• Tidak ada hasil yang ditemukan

TOTAL SCORE KINERJA RSUD NYI AGENG SERANG

NO INDIKATOR KINERJA NILAI RIIL

1 KEUANGAN 17,70

2 PELAYANAN 32,55

3 MANFAAT DAN MUTU PELAYANAN 37,25

TOTAL 87,50 KETERANGAN AA (SEHAT) Dari ketiga indikator di atas total skor 87,50 dengan predikat AA (Sehat).

b. Hasil evaluasi dan analisis Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Unit Pelayanan adalah sebagai berikut:

Tabel 3.3

Tabel Hasil Evaluasi dan Analisis Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kode Unsur Pelayanan Nilai

Rata-Rata Predikat U1 Persyaratan Pelayanan 3.233 Baik

U2 Kemudahan Prosedur 3.205 Baik

U3 Jangka Waktu

Penyelesaian 3.041 Kurang Baik

U4 Kewajaran Biaya 3.274 Baik

U5 Kesesuaian Hasil

Pelayanan 3.205 Baik

U6 Kompetensi/Kemampuan

Petugas 3.37 Baik

U7 Sikap Petugas 3.425 Baik

U8 Kelengkapan Sarana

Aduan 3.082 Baik

U9 Kualitas/Kondisi Sarana 3.082 Baik

U10 Maklumat Pelayanan 0 -

U11 Kejelasan Petugas 0

-U12 Penunjuk Arah 0

-Dari berbagai unsur pelayanan, RSUD Nyi Ageng Serang mendapat nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Unit Pelayanan sebesar 80.247 dengan predikat Baik.

Page | 28 2. Membandingkan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun ini

dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir Tabel 3.4

Perbandingan Capaian dan Realisasi Kinerja RSUD Nyi Ageng Serang Tahun 2019, 2020, dan 2021

No Indikator Kinerja

Formula

Pengukuran Satuan Capaian Tahun Tahun 2021 2019 2020 Target Realisasi

3. Membandingkan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis organisasi

Tabel 3.5

Capaian Kinerja Tahun 2021 dan Realisasi Tahun 2019 sampai 2021

No Indikator

Page | 29 4. Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan

kinerja serta alternative solusi yang telah dilakukan

Penyebab keberhasilan kinerja anatara lain pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien, bekerja sesuai dengan peraturan yang berlaku, optimalisasi sarana prasarana yang ada, melaksanakan pelayanan Kesehatan sebaik mungkin. Dan untuk penyebab penurunan kinerja pada RSUD Nyi Ageng Serang antara lain rasio pasien pada rawat jalan dengan dokter dan rasio pasien rawat jalan dengan perawat yang belum memenuhi standar. Rasio pasien pada rawat jalan dengan dokter belum sesuai standar dikarenakan pada pada tahun 2021 jumlah pasien rawat jalan mengalami penurunan 30-50% karena pandemi Covid-19, dan pada tahun 2021 ada beberapa dokter spesialis dan dokter gigi baru di RSUD Nyi Ageng Serang.

Untuk itu rumah sakit berupaya memberikan sosialisasi dan promosi yang belum dikenal oleh masyarakat bahwa RSUD Nyi Ageng Serang ada beberapa pelayanan baru dan membuka poliklinik di sore hari.

Sementara rasio pasien rawat jalan dengan perawat belum sesuai standar karena jumlah pasien rawat jalan mengalami penurunan 30-50% karena adanya pandemic Covid-19. Belum optimalnya ERM juga menjadi salah satu penyebab rasio pasien rawat jalan dengan perawat tidak sesuai standar.

Perawat masih harus mengerjakan dua pekerjaan administrasi rawat jalan secara hard copy dan ERM, sehingga perawat harus ada pada setiap poliklinik. Adanya penambahan poliklinik baru yaitu poliklinik kulit dan polikilinik anak pada sore hari sehingga jumlah pengunjung belum banyak.

Rumah sakit berupaya mengoptimalkan perawat yang ada ke pelayanan lain RSUD Nyi

Page | 30 contohnya pada pelayanan vaksinasi masal dan melakukan resosialisasi dan pendampingan ERM kepada dokter spesialis sehingga ERM dapat berjalan dengan baik dan dapat mengurangi kebutuhan perawat di poli rawat jalan.

