MENGELOLA PROSEDUR INPUT KE DALAM BASIS DATA SIG
10.3. Membuat Data Digital dari bahan/Peta yang Tercetak Digitalisasi (Digitizing ) adalah proses konversi feature ke dalam format digital,
10.3.1. Format Shapefile (SHP)
10.3.1.2. Tools Editor
1. Aktifkan Editor pada Toolbars, View > Toolbars > Editor atau klik icon
.
Gambar 15 : Menu pada editor tools
Edit tool
Digunakan untuk mengaktifkan feature yang akan diedit.
Edit Annotation tool :
Digunakan untuk mengedit notasi berupa huruf pada layar / data frame.
Straight
Digunakan untuk membuat feature berupa point dan digitalisasi polyline atau
polygon dengan pola yang tidak beraturan. Tool ini paling sering digunakan karena polanya tersebut bisa dengan baik mewakili bentuk permukaan bumi.
Gambar 16 : Straigth tool
Endpoint Arc
69 ditentukan pada bagian akhir dan dapat menggunakan nilai tertentu dengan
menggunakan tombol “R”:
Gambar 17 Endpoint Arc tool
Midpoint
Digunakan untuk mendapatkan titik tengah antara 2 titik yang dipilih (titik awal dan akhir)
Gambar 18 Midpoint tool Right Angle
Digunakan untuk membentuk feature dengan sudut 900 di setiap belokannya.
70 Bezier
Digunakan untuk membuat lekukan bersarkan persinggungan di tengah garis lurus (pusat / tengah menjadi vertex)
Gambar 20 Bezier tool
Distance-Distance
Tool ini bekerja dengan memanfaatkan titik singgung antara 2 lingkaran yang ditentukan jarak / radiusnya. Jika kedua lingkaran tersebut tidak bersinggungan, maka tidak akan terdapat verteks yang dihasilkan oleh tool ini
sebaliknya akan terdapat 2 titik singgung yang dapat dipilih. Untuk memasukkan nilai radius yang akurat gunakan tombol “R”
Gambar 21 Distance - Distance tool
Untuk membentuk polygon, tentunya membutuhkan lebih dari dua titik vertex.
Intersection
Tool ini digunakan untuk menemukan titik singgung antara 2 garis. Titiksinggung ini kemudin bisa digunakan sebagai vertex untuk kemudian dijadikan line,
71 Gambar 22 Intersection tool
Arc
Tool ini digunakan untuk membuat garis lengkungan yang membutuhkan 3 parameter yaitu titik awal, titik tengah/poros dan titik akhir. Garis sketsa yang terbentuk akan selalu melalui ketiga titik tersebut walaupun titik genap (tengah) tidak terlihat.
Letak titik ke 4
Letak titik ke 2 Letak titik ke 6
Letak titik ke 8
Gambar 23 Arc tool Tangent Curve tool
Tool ini membuat segmen yang berbentuk tangensial terhadap segmen sebelumnya. Tool ini digunakan setelah ada segmen yang dibuat dengan menggunakan tool lain. Tekan tombol “R” pada keyboard untuk menentukan
radiusnya.
Gambar 24 Tangen Curve tool
Trace tool
72
Biasanya digunakan untuk mengisi polygon yang berada di dalam / diantara
polygons lainnya.
Gambar 25 Trace tool
Pilihan lainnya terdapat di dalam Trace Option yang dapat dimunculkan dengan
menekan tombol “O” pada keyboard.
Gambar 26 Trace option tool
Direction Distance
Tool ini digunakan untuk menentukan verteks berdasarkan 2 titik input. Satutitik input memerlukan parameter sudut (bearing), sedangkan titik input yang lain
memerlukan parameter jarak. Gunakan tombol “A” untuk memasukkan parameter sudut dan tombol “R” untuk parameter Jari-jari lingkaran / “D” untuk
73 Gambar 27 Direction-distance tool
Edit Vertices
Melalui tools ini, kita dapat mengedit vertex dengan beberapa fasilitas didalamnya
Gambar 28 Edit Vertices tool Reshape
Tools ini digunakan untuk merubah bentuk feature sesuai dengan jalur pembuatan segment baru.
74
Gambar 29 Reshape tool
Cut Polygons
Tools ini digunakan untuk memotong feature sesuai dengan jalur pembuatan segment baru.
Gambar 30 Cut Poligon tool
Split
Tools ini digunakan untuk memotong feature line terseleksi di suatu titik.
