BAB V PENUTUP
B. Saran
SMAN 1 Bangkinang Kota perlu mengembangkan tata tertib sekolah serta menumbuhkan kerjasama yang baik dengan seluruh warga sekolah.
Apabila disiplin di sekolah dikembangkan secara terus menerus dan diterapkan dengan baik, konsisten, maupun konsekuen akan berdampak positif bagi siswa.
Dengan diterapkannya kedisiplinan, proses belajar siswa akan tertolong secara konkret dengan praktik hidup di sekolah tentang hal- hal yang positif yaitu melakukan hal- hal yang benar dan menjauhi hal- hal yang negatif.
Dengan demikian tata tertib sangat erat hubungannya dengan kedisiplinan, karena disiplin akan meningkat apabila tata tertib yang telah diterapkan berjalan dengan baik. Semakin baik tata tertib di sekolah maka akan semakin baik pula kedisiplinan siswa disekolah, terutama kedisiplinan dalam belajar.
DAFTAR PUSTAKA
Abdul Haris, Asep Jihad. 2012. Evaluasi Pembelajaran, Yogyakarta: Multi Presindo.
Aceng Lukmanul Hakim. Jurnal pendidikan dan kebudayaan. Pengaruh pendidikan anak terhadap prestasi belajar siswa kelas 1 sekolah dasar di kabupaten kota tangerang. Vol. 17. Nomor 1, Januari 2011. Diakses pada tanggal 22 Januari 2020, pukul 09.00.
Agustina, Nora. 2018. Perkembangan Peserta Didik, Yogyakarta: Deepublish Publisher.
Al-rasyidin dan Wahyuddin Nur Nasution. 2016. Teori Belajar dan Pembelajaran.
Medan: Perdanau Publishing.
Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta, 2005.
Ayatullah. 2020. Pendidikan Kedisiplinan Siswa Madrasah Aliah. Pandawa:
Jurnal Pendidikan dan Dakwah, Vol 2, No 2, Mei 2020, 218.
Chandra Wijaya, Mohammad Rifa’i. 2016. Dasar-Dasar Manajemen (Mengoptimalkan pengelolaan organisasi secara efektif dan efisien,.
Medan: Perdana Publishin.
Colvin, G. 2008. 7 Steps Of Devoloping A Proactive Schoolwide Disipline Plans.
Jakarta: PT Indeks.
Cucun Sunaengsih dkk. 2017. Buku Ajar Pengelolaan Pendidikan. Sumedang: UPI Sumedang Press.
Departemen pendidikan. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi ke 3, Cet- 4, Jakarta: Balai Pustaka.
Djali. 2013. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Engkoswara dan Aan Komariah. 2012. Administrasi Pendidikan. Bandung:
Alfabeta.
Fahmi,2020 , Manajemen Pendidikan Islam, Bekasi: Cv Nurani
Gunawan, Heri. 2012. Pendidikan Karakter Konsep dan Implementasi. Bandung:
CV Alfabeta.
Handayani. 2022. Manajemen Peserta Didik dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMAN 1 Pringgabaya. Jurnal manajemen dan badaya STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang, Vol 2, No 2, 2022, 20.
H. Soeharni Koswara, Ade Yeti Nuryantini. 2004. Manajemen Lembaga Pendidikan. Bandung: Patragading.
Haris Abdul, Asep Jihad. 2013. Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Multi Pressindo.
Handayani, Manajemen Peserta Didik dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMAN 1 Pringgabaya, Jurnal manajemen dan badaya STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang, Vol 2, No 2, 2022. h. 20
http:Wikipedia.org. Disiplin. diakses 18 Oktober 2014 jam 13:20
Imron, Ali. 2015 Manajemen Peserta Didik Berbasis Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Khalik & Musyaffa, 2020, Manajemen Pendidikan Islam Kontenporer, Bandung:
Cv Oman Publishing,
Juheti Yusuf & Yetri. 2019. Himmah Spritual Sebgai Alternatif Penegakan Disiplin dalam Program Manajemen Peserta Didik. Lampung: Cv. Gre Publishing.
