BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.5 Tinjauan Villa
Menurut Adisasmita (2010:254) Villa merupakan tempat tinggal sementara sekaligus tempat untuk liburan, yang biasanya terletak di luar daerah yang berhawa sejuk seperti di pinggiran kota, pegunungan, pantai, dsb. Biasanya harga penyewaan villa relative mahal, sehingga hanya orang yang memiliki banyak uang yang dapat menyewa atau membeli untuk rekreasi keluarga atau bisaa juga dijadikan sebagai rumah kedua untuk sekedar beristirahat sejenak dari hiruk pikuk perkotaan.
Jadi Villa adalah tempat tinggal sementara yang biasanya berada di kawasan yang sunyi dan sejuk sehingga orang yang menyewa biasanya ingin beristirahat sejenak dari keramaian.
.
18 BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Lokasi Penelitian
Alila Villas Uluwatu adalah hotel di lokasi yang baik, tepatnya berada di Pecatu. berjarak 11,33 km dari Bandara International Ngurah Rai, atau letaknya dekat Pantai Bingin berjarak sekitar 5,18 km dan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana berjarak sekitar 5,22 km.
3.2 Definisi Operasional Variabel
Definisi operasional variabel adalah suatu definisi mengenai variabel yang dirumuskan berdasarkan karakteristik-karakteristik variabel tersebut yang dapat diamati, guna memperjelas dan membatasi permasalahan penelitian ini, maka secara operasional yang dimaksud dengan variabel dari masalah yang akan diteliti dan dijelaskan adalah sebagai berikut:
Tabel 3.1
Definisi Operasional Variabel No. Motivasi
Variabel Indikator Pernyataan
1. Faktor Pendorong 1)Relaxation (relaksasi) kegiatan spa bagi saya satu-satunya kegiatan yang bisa membuat saya rileks
2) prestige (rasa ingin
diakui) Spa di Alila Villas Uluwatu meningkatkan kepuasan diri
3) escape (pelarian) melakukan spa merupakan kegiatan pelarian bagi saya terhadap kegiatan sehari-hari atau dari kejenuhan
4)accomplishment
(pencapaian) ketika saya menginap di alila, pergi ke SPA adalah suatu keharusan
5)budget Saya selalu memiliki budget
untuk kegiatan Spa
6)kesehatan dan kebugaran (health and fitness)
spa selalu mejadikan saya sehat dan bugar
2. Faktor penarik 1) facilities (fasilitas) fasilitas terbaik yang dimiliki alila villa uluwatu adalah fasilitas Spa nya
2)inexpensiveness
(anggaran keuangan) harga di spa alila villa uluwatu bukan masalah bagi saya
3) facilities recreation (fasilitas dalam suatu rekreasi)
(kelengkapan destinasi) saya selalu
merekomendasikan spa yang ada di alila villa uluwatu, karena spa di sini pantas untuk di coba
20
3.3 Jenis dan Sumber Data 3.3.1 Jenis Data
Data yang digunakan dalam penelitian yaitu:
1. Data kualitatif
Data kualitatif adalah berupa informasi dan keterangan mengenai sejarah hotel, fasilitas hotel, departemen Spa, Jenis Spa, macam- macam Spa yang ditawarkan di Alila Villas Uluwatu
2. Data Kuantitatif
Data Kuantitatif dalam penelitian ini adalah jumlah pegawai yang dimiliki Alila Villas Uluwatu, dan perhitungan motivasi dengan skala likert.
3.3.2 Sumber Data
Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan data sekunder, menurut (sugiono : 2008 : 402) pengertian data primer dan data sekunder adalah sebagai berikut:
1. Data Primer
Data primer yaitu data yang berasal dari sumber asli atau pertama. Data ini tidak tersedia dalam bentuk terkompilasi ataupun dalam bentuk file-file. Data ini harus dicari melalui narasumber atau dalam istilah teknis nya responden, yaitu orang yang kita jadikan objek penelitian atau orang yang kita jadikan sebagai sarana mendapatkan informasi ataupun data
2. Data Sekunder
Data sekunder data yang diperoleh secara tidak langsung yang berasal dari referensi sebagai sumber seperti literatur-literatur, buku-buku dan bacaan yang menunjang penelitian.
