• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PENUTUP LAMPIRAN-LAMPIRAN

2.3. Tujuan dan Sasaran

Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi dan meletakkan kerangka prioritas untuk memfokuskan arah semua program dan kegiatan dalam melaksanakan misi. Tujuan dicanangkan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun. Pada dasarnya tujuan adalah suatu kondisi ideal, lebih berhasil, lebih maju, lebih bahagia, yang ingin diwujudkan atau dihasilkan, atau dengan kata lain ingin menjadikan suatu realita antara keinginan (das solen) dan kenyataan (das sein), pada kurun waktu tertentu. Dalam mewujudkan misinya, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Mojokerto menetapkan tujuan sebagai berikut :

1. Meningkatnya pelayanan kebersihan, pertamanan dan penerangan jalan umum;

Sasaran adalah penjabaran dari tujuan, yaitu sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan secara nyata oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Mojokerto dalam jangka waktu tertentu. Sasaran merupakan bagian integral dalam proses perencanaan strategis yang berfokus pada tindakan dan alokasi sumber daya dalam kegiatan atau aktivitas. Karakteristik dari sasaran adalah spesifik, terukur, berorientasi pada hasil, dapat dicapai dan memiliki kurun waktu tertentu atau dikenal dengan SMART-C ( Specific,

Measurable, Acceptable, Result, Timeliness and Continously improve)

sehingga dapat diukur secara nyata dalam jangka waktu tertentu baik lima tahunan, tahunan, semesteran, triwulanan atau bulanan.

Untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan menetapkan sasaran sebagai berikut :

1. Meningkatnya cakupan pelayanan kebersihan;

2. Meningkatnya Luas Ruang Terbuka Hijau;

3. Meningkatnya rasio PJU yang ditangani.

2.4. Perjanjian Kinerja Tahun 2015

Dengan telah diterbitkannya Inpres No. 53 Tahun 2014 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi , yang oleh Kementrian Pendayagunan Aparatur Negara ditindaklanjuti dengan diterbitkannya Surat Edaran Menteri Negara PAN Nomor : SE/31/M.PAN/12/2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja , Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, maka Perjanjian Kinerja pada dasarnya adalah pernyataan komitmen yang mempretansikan tekad dan janji untuk mencapai kinerja yang jelas dan terukur, dalam rentang waktu satu tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumber dayayang dikelolanya. Tujuan khusus perjanjian kinerja antara lain adalah untuk : meningkatkan akuntabilitas, transparansi dan kinerja aparatur sebagai wujud nyata komitmen antara

penerima amanah dengan pemberi amanah, sebagai dasar penilaian keberhasilan/kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi, menciptakan tolok ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja aparatur dan sebagai dasar pemberian reward atau penghargaan dan sanksi.

Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Mojokerto telah menyusun Perjanjian Kinerja Tahun 2015 secara berjenjang sesuai dengan kedudukan tugas dan fungsi yang ada. Perjanjian Kinerja ini merupakan tolok ukur evaluasi akuntabilitas kinerja pada akhir Tahun 2015. Perjanjian Kinerja Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Mojokerto Tahun 2015 disusun dengan berdasarkan pada Rencana Kinerja Tahun 2015 yang telah ditetapkan, sehingga secara subtansial Perjanjian Kinerja Tahun 2015 tidak ada perbedaan dengan Rencana Kinerja Tahun 2014. Ringkasan Perjanjian Kinerja Tahun 2015 selengkapnya sebagai berikut :

Tabel 7

Perjanjian Kinerja Dinas Kebersihan dan Pertamanan Tahun 2015 N

O Sasaran Stategis Indikator Kinerja Target

(1) (2) (3) (4)

1 Meningkatnya Cakupan

pelayan kebersihan Luas daerah kota yang bebas dari tumpukan sampah kurang dari 24 jam

85%

Persentase volume sampah yang tertangani

75% Persentase volume sampah

yang terolah 25%

Persentase panjang saluran

2 Meningkatnya Luas Ruang Terbuka Hijau

Persentase Luasan RTH publik 5%

3 Meningkatnya Rasio PJU

yang tertangani Persentase panjang jalan dengan kualitas penerangan baik

85%

Di dalam pencapaian tujuan dan sasaran ditetapkan kebijakan teknis, program dan kegiatan yang akan dilaksanakan secara efektif dan efisien dengan menggunakan prinsip akuntabilitas.