Permasalahan lain yang ada yaitu kecepatan pelayanan resep obat jadi yang masih belum optimal yaitu masih di atas 8 menit. Untuk itu rumah sakit melakukan sosialisasi dan optimasi pemanfaatan resep online pada SIMRS untuk mempercepat sampainya resep ke Instalasi Farmasi, optimalisasi SDM dengan pembuatan jadwal jam jaga pada saat jam sibuk dengan sistem Pagi I (07.30 – 14.30) dan Pagi II (11.00 – 18.00). Usulan penambahan komputer PC dan penambahan loket penyerahan obat ke pasien di Instalasi Farmasi dan usulan sarana prasarana penunjang pelayanan obat di Instalasi Farmasi untuk menunjang kecepatan pelayanan resep obat seperti rak obat, meja persiapan, dan sarana penunjang lainnya.

Namun dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit dijelaskan bahwa waktu tunggu pelayanan obat jadi adalah kurang dari atau sama dengan 30 menit dan waktu tunggu pelayanan racikan adalah kurang dari atau sama dengan 60 menit. Untuk itu dapat dikatakan bahwa RSUD Nyi Ageng Serang sudah sesuai standar yang ada menurut SK Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 129/Menkes/SK/II/2008.

Waktu tunggu di poliklinik juga menjadi penyebab penurunan kinerja pada RSUD Nyi Ageng Serang, untuk itu kami berkoordinasi dengan dokter agar mulai menggunakan ERM pada semua poliklinik.

5. Analisis atas efisiensi penggunaan sumber daya (anggaran, SDM, sarana dan prasarana)

RSUD Nyi Ageng Serang dilaksanakan secara efektif dan efisien untuk tercapainya kinerja RSUD. Target kinerja RSUD Nyi Ageng Serang sudah mencapai target yaitu dengan predikat AA sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Target ini tercapai karena dukungan dari semua pihak, baik tenaga kesehatan maupun pihak manajemen. Efisiensi anggaran terjadi karena antara lain pada rekening gaji pegawai BLUD masih ada sisa anggaran sebesar Rp.1.223.871.290,0. Hal ini disebabkan adanya

Page | 31 pergeseran rekening jasa pelayanan bagi pegawai BLUD yang semula di rekening belanja barang dan jasa digeser ke rekening belanja gaji pegawai.

Namun pada pelaksanaannya jasa pelayanan tetap di rekening barang dan jasa. Selain itu untuk belanja modal, pembayarannya sesuai dengan nilai kontrak sehingga ada selisih antara pagu yang telah ditetapkan dengan pembayaran dengan demikian ada sisa dari anggaran belanja. Untuk pemenuhan sarana prasarana sesuai dengan urutan prioritas.

6. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan atau kegagalan pencapaian pernyataan kinerja

RSUD Nyi Ageng Serang melaksanakan satu program yaitu Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Rujukan dan satu kegiatan yaitu Pelayanan. Guna menunjang pencapaian kinerja di RSUD Nyi Ageng Serang, upaya yang dilakukan antara lain pemenuhan kebutuhan alat-alat kesehatan pada ruang IGD, Instalasi Bedah, Instalasi Rawat Inap, Instalasi, Rawat Jalan, dan tersedianya gedung BDRS.

B. Realisasi Anggaran

Tabel 3.6

Rencana dan Realisasi Anggaran Kegiatan RSUD Nyi Ageng Serang Tahun 2021

Kinerja Keuangan

Sasaran Strategis

Indikator Target Realisasi Program Target Realisasi

Meningkatnya

Terdapat efisensi anggaran pada Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Rujukan RSUD Nyi Ageng Serang. Anggaran dalam Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Rujukan RSUD Nyi Ageng Serang sebesar Rp 44.925.695.167, dan untuk Realisasinya sebesar Rp

Page | 32 42.185.300.225. Dalam hal ini dapat dilihat adanya efisiensi sebesar Rp 2.740.394.942. Sisa anggaran yang tidak terserap sebesar Rp.2.740.394.942 antara lain pada rekening gaji pegawai BLUD masih ada sisa anggaran sebesar Rp.1.223.871.290. Hal ini disebabkan adanya pergeseran rekening jasa pelayanan bagi pegawai BLUD yang semula di rekening belanja barang dan jasa digeser ke rekening belanja gaji pegawai.

Namun pada pelaksanaannya jasa pelayanan tetap di rekening barang dan jasa. Selain itu untuk belanja modal, pembayarannya sesuai dengan nilai kontrak sehingga ada selisih antara pagu yang telah ditetapkan dengan pembayaran dengan demikian ada sisa dari anggaran belanja.

Belanja Daerah Anggaran Realisasi Efisiensi Belanja Pegawai 12.040.593.564 10.309.537.836 1.731.055.728 Belanja Barang

dan Jasa 26.186.501.607 25.960.234.910 226.266.697 Belanja Modal 6.698.599.996 5.915.527.479 783.072.517 Total 44.925.695.167 42.185.300.225 2.740.394.942

Dokumen terkait