3.4Teknik Pengumpulan data
Menurut Suharsimi Arikunto (2010:62) pengumpulan data adalah pekerjaan yang penting dalam langkah penelitian, terutama apabila peneliti menggunakan
metode yang memiliki cukup besar celah untuk dimasuki unsur minat peneliti.
Berikut pengertian adalah teknik dari pengumpulan data : 1. Observasi
Yaitu teknik pengumpulan data dengan mengadakan pengamatan langsung ke lokasi penelitian untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai gambaran Hotel Taman Sari Resort and Spa
2. Wawancara
Yaitu cara mengumpulkan data dengan cara mengadakan tanya jawab secara langsung terhadap pihak Hotel Taman Sari Resort and Spa yang berkaitan dengan masalah yang diteliti dengan berpedoman pada daftar pertanyaan yang sudah disusun sebelumnya.
3. Studi Kepustakaan
Adalah pengumpulan data dari literatur-literatur yang ada hubungannya dengan masalah yang diteliti seperti strategi pemasaran, tinjauan mengenai restoran dan menu, sehingga dapat melengkapi data-data yang diperlukan dalam penelitian ini.
4. Kuisioner
Merupakan pengumpulan data dengan cara menyampaikan pertanyaan tertulis untuk dijawab secara tertulis oleh responden. Data yang dikumpulkan adalah penilaian atau tanggapan wisatawan terhadap pelayanan dari departemenSpa di Alila Villas Uluwatu.
5. Dokumentasi
Penggunaan bahan dokumen sangat penting artinya dalam rangka melengkapi data yang tidak dapat diperoleh dalam observasi dan wawancara. Hal ini disebabkan dalam dokumentasi terekam secara visual hal-hal ataupun detil-detil Alila Villas Uluwatu
3.5 Teknik Penentuan Sampel
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk
22
dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya, (Sugiyono, 2004:72). Populasi adalah keseluruhan objek penelitian sedangkan sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki dan oleh populasi tersebut,(Sugiyono, 2004:73).
Metode pengambilan sampelnya adalah teknik sampling purposive yaitu diartikan sebagai suatu proses pengambilan sampel dengan menentukan terlebih dahulu jumlah sampel yang hendak diambil, kemudian pemilihan sampel dilakukan dengan berdasarkan tujuan-tujuan tertentu, asalkan tidak menyimpang dari ciri-ciri sampel yang ditetapkanyaitu wisatawan yang memilih treatment Spadi Alila Villas Uluwatu
3.6 Teknik Analisis Data
3.6.1 Teknik analisis kualitatif deskriptif
Adapun pengertian lain dari metode deskriptif menurut Moh. Nazir (2002:63), yaitu “Metode deskriptif adalah suatu metode dalam meneliti suatu kelompok manusia, suatu set kondisi suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang untuk membuat deskriptif, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan-hubungan secara fenomena yang diselidiki.”
Sedangkan pengertian kuantitatif menurut Sugiyono (2007:13), adalah
“Metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.”
Berdasarkan pengertian diatas, maka penelitian yang dilakukan adalah dengan metode deskriptif kuantitatif yaitu suatu bentuk penelitian yang berdasarkan data yang dikumpulkan selama penelitian secara sistematis mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat dari obyek yang diteliti dengan menggabungkan hubungan antar variabel yang terlibat didalamnya, kemudian diinterpretasikan
berdasarkan teori-teori dan literatur-literatur yang berhubungan pengendalian intern penggajian dan gaji karyawan. Metode ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang cukup jelas atas masalah yang diteliti. Dalam penelitian ini penulis memperoleh data dengan menggunakan kuesioner tertutup yang telah diberi skor, data tersebut nantinya akan dihitung secara statistik.
