• Tidak ada hasil yang ditemukan

TOTAL LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA KEPENTINGAN

Dalam dokumen PROFIL PERUSAHAAN. Berkontribusi Untuk Negeri. (Halaman 135-142)

NON-PENGENDALI

Pada tahun 2019, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali sebesar USD 45,4 juta sedangkan di tahun 2018, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali sebesar USD 59,65 juta. Penurunan bagian laba tersebut terutama disebabkan oleh pengakuan bagian rugi kepentingan non- pengendali di PT Kalimantan Jawa Gas.

TOTAL LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT

DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS

INDUK

Pada tahun 2019, PGN menghasilkan total laba komprehensif tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD 83,7 juta, menurun sebesar 69,7% dibandingkan dengan tahun 2018 yang sebesar USD 276,5 juta. Penurunan ini seiring dengan Penurunan Laba Tahun Berjalan tahun 2019 dibandingkan tahun 2018.

ASET

Keterangan 2019 2018

Juta USD % Juta USD % Juta USD %

Aset Lancar 2.208,55 30,0 2.473,61 31,2 (265,06) -10,7

Aset Tidak Lancar 5.165,16 70,0 5.465,66 68,8 (300,50) -5,5

Total 7.373,71 100,0 7.939,27 100,0 (565,56) -7,1

Keterangan 2019 2018 ∆%

Marjin Laba Bersih (%) 1,76 7,88 -77,72

Imbal Hasil atas

Aset (%) 0,92 3,84 -76,14

Imbal Hasil atas

Ekuitas (%) 2,09 9,53 -78,06

RASIO PROFITABILITAS

TOTAL LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT

DIATRIBUSIKAN KEPADA KEPENTINGAN

NON-PENGENDALI

Total pendapatan komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali di tahun 2019 sebesar USD 46,1 juta dibandingkan dengan tahun 2018 yang sebesar USD 60,3 juta.

ASET

Pada tahun 2019, Total Aset PGN sebesar USD 7,37 miliar yang terdiri dari 30% Aset Lancar dan 70% Aset Tidak Lancar. Nilai Total Aset ini turun 7,1% jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 7,94 miliar. Penurunan aset tersebut terutama berasal dari penurunan kas dan setara kas untuk membayar promissory notes sebesar USD 691,0 juta, saldo piutang usaha jangka pendek dan jangka panjang sebesar USD 157,9 juta, dan penurunan aset tetap karena penyusutan sebesar USD 113,7 juta.

Ikhtisar Kinerja

Laporan Kepada Pemegang Saham

Profil

Perusahaan

Analisis dan Pembahasan Manajemen

Tata Kelola Perusahaan

Tanggung Jawab

Sosial Dan Lingkungan

Perusahaan

Laporan

Keuangan

Referensi

Aset Lancar

Aset Lancar PGN pada tahun 2019 mengalami penurunan sebesar 11% menjadi USD 2,21 miliar jika dibandingkan

tahun 2018 yang sebesar USD 2,47 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan Kas dan Setara Kas, Piutang Lain-Lain dan Taksiran Nilai Pajak.

ASET LANCAR

Keterangan 2019 2018

Juta USD % Juta USD % Juta USD %

Kas dan setara kas 1.040,38 47 1.315,23 53 (274,86) -21

Kas yang dibatasi penggunaannya 18,00 1 22,55 1 (4,55) -20

Investasi jangka pendek 186,36 8 63,63 3 122,73 193

Piutang usaha 509,52 23 540,93 22 (31,41) -6

Piutang lain-lain 135,56 6 205,29 8 (69,73) -34

Aset derivatif - 0 0,40 0 (0,40) -100

Persediaan 70,80 3 78,51 3 (7,71) -10

Taksiran nilai pajak 190,16 9 168,22 7 21,94 13

Uang muka 41,13 2 50,96 2 (9,83) -19

Beban dibayar di muka 16,64 1 27,87 1 (11,22) -40

Total 2.208,55 100 2.473,60 100 (265,06) -10,7

Kas dan Setara Kas

Pada tahun 2019, posisi Kas dan Setara Kas mengalami penurunan sebesar 20,9% menjadi sebesar USD 1,04 miliar jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar

USD 1,32 miliar. Pergerakan saldo tersebut terutama disebabkan oleh pembayaran promissory notes sebesar USD 691,0 juta.