Matthew B. Miles dan A. Micheal Huberman. 2009. Analisis Data Kualitatif, Jakarta: UI Press.
Martono, P. M. 2014. Martono, Pendidikan Michel Foucoult Pengetahuan, Kekuasaan, Disiplin Hukuman, dan Seksualitas. (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2014), h. 20. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Moleong, l.exy J. 2020. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosda Karya.
Muhammad Kristiawan, dkk. 2017. Manajemen Pendidikan. Yogyakarta:
Deepublish Publisher.
Muhammad Rifa’I. 2018. Manajemen Peserta Didik (Pengelolaan Peserta Didik untuk Efektivitas Pembelajaran). Medan : CV. Widya Puspita.
Mulyasa, E. 2013. Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Mustari. 2014. Manajemen Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo.
Najmuddin, dkk, Program Kedisiplinan Siswa di Lingkungan Sekolah, Studi Kasus di Dayah Terpadu ( Boarding School) SMA Babul Magfirah Aceh Besar, Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 08, No. 02, Agustus 2019, h. 187
Purwanto, Ngalim. Psikologi Pendidikan. Bandung: Rosdakarya.
Ratnawati, Mila. Hubungan antara Persepsi Anak terhadap Suasana Keluarga, Citra Diri, dan Motif Berprestasi dengan Prestasi Belajar pada Siswa Kelas V SD Ta’miriyah Surabaya, Jurnal Anima, Vol. XI, No. 42, 1996.
Ridho Fajar, dkk, Pembentukan Sikap Disiplin Siswa Pada Sekolah Berbasis Asrama, Jurnal Pendidikan, Sosial dan Agama, Vol. 13, No. 2, 2021, h. 312 Rudianto, dkk, Implememntasi Penegakan Disiplin Dalam Proses Pembelajaran
Sosiologi di Kelas XI IPS 2 SMAK Abdiwacana Pontianak, Jurnal Pendidikan, 2018, h. 2
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta
Suranto dkk, 2019. Inovasi Manajemen Pendidikan di Sekolah Kiat Jitu Mewujudkan Sekolah Nyaman Belajar. Surakarta: CV Oase Group.
Sutisna, O. 1987. Administrasi Pendidikan Dasar Teoritis Untuk Praktek Profesional,. Bandung: Angkasa.
Syafaruddin. 2005. Manajemen Lembaga Pendidikan Islam. Jakarta: PT Ciputat Press.
Usman, Husnaini. 2011. Manajemen: Teori, praktik, dan Riset Pendidikan. Jakarta:
Bumi Aksara.
Wawancara dengan waka kesiswaan di sekolah SMA Negeri 1 Bangkinang Kota yaitu Bapak Amir, pada tanggal 28 Maret 2022
Widiastuti, Hendany Putri. 2017. Implementasi Manajemen Peserta Didik Pendidikan Inklusi: studi kasus di Madrasah Ibtidaiyah Babussalam Surabaya, UIN Sunan Ampel Surabaya diakses pada tanggal 1 maret 2020 pukul 15.00.