3.6.2 Teknik Analisis Skala Likert
Menurut Wardiyanto dalam Metode Penelitan Pariwisata (2006 : 45) analisa kuantitatif menggunakan alat bantu ukur skala likert. Sugiyono (2012:73) menjelaskan Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Jawaban setiap item instrumen yang menggunakan Skala Likert mempunyai gradasi dari sangat positif sampai sangat negatif. Pada umumnya responden harus memilih satu dari bebrapa pilihan yang memilki bobot poin yang berbeda – beda seperti dibwah ini:
1. Untuk jawaban sangat setuju memiliki poin 5 2. Untuk jawaban setuju memiliki poin 4
3. Untuk jawaban kurang setuju memiliki poin 3 4. Untuk jawaban tidak setuju memiliki 2
5. Untuk jawaban sangat tidak setuju memiliki poin 1 3.6.3 Skala Sikap
Penganalisaan menggunakan skala likert dengan memberikan nilai tertinggi 5 dan terendah 1. Kategori sikap yang digunakana dalam menganalisis sikap responden terhadap masing – masing pertanyaan yang dapat dilihat dari tabel berikut ini.
No Sikap Skor Kategori
1. Sangat Baik 5 4,21 – 5,00
2. Baik 4 3,41 – 4,20
3. Moderat 3 2,61 – 3,40
4. Tidak Baik 2 1,81 – 2,60
5. Sangat Tidak Baik 1 1,00 – 1,80
24
Untuk mencari rentang (interval) digunakan cara sebagai berikut:
Nilai tertinggi – nilai terendah
𝒋𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒌𝒂𝒕𝒆𝒈𝒐𝒓𝒊 = selisih nilai per kategori
5−1 5 = 0,8
25 BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Gambaran Umum Lokasi Penelitian 4.1.1 Sejarah Alila Villas Uluwatu
Alila Villa Uluwatu merupakan hotel dan resort yang terkenal di mancanegara dan nusantara. Hotel alila pertama kali didirikan di Jakarta, kemudian mengambil alih Chedi Ubud dan Serai Manggis menjadi satu kesatuan dengan nama Alila. Untuk hotel yang berada di Ubud diberi nama dengan Alila Ubud dan untuk yang berada di Serai Manggis dengan nama Alila manggis. Alila yang memiliki gaya hotel yang berbeda dari hotel pada umumnya, didesain dengan gaya asitektur Bali dan Eropa yang dilengkapi dengan kondisi lingkungan yang benar-benar menyegarkan dan menyenangkan, karena letaknya di dataran tinggi tepian laut lepas menawarkan pemandangan yang indah dan tenang. Desain istimewa hotel ini diciptakan oleh sebuah firma arsitektur dari Singapore yang telah memenangkan sejumlah penghargaan atas hasil karyanya Alila Villa uluwatu.
Nama Alila sendiri berasal dari bahasa sansekerta yang memiliki arti “Surprise”
yang dalam bahasa Indonesia berarti mengagumkan, sebutan ini sesuai dengan karakter lingkungannya dan juga reaksi dari para tamu yang datang. Alila Villa Uluwatu dibuka pada 1 juni tahun 2009 di atas tanah seluas 14.4 hektar, 130 meter diatas samudera hindia.
4.1.2 Jenis-Jenis Kamar di Alila Villa Uluwatu
Alila Villas Uluwatu memiliki 52 villa dengan 1 buah kamar, 2 villa dengan 2 buah kamar, 5 villa dengan 3 kamar menghadap ke tebing dilengkapi dengan kolam renang dan 26 villas dengan 3 kamar yang menghadap ke bukit dilengkapi dengan kolam renang. Semua villas yang ada di Alila Uluwatu memiliki specific design dan konstruksi yang sangat kokoh.