KOMPOSISI KAS DAN SETARA KAS

Keterangan 2019 2018

Juta USD % Juta USD % Juta USD %

Kas 0,97 0,1 0,62 0,0 0,35 56,5 Bank: Rupiah 275,81 26,5 157,01 11,9 118,80 75,7 USD 225,04 21,6 761,71 57,9 (536,67) -70,5 YEN 2,98 0,3 6,90 0,5 (3,92) -56,8 SGD 0,10 0,0 0,11 0,0 (0,01) -9,1 Total Bank 503,93 48,5 925,73 70,4 (421,80) -45,6

Total Kas dan Bank 504,90 48,5 926,35 70,4 (421,45) -45,5

Deposito :

Rupiah 334,78 32,2 293,42 22,3 41,36 14,1

USD 200,69 19,3 95,47 7,3 105,23 110,2

Total Deposito 535,47 51,5 388,88 29,6 146,59 37,7

Komposisi Kas dan Setara Kas ini terdiri dari Kas dan Bank sebesar USD 504,9 juta dan Setara Kas dalam bentuk Deposito Berjangka yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar USD 535,47 juta, dengan komposisi 59% dalam

Rupiah, 41% dalam USD, kurang dari 1% dalam JPY dan SGD untuk seluruh Kas dan Setara Kas. Suku bunga rata-rata untuk deposito USD sebesar 2,69% dan deposito dalam Rupiah sebesar 6,74%.

KOMPOSISI MATA UANG DALAM KAS DAN SETARA KAS

Keterangan 2019 2018

Juta USD % Juta USD % Juta USD %

Rupiah 611,6 59 451,1 34 160,50 36

USD 425,7 41 857,2 65 (431,50) -50

JPY 3,0 0 6,9 1 (3,90) -57

SGD 0,1 0 0,1 0 (0,0) 0

Total 1.040,4 100 1.315,3 100 (274,80) -21

Diluar Kas dan Setara Kas di atas, terdapat Kas yang dibatasi penggunaannya dalam mata uang USD sebesar USD 18 juta, turun 20,2% dari tahun 2018 yang sebesar USD 22,6 juta. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan bagian tidak lancar penempatan bank garansi oleh Grup terkait firm commitment pada PSC Pekawai, PSC Yamdena Barat, PSC Pangkah dan dana terkait akuisisi participating interest pada Blok Sanga-sanga yang merupakan pengurang saldo Kas yang dibatasi penggunaanya.

Investasi Jangka Pendek

Pada tahun 2019, nilai Investasi Jangka Pendek mengalami kenaikan sebesar 192,9% menjadi USD 186,4 juta jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 63,6 juta. Kenaikan tersebut disebabkan karena kenaikan penempatan instrument investasi jangka pendek dan perubahan nilai wajar investasi jangka pendek eksisting.

INVESTASI JANGKA PENDEK

Keterangan Komposisi Mata Uang 2019 2019 2018

Juta Rupiah Juta USD Juta USD Juta USD

Pertamina 48,32 48,32 46,80

ANTAM 25.000,00 1,80 1,65

Perum Pegadaian 21.041,27 1,51 1,38

SBSN 4,11 4,11 3,89

INDON 10,34 10,34 9,90

Lembaga Pembiayaan Expor Impor Indonesia - - 0,00

Red Arc Global Investments (Ireland) 120,28 120,28

Ikhtisar Kinerja

Laporan Kepada Pemegang Saham

Profil

Perusahaan

Analisis dan Pembahasan Manajemen

Tata Kelola Perusahaan

Tanggung Jawab

Sosial Dan Lingkungan

Perusahaan

Laporan

Keuangan

Referensi

Piutang Usaha Bagian Lancar

Pada tahun 2019, Piutang Usaha Bagian Lancar Neto mengalami penurunan sebesar 6% menjadi USD 509,5 juta jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 540,9 juta. Penurunan ini terutama disebabkan oleh tidak adanya Piutang Sewa Guna Usaha PLN di tahun 2019. Komposisi Piutang Usaha Neto di tahun ini terdiri dari 65,8% kegiatan distribusi gas bumi, 22,7% dari transmisi gas bumi, 4,3% dari eksplorasi dan produksi minyak dan gas, 7,30% dari sewa serat optik dan lain-lain.

