• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tips Kepemimpinan: Pemimpin Visioner

Dalam dokumen publikasi e-leadership (Halaman 82-87)

Kepemimpinan visioner adalah pola kepemimpinan yang ditujukan untuk memberi arti pada kerja dan usaha yang perlu dilakukan bersama-sama oleh para anggota

perusahaan dengan cara memberi arahan dan makna pada kerja dan usaha yang dilakukan berdasarkan visi yang jelas. (Diana Kartanegara, 2003)

Kompetensi Pemimpin Visioner

Kepemimpinan Visioner memerlukan kompetensi tertentu. Pemimpin visioner

setidaknya harus memiliki empat kompetensi kunci sebagaimana dikemukakan oleh Burt Nanus (1992), yaitu:

1. Seorang pemimpin visioner harus memiliki kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif dengan manajer dan karyawan lainnya dalam organisasi. Hal ini dibutuhkan pemimpin untuk menghasilkan "bimbingan, dorongan, dan motivasi". 2. Seorang pemimpin visioner harus memahami lingkungan luar dan memiliki

kemampuan bereaksi secara tepat atas segala ancaman dan peluang. Ini termasuk, yang paling penting, dapat "berhubungan secara terampil" dengan orang-orang kunci di luar organisasi, tetapi memainkan peran penting terhadap organisasi (investor dan pelanggan).

3. Seorang pemimpin harus memegang peran penting dalam membentuk dan memengaruhi praktik organisasi, prosedur, produk, dan jasa. Seorang pemimpin, dalam hal ini, harus terlibat dalam organisasi untuk menghasilkan dan

mempertahankan kesempurnaan pelayanan, sejalan dengan mempersiapkan dan memandu jalan organisasi ke masa depan (visi yang tercapai dengan sukses).

4. Seorang pemimpin visioner harus memiliki atau mengembangkan "ceruk" untuk mengantisipasi masa depan. Ceruk ini merupakan sebuah bentuk imajinatif, yang berdasarkan atas kemampuan data untuk mengakses kebutuhan masa depan konsumen, teknologi, dan lain sebagainya. Ini termasuk kemampuan untuk mengatur sumber daya organisasi guna mempersiapkan diri menghadapi kemunculan kebutuhan dan perubahan ini.

Berkaitan dengan itu, Barbara Brown mengajukan sepuluh kompetensi yang harus dimiliki oleh pemimpin visioner, yaitu:

1. Kemampuan Memvisualisasikan

Pemimpin visioner mempunyai gambaran yang jelas tentang apa yang hendak dicapai dan kapan hal itu akan dapat dicapai.

83

Pemimpin visioner tidak hanya memikirkan di mana posisi bisnis pada saat ini, tetapi lebih memikirkan di mana posisi yang diinginkan pada masa yang akan datang.

3. Menunjukkan Tinjauan/Rancangan ke Depan

Pemimpin visioner adalah perencana yang dapat memperkirakan masa depan. Dalam membuat rencana, pemimpin visioner tidak hanya mempertimbangkan apa yang ingin dilakukan, tetapi juga mempertimbangkan teknologi, prosedur, organisasi, dan faktor lain yang mungkin dapat memengaruhi rencana.

4. Perencana yang Proaktif

Pemimpin visioner menetapkan sasaran dan strategi yang spesifik untuk mencapai sasaran tersebut. Pemimpin visioner mampu mengantisipasi atau mempertimbangkan rintangan potensial dan mengembangkan rencana darurat untuk menanggulangi rintangan itu.

5. Pemikiran Kreatif

Dalam menghadapi tantangan, pemimpin visioner berusaha mencari alternatif jalan keluar yang baru dengan memperhatikan isu, peluang, dan masalah. Pemimpin visioner akan berkata, "Jika sesuatu itu sulit, pecahkanlah!"

6. Mengambil Risiko

Pemimpin visioner berani mengambil risiko dan menganggap kegagalan sebagai peluang, bukan kemunduran.

7. Menyelaraskan Proses

Pemimpin visioner mengetahui bagaimana cara menghubungkan sasaran dirinya dengan sasaran organisasi. Ia dapat dengan segera menyelaraskan tugas dan pekerjaan setiap departemen pada seluruh organisasi.