26
1. One Bedroom Pool Villa
Tipe kamar ini secara khusus dirancang dan dibangun berlandaskan konsep lingkungan yang berkelanjutan. Villa ini dilengkapi kolam renang pribadi, 1 tempat tidur king-size dan cabana yang menghadap ke arah samudera hindia, yang berjumlah 52 dengan luas kamar 291 𝑚2, memiliki interior tradisional bali yang dipadukan dengan sentuhan modern. Atap dari kamar di buat dengan unik dengan meletakkan batu lava dan bambu agar memberikan kesejukan dari angina laut yang berhembus di sekitar villa.
2. Two Bedroom Pool Villa
Karakteristik dari kamar ini hampir sama dengan One Bedroom Villa, namun yang membedakannya adalah tempat tidurnya yang terdiri dari single-bed.
Jumlah tipe villa ini hanya 2 dengan luas 582 𝑚2. Kamar ini memiliki living room yang terpisah dengan dining room serta kamar mandi yang luas.Atap dari kamar di buat dengan unik dengan meletakkan batu lava dan bambu agar memberikan kesejukan dari angin laut yang berhembus di sekitar villa.
3. Three Bed Room Cliff Villa
Tipe Cliff Villa ini berjumlah 5 villa dengan 3 kamar yang dilengkapi kolam renang pribadi yang menghadap langsung ke laut. Dengan luas villa 2,500-3000 𝑚2, memiliki living room luas dan private kitchen yang terpisah dengan bed-room. Villa ini juga memiliki taman serta balcony yang terletak diatas tebing yang menghadap kelautan lepas, sehingga sangan cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati suasana tenang dan santai dengan pemandangan alam yang hijau.
4. Three Bed Room Private Villa
Three Bed Room Private Villa berjumlah 26 dan memiliki luas 2.000 𝑚2 yang dilengkapi dengan 3 kamar tidur yang terletak terpisah. Villa ini hampir sama dengan Three bed Room Cliff Villa namun yang membedakannya ialah letaknya yang berada di atas bukit. Karena letaknya yang lebih tinggi villa ini memiliki
panorama alam yang sangat indah. Villa ini memiliki living room, private pantry, dan pada bagian luar villa terdapat out-door dinning bale sebagai tempat untuk bersantai sambil menikmati makanan dan minuman, serta kolam renang pribadi.
4.1.3 Fasilitas Hotel
Adapun fasilitas-fasilitas yang ada didalam kamar pada masing-masing villa adalah : Individual controllable air conditioner, Humidity control, Bathtub & Shower, Satelite TV chanel, Fridge/Mini-bar, Tea & Coffee making facilities, hair driyer, IDD telephone, Personal dial collect call, Private relaxing and Deposit box.
Fasilitas RestoranAlila Villa Uluwatu
Alila Villa Uluwatu memiliki dua buah restoran yang terletak dibelakang lobby, dimana tamu-tamu yang menginap di hotel dapat menikmati makanan dan minuman di restoran ini dengan menu yang bervariasi. Berikut fasilitas kedua restoran :
1. Cire
Restoran ini dibuka untuk Breakfast, Snack, Lunch, and Dinner. Terletak berada di sebelah timur lobby area dan memiliki teras yang menghadap langsung ke lautan lepas. Menu makanan dan minuman yang dimiliki cire di dominasi makanan Eropa dan America, untuk waktu buka restoran cire ini dimulai pukul 7 am - 11 pm.
2. The Warung
The warung restoran merupakan restoran yang menyediakan makanan khas Indonesia, dimana menu makanan yang di sediakan beragam mulai dari masakan tradisional bali hingga daerah-daerah di luar bali seperti jawa dan sumatera. Letak dari restoran ini berada di sebelah barat lobby yang mana wisatawan yang menikmati makanannya bisa sambil melihat matahari terbenam. The warung restoran buka dari pukul 11 am – 10 pm untuk kapasitasnya ±60 pax.