Zaenal Arifin. 2009. Evaluasi Pembelajaran. Jakarta: Dirjen Pendidikan Islam
LAMPIRAN Lampiran 1
Pedoman Observasi Hari/Tanggal : Senin/ 28 Maret 2022
Pukul : 09:00 WIB
Tempat : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota
No Hal yang diamati Skor
1 2 3 4
1 Tersedianya tata tertib sekolah
2
Pelaksanaan tata tertib sekolah
a. Kedisiplinan masuk peserta didik di Sekolah b. Kedisiplinan memakai seragam Sekolah peserta
didik di Sekolah
c. Kedisiplinan mengikuti pelajaran peserta didik
di kelas
d. Kedisiplinan peserta didik dalam menjaga
kebersihan di Sekolah
e. Peserta didik sopan terhadap guru
f. Peserta didik tidak meninggalkan kelas saat
pergantian jam pelajaran
g. Kedisiplinan peserta didik masuk ke kelas tepat
waktu
h. Peserta didik menaati aturan yang ada di
Sekolah
i. Peserta didik memperhatikan guru pada waktu
kegiatan belajar mengajar
j. Peserta didik menyelesaikan tugas sesuai
dengan waktunya
g. Peserta didik pulang sesuai dengan waktu yang
telah ditentukan
3
Pengawasan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan terhadap penegakan disiplin peserta didik
Keterangan : 4 = Sangat Baik 3 = Baik
2 = Tidak Baik
1 = Sangat Tidak Baik
Traskip Wawancara Lampiran 2
Informan: Waka Kesiswaan
Nama Informan : Ade Novitri M. Pd Jabatan : Waka Kesiswaan
Hari/Tanggal : Senin, 28 November 2022 Waktu : 08:30
Tempat : SMAN 1 BANGKINANG KOTA
Pertanyaan
No Pertanyaan Jawaban
1. Apa pandangan bapak/ibu terkait implementasi manajemen peserta didik dalam penegakan disiplin peserta didik?
Menurut pangdangan saya, Implementasi
manajemen peserta didik dalam penegakan disiplin ini sangat berhubungan dan ada keterikatan dengan dimana peserta didik telah terkondisikan yang sudah teratur mengenai cara pandang, pandai mengatur waktu, pandai melakukan hal hal yang berbentuk disiplin ini berarrti peserta didik untuk kedepan terarah, jadi mereka tidak merasa canggung lagi kalau mereka tamat dari SMAN 1 Bangkinang Kota ini
2. Bagaimana perencanaan manajemen peserta didik dalam penegakan disiplin peserta didik didik di SMAN 1 Bangkinang Kota?
Mengenai perencanaan penegakan disiplin di sekolah ini, yaitu yang pertama membuat aturan-aturan atau kesepakatan yang mereka tanda tangani dan mereka jalankan selama berada di SMAN 1 Bangkinang Kota ini, kemudian setiap pernyataan tersebut mereka lakukan tidak boleh di langgar kemudian harus di tegakan selama mereka berada di sekolah ini
3. Apa saja faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan manajemen peserta didik di SMAN 1 Bangkinang Kota?
Factor penghambat dalam implementasi manajemen peserta didiknya terutama pada bagian perencanaan.
Perencanaan ini sebagai pondasi dalam proses manajemen peserta didik, ketika rencana sudah ditetapkan, terkhusus dalam bidang penegakan disiplin, perencanaan ini sudah dibilang baik dan memiliki tujuan yang baik.
Kemudian dalam pembagian tugas untuk wali kelas dan guru mata pelajaran sudah menerapkannya dengan baik manajemen peserta didik ini terkhusus dalam bidang penegakan disiplin. Akan tetapi dari siswa sendiri memiliki karakter yang berbeda, dan
karakter yang berbeda-beda ini menjadi
penghambat dalam pelaksanaan kedisiplinan siswa, ada beberapa peserta didik yang masih melanggar aturan sekolah seperti dating terlambat, pada saat pembelajaran ada yang pergi ke kantin, tidur di kelas pada saat pembelajaran, rambut panjang, pakai sandal, dll
Untuk factor pendukung, di sekolah sudah ada yang Namanya tim disiplin atau guru piket, guru piket ini bertugas menyambut kedatangan peserta didik dan memberikan teguran atau punishment untuk peserta didik yang telat dating ke sekolah, punishment ini seperti nama yang telat dicatat dan diberikan hukuman seperti mengutip sampah. Kemudia guru piket juga bertugas patrol setiap 2 jam untuk berkeliling memantau peserta didik yang pergi ke kantin pada saat pembelajaran.