Sedangkan jumlah Piutang Usaha Neto dalam mata uang USD untuk kegiatan distribusi gas bumi sebesar USD 442,7 juta, transmisi gas bumi sebesar USD 155,2 juta, eksplorasi dan produksi minyak dan gas sebesar USD 29,6 juta, dan sewa serat optik sebesar USD 6,9 juta. PGN mencadangkan USD 110,2 juta sebagai cadangan kerugian penurunan nilai. Cadangan tersebut untuk provisi kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha. Cadangan kerugian penurunan nilai tersebut naik 91,1% dari USD 57,65 juta pada tahun 2018.

Piutang Lain-Lain

Piutang Lain-lain di tahun 2019 mengalami penurunan sebesar 34% menjadi USD 135,56 juta jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 205,3 juta. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penerimaan pembayaran piutang carry dari Nepture Energy Muara Bakau B.V. Uang Muka Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Uang Muka Jatuh Tempo Dalam Waktu Satu Tahun pada tahun 2019 mengalami penurunan sebesar 19,3% menjadi USD 41,1 juta jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 50,9 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh turunnya saldo uang muka untuk pembelian barang dan jasa di PGASOL sebesar USD 9,98 juta.

Aset Tidak Lancar

Pada tahun 2019, Aset Tidak Lancar turun sebesar 5,5% menjadi USD 5,2 miliar jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 5,5 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan properti minyak dan gas sebesar USD 15,3 juta, penurunan nilai investasi pada ventura bersama sebesar USD 15,5 juta dan penurunan piutang usaha jangka panjang sebesar USD 126,5 juta. Di sisi lain, terdapat kenaikan dalam aset eksplorasi dan evaluasi minyak dan gas sebesar USD 7 juta.

ASET TIDAK LANCAR

Keterangan Juta USD2019 % Juta USD2018 % Juta USD %

Kas yang Dibatasi Penggunaannya 76,6 1,5 55,4 1,0 21,2 38,3

Piutang Usaha 65,0 1,3 191,5 3,5 -126,5 -66,1

Piutang Lain-Lain Jangka Panjang 97,5 1,9 95,7 1,8 1,8 1,9

Uang Muka, Bagian Tidak Lancar 44,9 0,9 44,4 0,8 0,5 1,1

Beban Dibayar di Muka, Bagian Tidak Lancar 74,3 1,4 67,3 1,2 7,0 10,4

Penyertaan Saham 365,9 7,1 381,4 7,0 -15,5 -4,1

Aset Tetap 2.747,7 53,2 2.861,4 52,4 -113,7 -4,0

Aset Eksplorasi dan Evaluasi 104,5 2,0 97,5 1,8 7,0 7,2

Properti Minyak dan Gas 1.395,8 27,0 1.411,1 25,8 -15,3 -1,1

Goodwill dan Aset Tak Berwujud Lainnya 3,8 0,1 4,5 0,1 -0,7 -15,6

Taksiran Tagihan Pajak 58,2 1,1 123,9 2,3 -65,7 53.0

Aset Pajak Tangguhan 126,3 2,4 127,3 2,3 -1,0 -0,8

Lain-Lain 4,7 0,1 4,1 0,1 0,6 14,6

Piutang Usaha Jangka Panjang

Pada tahun 2019, pengakuan Piutang Usaha sebesar USD 574,49 juta dengan porsi jangka panjang sebesar USD 65 juta merupakan piutang sewa terkait kegiatan transmisi KJG yang memenuhi kriteria sewa pembiayaan sesuai dengan PSAK No. 30 tentang Sewa.

Piutang Lain-Lain Jangka Panjang

Pada tahun 2019, Piutang Lain-lain Jangka Panjang naik sebesar USD 1,8 juta yang terutama disebabkan oleh reklasifikasi ke piutang lain lain ke jangka pendek Piutang yang sangat signifikan di tahun 2018.