Selain kedua restoran tersebut Alila Villa Uluwatu juga memiliki fasilitas Villa Dining yang mana para tamu yang ingin menikmati makanan didalam kamar dapat menggunakan fasilitas ini selama 24 jam dan dijamin
28
makanan yang disajikan masih dalam keadaan hangat dan fres, bagi para tamu ingin memasak sendiri makanannya juga dapat menggunakan fasilitas ini, dimana bahan yang dibutuhkan dapat disediakan oleh pihak Villa Dining.
Alila Spa
Alila Villa Uluwatu memiliki fasilitas spa yang menawarkan Signature Treathment yang mana ada dua jenis yaitu Balinese Massage & Therapeutic Massage, para tamu hotel dapat memanjakan dan merawat tubuh dengan pilihan treathment yang diinginkan. Letak Spa Alila sendiri berada di depan area lobby yang mana memudahkan bagi para tamu yang ingin menggunakan fasilitas Spa yang ada di Alila Villa Uluwatu.
Event Venue
Alila Villa Uluwatu memiliki fasilitas event venue yang menarik antara lain :Sunset Cabana, dan The Pavilion yang biasa digunakan untuk event Wedding yang diadakan di Alila Villa Uluwatu. Selain kedua Venue tersebut Alila Villa Uluwatu juga memiliki Event Venue lain yaitu Cire Wine Room, Hill Top, dan Look Out. Venue yang di tawarkan Alila Villa Uluwatu memiliki karakteristik sendiri dimana untuk para tamu yang menginap dapat memilih Venue mana yang ingin digunakan sesuai event yang akan dilaksanakan.
Our Facilities
Fasilitas lain yang dimiliki Alila Villa Uluwatu antara lain : Library yang buka selama 24 jam di sini tamu dapat bersantai sambil membaca dan browsing internet, disini juga disediakan computer untuk para tamu yang ingin menggunakannya. Selanjutnya terdapat Gym yang buka 24 jam juga, terletak di belakang The Warung Restaurant. Semua alat olah raga yang disediakan cukup lengkap sehingga para tamu yang menginap dapat berolah raga dengan santai. Selanjutnya fasilitas penunjang lain adalah Clinic yang buka dari pukul 9 am – 5 pm, dimana bagi tamu yang kurang sehat dapat menggunakan fasilitas tersebut dengan menghubungi karyawan yang bekerja di area hotel, agar nantinya mendapat penanganan pertama.
4.1.4Struktur Organisasi
Gambar 4.1
Struktur Organisasi SPA Alila Villas Uluwatu
4.1.5 Tugas dan Tanggung Jawab
Berdasarkan gambar 4.1 maka dapat dijelaskan tugas dan tanggung jawab dari bagian department Spa khususnya, sebagai berikut.
1. Spa Manager
adalah sebagai pemimpin dari department Spa, tugas nya adalah sebagai berikut
1. Pengawas kinerja karyawan di Spa department 2. Sebagai pemimpin di department Spa
3. Mengontrol SDM Spa
4. Menjaga SOP treatment Spa agar tetap konsisten 5. Mengontrol Inventory dan asset penjualan
6. Menjaga standar mutu pelayanan dan menangani keluhan tamu ManaSPA
ger Assistant Manager
Supervi sor
SPA Hos t
TherapSPA hist
30
2. Assistant Spa Manager
Adalah sebagai bawahan dari Spa manager, tugasnya adalah sebagai berikut.
1. Membantu tugas dari Spa manager
2. Pengawas kinerja karyawan di Spa department
3. Menerima laporan dari supervisor dan mengadakan evaluasi
3. Supervisor Spa
Adalah sebagai bawahan dari Spa manager dan assistant manager, dan yang bertanggungjawab mengkoordinir bawahanya, tugasnya adalah sebagai berikut.
1. Mengkoordinir tugas-tugas Spa 2. Membuat laporan kegiatan kerja 3. Membuat jadwal kerja spa theraphist
4. Spa Host
Adalah sebagai PR (public relation) bagi department Spa, tugasnya adalah sebgai berikut.
