• Tidak ada hasil yang ditemukan

II. TINJAUAN PUSTAKA

5.2. Saran

Beberapa hal yang dapat disarankan untuk menyempurnakan penelitian ini adalah:

1. Sebaiknya dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penerapan pemasaran berbasis website, forum jual beli, dan media sosial.

2. Diperlukan peran aktif Pemerintah daerah Kabupaten Bantul, ATK dan ISI dalam mendampingi pelaku industri kulit di Manding dalam penerapan pemasaran berbasis internet.

3. Pelaku industri kulit di Manding diharapkan lebih aktif dan inovatif dalam kegiatan pemasaran dan inovasi produk.

4. Penelitian selanjutnya yang menggunakan sumber data dari pakar, sebaiknya diperlukan perhitungan konsistensi, karena kelemahan penggunaan metode pakar yang memerlukan objektifitas yang tinggi dari peneliti.

DAFTAR PUSTAKA

Adams J. 2005. Analyze your company using SWOT. Supply House Times. Volume 48:

26.[terhubungberkala].http://www.supplyht.com/Articles/Column/ed00ae70a2 4a8010VgnVCM100000f932a8c0____.[24 Mei 2012]

Andrews KR. 1980. The Concept of Corporate Strategy. New York: Homewood.

Barney BJ. 2007. Gaining and Sustaining Competitive.Ed ke-3. New Jersey: Pearson Prentice Hall.

Barokah SN. 2009. Studi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas strategi bersaing untuk meningkatkan kinerja perusahaan pada KUKM pengrajin kulit di Manding Bantul [tesis]. Semarang: Program Pascasarjana, Universitas Diponegoro.

Bukhari A. 2011. Media Industri; Kebangkitan Industri Nasional. No.1. Jakarta. Kementrian Perindustrian Indonesia.

BPS. 2010. Bantul Dalam Angka 2010. Bantul. BPS Kabupaten Bantul. David FR. 2009. Manajemen Strategis. Ed ke-12. Jakarta: Salemba.

David ME, David RF, David FR. 2009. The quantitative strategic planning matrix (QSPM) applied to retail computer store. The Coastal Business Journal 8: 42- 52.

Dirgantoro C. 2002. Keunggulan Bersaing Melalui Proses Bisnis. Jakarta: Gramedia. Dirgantoro C. 2007. Manajemen Strategik, Konsep, Kasus, dan Implementasi.

Jakarta: Gramedia.

Gay LR dan Diehl PL. 1992. Research Method For Business Management. USA: Macmillan.

Hakimi R. 2007. Strategi Peningkatan Daya Saing Industri Nata de Coco di Kota Bogor [tesis]. Bogor: Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Han SY, Kim TJ. 1989. Can expert system help with planning. Simposium Proses Pengambilan Keputusan Secara Komprehensif. Jakarta: PAU FE UI.

Hariyadi D. 2004. Kajian Pengembangan IPTEK Bagi Peningkatan Daya Saing Produk Pangan. Bogor: Kementerian Riset dan Teknologi dan Fateta IPB. Higa K et al. 1997. Organizational Adoption and Diffusion of Technological

Innovation: Comparative Case Study on Telemedicine in Hong Kong, Proceedings of The Thirtieth Annual Hawwaii International Conference on System Sciences ISBN 0-8186-7862.

Hoover SV dan Perry RF. 1989. Simulation: A Problem Solving Approach. Addison- WesleyPublishing-Company, Massachusetts.

Hubeis M. 1997. Menuju Industri Kecil Profesional di Era Globalisasi Melalui Pemberdayaan Manajemen Industri [tesis]. Bogor: Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian.

Hutabarat, J dan M. Huseini. 2006. Pengantar Manajemen Strategik Kontemporer: Strategik di Tengah Operasional. Elex Media Komputindo.

Jauch LR, Glueck WF. 1995. Manajemen Strategis dan Kebijakan Perusahaan. Terjemahan. Ed Ketiga. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Kinnear TC, Taylor JR. 1991. Marketing Research, An Applied Approach. Fourth Edition. New York: Mc Graw Hill.

Kotler P. 2002. Manajemen Pemasaran; Edisi Milenium. Jakarta: Prenhalindo.

Kriyantono R. 2008. Teknik Praktis Riset Komunikasi: Disertai Contoh Praktis Riset Media, Public Relations, Advertising, Komunikasi Organisasi, Komunikasi Pemasaran, Edisi Pertama Cetakan Ketiga. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Lestari EP. 2005. Distribusi Spasial UKM Sebelum dan sesudah Krisis Ekonomi. Makalah Seminar. Sidang Pleno ISEI ke XI. Jakarta.