4 Apa saja faktor penghambat dan pendukung dalam penegakan disiplin peserta didik di SMAN 1 Bangkinang Kota
Untuk faktor penghambat dalam penegakan disiplin ini yang pertama yaitu masik ada peserta didik itu yang kurang perduli yang kurang ingin melakukan aturan-aturan tersebut di karnakan mukin mereka beralasan misalnya menganai keterlambatan telat bangun, tapi kalau sudah sampai 3 kali terlambat itu sudah ada konsenkuensinya ntah nanti di panggil orang tuanya atau di buat skors atau kesepakantan gimana nanti kedepannya agar dosiplin itu selalu mereka jalankan dengan baik.
Kalau faktor pendukung, disini sudah ada tim yang di tunjuk agar disiplin itu berjalan dengan lancar dan tim ini akan selelu memantau keadaan, atau bagaimana mereka apakah selalu melanggar aturan itu akan direkap setiap bulannya
5. Bagaimana cara yang dilakukan untuk mengatasi atau
meminimalisir masalah yang muncul dalam melaksanakan manajemen peserta didik?
Nah sekarang ada bentuk kesepekatan namanya, kesepakatan antar petugasbpiket atau tim
penumbuhan budi pekerti sama dengan peserta didik, untuk membuat peserta didik ini jerah agar kedepannya mereka tidak melakukan lagi
pelangaran-prlanggaran itu
6. Bagaimana bentuk disiplin belajar dan sikap yang di terapkan kepada peserta didik?
Dalam hal disiplin belajar disini peserta didik akan membiasakan kebiasaan masuk tepat waktu, 15 menit mungkin melakukan mrngaji bersama kemudian baru belajar sesuai dengan jadwalnya, guru-guru jugak turut andil dalam mendisiplinkan peserta didik ini agar terarah
7. Bagaimana bentuk disiplin waktu yang diterapkan kepada peserta didik?
Dalam mrndisiplinkan waktu peserta didik itu sudah di buat jadwal, jam 7 kurang mereka sudah berada di lingkungan sekolah jam 7 bel berbunyi mereka mrlakukan kegiatan-ketiatan yang 15enit ada Kegiatan Kerohanian kemudian ada kegiatan upacara ha itu bentuk pembiasaan bagi mereka untuk selalu tepat waktu
8. Bagaimana controlling (pengawasan) bapak/ibu dalam penegakan disiplin peserta didik?
Saya bekerja sama dengan tim, ada tim piket harian kemudian ada tim pemnumbuhan budi pekerti melalui laporan atau catatan berbentuk rekap dalam 1 kali sebulan akan saya mintak yang terlambat berapa persen dan melakukan pelanggaran-pelanggran lain berapa persen, nanti belerja sama dengan wali murid dalam penegakan disiplin ini
9. Apa saja kebijakan-kebijakan yang bapak/ibu lakukan dalam
implementasi manajemen peserta didik dalam penegakan disiplin peserta didik?
Untuk kebijakan-kebijakan tentunya ada kerja sama antara orang tua murid dengan pihak sekola, kemudian melalui kepala sekolah jugak ada beberapa kebijakan yang nantinya menjadi tolak ukur, yang menjadikan pesertadidik ini jera untuk kedepannya tidak berbuat lagi
10. Apa upaya bapak dalam implementasi manajemen peserta didik dalam penegakan disiplin peserta didik supaya peserta didik tidak mengulangi
kesalahan secara berulang-ulang?
Uapaya saya dan tim sekolah atau tim penumbuhan budi pekerti sama-sama ingin peserta didiknya mengikuti aturan, kemudian upaya yang dilakukan mungkin kita absen setiap kali melakukan
kegiatan, itu merupakan upaya, ada rekapannya, krmufian kegiayan di dalam atau di luar memiliki absen tentu ini ada hubungannya dengan kehadiran dalam setiap kegiatan
11 Bagaimana pendapat bapak/ibu terhadap perkembangan
implementasi manajemen peserta didik dalam penegakan disiplin peserta didik?