Penyertaan Saham

Penyertaan saham adalah investasi dan pengakuan laba dari entitas asosiasi dan entitas ventura bersama yaitu pada PT Gas Energi Jambi (GEJ), PT Nusantara Regas (NR), PT Transportasi Gas Indonesia (TGI), PT Permata Karya Jasa (Perkasa) melalui PGN MAS, serta PT Perta-Samtan Gas (PSG) dan PT Perta Daya Gas (PDG) melalui PT Pertamina Gas di mana keseluruhan investasi Perseroan mencerminkan persentase kepemilikan sebesar 40% pada GEJ, 40% pada NR, 59,87% pada TGI, 60% pada Perkasa, 66% pada PSG, dan 65% pada PDG. Nilai penyertaan pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama pada tahun 2019 turun sebesar 4,1% menjadi USD 365,9 juta jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 381,4 juta sebagai akibat dari penerimaan dividen TGI dan PT Perta-Samtan Gas lebih besar dibandingkan dengan penyerapan labanya.

Aset Tetap

Pada tahun 2019, Aset Tetap mengalami penurunan sebesar 4% menjadi USD 2,74 miliar jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar dari USD 2,86 miliar. Penurunan Aset Tetap ini terutama disebabkan karena penyusutan aset tetap tahun berjalan.

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Pada tahun 2019, Aset Eksplorasi dan Evaluasi mengalami peningkatan sebesar 7,2% menjadi USD 104,5 juta jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 97,5 juta. Peningkatan ini terutama berasal dari investasi di South Sesulu, Kalimantan Timur sebesar USD 5,1 juta.

Properti Minyak dan Gas Bumi

Properti Minyak dan Gas Bumi mengalami penurunan pada tahun 2019 sebesar 1,1% menjadi USD 1,39 miliar jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar dari USD 1,41 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penyusutan, deplesi, amortisasi tahun berjalan sebesar USD 214,8 juta dan adanya pembalikan impairment di 2019 Estimasi Tagihan Pajak

Estimasi Tagihan Pajak Perseroan turun sebesar 53,1% di tahun 2019 menjadi USD 58,2 juta jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 123,9 juta. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan taksiran Pajak Pertambahan Nilai sebesar USD 43,34 juta dan PPh Pasal 4 ayat (2) sebesar USD 44,55 juta.

Goodwill dan Aset Tak Berwujud

Pengakuan Goodwill dan Aset Tak Berwujud turun sebesar 15,9% di tahun 2019 menjadi USD 3,8 juta jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 4,5 juta. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penambahan amortisasi lisensi atas piranti lunak di tahun 2019.

LIABILITIAS

Pada akhir tahun 2019, PGN membukukan Total Liabilitas sebesar USD 4,14 miliar yang terdiri dari 27,1% merupakan Liabilitas Jangka Pendek dan 72,9% merupakan Liabilitas Jangka Panjang. Nilai Total Liabilitas ini turun 12,6% jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 4,73 miliar.

Ikhtisar Kinerja

Laporan Kepada Pemegang Saham

Profil

Perusahaan

Analisis dan Pembahasan Manajemen

Tata Kelola Perusahaan

Tanggung Jawab

Sosial Dan Lingkungan

Perusahaan

Laporan

Keuangan

Referensi

Penurunan Total Liabilitas sebesar USD 597,97 juta terutama disebabkan oleh pelunasan Promissory Notes kepada PT Pertamina (Persero) pada tanggal 4 Maret 2019 terkait transaksi akuisisi 51% saham milik PT Pertamina (Persero) di PT Pertamina Gas di akhir tahun 2018.

Liabilitas Jangka Pendek

Pada tahun 2019, Liabilitas Jangka Pendek turun 30% menjadi USD 1.123,4 juta jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 1.604,5 juta. Penurunan ini terutama disebabkan oleh pembayaran Promissory Notes kepada PT Pertamina (Persero) pada tanggal 4 Maret 2019.