Marimin. 2004. Pengambilan Keputusan Kriteria Majemuk. Jakarta: Grasindo.

Pearce JA, Robinson JRB. 2004. Manajemen Strategik, Formulasi, Implementasi dan Pengendalian. Terjemahan. Jilid Satu. Jakarta: Binarupa Aksara.

Porter EM. 1997. Competitive Advantage, Creating and Sustaining Superior Performance. New York: The Free Press A Division of Macmillan, Inc. Porter EM. 1995. Strategi Bersaing: Teknik Menganalisis Industri dan Pesaing.

Jakarta: Penerbit Erlangga.

Prawitasari S. 2010. Analisis SWOT Sebagai Dasar Perumusan Strategi Pemasaran Berdaya Saing [tesis]. Semarang: Program Pascasarjana, Universitas Diponegoro.

Priyatno D. 2008. Mandiri Belajar SPSS. Jakarta: Mediakom.

Rangkuti F. 2004. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Rusman, Edi. 2008. Analisis Strategi UKM dalam Membangun Keunggulan Bersaing Berkelanjutan pada Usaha Penunjang di Sektor Pertambangan Batubara. Tesis. IPB. Bogor.

Salusu J. 1996. Pengambilan Keputusan Strategik. Jakarta: Grasindo.

Sjaifudian H, Haryadi D, Maspiyati. 1997. Strategi dan Agenda Pengembangan Usaha Kecil. Bandung: Yayasan Akatiga.

Steiner GA, Miner JB. 1977. Management Policy and Strategy. New York: Mcmillan.

Terrados J, Almonacid G, Hontoria L. 2007. Regional energy planning through SWOT analysis and strategic planning tools. Impact on renewables development, Renewable & Sustainable Energy Reviews 11:1275-1287.

Thoha M. 2000. Pengembangan Ekonomi Kerakyatan: Kekuatan Kelemahan,

Tantangan, dan Peluang. Dalam Indonesia Menacak Abad 21: Kajian Ekonomi Politik. Jakarta: Kedeputian IPSK-LIPI.

Tobing MTS. 2011. Strategi Bertahan Usaha Kecil dan Menengah: Studi Kasus Kerajinan Kulit Manding, Kabupaten Bantul, Yogyakarta [Skripsi]. Yogyakarta: Universitas Atmajaya.

Umar H. 2005. Strategi Manajemen in Action; Konsep, Teori, dan Teknik Menganalisis Manajemen Strategis Strategic Business Unit Berdasarkan Konsep Porter RM, David FR, dan Hunger W. Cetakan Keempat. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama.

Wahyudi SA. 1996. Manajemen Stategik: Pengantar Proses Berfikir Strategic. Jakarta: Binarupa Aksara.

Walker G. 2004. Modern Competition Strategy. New York: McGraw-Hill/Irwin. Wang K, Hong W. 2011. Competitive advantage analysis and strategy formulation of

airport city development : the case of taiwan. Transport Policy 18:276–288. Wheelen TL and Hunger JT. 2001. Strategic Management and Business Policy. 7th

Edition. London: Prentice Hall International.

Zhao W, Watanabe C, Griffy-Brown C. 2009. Competitive advantage in an industry cluster: the case of dalian software park in china. Technology in Society

Lampiran 1 Hasil penilaian kekuatan dan kelemahan oleh masing-masing pakar faktor internal P. 1 P. 2 P. 3 P. 4 Bobot rata- rata P. 1 P. 2 P. 3 P. 4 Peringkat rata-rata skor bobot kekuatan

A. Lokasi usaha yang

strategis 0.074 0.058 0.060 0.063 0.064 4 4 4 4 4.00 0.255 B. Nama besar manding,

desa wisata 0.074 0.074 0.096 0.096 0.085 4 4 4 4 4.00 0.341 C. Terjaminnya

ketersediaan bahan baku 0.074 0.077 0.063 0.063 0.069 4 4 3 4 3.75 0.260 D. Kualitas produk

memuaskan 0.096 0.102 0.096 0.093 0.097 4 3 4 4 3.75 0.363 E. Kental suasana

kekeluargaan dalam

bisnis 0.036 0.036 0.036 0.038 0.036 3 4 3 4 3.50 0.127 F. Harga produk lebih

murah 0.058 0.055 0.063 0.058 0.058 4 3 3 4 3.50 0.204 G. Produk unik sesuai

pesanan 0.066 0.074 0.066 0.060 0.067 3 3 4 3 3.25 0.217 kelemahan H. Jaringan kerjasama terbatas 0.099 0.099 0.099 0.099 0.099 2 2 2 2 2.00 0.198 I. Promosi kurang agresif, 0.077 0.082 0.080 0.088 0.082 1 1 2 1 1.25 0.102 J. Inovasi desain produk

