• Tidak ada hasil yang ditemukan

Trend Kinerja Pendapatan Kabupaten Lombok Timur

Dalam dokumen BUKU PUTIH SANITASI KABUPATEN LOMBOK TIMUR (Halaman 133-143)

BAB III PROFIL SANITASI KABUPATEN

3.7. Pembiayaan Sanitasi Kabupaten

3.7.2. Trend Kinerja Pendapatan Kabupaten Lombok Timur

Pendapatan Daerah Kabupaten Lombok Timur dapat dilihat dari 3 parameter yaitu: Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan Yang Sah. Total Pendapatan Daerah dari ketiga komponen tersebut secara umum juga menunjukkan peningkatan setiap tahunnya dari Rp. 759.556.792.121,- pada tahun 2008 menjadi Rp. 1,133.101.835.936,-.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) menunjukkan adanya perkembangan setiap tahunnya. Secara umum PAD kabupaten Lombok Timur meningkat setiap tahunnya seperti terlihat pada tahun 2008, PAD nya sebesar Rp. 40.016.545.975,- kemudian meningkat menjadi Rp. 52.456.226.791,-.

Tabel 33 Perkembangan Pendapatan Tahun 2008-2011

Gambar 36 Perkembangan Pendapatan Tahun 2008-2011

Uraian 2008 2009 2010 2011

PENDAPATAN DAERAH

Pendapatan asli daerah 42.016.545.975,00 44.016.545.975,00 43.874.724.630,00 52.456.226.791,00

Dana Perimbangan 691.883.275.972,00 731.014.708.142,00 796.452.699.303,00 873.025.381.224,00

Lain-lain pendapatan daerah yang sah 25.656.970.174,00 40.704.334.500,00 151.677.317.806,44 207.620.227.921,00

Total Pendapatan 759.556.792.121,00 815.735.588.617,00 992.004.741.739,44 1.133.101.835.936,00

Gambar 37 Perkembangan PAD Kabupaten Lombok Timur

Terhadap Total Pendapatan, berdasarkan data diatas menunjukkan bahwa meskipun terjadi peningkatan PAD setiap tahunnya namun trend perbandingan perkembangan PAD terhadap perkembangan Total Pendapatannya secara umum menunjukkan angka penurunan dari 5,53% pada tahun 2008 menjadi 4,63% pada tahun 2010. Hal tersebut disebabkan karena kenaikan jumlah PAD setiap tahunnya tidak sebanding dengan besarnya tambahan Total Pendapatan setiap tahunnya.

Tabel 34 Perkembangan PAD Terhadap Total Pendapatan

Sumber: diolah dari data DPPKA Kab. Lombok Timur (2011)

Komponen PAD Kabupaten Lombok Timur meliputi: Pendapatan Pajak Daerah, Pendapatan Retribusi Daerah, Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah. Besaran masing-masing komponen PAD beserta trendnya dapat dilihat pada tabel dan gambar dibawah.

Uraian 2008 (%) 2009 (%) 2010 (%) 2011 (%)

Pekembangan PAD dibandingkan dengan

Tabel 35 Perkembangan Masing-masing Komponen PAD

Sumber: DPPKA Kab. Lombok Timur (2011)

Gambar 38 Perkembangan Masing-masing Komponen PAD

Komponen Pendapatan lainnya adalah Dana Perimbangan yang terdiri dari Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus. Komponen terbesar dari ketiga Dana Perimbangan tersebut didominasi oleh Dana Alokasi Umum (DAU) dengan jumlah dana sebesar Rp. 584.249.610.000,- pada tahun 2008 dan meningkat menjadi Rp. 697.489.073.000,- pada tahun 2011.

Tabel 36 Perkembangan Dana Perimbangan

PENDAPATAN ASLI DAERAH 2008 2009 2010 2011

Pendapatan Pajak Daerah 5,545,000,000.00 5,545,000,000.00 6,297,729,873 6,477,500,000.00 Pendapatan Retribusi Daerah 19,499,375,185.00 21,402,475,185.00 20,566,362,185 27,751,305,723.00 Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan

Daerah yang Dipisahkan 5,141,500,000.00 7,213,460,000.00 8,271,990,282 12,033,576,611.00 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah 11,830,670,790.00 9,855,610,790.00 8,738,642,290 6,193,844,457.00

Jumlah Pendapatan Asli Daerah 42,016,545,975.00 44,016,545,975.00 43,874,724,630.00 52,456,226,791.00

Dana Perimbangan 2008 2009 2010 2011

Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak 39,091,665,972.00 41,140,358,142.00 105,516,829,303.00 106,184,708,224.00

Dana Alokasi Umum 584,249,610,000.00 627,038,350,000.00 619,205,970,000.00 697,489,073,000.00