8. Membangun Kerja Sama

Pemimpin visioner menyadari bahwa dalam rangka mencapai sasaran dirinya, ia harus menciptakan hubungan yang harmonis, baik ke dalam maupun ke luar organisasi. Ia aktif mencari peluang untuk bekerja sama dengan berbagai macam individu, departemen, dan golongan tertentu.

9. Pembelajar yang Berkelanjutan

Pemimpin visioner harus mampu dengan teratur mengambil bagian dalam pelatihan dan berbagai jenis pengembangan lainnya, baik di dalam maupun di

84

luar organisasi. Pemimpin visioner mampu menguji setiap interaksi, negatif atau positif, sehingga mampu mempelajari situasi. Pemimpin visioner mampu

mengejar peluang untuk bekerja sama dan mengambil bagian dalam proyek yang dapat memperluas pengetahuan, memberikan tantangan berpikir, dan mengembangkan imajinasi.

10.Menyukai Perubahan

Pemimpin visioner mengetahui bahwa perubahan merupakan suatu bagian yang penting bagi pertumbuhan dan pengembangan. Ketika ditemukan perubahan yang tidak diinginkan atau tidak diantisipasi, pemimpin visioner dengan aktif menyelidiki jalan yang dapat memberikan manfaat pada perubahan tersebut.

Diambil dan disunting dari:

Nama situs : Mathedu Unila

Alamat URL : http://mathedu-unila.blogspot.com/2009/10/pemimpin-visioner.html

Penulis : Mathedu Unila Tanggal akses: 1 April 2013

Kutipan

85

Jelajah Situs: Careynieuwhof.com

Careynieuwhof.com merupakan salah satu situs kekristenan yang dapat menjadi rujukan dalam mencari bahan-bahan kepemimpinan bermutu di internet. Situs ini menyediakan aneka artikel dan tulisan dalam tema kepemimpinan, misi, pertumbuhan rohani, pelayanan keluarga, dsb.. Banyak tip mengenai kepemimpinan dan

pertumbuhan rohani yang dapat Anda temui dalam situs ini, yang tentunya berguna dan dapat diterapkan dalam pelayanan maupun kehidupan Anda pribadi.

Dengan enam jendela halaman, situs ini dapat dikategorikan sebagai situs yang cukup sederhana dalam tampilannya secara keseluruhan. Untuk mempermudah pencarian artikel atau tulisan, Anda dapat langsung membuka laman sitemap yang telah

mengategorikan tulisan-tulisan yang ada ke dalam tema-tema tertentu. Situs ini menggunakan Bahasa Inggris dan juga memiliki jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, dan Blog.

Nah, melalui situs careynieuwhof.com, Anda akan memiliki semakin banyak pilihan untuk mendapat bahan-bahan yang bermutu dan bermanfaat untuk mendukung pelayanan Anda. (N. Risanti)

==>http://careynieuwhof.com

86

e-Leadership 146/7/2013

Pemimpin Pembelajar (I)

Editorial

Shalom,

Seorang pemimpin bukanlah seorang yang sudah mengetahui segala- galanya. Banyak hal yang perlu dipelajari untuk menjadi pemimpin yang semakin berkualitas, dan proses pembelajarannya bisa tidak terbatas. Dunia ini terus berkembang, ilmu, pengetahuan, dan teknologi pun turut berkembang. Oleh karena itu, seorang pemimpin juga dituntut untuk selalu bergerak mengikuti perkembangan yang ada untuk menambah wawasan kepemimpinannya. Hanya pemimpin pembelajar yang dapat menyadari bahwa belajar adalah proses seumur hidup.

Dalam edisi bulan Juli ini, e-Leadership membahas tentang Pemimpin Pembelajar. Salah satu ciri pemimpin pembelajar adalah pertumbuhan kepemimpinan seseorang. Simaklah selengkapnya tulisan dalam edisi kali ini, tentang bagaimana pemimpin dapat terus bertumbuh. Kiranya, ini menjadi berkat bagi Pembaca sekalian.

Staf Redaksi e-Leadership, Davida

<http://lead.sabda.org>

Belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda! (Yesaya 1:17)

87

Dalam dokumen publikasi e-leadership (Halaman 82-87)