1. Melakukan konsultasi dan persiapan kepada tamu 2. Menangani keluhan – keluhan tamu
3. Mengontrol Spa Theraphist dalam menangani request tamu 4. Melayani negosiasi antara tamu dan pihak Spa department
5. Spa Theraphist
Adalah sebagai theraphist atau orang yang langsung beriteraksi dengan pelayanan treatment tamu, tugasnya adalah sebagai berikut:
1. Melakukan persiapan treatment 2. Melayani tamu dengan SOP
3. Membersihkan area kerja, alat, bahan, dan kosmetik
4.1.6 Motivasi Wisatawan Terhadap Spa di Alila Villas Uluwatu Tabel 4.1
Karakteristik Wisatawan Berdasarkan Jenis Kelamin
No Jenis Kelamin Jumlah Presentase
1. Laki – Laki 7 23
2. Perempuan 23 77
Jumlah Total 30 100
Sumber : Diolah dari data penelitian
Dari tabel 4.1 dapat diketahui bahwa jumlah wisatawan yang mengunjungi Spa di Alila Villas Uluwatu kebanyakan perempuan yaitu sebanyak 23 orang atau 77% dan laki-laki sebanyak 7 orang atau 23%.
Tabel 4.2
Karakteristik Wisatawan Berdasarkan Umur
No. Umur Jumlah Presentase
1. 20 – 29 17 57
2. 30 – 39 7 23
3. 40 – 49 4 13
4. 50 – 59 2 7
Jumlah total 30 100
Sumber : Diolah dari data penelitian
Dari tabel 4.2 dapat dilihat bahwa tingkatan umur 20 tahun ke atas merupakan kelompok umur yang paling dominan yang menyukai treatment Spa di Alila Villas Uluwatu. Yaitu sebanyak 17 atau 57% wisatawan, dikarenakan wisatawan ingin menikmati suasana private pada Spa di Alila Villas Uluwatu.
32
Tabel 4.3
Karakteristik Wisatawan Berdasarkan Jabatan
No. Jabatan Jumlah Persentase
1. Wirausaha 4 13
2. Arsitek 2 7
3. Pegawai 5 17
4. Perawat 2 7
5. Penulis 1 3
6. Artist 1 3
7. Pelajar 15 50
Jumlah Total 30 100
Sumber : Diolah dari data penelitian
Dari tabel 4.3 dapat dilihat bahwa jumlah wisatawanyang menikmati Spa di Alila Villas Uluwatu lebih banyak yaitu sebesar 15 wisatawan atau 50 % daripada lainnya.
Dikarenakan bahwa wisatawan yang menikmati Spa adalah remaja atau dewasa muda yang ingin menikmati kemewahan.
Tabel 4.4
Motivasi Wisatawan Terhadap indikator relaxationdi Alila Villas Uluwatu
Sumber : Diolah dari data penelitian
Berdasarkan tabel 4.4 dapat dilihat Motivasi Wisatawan terhadap Indikator Relaksasi. Terdapat 15 atau 50% wisatawan menyatakan baik.
Perhitungan menurut skala likert dari 30 wisatawan mengenai motivasi wisatawan di dapat skor dengan jumlah 116 dengan rata-rata 3,86. Kategori dengan nilai 3,86 dapat dimasukkan kriteria persepsi baik.
Wisatawan meyakini bahwa Spa adalah satu-satunya kegiatan yang membuat dirinya merasa rileks.
No Motivasi Jumlah Wisatawan Persentase (%)
1 Sangat Baik 8 26
2 Baik 15 50
3 Cukup Baik 2 7
4 Kurang Baik 5 17
5 Sangat Kurang Baik - -
Jumlah Total 30 100
34
Tabel 4.5
Motivasi Wisatawan Terhadap indikator prestige di Alila Villas Uluwatu
Sumber : Diolah dari data penelitian
Berdasarkan tabel 4.5 dapat dilihat Motivasi Wisatawan terhadap Indikator Prestis. Terdapat 16 Karyawan atau 53% wisatawan menyatakan baik.