Dana Alokasi Khusus 68,542,000,000.00 62,836,000,000.00 71,729,900,000.00 69,351,600,000.00

Jumlah Dana Perimbangan 691,883,275,972.00 731,014,708,142.00 796,452,699,303.00 873,025,381,224.00

3.7.3. Trend Kinerja Belanja Kabupaten Lombok Timur

Realisasi belanja (APBD) kabupaten Lombok Timur menunjukkan

trend meningkat setiap tahunnya dari Rp. 781.307.223.222,- pada tahun

2008 menjadi Rp. 1.205.590.787.697,- pada tahun 2011. Hal ini dapat diamati pada setiap komponen belanjanya, berupa: Belanja Langsung, Belanja Tidak Langsung dan Pengelaran Pembiayaan yang besarnya secara umum meningkat setiap tahunnya. Detail mengenai masing-masing komponen belanja tersebut dapat dilihat pada tabel di halaman lampiran.

Gambar 41 Perkembangan APBD Tahun 2008-2011

Gambar 42 Jenis Belanja APBD Tahun 2008-2011

Belanja Langsung ini mencakup: Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa, dan Belanja Modal. Perkembangan masing-masing komponen belanja langsung dapat dilihat pada tabel dibawah. Komponen belanja tersebut direalisasikan oleh masing-masing SKPD sesuai dengan Tupoksi nya masing-masing.

Tabel 38 Perkembangan komponen Belanja Langsung

Salah satu contoh realisasi belanja oleh SKPD tersebut dapat dilihat pada belanja pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk keperluan Sanitasi. Dalam hal ini SKPD yang terlibat antara lain; Dinas Kesehatan, Dinas PU (Cipta Karya), Dinas Kebersihan dan Tata Kota, BLHPM, BPMPD, Bappeda Kabupaten Lombok Timur serta PNPM Mandiri yang koordinasinya ada pada SKPD terkait.

Realisasi anggaran sanitasi di Kabupaten Lombok Timur secara umum menunjukkan perkembangan setiap tahunnya dari Rp. 4.706.464.800,- pada tahun 2008 menjadi Rp. 13.125.784.300,- pada

Belanja Langsung 2008 2009 2010 2011

Belanja pegawai 29,927,295,288.00 25,204,768,145.00 20,306,018,300.00 19,164,408,100.00 Belanja barang dan jasa 87,241,328,400.00 123,124,835,143.00 124,278,265,330.20 195,924,998,162.00 Belanja modal 153,134,292,137.00 108,427,293,697.00 155,514,862,840.00 230,242,145,623.00

tahun 2011. Namun pada tahun 2010 – 2011 terjadi penurunan anggaran dari Rp. 17.324.473.350,- menjadi Rp. 13.125.784.300,-. Hal ini disebabkan karena terjadi penurunan signifikan anggaran SKPD terkait khususnya dari Kantor Kebersihan dan Tata Kota pada tahun Anggaran tersebut. Detail perkembangan anggaran sanitasi per SKPD dapat dilihat pada tabel dibawah.

Tabel 39 Realisasi Anggaran Sanitasi per SKPD Tahun 2008-2011

Sumber: diolah dari DPA masing-masing SKPD (2011)

Gambar 43 Anggaran Sanitasi Tahun 2008-2011

3.7.3.1. Realisasi Belanja Sanitasi per SKPD

Realisasi anggaran per SKPD sebagaimana terlihat pada tabel 39 memperlihatkan, secara umum perkembangan anggaran sanitasi dari SKPD terkait menunjukkan perkembangan anggaran yang relatif konstan seperti terlihat pada BLHPM, BPMPD, BAPPEDA, Dinas Kesehatan dan

2008 2009 2010 2011 Grand Total

BAPPEDA 148.000.000 148.997.500 40.000.000 150.000.000 486.997.500 BLHPM 450.860.000 385.000.000 430.270.000 399.770.000 1.665.900.000 BPMPD 391.580.400 488.152.700 1.577.741.100 1.339.706.000 3.797.180.200 Dinas Kebersihan dan Tata Kota 13.261.882.750 5.397.082.750 18.658.965.500 Dinas Kesehatan 87.520.000 261.102.500 327.853.500 107.000.000 783.476.000 Dinas PU (Cipta Karya) 3.308.524.000 6.111.900.000 1.521.541.000 4.976.160.000 15.918.125.000 PNPM Mandiri 319.980.400 1.212.026.700 165.185.000 756.065.550 2.453.257.650

Grand Total 4.706.464.800 8.607.179.400 17.324.473.350 13.125.784.300 43.763.901.850 Tahun

PNPM Mandiri Kabupaten Lombok Timur. Sebaliknya, perkembangan anggaran sanitasi yang menunjukkan perkembangan signifikan dapat diamati pada 2 SKPD yaitu: Dinas PU (Cipta Karya) dan Kantor Kebersihan dan Tata Kota Kabupaten Lombok Timur.