Gambar 31 Split tool Feature Construction
tool ini saat pembuatan feature, tekan tombol Shift TAB pada keyboard. Jika ingin menonaktifkannya, bisa di atur di Editing Option (Editor > Option) Saat
75 pembuatan feature atau segment dilakukan, akan muncul tool Feature Construction yang mengikuti pointer perbuat vertex dalam segment. Di dalam tool ini terdapt beberapa fungsi yang sama dengan tool editor. Untuk menyembunyikan tool ini saat pembukaan feature, tekan tombol Shit TAB pada keyboard. Jika ingin menonaktifkannya, bias atur di Editing Option.
Gambar 32 Feature Contruction tool
Create Feature
Saat kondisi Editor tools dalam keadaan “editable”, kotak Create Feature ini akan muncul secara otomatis.
Gambar 33 Create Feature tools
Attributes
Attribute feature, merupakan keterangan isi daridata feature. Selain dari TOC,
76
Gambar 34 Attribute feature
Sketch Properties
Sketch Properties, merupakan informasi kordinat vertices dalam feature.
Dalam Sketch Properties juga bisa meng-Edit Vertex (menambahkan dan mengurangi) vertex, juga bisa membuat feature berdasarkan titik-titik koordinat yang ada.
Gambar 35 Sketch Properties 10.3.2. Digitalisasi pada Layar (Digitizing on Screen)
Untuk memulai pembuatan feature, pilih Editor > Start Editing.
Terdapat beberapa tools yang aktif saat kondisi editable (Start Editing) seperti gambar di berikut.
77 Gambar 36 Beberapa tools yang aktif dalam keadaan editable
Dalam memulai digitalisasi, seleksi terlebih dahulu feature yang akan dibuat di kotak Create Feature kemudian baru pilih Construction Tools yang akan digunakan.
Gambar 37 . Create Feature tool 10.3.3. Editor
Saat kondisi pembuatan / pengeditan feature dalam keadaan “start editing” atau
editable, terdapat sejumlah tools dibawahnya (akan aktif jika suatu / beberapa
feature terseleksi)
a) Start, Stop, and Save Edit
Tools ini digunakan untuk memulai, mengakhiri dan menyimpan hasil pembuatan / pengedian feature.
Editor
Feature yang akan di edit
Base Map yang telah memiliki koordinat digital
/telah di georeferencing
Construction tools
78
Gambar 38 : Editor tools b) Move
Digunakan untuk menggeser posisi feature terseleksi dalam satuan unit / sistem koordinatnya.
Gambar 39 Koordinat tool
c) Split
Digunakan untuk memotong feature garis / line berdasarkan satuan koordinat dan posisinya
Gambar 40 Split tool d) Construct Points
Membuat point dari suatu garis (line) dengan catatan sudah ada feature titik (point) di dalam satu layar Data Frame.
79 Gambar 41 Construct Points tool
e) Copy Parallel
Membiat duplikat parallel (kanan dan kiri) suati feature garis (line) terseleksi.
Gambar 42 Copy pararel tool
f) Merge
Menyatukan beberapa shape feature terseleksi menjadi satu (harus satu feature type)
Gambar 43 Merge tool
g) Buffer
80
Gambar 44 Buffer tool
h) Union
Membuat shape feature baru berdasarkan shape feature yang terseleksi.
Gambar 45
10.4. Attributing
Setelah memiliki feature data, dilakukan pemberian atau pengeditan attribute data yang merupakan tabel berisi keterangan tentang feature data tersebut.
81 Untuk membuka Attribute seperti di atas, klik kanan shapefile pada layer
ArcMap > Open Attribute table.
Gambar 47 Open Attribute Table dari TOC
Attribute juga terdapat di dalam baris Tools Editor dan akan aktif saat
feature dalam keadaan Editable. Di dalam attribute yang satu ini, kita tidak dapat menambah atau mengurangi field, tapi akan lebih mudah untuk melakukan pengeditanAttribute Data
Gambar 48 Open Attribute Table dari Editor tool 10.4.1. Penambahan dan pengurangan kolom / Field
Penambahan dan pengurangan Field di dalam Attribute Table dapat dilakukan saat keadaan Stop Editing.
o Penambahan Field dilakukan melalui Table Option > Add Field.
82
o Pengurangan Field dilakukan dengan cara klik kanan pada judul Field > Delete Field.
Gambar 50 Menghapus Field
o Jika hanya ingin menyembunyikan Field, klik kanan pada judul Field > Turn Field Off, dan untuk menampilkan semua Field yang tersembunyi, Table Option > Turn All Fields On
Gambar 51 Menampilkan dan menyebunyikan Field
10.4.2. Menghitung luas, panjang, keliling dan koordinat atau