Menurut saya perkembangan implementasi ini ada pembaharuan untuk mengatur bagaimana siswa tersebut bisa menjalankan setiap aturan yang ada di sekolah ini, dan ini pun untuk kenyamanan,
ketenangan agar peserta didik ini belajar dangan tidak ada hambatan-hambatan
Informan: Kepala Sekolah
Nama Informan : M. Hendra Yunal, S. Pd. I, M. Si Jabatan : Kepala Sekolah
Hari/Tanggal : Senin, 20 Oktober 2022 Waktu : 11;00
Tempat : SMAN 1 BANGKINANG KOTA Pertanyaan
No Pertanyaan Jawaban
1. Menurut Bapak/Ibu bagaimana tata tertib di sekolah ini?
Tata tertip di sekolah kita ini mungkin sama dengan sekolah yang lainnya yang tertuang dalam buku tata tertip di siplin siswa di situ telah mengatur
seluruhnya mengenai kegiatan siswa dari sejak fia datang ke sekolah ini jam 7 pagi sampai dia pulang sekolah, baik itu terkait waktu kehadirannya jam jam pelajarannya kemudian termasuk juga seragam yang di pakai dan aturan aturan lainnya yang terkait dengan disiplin siswa semuanya telah di muat fi dalam biku tata tertip disiplin siswa tersebut. Dan yangbkita perhatikan alhamdulillah sejauh ini berjalan dengan baik
2. Bagaimana upaya manajemen peserta didik dalam menerapkan disiplin kepada peserta didik?
Oleh kita selaku pihak sekolah kita ada tim, yaitu yang bisa di kenal dengan tim penumbuhan budi pekerti, selanjutnya juga ada petugas piket, ha ini berkolaborasi dengan tim penumbuhan budi pekerti dengan petugas piket untuk penegakan disiplin di sekolah ini, di samping tentunya bapak ibuk wali kelas dan guru mapel lainya, itu sudah pasti. Nanti secara berkala ada jadwal jadwal yang di buay oleh tim ini dalam penegakan fi siplin misalnya
melaksanakan razia apakah sekali 2 minggu atau bahkan sekali seminggu, razia hp, razia seragam sekolah dan hal hal lain yang tetkalit dengan disiplin tentunya. Kemudian yang rutin penegakan disiplin ini adalah ketika menertipkan anak untuk
pelaksanaan upacara senin pagi kemudian pelaksanaan ceramah pagi kamis kemudian pelaksanaan shalat djuhur dan ashar berjamaah.
Aryinya dari pihak sekolah sudah membuat tim ya penumbuhan budi pekerti beserta jadwal jadwal untuk melaksanakan penegakan di siplin ini
3. Apa kendala yang Bapak/ibu temui dalam penegakan disiplin peserta didik?
Pertama mungkin yang kita perhatikan ya, sebagian siswa ni ada yang kurang sadar bahwa apa yang dia lakukan itu adalah pelanggaran disiplin, seperti keluar kelas saat pembelajaran berlangsung pergi ke kantin misalnya, padahal kita ada jam istirahat, atau dalam hal memakai seragam sekolah kadang siswa ni bajunya keluar dan tidak rapih. Ketida petugas menegurnya alasannya bajunya sudah kekecilan atau tidak bawa ikat pinggang dan lain sebagainya.
Makanya harus ada kesadaran dari siswa itu sendiri.