KOMPOSISI LIABILITAS JANGKA PENDEK

Keterangan 2019 2018

Juta USD % Juta USD % Juta USD %

Utang Usaha 260,1 23,2 213,8 13,3 46,3 21,7

Utang Lain-Lain 181,3 16,1 234,9 14,6 -53,6 -22,8

Liabilitas Yang Masih Harus Dibayar 317,4 28,3 255,3 15,9 62,1 24,3

Bagian Jangka Pendek Pinjaman Bank Jangka

Panjang 21,4 1,9 23,3 1,5 -1,9 -8,2

Bagian Jangka Pendek Dari Pinjaman Dari

Pemegang Saham 35,6 3,2 53,8 3,4 -18,2 -33,8

Pinjaman Bank Jangka Pendek 164,4 14,6 0,0 0,0 164,4 ~

Promissory Notes 0,0 0,0 691,0 43,1 -691,0 -100,0

Utang Pajak 55,5 4,9 48,9 3,0 6,6 13,5

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek 54,3 4,8 50,8 3,2 3,5 6,9

Bagian Jangka Pendek Dari Pendapatan Yang

Ditangguhkan 33,4 3,0 32,8 2,0 0,6 1,8

Total 1.123,4 100,0 1.604,6 100,0 -481,2 -30,0

Utang Usaha

Utang usaha meningkat di tahun 2019 sebesar 21,7% menjadi USD 260,1 juta jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 213,8 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan volume pembelian gas bumi seiring dengan peningkatan volume distribusi/niaga gas bumi kepada pelanggan.

Pinjaman Bank Jangka Pendek

Pada tahun 2019, PGN melakukan pinjaman baru ke Bank Mandiri sebesar USD 164,38 juta.

Liabilitas yang Masih Harus Dibayar

Liabilitas yang Masih Harus Dibayar pada tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 24,3% menjadi USD 317,4 juta jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 255,3 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya provisi untuk sengketa Pajak SEI sebesar USD 127 juta.

Bagian Jangka Pendek dari Pinjaman dari Pemegang Saham

Sejak tahun 2012, PT Pertamina Gas menandatangani perjanjian pinjaman dengan PT Pertamina (Persero) untuk pendanaan belanja modal. Pencairan pinjaman tersebut dilakukan melalui mekanisme dropping dana dan menggunakan tingkat bunga yang berlaku di pasar yang dibebankan secara bulanan. Selama tahun 2019, PT Pertamina Gas telah melakukan pelunasan sebesar USD 88,2 juta atas pinjaman tersebut.

Utang Lain-Lain

Pada tahun 2019, Utang Lain-lain turun sebesar 22,8% menjadi USD 181,3 juta jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 234,9 juta. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan Utang Lain-Lain dengan PT Pertamina (Persero) sebesar USD 29,8 juta. Utang pengelolaan jaringan gas bumi untuk rumah tangga

penugasan Pemerintah (APBN) juga dibukukan sebagai Utang Lain-Lain yang merupakan reklasifikasi seluruh Pendapatan Usaha pengelolaan jaringan gas bumi untuk rumah tangga penugasan Pemerintah (APBN) karena belum adanya penetapan skema bisnis pengelolaan jaringan gas bumi untuk rumah tangga penugasan Pemerintah (APBN) yang final.

Komposisi Liabilitas Jangka Panjang

Liabilitas Jangka Panjang turun di tahun 2019 sebesar 3,7% menjadi USD 3,01 miliar jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 3,13 miliar. Penurunan sebesar USD 116,8 juta tersebut terutama disebabkan oleh pembayaran pinjaman sindikasi oleh SEI sebesar USD 125 juta. Selain itu, PT Pertamina Gas juga melakukan pelunasan pinjaman pemegang saham (shareholder loan) jangka panjang kepada PT Pertamina (Persero) sebesar USD 88,2 juta.