rendah 0.069 0.071 0.069 0.077 0.071 1 1 1 1 1.00 0.071 K. Tidak ada merk

dagang 0.044 0.044 0.041 0.041 0.043 1 1 2 2 1.50 0.064 L. Keterbatasan modal,

sarana prasarana umum 0.060 0.060 0.066 0.060 0.062 2 2 2 2 2.00 0.124 M. Showroom (sebagian

kecil milik pengrajin, menjual produk luar

manding) 0.071 0.066 0.066 0.066 0.067 2 2 2 2 2.00 0.135 N. Tingkat pendidikan

rendah 0.102 0.102 0.099 0.096 0.100 1 2 2 2 1.75 0.174

Lampiran 2 Hasil penilaian peluang dan ancaman oleh masing-masing pakar P. 1 P. 2 P. 3 P. 4 Bobot rata- rata P. 1 P. 2 P. 3 P. 4 Peringkat rata-rata skor bobot Faktor eksternal peluang A. Ketersediaan kredit bagi IKM 0.063 0.063 0.060 0.063 0.063 2 2 2 1 1.75 0.109 B. Pemerintah (deprind, ATK, BBPPK) mendukung 0.099 0.099 0.093 0.091 0.095 2 3 3 3 2.75 0.263 C. Jumlah penduduk bantul meningkat 0.044 0.044 0.044 0.044 0.044 3 2 3 3 2.75 0.121 D. Keunikan produk kulit

(eksotis, elegan, exclusive) 0.080 0.082 0.077 0.080 0.080 3 3 4 4 3.50 0.279 E. Teknologi informasi 0.058 0.052 0.058 0.052 0.055 2 1 2 2 1.75 0.096 F. Produk kulit pari yang

sedang digemari 0.071 0.074 0.080 0.077 0.076 3 3 4 2 3.00 0.227 G. Sepatu, jaket dan tas

merupakan kebutuhan pokok 0.052 0.063 0.055 0.060 0.058 3 3 3 3 3.00 0.173 ancaman H. Kenaikan BBM 0.096 0.099 0.099 0.102 0.099 1 2 2 2 1.75 0.173 I. Mudahnya pemain baru masuk 0.049 0.044 0.044 0.041 0.045 3 3 3 3 3.00 0.134 J. Keberadaan perusahaan sejenis (berbagai skala) 0.091 0.096 0.099 0.099 0.096 1 2 3 2 2.00 0.192 K. Adanya produk substitusi 0.077 0.071 0.060 0.058 0.067 3 2 3 2 2.50 0.167 L. Bahan baku impor

lebih berkualitas 0.060 0.049 0.066 0.066 0.060 2 2 3 2 2.25 0.136 M. Kulit imitasi semakin

menyerupai kulit asli 0.060 0.063 0.066 0.069 0.065 2 2 3 2 2.25 0.145 N. Bahan baku relative

mahal 0.099 0.099 0.099 0.099 0.099 1 2 2 1 1.50 0.148

Lampiran 3 Daftar produk sentra industri kulit Manding

1. Jaket pria dan wanita 2. Sepatu pria dan wanita

3. Sepatu drumband

4. Dompet pria dan wanita 5. Sandal pria dan wanita 6. Ikat pinggang

7. Box kulit

8. Gantungan kunci

9. Dompet koin

10.Pembatas buku

11.Kipas berbentuk gunungan 12.Kipas lipat

13.Tempat lilit motif wayang 14.Kap lampu

Lampiran 4 Daftar pesaing sentra industri kulit Manding

1. Sentra industri kulit Cibaduyut. 2. Sentra industri kulit Mojokerto. 3. Sentra industri kulit Tanggulangin. 4. Sentra industri kulit Sukaregang Garut. 5. Sentra industri kulit Magetan.

