Paulus mengajarkan ada dua oknum Tuhan kembar. yang satu bernama Tuhan Bapa atau Allah, sedangkan Tuhan yang satu lagi bernama Tuhan Anak. Dan Tuhan Anak diciptakan oleh Tuhan Bapa atau Allah. Dan menurut Paulus atas kehendak Tuhan Bapa atau Allah sendiri, bahwa segala sesuatu yang terdapat pada Tuhan Bapa atau Allah terdapat juga dengan lengkap pada Tuhan Anak. Dan ini berarti Tuhan Anak harus serupa dengan Tuhan Bapa atau Allah dalam segala hal. Tidak saja memiliki wajah dan postur tubuh yang sama dengan Tuhan Bapa atau Allah tetapi juga memiliki ilmu yang tinggi yang sama pula (Ibrani 5:5). Kesimpulannya
Tuhan Anak adalah hasil kloning dari Tuhan Bapa atau Allah.
Kemudian Tuhan Bapa atau Allah menyerahkan
kekuasaanNYA kepada Tuhan Anak, yaitu Jesus.
Ajaran dua Tuhan kembar oleh Paulus merupakan ajaran
yang tidak bermoral. Sampai Paulus kepada pemikiran seperti itu karena Paulus tidak memahami siapa Tuhan Bapa atau Allah itu sebenarnya. Dan mereka yang membicarakan tentang siapa dan bagaimana Tuhan Bapa atau Allah namun di luar ajaran-ajaran atau tuntunan dari Tuhan Bapa atau Allah sendiri, maka bisa menjurus kepada jalan kesesatan. Tanpa pengetahuan yang dalam tentang siapa dan bagaimana Tuhan Bapa atau Allah dikatakan Tuhan Bapa atau Allah duduk di atas tahta, Tuhan Bapa atau Allah perlu makan dan minum, Tuhan Bapa atau Allah berjalan, capek, ngantuk, tidur dan lain-lain. Sedangkan Tuhan Bapa atau Allah tidak pernah capek, tidak pernah ngantuk, tidak pernah tidur, tidak perlu makan dan minum, karena semuanya adalah ciptaan Tuhan Bapa atau Allah sendiri yang Tuhan Bapa atau Allah telah anugerahkan kepada makhluk-makhlukNYA dan tidak layak atau pantas lagi buat Tuhan Bapa atau Allah.
Ketidakfahaman menjadikan mereka sesat berpikir. Iblis yang setiap saat ingin menyesatkan siap menjerumuskan bila ada kesempatan. Tujuannya adalah agar manusia durhaka kepada Tuhan Bapa atau Allah. Iblis selalu mendampingi setiap orang dimanapun orang tesebut berada untuk menunggu kesalahan dan kehilafan yang dibuat. Setiap kesalahan sekecil apa pun kesalahan yang dilakukan secepat kilat Iblis akan membantu mengembangkan agar terjerumus lebih dalam lagi. Tetapi ini hanya bisa dilakukan Iblis terhadap mereka yang memiliki iman yang lemah, yaitu kepercayaan kepada Tuhan Bapa atau Allah setengah-
setengah. Pendeknya setiap ada celah untuk menghasut sekecil apa pun celah yang diperoleh, maka kesempatan tersebut tidak akan disia-siakan Iblis. Hal ini juga dilakukan Iblis terhadap Paulus. Tanpa menyadari Paulus yang tidak memiliki keparcayaan kepada Tuhan Bapa atau Allah yang menciptanya telah didampingi Iblis dan bahkan menyatu dengan Iblis untuk mengembangkan ajaran-ajaran sesatnya agar umat manusia menjadi sesat semuanya dan tidak mengenal Tuhan Bapa atau Allah yang setiap orang wajib menyembahnya.
Dengan mengajarkan adanya dua Tuhan kembar namun menekankan agar Umat Kristen Zaman Sekarang hanya menyembah Jesus sebagai Tuhan, maka Tuhan Bapa atau Allah yang sebenar-benar Tuhan yang telah mencipta Jesus telah disingkirkan dalam kehidupan sehari-hari Umat Kristen Zaman Sekarang. Kekuasaan, Keagungan, Kebesaran, Keperkasaan Tuhan Bapa atau Allah dan semua kebesaran milik Tuhan Bapa atau Allah lainnya telah ditempelkan Paulus kepada Jesus sehingga Tuhan Bapa atau Allah yang sebenar-benar Tuhan tidak lagi maha kuasa, tidak lagi maha perkasa, tidak lagi maha agung, tidak lagi maha besar, tidak lagi maha mengetahui segala-galanya dan Tuhan Bapa atau Allah tidak lagi serba maha, karena semuanya telah ditempelkan Paulus kepada Jesus yang dijadikannya Tuhan. Apakah ajaran yang diajarkan oleh Paulus ini bermoral? Setiap orang Kristen Zaman Sekarang yang memiliki akal sehat diharapkan mau merenungkan sedalam-dalamnya semua kebenaran yang diungkapkan di dalam tulisan ini, karena tujuannya semata-mata menyadarkan Umat Kristen Zaman Sekarang, bahwa Hak Azasi Manusia mereka sebagai manusia telah dilanggar secara keji. Dan harus disadari, bahwa mengajarkan sesuatu secara tidak benar sehingga