KOMPOSISI LIABILITAS JANGKA PANJANG

Keterangan 2019 2018

Juta USD % Juta USD % Juta USD %

Pinjaman Bank Jangka Panjang 357,1 11,8 496,5 15,8 -139,4 -28,1

Pinjaman Dari Pemegang Saham 210,6 7,0 280,7 9,0 -70,1 -25,0

Utang Lain-Lain Jangka Panjang 30,6 1,0 26,2 0,8 4,4 16,8

Utang Obligasi 1.961,4 65,0 1.958,6 62,5 2,8 0,1

Liabilitas Pajak Tangguhan 225,8 7,5 166,5 5,3 59,3 35,6

Liabilitas Pembongkaran Aset dan Restorasi 80,3 2,7 74,5 2,4 5,8 7,8

Liabilitas Imbalan Pasca Kerja 147,8 4,9 127,2 4,1 20,6 16,2

Pendapatan Diterima Di Muka 2,6 0,1 2,7 0,1 -0,1 -3,7

Total 3.016,2 100,0 3.132,9 100,0 -116,7 -3,7

Liabilitas Pajak Tangguhan

Liabilitas pajak tangguhan meningkat di tahun 2019 sebesar 35,6% menjadi USD 225,8 juta jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 166,5 juta. Peningkatan ini terutama disebabkan meningkatnya liabilitas pajak tangguhan SEI akibat peningkatan perbedaan pengakuan

Unrecoverable Cost dan nilai aset tetap antara pembukuan

akuntansi dan fiskal.

Pinjaman Jangka Panjang

Pada tahun 2019, Pinjaman Bank Jangka Panjang turun sebesar 28,1% menjadi USD 357,1 juta jika dibandingkan

tahun 2018 yang sebesar USD 496,5 juta. Penurunan terutama disebabkan oleh pembayaran pinjaman sindikasi oleh SEI sebesar USD 125 juta di tahun 2019. Utang Obligasi

Pada tanggal 12 Mei 2014, PGN menerbitkan Senior

Unsecured Fixed Rate Notes senilai USD 1,35 miliar yang

akan jatuh tempo pada tanggal 16 Mei 2024 dengan harga penerbitan sebesar 99,037%. Obligasi ini dicatatkan pada Bursa Efek Singapura, tidak dapat dibatalkan dan dijamin tanpa syarat oleh Perusahaan.

Ikhtisar Kinerja

Laporan Kepada Pemegang Saham

Profil

Perusahaan

Analisis dan Pembahasan Manajemen

Tata Kelola Perusahaan

Tanggung Jawab

Sosial Dan Lingkungan

Perusahaan

Laporan

Keuangan

Referensi

Dana bersih yang diperoleh sebesar USD1,33 miliar dan digunakan untuk belanja modal (capital

expenditure), penambahan modal kerja dan tujuan

umum Perseroan lainnya.

Pada bulan Mei tahun 2017, SEI menerbitkan Senior

Unsecured Fixed Rate Notes senilai USD 625 juta, yang

akan jatuh tempo pada tanggal 5 Mei 2024 dengan harga penerbitan sebesar 100%. Obligasi ini dicatatkan pada Bursa Efek Singapura.

Dana yang diperoleh dipergunakan untuk melunasi pinjaman sindikasi, mendanai belanja modal dan aktivitas akuisisi, penambahan modal kerja dan keperluan umum lainnya. Selama tahun 2019, saldo Utang Obligasi meningkat sebesar 0,1% atau sebesar USD 2,8 juta yang

disebabkan oleh amortisasi diskonto dan biaya penerbitan obligasi untuk porsi tahun 2019.

Liabilitas Pembongkaran Aset dan Restorasi Area dan Provisi Lain

Pada tahun 2019, Liabilitas Pembongkaran Aset dan Restorasi naik sebesar 7,9% menjadi USD 80,3 juta jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 74,5 juta. Penurunan ini terutama disebabkan oleh perubahan atas estimasi terkini untuk biaya pembongkaran aset dan restorasi area yang ditinggalkan.

EKUITAS

Ekuitas mengalami kenaikan 1% menjadi USD 3,234 miliar jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD 3,202 miliar.

EKUITAS

Keterangan 2019 2018

Juta USD % Juta USD % Juta USD %

Modal Saham 344,0 11 344,0 11 0,0 0

Ekuitas Merging Entities

Modal Disetor Lainnya -467,6 -13 -467,6 -15 0,0 0

Saldo Laba 2.728,8 84 2.758,6 86 -29,8 -1

Komponen Ekuitas Lainnya -44,4 -1 -60,5 -2 16,1 -27

Kepentingan Non-Pengendali 673,4 21 627,4 20 46,0 7

Total 3.234,2 100 3.201,9 100 32,3 1

Dalam dokumen PROFIL PERUSAHAAN. Berkontribusi Untuk Negeri. (Halaman 135-142)