Lampiran 5 Kuesioner identifikasi faktor internal dan eksternal (Kepada pemilik industri kulit di Manding)

Yth. Bapak/Ibu :

Perkenankan nama saya Diklusari Isnarosi Norsita, mahasiswa Teknologi Industri

Pertanaian IPB bermaksud melakukan penelitian tentang “Strategi Bersaing Industri Kulit Di Sentra Industri Kulit Manding Kabupaten Bantul”. Penelitian ini merupakan syarat kelulusan studi saya. Demi kelancaran penelitian saya, mohon kesediaan Bapak/Ibu membantu saya dalam menjawab kuesioner ini. Semua informasi yang diterima dalam kuesiner ini bersifat rahasia dan hanya untuk kepentingan akademis. Atas kesediaan Bapak/Ibu saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya, Diklusari Isnarosi Norsita

Profil Perusahaan

1. Nama Pengisi Responden : ………

2. Jabatan dalam Perusahaan : ………

3. Nama Perusahaan : ………

4. Visi Perusahaan : ………

5. Jumlah Pegawai : ………

6. Modal Awal Perusahaan : ………

7. Produk/Jasa yang dihasilkan : ……….

8. Kapasitas produksi : ………

9. Jumlah penjualan/bulan : ……….

10.Rata-rata keuntungan per bulan : ……….

11.Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi perusahaan untuk berkembang?

……… ………….………...

12.Sejarah singkat perusahaan? Dan peningkatan jumlah produksi dari awal hingga saat ini ……… ………….………... ... ... Aspek Manajemen :

1. Bagaimana struktur organisasi perusahaan? Sudahkah sesuai kebutuhan?

………

2. Apakah job description dan job specification bagi para pekerja sudah jelas ?

….………

3. Apakah turnover dan kebiasaan bolos kerja para karyawan rendah ?

………..

4. Apakah ada pemberian reward dan pelatihan ? (jika ada, apa contohnya?)

……….

5. Apakah pengawasannya efektif ?

………...………….

6. Apa rata-rata tingkat pendidikan terakhir pegawai ? ...

7. Apakah ada pencatatan yang teratur? Apasaja?

……….………

8. Apakah ada pelatihan untuk karyawan? Ex: pelatihan marketing?

……….. Aspek Pemasaran :

1. Apakah perusahaan melakukan segmentasi pasar ? …...…. Apakah telah sesuai ?

……..….

2. Segmen ada saja yang dibidik?

3. Kemana saja produk dipasarkan ?

………..……….

4. Berapa tingkat daya beli konsumen?

………

5. Bagaimana posisi perusahaan di antara para pesaing?

………..

6. Apakah perusahaan melakukan penelitian pasar ?

………

7. Penjualan bagaimanakah yang dirasa paling efektif?

……….

8. Apakah kualitas produk dan pelayanannya dirasa sudah baik ?

………

9. Apa keunggulan produk anda?

………..

10.Apakah produk anda telah diberikan harga yang bersaing? …….. . alasannya?

…………..

... ...

11.Apakah perusahaan melakukan promosi, iklan, dan publikasi ? jika melakukan, menggunakan media apa saja?

………..

Cara apa yang paling efektif ?

………..

12.Faktor apa yang paling berpengaruh terhadap tingginya penjualan?

……….

13.Kapan waktu jual terbanyak?

………

14.Produk apa yang paling laris dipasaran? Kenapa? ...

15.Bagaimana cara anda menangani produk yang kurang laku?

……….

16.Citra produk seperti apa yang hendak dipertahankan? (ex: produk istimewa berbeda dengan yang lain, kualitas prima, make to order, tidak mudh rusak, assesoris bagus, design trendy, produk dengan nama asing, dll)

………..

17.Apa merk dagang yang digunakan?

………..

18.Bagaimana distribusi produk anda?

………

19.Apakah ada pelayanan / service pasca jual?

………

20.Apakah kendala yang paling dirasakan dari aspek pemasaran?

………..

21.Bagaimana cara anda menangani permasalahan tersebut?

……….. Aspek Keuangan :

1. Apakah kondisi keuangan perusahaan stabil dalam 3 tahun lalu?

………..

2. Apakah keuangan ditangani tenaga yang ahli keuangan?

………

3. Apakah perusahaan memiliki modal kerja yang cukup untuk bertahan?

………

4. Apakah dalam permodalan perusahaan dibantu oleh modal asing (investor) ?

………

5. Apakah perusahaan memiliki kerjasama dengan bank?

………

6. Dalam penentuan harga per unit berapa prosentase harga bahan baku?

Tenaga kerja? ……..%, Biaya lain-lain? ……….%, Margin keuntungan? ……. .%,

Apakah mengalami permasalahan penentuan harga? ……….

7. Jika mengalami masalah keungan, apa penyebab utamanya?

……… Aspek Produksi :

1. Apa saja bahan baku yang dalam proses produksi ?

……….

