“MENOLAK PERMOHONAN PEMOHON UNTUK SELURUHNYA ATAU SETIDAK-TIDAKNYA DINYATAKAN TIDAK DAPAT DITERIMA“
II. DALAM POKOK PERMOHONAN
1. Tentang Tuduhan Adanya Keterlibatan Walikota Padangsidimpuan Beserta Jajarannya Mulai Dari Asisten, Camat, Lurah/Kepala Desa
1.1. Tuduhan Adanya Keterlibatan Walikota Padangsidimpuan Drs. Zulkarnain Nasution
- Bahwa dalil Pemohon pada halama 9 poin 5.3, halaman 10 poin 5.4. pada pokoknya menyebutkan mengenai tuduhan keterlibatan Walikota Padangsidimpuan Drs. Zulkarnain Nasution untuk memenangkan Pihak Terkait dalam Pemilukada Kota Padangsidimpuan Tahun 2012 dengan mengkait-kaitkan sebab adanya faktor hubungan keluarga antara Walikota Padangsdimpuan Drs. Zulkarnain Nasution dengan Pihak Terkait;
- Bahwa Pihak Terkait menegaskan, adanya hubungan keluarga antara Pihak Terkait dengan Walikota Padangsidimpuan Drs. Zulkarnain Nasution sama sekali tidak ada kolerasinya dengan kemenangan/terpilihnya Pihak Terkait dalam Pemilukada Padangsidimpuan Tahun 2012. Dalil Permohonan yang menghubung-hubungkan keberadaan Pihak Terkait dengan soal hubungan keluarga/adat Tapanuli Selatan dengan Walikota Padangsidimpuan Drs. Zulkarnain Nasution adalah dalil yang keliru dan salah tafsir, atau tidak pada tempatnya. Seyogianya Pemohon dapat lebih profesional dan proporsional menempatkan “legal issue” dalam sengketa PHPU ini;
- Bahwa Pihak Terkait juga sangat mengkhawatirkan dalil-dalil Pemohon tersebut akan mencederai perasaan masyarakat Tapanuli Selatan, sebab dalam culture/adatnya sama sekali tidak pernah mengenal adanya prinsip adat bahwa keluarga “anak boru” harus tunduk dan patuh kepada“moranya” untuk melakukan pelanggaran hukum;
- Bahwa selanjutnya, tuduhan Pemohon yang menyebutkan Walikota Padangsidimpuan Drs. Zulkarnain Nasution telah menggunakan kekuasaanya untuk memerintahkan seluruh pejabat di Kota Padangsidimpuan yang berada dibawah kendalinya untuk mendukung, mensukseskan, dan terlibat langsung untuk memenangkan Pihak Terkait melalui sambutan/pidato tertulis yang dibacakan oleh Asisten III Pemko Padangsidimpuan pada acara Panen Padi dan Program Pemberdayaan Petani di Kelurahan Purwodadi Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, merupakan dalil tidak benar dan mengada-ngada saja;
- Bahwa bahkan Pihak Terkait juga dapat mengatakan: apabila dinilai dari latar belakang Pemohon (a). Calon Walikota Nomor Urut 4 atas nama Dedi Jaminsyah Putra, S.STP, MSP adalah satu alumni di STPDN/Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri dengan Walikota Sidimpuan Drs. Zulkarnain Nasution, dan (b) Calon Wakil Walikota Nomor Urut 4 atas nama Affan
Siregar, SE adalah sebagai Pegawai Negeri Sipil/eks. Kepala BAPEDA di Pemko Padangsidimpuan yang tidak terlepas dari peranan Walikota Padangsidimpuan Drs. Zulkarnain Nasution, maka secara emosional dan struktural, justru Para Pemohonlah yang sangat berpotensi mendapatkan dukungan pemenangan dari Walikota Padangsidimpuan Drs. Zulkarnain Nasution sebagaimana fakta berita yang di-release di Harian Waspada terbitan Hari Jum’at (tanggal 28 September 2012), dengan Judul Berita: “Walikota P. Sidimpuan Motivasi Dedi-Affan”, muatan isi beritanya antara lain dikutip sebagai berikut:
... Walikota Padangsidimpuan Drs. H. Zulkarnain Nasution, MM secara mengejutkan memberi isarat penyerahan estapet tampuk kepimpinan kota ini kepada Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Nomor Urut 4 Dedi Jaminsyah Putra Harahap, SSTP, MSP/H. Affan Siregar, SE bahkan pada kesempatan yang sama Walikota Padangsidimpuan menyatakan ketegasannya mendukung Pasangan Calon Nomor 4 Dedi Jaminsyah Putra Harahap, SSTP, MSP/H. Affan Siregar, SE dengan mengatakan “kuserahkan nusa dan bangsa ini kepadamu,” kata Zulkarnain Nasution sambil menepuk bahu Dedi JP Harahap yang disaksikan juga oleh Kapoldasu Irjen Pol. Drs. Wisnu Ahmad Sastro, Kapolres Padangsidimpuan AKPB Andi Syahriful Taufik, SIK, Msi, Ketua Panwaslu, dan Dra. Helty Ritonga.