Perhitungan menurut skala likert dari 30 wisatawan mengenai motivasi wisatawan di dapat skor dengan jumlah 116 dengan rata-rata 3,86. Kategori dengan nilai 3,86 dapat dimasukkan kriteria persepsi baik.
Wisatawan meyakini bahwa Spa adalah satu-satunya kegiatan yang meningkatkan kepuasan diri.
No Motivasi Jumlah Wisatawan Persentase (%)
1 Sangat Baik 6 20
2 Baik 16 53
3 Cukup Baik 6 20
4 Kurang Baik 2 7
5 Sangat Kurang Baik - -
Jumlah Total 30 100
Tabel 4.6
Motivasi Wisatawan Terhadap Indikator Escape di Alila Villas Uluwatu
Sumber : Diolah dari data penelitian
Berdasarkan tabel 4.6 dapat dilihat Motivasi Wisatawan terhadap Indikator Escape. Terdapat 14 atau 47% wisatawan menyatakan baik.
Perhitungan menurut skala likert dari 30 wisatawan mengenai motivasi wisatawan di dapat skor dengan jumlah 114 dengan rata-rata 3,8. Kategori dengan nilai 3,8 dapat dimasukkan kriteria persepsi baik.
Wisatawan meyakini bahwa Spa adalah salah satu kegiatan pelarian terhadap kegiatan sehari-hari atau dari kejenuhan.
No Motivasi Jumlah Wisatawan Persentase (%)
1 Sangat Baik 6 20
2 Baik 14 47
3 Cukup Baik 8 26
4 Kurang Baik 2 7
5 Sangat Kurang Baik - -
Jumlah Total 30 100
36
Tabel 4.7
Motivasi Wisatawan Terhadap Indikator Accomplishment di Alila Villas Uluwatu
Sumber : Diolah dari data penelitian
Berdasarkan tabel 4.7 dapat dilihat Motivasi Wisatawan terhadap Indikator Accomplishment. Terdapat 12 atau 40% wisatawan menyatakan moderat.
Perhitungan menurut skala likert dari 30 wisatawan mengenai motivasi wisatawan di dapat skor dengan jumlah 98 dengan rata-rata 3,26. Kategori dengan nilai 3,26 dapat dimasukkan kriteria motivasi moderat.
Wisatawan merasa Spa bukanlah salah satu pencapaian / accomplishmentbagi dirinya.
No Motivasi Jumlah Wisatawan Persentase (%)
1 Sangat Baik 2 7
2 Baik 10 33
3 Moderat 12 40
4 Kurang Baik 6 20
5 Sangat Kurang Baik - -
Jumlah Total 30 100
Tabel 4.8
Motivasi Wisatawan Terhadap Indikator Budget di Alila Villas Uluwatu
Sumber : Diolah dari data penelitian
Berdasarkan tabel 4.8 dapat dilihat Motivasi Wisatawan terhadap Indikator Accomplishment. Terdapat 10 atau 33% wisatawan menyatakan moderat.
Perhitungan menurut skala likert dari 30 wisatawan mengenai motivasi wisatawan di dapat skor dengan jumlah 109 dengan rata-rata 3,63. Kategori dengan nilai 3,26 dapat dimasukkan kriteria motivasi moderat.
Wisatawan merasa Spa memerlukan budget yang tak sedikit sedangkan wisatawan tidak selalu memiliki budget untuk Spa.
No Motivasi Jumlah Wisatawan Persentase (%)
1 Sangat Baik 7 24
2 Baik 9 30
3 Moderat 10 33
4 Kurang Baik 4 13
5 Sangat Kurang Baik - -
Jumlah Total 30 100
38
Tabel 4.9
Motivasi Wisatawan Terhadap Indikator health and fitness di Alila Villas Uluwatu
Sumber : Diolah dari data penelitian
Sumber : Diolah dari data penelitian