2. Diagram proses produksi?

……….

3. Apa saja bahan yang dipenuhi oleh pemasok ?

………...

4. Dimana daerah pemasok?

………

5. Bagaimana prosedur pemesanan?

………

6. Bagaimana distribusi dan penanganan bahan baku?

………

7. Bagaimana aktivitas penggudangan atau pesediaanbahan baku maupun produk jadi?

…….………

8. Berapa bahan baku yang dibutuhkan untuk setiap produk?

………..

9. Apakah para pemasok dapat diandalkan ?

……….

10.Bagaimana prosedur dan syarat pembelian bahan baku tersebut ?

……….

11.Apakah lokasi perusahaan cukup menunjang kegiatan operasional?

12.Apa sajakah fasilitas, peralatan dan mesin-mesin yang dimiliki perusahaan dalam menunjang kegiatan usahanya?

……….. Apakah dalam kondisi baik ? ……… bagaimana aktivitas perawatannya?

13.Bagaimana cara pengendalian mutu?

……….

14.Apakah kebijakan dan prosedur pengendalian mutunya sudah efektif ?

………

15.Apakah perusahaan mempunyai kemampuan dalam teknologi ? berasal dari mana?

………

16.Apakah sering terjadi kegagalan dalam proses produksi? Seberapa sering? Mengapa?

………..

17.Apakah produk anda memiliki ciri khas tertentu? Sebutkan?

……….

18.Apa saja kendala dalam proses produksi?

………

19.Bagaimana cara anda menanggulangi kendala tersebut ?

……… Aspek Pengembangan :

1. Darimanakah model barang produk terbaru anda?

………..

2. Apakah perusahaan memiliki R&D ? …… apakah sudah efektif dan sesuai

kebutuhan? ……

3. Apakah produk yang ada sekarang memiliki daya saing? …… dari sisi apa?

………

4. Adakah fasilitas pembuatan sesuai pesanan?

………

5. Adakah pemesanan melalui telephone? …… website? …… atau media internet

6. Bagaimana aktivitas perusahaan untuk memperbaiki produk dan proses produksi?

…...

Kondisi Persaingan Usaha

1. Adakah pesaing usaha di lingkungan perusahaan ? ……. Berapa banyaknya ?

………

2. Apakah persaingan yang terjadi sangat ketat ?

………

3. Apa sajakah faktor yang menjadi persaingan? (biaya, lokasi, harga jual, bahan baku, sarana pendukung)

………

4. Bagaimana perusahaan mengatasi persaingan yang terjadi ?

………

5. Apakah terjadi persaingan diantara supplier perusahaan ?

………

6. Apakah keunggulan produk yang diproduksi oleh perusahaan?

………

7. Adakah persaingan dalam penggunaan sarana distribusi ?

……….

8. Bagaimana dengan persaingan dalam hal promosi ?

………..

FAKTOR EKSTERNAL

Menurut bapak/ibu, seberapa besar tingkat pengaruh yang diberikan masing- masing faktor lingkungan eksternal (lingkungan remote) berdasarkan kategori (1) faktor ekonomi, (2) faktor social, budaya, demografi dan lingkungan, (3) faktor pemerintah dan hukum, (4) faktor teknologi, (5) faktor persaingan terhadap kegiatan usaha Industri Kulit Di Sentra Industri Kerajinan Kulit Manding Kabupaten Bantul pada saat ini ? Berikan tanda silang (X) pada kolom.

Berpengaruh Berpengaruh Berpengaruh (1) Faktor Ekonomi

(2) Faktor Social, Budaya, Demografi & Lingkungan

(3) Faktor Pemerintah Dan Hukum (4) Faktor Teknologi

(5) Faktor Persaingan

FAKTOR KOMPETITIF / PERSAINGAN

Menurut bapak/ibu, seberapa besar tingkat pengaruh yang diberikan masing- masing faktor lingkungan eksternal (Faktor Kompetitif lingkungan Industri) berdasarkan kategori (1) penghalang bagi pendatang baru, (2) kekuatan tawar menawar pemasok, (3) kekuatan tawar menawar pembeli, (4) ketersediaan barang pengganti dan (5) tingkat rivalitas persaingan terhadap kegiatan usaha usaha Industri Kulit Di Sentra Industri Kerajinan Kulit Manding Kabupaten Bantul pada saat ini ? Berikan tanda silang (X) pada kolom :