Bahwa sanya aturan sudah dibuat maka mereka harus mengikuti aturan tersebut. Kemudian yang ke dua dari gurunya menemukan kesepakatan jadwal untuk melakukan razia ini kadang terkesan hanya beberapa orang guru saja yang menertibkan siswa ini padahal ini tanggung jawab kita semuanya, tapi terkesan hanya kesiswaan kemudian pembina osis saja. 2 hal itu dari siswa dan dari guru
4. Bagaimana Bapak/Ibu mengatasi kendala tersebut?
Yang pertama kalau dari siswanya ya tentu senantiasa kita ingatkan kita edukasi dan kita sampaikan pada saat amanah upacara atau di sela sela kegiatan ceramah pagi kamis, selalu kita ingatkan kepada siswa untuk menegakan disiplin, semua sudah jelas aturan apa saja dan tentunya hal yang positif ya.
Kemudian bagi guru yang notabenenya di gugu dan di tiru tentu secara berkala kita mengadakan rapat rapat dan menyampaikan jugak permasalahan ini yang termasuk rapat guru di awal bulan kita sampaikan pentingnya kita sebagai bapak ibu guru untuk mendorong siswa kita berprilaku disiplin
5. Apakah kedisiplinan di sekolah ini sudah
diterapkan dengan baik?
Untuk sebagian sudah di laksanakan dengan baik ya, tapi di sisi lain masik ada yang belum, semisal siswa kita mengikuti pembelajaran di kelas sesuai dengan jadwal yang di buat untuk mereka ikuti seperti upacara pagi senin, ceramah pagi kamis serta shalat berjamaah, tetapi ada individu individu yang mrnjalankannya dengan baik, kalau pun ada
misalkan mereka terlambat. Kalau di tanya persentase ya belum 100% lah mereka mrlaksanakannya
6. Pelanggaran apa saja yang sering dilakukan oleh peserta didik terkait penegakan disiplin peserta didik?
Seperti yang sudah bapak singgung tadi, pertama terlambat masuk kelas, yang ke dua bajunya sering keluar, kemudian yang ke tiga pergi ke kantin saat sedang jam pelajaran, yang ke empat berada di luar kelas atau bolos
7. Bagaimana bentuk hukuman yang diterapkan di sekolah dalam upaya penegakan disiplin peserta didik?
Bagi kita memang sudah ada aturannya ya jangan sampai bersentuhan drngan fisiknya, tentunya dengan hal hal yang mendidik jugak, contohnya jika mereka terlambat saat upacara maka kita akan kumpulkan dan menuruh mereka mengadakan upacara susulan dengan mempraktekan upacara saat itu jugak, kemudian jika di poin poin tertentu maka kita akan panggil orang tua jika anak anak ini sudah sampai poin 300 maka kita akan panggil orang tua dan menasehati juga anak itu supaya mereka berubah
8.
Strategi apa yang di upayakan dalam upaya penegakan disiplin peserta didik?
Mengenai strategi ini yang paling utama itu
memeng kerja sama atau kolaborasi antara tim budi pekerti dan waka kesiswaan, serta seluruh wali kelas dan pada intinya para guru serta tenaga TU
merupakan petugas di sekolah ini. Jadi kita bersama bahu membahu untuk menegakan disiplin.
9. Menurut bapak apakah budaya disiplin yang diterapkan di sekolah ini sudah efektif? Mengapa?
Untuk budaya disiplin kalau kita pantau secara umum ya terus menerus hanya beberapa oknum ya yang masih abai
10. Bagaimana gambaran kedisiplinan siswa di kelas-kelas pada saat pembelajaran
Ini yang lebih tau para wali kelas ya atau guru guru mapel tapi informasi yang kita dapat dari guru mapel, kadang ada sebagian siswa yang masuk kelas belajr tapi tidur gitu ya ada juga yang saat jam belajar malah keluar dan tidak masuk lagi
Informan: Guru
Nama Informan : Yori Mahera AR, S.Pd, Hari/Tanggal : Rabu, 16 November 2022 Waktu : 11; 00
Tempat : SMAN 1 BANGKINANG KOTA Pertanyaan
No Pertanyaan Jawaban
1. Bagaimana system pembelajaran yang anda lakukan di kelas? Apakah anda mengajar sudah sesuai standar yang di tetapkan oleh pemerintah?
