akan dapat memberikan kemudahan baik kepada peserta maupun kepada karyawan. Hal ini juga akan mendukung peningkatan kepuasan peserta serta karyawan sebagaimana telah ditetapkan dalam pendekatan proses (Process Approach) SMM ISO 9001:2000 PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Bandung I bahwa proses pengelolaan sistem teknologi informasi merupakan proses yang bertanggung jawab dalam memberikan dukungan bagi proses utama dan proses pendukung lainnya berupa pengelolaan data operasi serta pelayanan dan penanganan masalah yang berhubungan dengan kebutuhan sistem informasi. Untuk lebih jelasnya, atribut KPI yang masuk ke dalam perspektif pertumbuhan dan pembelajaran dapat dilihat pada Tabel 4.
Tabel 4. Atribut-atribut KPI dalam Perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran
No. Atribut KPI Tahun 2005-2007 Kode
Atribut
1. Produktivitas Karyawan D1
2. Produktivitas Account Officer D2
3. Peningkatan rasio Clean Up Data D3
4. Peningkatan Build in Control atau Early Warning System D4
5. Tindak Lanjut Rekomendasi Auditor D5
6. Tepat Waktu Penyampaian Laporan Program Jamsostek D6 7. Tepat Waktu Penyampaian Laporan Program DPKP dan PKBL D7
No. Atribut KPI Tahun 2008 Kode
Atribut
1. Tingkat Kehadiran D1
2. Produktivitas Account Officer D2
3. Tingkat Kepuasan Karyawan D3
4. Tingkat Penyerapan Belanja Modal D4
5. Peningkatan Build in Control atau Early Warning System D5
6. Tindak Lanjut Rekomendasi Auditor D6
7. Tepat Waktu Penyampaian Laporan Program Jamsostek D7
8. Tepat Waktu Penyampaian Laporan KPI Triwulan D8