... selain kalimat isyarat itu, Zulkarnain Nasution juga memberi motivasi berupa strategi pemenangan atas sebuah pertarungan kepada Dedi-Affan. Strategi ini didapat Zulkarnain ketika mengikuti diklat teritorial pertahanan keamanan rakyat semesta (Hankamrata) selama 6 bulan di Rindam Pematang Siantar. ... kenali wilayah sekitar, lakukan pembinaan, pemantapan, dan konsolidasi. Saya yakin semuanya akan mantap. Tapi sebenarnya dukungan suhu berupa “orang pintar” itu juga sangat perlu untuk pertarungan seperti Pilkada ini, “ujar Zulkarnain sambil mengungkapkan sejumlah strategi perang lainnya, seperti strategi perang Vietnam melawan Amerika.
... pada kesempatan itu, Zulkarnain Nasution yang sudah dua periode memimpin Kota Padangsidimpuan tanpa sangat akrab dengan Dedi dan Affan. Bahkan pada kesempatan itu Dedi membetulkan papan nama Zulkarnain yang sedikit miring. Sementara Zulkarnain tampak membiarkan apa yang dilakukan adek juniornya di pendidikan pemerintahan dalam negeri itu. Mengenai Affan Siregar, kepada Kapoldasu dan Kapolres Padangsidimpuan, Zulkarnain mengatakan bahwa dialah yang membawa Affan ke kota ini. Dari sebelumnya menjabat Kadis Kebersihan di Pemko Binjai menjadi Kepala Bapeda di Padangsidimpuan. Setelah dua tahun kemudian, Affan menjabat Sekda di Tapanuli Selatan.
- Oleh karena itu, dalil-dalil permohonan Pemohon pada halaman 9 point 5.3, halaman 10 poin 5.4 tersebut, termasuk dalil-dalil Pemohon selebihnya yang mengkaitkan adanya dukungan Walikota Padangsidimpuan Drs. Zulkarnain Nasution untuk kepentingan pemenangan Pihak Terkait dalam Pemilukada Tahun 2012, tidak perlu dipertimbangkan dan haruslah dikesampingkan;
- Bahwa tentang keberadaan Drs. H. Bachrum Harahap (orang tua Pihak Terkait/Andar Amin Harahap, SSTP. Msi) sebagaimana dalil Permohonannya pada halaman 10 dan poin 5.5 yang pada pokoknya menyebutkan bahwa Drs. H. Bachrum Harahap telah melakukan pertemuan dengan aparatur Pemko Padangsidimpuan diantaranya Camat, Lurah, Kepala Desa, Kepala Lingkungan serta Kepala Dusun di Kel. Panyanggar Kecamatan Padangsidimpuan Utara di Villa Kolam Ikan milik Drs. Bachrum Harahap, dimana dalam pertemuan itu Pemohon mendalilkan bahwa Camat dan Sekretaris Camat Padangsidimpuan Angkolu Julu menyampaikan arahan kepada bawahannya untuk mendukung Pihak Terkait;
- Quod non, seandainyapun benar ada pertemuan di Villa Kolam Ikan tersebut. Pertemuan itu sama sekali tidak diketahui oleh Pihak Terkait maupun Team Kampanye/Tim Pemenangan Pihak
Terkait, lagi pula kalau pertemuan itu terjadi pada tanggal 23 Mei 2012 dimana waktu tersebut belumlah memasuki masa tahapan pendafaran Pencalonan Pihak Terkait sebagai Bakal Calon Walikota Padangsidimpuan dan Wakil Walikota Padangsidimpuan Tahun 2012. Satu dan lain hal, sepengetahuan Pihak Terkait, Kolam Ikan tersebut adalah tempat umum (tempat rekreasi) yang notabene “siapa saja dapat datang dan mengunjunginya;
- Bahwa mencermati fakta-fakta tersebut di atas, maka dalil-dalil Pemohon tidaklah mengandung logika hukum, mengingat tidak adanya kolerasi hubungan kerja dan/atau kewenangan, kekuasaan memaksa yang dimiliki orang tua Pihak Terkait (in casu Drs. Bahrum Harahap) maupun Pihak Terkait untuk memerintahkan Walikota Padangsidimpuan Drs. Zulkarnain Nasution untuk memobilisasi jajaran birokrasi pemerintahan di Kota Padangsidimpuan agar mendukung, memenangkan, memilih Pihak Terkait dalam Pemilukada Tahun 2012;
- Bahwa pada prinsipnya, Pihak Terkait sungguh-sungguh menyadari dan memahami substansi Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil juncto Surat Edaran Walikota Padangsidimpuan Nomor 721/1983/2012 tanggal 30 Maret 2012, perihal Netralisasi Dalam Pemilihan Umum, Pilpres dan Pilkada sehingga tidak mungkin bagi Pihak Terkait untuk melibatkan Walikota Padangsidimpuan Drs. Zulkarnain Nasution dan pejabat birokrasi pemerintah Kota Padangsidimpuan yang keberadaanya sebagai Pegawai Negeri Sipil yang jelas-jelas terdapat larangan untuk melakukan mobilasasi dukungan, menyuruh atau melakukan money politic maupun intimidasi kepada jajaran Pemerintah dan mayarakat pimilih di Kota Padangsidimpuan untuk pemengangan Pihak Terkait;
- Bahwa oleh karenanya, dalil Pemohon pada halaman 9 poin 5.3, halaman 10 poin 5.4 tersebut tidak perlu dipertimbangkan dan harus dikesampingkan.
1.2. Tuduhan Adanya Keterlibatan Pejabat Struktural dan Jajaran