No. Parameter Tidak

Berpengaruh

Lemah Berpengaruh

Berpengaruh Kuat

Berpengaruh

1. Ancaman Pendatang Baru

a. Skala Ekonomi

b. Diferensiasi Penghalang Masuk c. Kecukupan Modal

d. Akses ke Saluran Distribusi

e. Kualitas Produk Penghalang Masuk f. Peraturan Pemerintah

g. Tindakan Penolakan yg Diperkirakan h. Harga Penghalang Masuk

i. Teknologi Hambatan Masuk

j. Pengalaman sebagai hambatan masuk

2. Daya Tawar Pemasok

a. Kelompok Pemasok b. Produk Substitusi c. Pelanggan Penting d. Masukan Yang Penting e. Pemerintah

3. Daya Tawar Pembeli

a. Kelompok Pelanggan b. Diferensiasi Produk c. Ancaman Integrasi Balik

d. Kualitas Produk e. Informasi Pelanggan

4. Ancaman Barang Pengganti

5. Tingkat Rivalitas Persaingan a. Jumlah Kompetitor

b. Tingkat Pertumbuhan Industri c. Biaya Tetap yang Besar

Apa target jangka panjang (harapan) anda?

………

Strategi apa yang anda rencanakan untuk mencapai target anda?

………

Dukungan apa yang anda harapkan untuk pencapaian target tersebut? (pemerintah/pihak lain)

……… Jumlah Produksi (satuan dalam produk)

2007 2008 2009 2010 2011

Jumlah Penjualan (satuan dalam rupiah)

2007 2008 2009 2010 2011

Lampiran 6 Kuesioner identifikasi permasalahan, faktor internal, dan eksternal di industri kulit Manding

(Kepada pakar industri kulit di Bantul)

Yth. Bapak/Ibu :

Perkenankan nama saya Diklusari Isnarosi Norsita, mahasiswa Teknologi Industri

Pertanaian IPB bermaksud melakukan penelitian tentang “Strategi Bersaing Industri Kulit Di Sentra Industri Kulit Manding Kabupaten Bantul”. Penelitian ini merupakan syarat kelulusan studi saya. Demi kelancaran penelitian saya, mohon kesediaan Bapak/Ibu membantu saya dalam menjawab kuesioner ini. Semua informasi yang diterima dalam kuesiner ini bersifat rahasia dan hanya untuk kepentingan akademis. Atas kesediaan Bapak/Ibu saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya, Diklusari Isnarosi Norsita

Nama : ………..

Tempat Bekerja : ………..

Daya Saing : Kemampuan Untuk Mengalahkan Pesaing Dan Mendapatkan Konsumen Yang Diinginkan.

1. Bagaimana kondisi persaingan Industri Kulit Manding saat ini?

……… ……… ………

2. Permasalahan apa yang dihadapi Industri Kulit Manding dalam persaingan?

……… ……… ………

……… ……… ………

4. Apa pendapat anda tentang inovasi produk Industri Kulit Manding? Permasalahan? Keunggulan?

……… ……… ………

5. Apa pendapat anda tentang cara pemasaran Industri Kulit Manding? Permasalahan? Keunggulan?

……… ……… ………

6. Apa pendapat anda tentang aspek produksi Industri Kulit Manding? Permasalahan? Keunggulan?

……… ……… ………

7. Apa pendapat anda tentang aspek manajemen Industri Kulit Manding? Permasalahan? Keunggulan?

……… ……… ………

8. Apa pendapat anda tentang aspek keuangan Industri Kulit Manding? Permasalahan? Keunggulan

……… ……… ………

……… ……… ………

10.Bagaimana prospek industri kulit di Manding Bantul untuk 5 tahun kedepan? Mengapa?

……… ……… ………

11.Bagaimana peluang pasar ekspor produk kulit?

……… ……… ………

12.Apakah kebijakan pemerintah mendukung perkembangan industri kulit di Bantul? Mohon Jelaskan?

……… ……… ………

13.Berlakunya perdagangan bebas, bagaimana peluang bisnis industri kulit di Bantul? Apakah justru menjadi ancaman?

……… ……… ………

14.Saat ini apakah ketersediaan kulit samak sebagai bahan baku industri kulit cukup aman?

……… ……… ………

15.Menurut anda apakah kualitas produk kulit Manding dapat dikatagorikan berkualitas ekspor?

……… ……… ……… ………

16.Apa harapan / saran anda untuk pengembangan Industri Kulit Manding?

……… ……… ……… ………

17.Strategi apa yang anda usulkan untuk mencapai harapan tersebut?