Perkembangan signifikan anggaran 2 SKPD tersebut terjadi pada tahun anggaran 2009-2011 disebabkan karena: Pada SKPD Kantor Kebersihan dan Tata Kota terdapat alokasi anggaran dari Pemerintah Pusat (APBN) untuk program peningkatan pengelolaan TPA Ijobalit, serta program Operasional Peralatan pengangkut sampah kepada Pemerintah Kabupaten melalui SKPD tersebut. Sementara untuk Dinas PU (Cipta Karya) fluktuasi anggaran karena adanya DAK dan sharing dana DAK melalui APBD II untuk program kegiatan sanitasi yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Detail perkembangan anggaran masing-masing SKPD dari tahun 2008 hingga 2010 dapat dilihat pada gambar/grafik berikut.

Gambar 44 Anggaran Sanitasi per SKPD Tahun 2008-2011

3.7.3.2. Realisasi Belanja Per Sumber Anggaran

Anggaran sanitasi Kabupaten Lombok Timur berdasarkan sumber anggarannya dapat dikelompokkan menjadi: Anggaran yang bersumber dari Pemerintah Pusat (APBN, DAK, Hibah), Pemerintah Daerah (APBD II), Badan Usaha (swasta), dan Masyarakat (swadaya). Porsi terbesar dari sumber anggaran sanitasi tersebut didominasi oleh pos anggaran yang bersumber dari APBD II (APBD Kabupaten) dari Rp.

3.978.984.000,- pada tahun 2008 menjadi Rp. 10. 398.982.750,- pada tahun 2011. Kemudian diikuti oleh Anggran yang bersumber dari Hibah, DAK maupun APBN. Detail dapat diamati pada tabel dan gambar dibawah.

Tabel 40 Relaisasi Anggaran Sanitasi per Sumber Dana

Sumber: diolah dari DPA masing-masing SKPD

Gambar 45 Anggaran Sanitasi per Sumber Anggaran

Sementara secara persentase anggaran, berdasarkan sumber anggaran sanitasi di kabupaten Lombok Timur dapat dilihat pada tabel dan gambar berikut.

Tabel 41 Persentase Anggaran Sanitasi per Sumber Anggaran

2008 2009 2010 2011 APBD II 3.978.984.000 932.833.000 5.980.572.250 10.398.982.750 21.291.372.000 APBN 407.500.400 763.812.000 10.147.315.000 415.379.000 11.734.006.400 DAK 6.051.900.000 6.051.900.000 Hibah PNPM-MP 319.980.400 488.152.700 1.132.741.100 1.339.706.000 3.280.580.200 Swadaya 370.481.700 63.845.000 221.716.550 656.043.250 Swasta 750.000.000 750.000.000 Grand Total 4.706.464.800 8.607.179.400 17.324.473.350 13.125.784.300 43.763.901.850

Sumber Anggaran (RP) Tahun Grand Total

Sumber Anggaran 2008 2009 2010 2011 APBD II 84,54% 10,84% 34,52% 79,23% APBN 8,66% 8,87% 58,57% 3,16% DAK 0,00% 70,31% 0,00% 0,00% Hibah PNPM-MP 6,80% 5,67% 6,54% 10,21% Swadaya 0,00% 4,30% 0,37% 1,69% Swasta 0,00% 0,00% 0,00% 5,71% Grand Total 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%

Gambar 46 Persentase Anggaran Sanitasi per Sumber Anggaran

3.7.3.3. Anggaran Santasi Perkapita

Anggaran santasi perkapita mencerminkan besaran anggaran sanitasi (Rupiah) untuk setiap penduduk (Jiwa) pada tahun anggaran berlangsung. Berdasarkan data tersebut, anggaran sanitasi pada tahun 2008 sebesar Rp. 4.706.464.800,- dengan jumlah penduduk sebanyak 1.081.630 jiwa sehingga anggaran sanitasi perkapita pada tahun tersebut sebesar Rp. 4.351,-. Anggaran perkapita ini secara umum terus mengalami peningkatan setiap tahunnnya hingga menjadi Rp. 11.734,- pada tahun 2011. Detail dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 42 Anggaran Sanitasi Perkapita dari Tahun 2008-2011

Sumber: diolah dari realisasi anggaran per SKPD pada DPPKA Kab. Lombok Timur (2011)

Dalam dokumen BUKU PUTIH SANITASI KABUPATEN LOMBOK TIMUR (Halaman 133-143)