menjadi panutan sepanjang hidup bagi orang banyak adalah melanggar Hak Azasi Manusia. Dan ini tidak disadari oleh Umat Kristen Zaman Sekarang karena akal sehat mereka telah dibunuh sehingga mereka termakan tipudaya. Ajaran tentang dua Tuhan kembar oleh Paulus tidak masuk akal dan menyesatkan. Apalagi Paulus dengan keras menekankan untuk hanya menyembah Jesus sebagai Tuhan. Untuk ini pintu hatinya telah ditutup rapat oleh Tuhan Bapa atau Allah sehingga apapun bentuk kebenaran yang datang dari Tuhan Bapa atau Allah ditolaknya. Ia sudah tidak bisa membedakan yang mana benar dan yang mana salah. Salah dikatakan benar dan benar dikatakan salah. Bukan Tuhan dikatakan Tuhan. Ia tidak menyadari, bahwa ini merupakan hukuman dari Tuhan Bapa atau Allah sesuai dengan firman Tuhan Bapa atau Allah yang antara lain menjelaskan, bahwa mereka yang sengaja membuat kesesatan. akan ditambah lagi kesesatan kepada mereka sehingga mereka bertambah sesat. Dan bahwa Tuhan
Bapa atau Allah telah menghukum Paulus akan
keingkarannya di dunia dan setelah mati karena menolak ajaran-ajaran suci dari Tuhan Bapa atau Allah yang diajarkan Jesus dan murid-murid Jesus. Sebaliknya ia bahkan menciptakan agama baru yang bertentangan dengan agama yang diajarkan Jesus dan murid-murid Jesus. Ia telah mengsekutukan Tuhan Bapa atau Allah dengan ciptaan Tuhan Bapa atau Allah sendiri, yaitu dengan Jesus. Ini adalah kejahatan yang paling utama yang dilakukan Paulus, karena seperti dijelaskan sebelumnya Tuhan Bapa atau Allah di dalam firman-firmanNYA selalu menekankan agar umat manusia tidak mengsekutukan Tuhan Bapa atau Allah dengan
ciptaan Tuhan Bapa atau Allah sendiri. Maksud
mengsekutukan Tuhan Bapa atau Allah adalah, tidak menyembah Tuhan lain selain Tuhan Bapa atau Allah, karena
yang lain itu adalah semuanya ciptaan Tuhan Bapa atau Allah dan tidak pantas disembah. Bahkan untuk ini Tuhan Bapa atau Allah sampai mengeluarkan ancaman, bahwa Tuhan Bapa atau Allah tidak akan mengampunan dosa-dosa mereka yang mengsekutukan Tuhan Bapa atau Allah. Kecuali sebelum mati mereka segera bertobat dan tidak mengulangi lagi perbuatan jahat yang pernah dilakukan. Tentu saja tobat ini hanya berlaku bagi Umat Kristen Zaman Sekarang yang dizalimi dan dikelabui, tetapi tidak untuk Paulus dan para pemimpin teertinggi agama Kristen Zaman Sekarang berserta pengikut-pengikut dekat mereka, karena sama halnya dengan Firaun pintu tobat untuknya telah tertutup rapat. Tempat untuknya sudah ditetapkan oleh Tuhan Bapa atau Allah, yaitu Neraka.
Ajaran dua oknum Tuhan kembar yang diajarkan Paulus jelas merupakan perbuatan mengsekutukan Tuhan Bapa atau Allah dengan ciptaan Tuhan Bapa atau Allah sendiri. Di sini akan dijelaskan sekali lagi dan ini akan selalu diulang-ulang agar umat Kristen Zaman Sekarang memahami benar-benar apa yang dimaksudkan dengan ‘mengsekutukan’ Tuhan Bapa atau Allah dengan ‘makhluk ciptaan Tuhan Bapa atau Allah’ sendiri. Dan bahwa selain Tuhan Bapa atau Allah adalah semuanya merupakan makhluk ciptaan Tuhan Bapa atau Allah. Tidak ada yang terkecuali. Jesus, Bunda Maria, Malaikat Pelindung, umat manusia, hewan dan tumbuh- tumbuhan, semut, api, lautan, langit dan bumi, batu, pasir, air, batu karang, hujan, awan, rumput, kuman penyakit, debu dan pendeknya seluruh makhluk yang terdapat diseluruh alam jagat raya ini adalah merupakan ciptaan Tuhan Bapa atau Allah. Ciptaan Tuhan Bapa atau Allah tidak boleh disamakan dengan Tuhan Bapa atau Allah sebagai sang Maha Pencipta. Melalui firman-firmanNYA Tuhan Bapa atau Allah
menjelaskan, bahwa semua ciptaan Tuhan Bapa atau Allah dilarang untuk disembah. Tidak ada alasan sedikitpun untuk menyembah makhluk ciptaan Tuhan Bapa atau Allah, karena semua ciptaan Tuhan Bapa atau Allah tersebut tidak memiliki kemampuan dibandingkan dengan Tuhan Bapa atau Allah sebagai sang Maha Pencipta. Dan karena itu merupakan larangan dari Tuhan Bapa atau Allah. Jadi menyembah Jesus sama artinya menyembah ciptaan Tuhan Bapa atau Allah. Sama artinya melanggar larangan Tuhan Bapa atau Allah. Dan oleh karena itu ajaran yang diajarkan oleh Paulus tentang dua oknum Tuhan kembar dimana Jesus dijadikan sebagai Tuhan untuk disembah merupakan ajaran yang mengsekutukan Tuhan Bapa atau Allah. Artinya menyembah selain Tuhan Bapa atau Allah. Ini sangat dilarang oleh Tuhan Bapa atau Allah. Hanya Tuhan Bapa atau Allah satu-satunya yang boleh disembah. Dan kalau melanggarnya berarti melawan dan merendahkan Tuhan Bapa atau Allah.
Jelas sudah, bahwa ajaran-ajaran Paulus tentang dua oknum Tuhan kembar tidak bermoral, karena tidak masuk akal dan menyesatkan serta melanggar Hak Azasi Manusia.
2. Tuhan terdiri dari 3 oknum bedasarkan ajaran para