……… ……… ……… ………

18.Dukungan apa yang dibutuhkan untuk pencapaian harapan tersebut? (pemerintah/pihak lain)

……… ……… ……… ………

19.Apa saja indicator daya saing Industri Kulit Manding?

……… ……… ……… ………

20.Apa kunci untama peningkatan daya saing Industri Kulit Manding?

……… ……… ……… ………

21.Contoh dukungan instansi anda kepada Industri Kulit Manding

……… ……… ……… ………

22.Siapakah pesaing-pesaing yang saat ini dihadapi Industri Kulit Manding?

1. ………. (Pesaing 1)

2. . ……….……… (Pesaing 2)

3. ………..……….…… (Pesaing 3)

Faktor Keberhasilan Dalam Persaingan

Peringkat Nilai

Industri Kulit Manding

Pesaing 1 Pesaing 2 Pesaing 3

1. Qualitas 2. Harga 3. Ketersediaan 4. Inovasi

(faktor lain yg belum diesebutkan) 5. ……….

*Peringkat : urutan tingkat kepenting faktor tersebut. Skala 1(paling tidak penting) sampai 4 (paling penting)

*Nilai : seberapa baik faktor tersebut dipenuhi industri kulit. Skala 1 (sangat buruk) sampai 10 (sangat baik)

FAKTOR EKSTERNAL

Menurut bapak/ibu, seberapa besar tingkat pengaruh yang diberikan masing- masing faktor lingkungan eksternal (lingkungan remote) berdasarkan kategori (1) faktor ekonomi, (2) faktor social, budaya, demografi dan lingkungan, (3) faktor pemerintah dan hukum, (4) faktor teknologi, (5) faktor persaingan terhadap kegiatan usaha Industri Kulit Di Sentra Industri Kerajinan Kulit Manding Kabupaten Bantul pada saat ini ? Berikan tanda silang (X) pada kolom.

Parameter Tidak Berpengaruh Lemah Berpengaruh Berpengaruh Kuat Berpengaruh (1) Faktor Ekonomi

(2) Faktor Social, Budaya, Demografi & Lingkungan

(3) Faktor Pemerintah Dan Hukum (4) Faktor Teknologi

(5) Faktor Persaingan

FAKTOR KOMPETITIF / PERSAINGAN

Menurut bapak/ibu, seberapa besar tingkat pengaruh yang diberikan masing- masing faktor lingkungan eksternal (Faktor Kompetitif lingkungan Industri) berdasarkan kategori (1) penghalang bagi pendatang baru, (2) kekuatan tawar menawar pemasok, (3) kekuatan tawar menawar pembeli, (4) ketersediaan barang pengganti dan (5) tingkat rivalitas persaingan terhadap kegiatan usaha usaha Industri Kulit Di Sentra Industri Kerajinan Kulit Manding Kabupaten Bantul pada saat ini ? Berikan tanda silang (X) pada kolom :

No. Parameter Tidak

Berpengaruh

Lemah Berpengaruh

Berpengaruh Kuat

Berpengaruh

1. Ancaman Pendatang Baru

a. Skala Ekonomi

c. Kecukupan Modal

d. Akses ke Saluran Distribusi

e. Kualitas Produk Penghalang Masuk f. Peraturan Pemerintah

g. Tindakan Penolakan yg Diperkirakan h. Harga Penghalang Masuk

i. Teknologi Hambatan Masuk

j. Pengalaman sebagai hambatan masuk

2. Daya Tawar Pemasok

a. Kelompok Pemasok b. Produk Substitusi c. Pelanggan Penting d. Masukan Yang Penting e. Pemerintah

3. Daya Tawar Pembeli

a. Kelompok Pelanggan b. Diferensiasi Produk c. Ancaman Integrasi Balik d. Kualitas Produk

e. Informasi Pelanggan

4. Ancaman Barang Pengganti

5. Tingkat Rivalitas Persaingan a. Jumlah Kompetitor

b. Tingkat Pertumbuhan Industri c. Biaya Tetap yang Besar

Lampiran 7 Penjelasan parameter faktor eksternal

Lingkungan Remote 1. Faktor Ekonomi

Ekonomi dapat berupa Tingkat Inflasi, Tingkat suku bunga Bank, Nilai tukar mata uang, keadaan ekonomi regional, nasional dan dunia, hambatan dan dorongan ekspor-impor, kondisi anggaran belanja pemerintah dll. Apakah kondisi perekonomian makro tersebut dapat berpengaruh terhadap industri atau tidak.