Kalau sistem pembelajaran, yang jelas di kelas mengikuti pemerintah, seperti kurikulum k 13 saat ini, khususnya untuk kepas 11 dan kelas 12, ibuk kan ngajar di kelas 11 jadi masik menggunakan kurikulum k 13, mengunakan rpp ada indikatornya yang harus di penuhi oleh peserta didik
2. Bagaimana pendekatan dan metode pembelajaran yang anda gunakan dalam pembelajaran di kelas?
Kalau metode pembelajaran didalam kelas ibu lebih mengunakan metode diskusi agar anak tu bisa berdiskusi dengan temannya, jadi setiap anggota kelompok saat persentasi baru ibuk bagi tugasnya misalnya yang a bagian moderator bagian b memberi materi yang c sekertaris, nanti seperti itu lah agar ada kolaborasi dalam Grub tersebut
3. Apakah dengan pendekatan dan metode yang anda gunakan mendapat respon positif dari siswa?
Alhamdulillah sejauh ini mereka memberikan respon positif, mereka senang belajar dan berbagi dengan kelompok yang lainnya
4. Bagaimana cara anda untuk mengembalikkan semangat belajar siswa ketika ada siswa yang memberikan respon negative terhadap
pembelajaran?
Kalu itus ejauh ini ibuk mengunakan metode kuis saat anak anak sudah mulai lelah dengan pembelajarannya jadi ibuk memberikan mereka kuis, jadi kuis itu saat mereka ulangan nanti nilainya ibu plus kan 10 jadi anak itu bersemangat mengikuti kuis itu, karna saat ulangan mereka mendapat nilai tambahan
5. Apakah anda selalu
mengawasi dan mengontrol kedisiplinan siswa terutama dalam hal disiplin waktu?
Ya, saya selalu mengawasi anak dalam hal disiplin waktu, saat mereka pergantian jam istirahat saya memberi waktu 5 menit untuk anak berada di luar, lewat 5 menit saya tidak memberikan anak itu untuk masuk ke dalam kelas lagi
6. Bagaimana cara anda mengawasi dan mengontrol kedisiplinan siswa dalam hal disiplin waktu?
Caranya sebelum pertemuan pertama, sebelum melakukan pembelajaran saya sudah membuat perjanjian atau kontrak belajar dengan anak jadi di situ ada perjanjian terlambat 5 menit setelah lonceng berbunyi mereka sudah tidak boleh masuk dan itu di setujui oleh semua murid, karna itu kontrak belajar dengan saya 7. Apa yang anda lakukan jika
siswa anda tidak disiplin waktu?
Jika mereka melakukan itu mereka harus menyelesaikan tugas yang saya berikan
8. Apakah sekolah memiliki aturan dalam hal
melaksanakan shalat di sekolah?
Ya jelas, memang ada aturan terutama itu shalat djuhur di sekolah
9. Bagaimana jika siswa anda tidak menaati aturan dalam melaksanakan shalat di sekolah?
Itu ada poinnya yang di buat oleh sekolah, 100 poin jika anak tidak shalat, jadi jika sudah melewati poin yang di tentukan, jika sudah 2 atau 3 kali tidak melakukan shalat maka orang tua di panggil ke sekolah untuk membicarakan hal ini
10. Bagaimana anda menanamkan kedisiplinan siswa dalam bersikap?
Caranya kan di sekolah sudah di buat peraturan ni, peraturan yang harus di taati siswa, saat siswa mau masuk ke sekolah ini sudah ada perjanjian siswa harus mengikuti peraturan yang ada di sekolah ini, jika anak melanggar kami para guru akan menegurnya.
Jika tidak bisa di tegur lagi kami pangil orang tuanya untuk sama sama membina siswa yang bermasalah