2. Faktor Sosial, Budaya, Demografi Dan Lingkungan

Apakah aspek social masyarakat (budaya setempat, tingkat pendidikan masyarakat setempat dll) di daerah sekitar industri berpengaruh terhadap perkembangan / keberadaan industri?

3. Faktor Pemerintah Dan Hukum

Apakah kondisi pemerintahan (khususnya regional dan nasional) seperti event2 politik, kebijakan pemerintah, peraturan daerah dll, berpengaruh terhadap kondisi industri?

4. Faktor Teknologi

Apakah industri menuntut teknologi yang maju atau tidak dan apakah aspek teknologi (perubahan teknologi) dapat berpengaruh terhadap industri?

5. Faktor Persaingan.

Apakah kondisi persaingan merpengaruh teradap kondisi industri?

Penjelasan Parameter Five Force’s Competition

1. Ancaman Pendatang Baru (Threat of New Entrants)

Pendatang baru dalam suatu industri dapat membahayakan perusahaan-perusahaan yang ada karena pendatang baru akan membawa kapasitas baru, keinginan untuk merebut pasar serta seringkali juga merebut sumberdaya yang besar. Akibatnya harga dapat menjadi turun atau biaya membengkak sehingga mengurangi kemampulabaan. Bagaimana perusahaan yang ada berusaha untuk mengembangkan hambatan-hambatan bagi pendatang baru untuk memasuki pasar. Hambatan untuk masuk dapat berupa :

a. Skala ekonomi : perbaikan marginal terhadap efisiensi ketika perusahaan meningkatkan ukurannya, yakni turunnya biaya satuan (unit cost) suatu produk. (apakah skala ekonomi ini dapat diciptakan oleh industri kulit di manding dan bagaimana pengaruhnya terhadap pendatang baru.)

b. Diferensiasi produk : pelanggan akan percaya bahwa produk suatu perusahaan itu unik, dan pelanggan tersebut cenderung bersikap loyal sehingga pendatang baru memerlukan biaya yang cukup besar untuk merebut loyalitas pelanggan tersebut. (apakah industri kulit di manding dapat melakukan diferensiasi produk sehingga menjadi hambatan bagi pendatang baru).

c. Kebutuhan Modal : sebuah industri baru memerlukan sumber daya untuk investasi, seperti fasilitas fisik, modal untuk persediaan, untuk pemasaran dan fungsi-fungsi bisnis lainnya. (apakah kebutuhan akan modal dari sektor ini dapat menghambat masuknya pendatang baru).

d. Akses ke jaringan Distribusi : jaringan distribusi telah dikuasai oleh pengusaha yang ada, sehingga dapat menjadi hambatan bagi pendatang baru karena tidak memiliki akses atau besarnya biaya yang harus dikeluarkan (apakah bisnis industri kulit di manding kemampuan akses ke jaringan distribusi dapat menghambat masuknya pendatang baru).

e. Kualitas Produk Penghalang Masuk : Apakah kualitas yang ditawarkan oleh perusahaan yang lama akan mempengaruhi masuknya pendatang baru? Seberapa kuatkah kualitas tersebut mampu mempengaruhi masuknya pendatang baru. f. Kebijakan atau Peraturan Pemerintah : melalui lisensi, persyaratan ijin,

perundang undangan dan kebijakan lainnya yang mengontrol atau membatasi masuknya pendatang baru dalam usaha. (apakah kebijakan pemerintah dalam industri kulit dapat menghambat masuknya pendatang baru).

g. Tindakan Penolakan/Perlawanan yang Diperkirakan : Apakah akan ada tindakan-tindakan penolakan atau perlawanan dari perusahaan yang ada terhadap pendatang baru ? Seandainya ada, apakah tindakan penolakan tersebut akan kuat dalam menghambat masuknya pendatang baru ?

h. Harga Penghalang Masuk : Apakah harga yang ditawarkan oleh perusahaan yang lama akan mempengaruhi masuknya pendatang baru? Seberapa kuatkah harga tersebut mampu mempengaruhi masuknya pendatang baru.

i. Teknologi Hambatan Masuk : Apakah teknologi yang dimiliki oleh industri kulit di manding saat ini mampu menghambat masuknya pendatang baru. Seberapa besarkah Teknologi tersebut mampu menghalangi pendatang baru. j. Pengalaman sebagai hambatan masuk : Apakah pengalaman yang dimiliki oleh

industri kulit di manding saat ini mampu menghambat masuknya pendatang baru. Seberapa besarkah pengalaman tersebut mampu menghalangi pendatang baru

2. Kekuatan Tawar menawar Pemasok (bargaining power of supplier)

Dokumen terkait