Untuk memecahkan permasalahan dari sasaran yang telah diturunkan dari visi dan misi dan tujuan disusun beberapa strategi dan kebijakan yang tepat. Sehingga penyelesaian atau eksekusi dari indikator sasaran dapat terealisasi dengan baik. Strategi untuk meningkatkan pelayanan dan kualitas di bidang kebersihan, pertamanan dan penerangan jalan mencakup :

1. Mengurangi jumlah timbunan sampah yang terbuang;

2. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pengelolaan

persampahan;

3. Meningkatkan jumlah unit sarana dan prasarana pengelolaan persampahan;

4. Melaksanakan pengelolaan sampah oleh masyarakat;

5. Melaksanakan pemetaan titik-titik saluran perkotaan;

6. Menyusun standar operasional prosedur pada setiap pelayanan;

7. Melaksanakan penataan dan pembangunan Ruang Terbuka Hijau publik;

8. Melakukan monitoring dan pemeliharaan kondisi RTH yang dikelola;

9. Pemanfaatan teknologi dalam pemantauan kondisi LPJU;

10. Melakukan pengecekan secara berkala kondisi LPJU yang dilaporkan

masyarakat;

11. Melaksanakan pembangunan LPJU diutamakan pada titik rawan dan

ramai aktivitas. 2.4.1. Kebijakan Teknis

Kebijakan merupakan pedoman tindakan – tindakan tertentu sesuai dengan strategi yang telah disusun. Kebijakan umum bertujuan untuk

meningkatkan pelayanan dan kualitas di bidang kebersihan, pertamanan dan penerangan jalan mencakup :

1. Melibatkan stakeholder dalam meningkatkan pelayanan persampahan dan pengelolaan tata ruang perkotaan;

2. Pembentukan PGC (Pasukan Gerak Cepat);

3. Melaksanakan koordinasi dan sosialisasi tentang tempat pembungan sampah pada kawasan lingkungan;

4. Pembangunan TPS sesuai dengan kebutuhan kawasan lingkungan;

5. Sosialisasi pengelolaan persampahan kepada masyarakat;

6. Pelatihan pengelolaan sampah dengan 3R;

7. Pelayanan unit bank sampah dan rumah kompos terhadap hasil pemilahan kelompok masyarakat;

8. Pembangunan TPST 3R;

9. Pembentukan PGC (Pasukan Gerak Cepat) untuk mengatasi

pembersihan saluran;

10. Menyusun peraturan untuk melaksanakan pelayanan sesuai dengan SOP yang telah disusun;

11. Pembangunan RTH difungsikan sebagai ruang sosial bagi masyarakat;

12. Koordinasi dengan stakeholder setempat untuk penyediaan RTH kawasan lingkungan;

13. Penyusunan database RTH di Kota Mojokerto;

14. Menjaring informasi dari masyarakat melalui beberapa media informasi;

15. Menggunakan lampu hemat energi untuk menekan penggunaan energi

listrik. 2.4.2. Program

a. Program Pengembangan Pengelolaan Persampahan;

b. Program Peningkatan dan Pengembangan Lampu Penerangan Jalan Umum;

c. Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau;

Di dalam Rencana Kinerja Dinas Kebersihan dan Pertamanan yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2015 tersusun dalam program-program sebagai berikut :

A. Program Peningkatan Pelayanan Administrasi Perkantoran

1. Kegiatan Penyediaan Jasa Surat Menyurat

2. Kegiatan Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik

3. Kegiatan Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perijinan Kendaraan

Dinas/Operasional

4. Kegiatan Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan

5. Kegiatan Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kerja

6. Kegiatan Penyediaan Alat Tulis Kantor

7. Kegiatan Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan

8. Kegiatan Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor

9. Kegiatan Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan

10. Kegiatan Penyediaan Bahan Logistik Kantor

11. Kegiatan Penyediaan Makanan dan Minuman

12. Kegiatan Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah

13. Kegiatan Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Dalam Daerah

B. Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur

1. Kegiatan Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional

2. Kegiatan Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor

3. Kegiatan Pengadaan Meubelair

4. Kegiatan Pengadaan Peralatan Kerja

5. Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor

6. Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional

C. Program Pengembangan Data/Informasi

D. Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan

1. Kegiatan Peningkatan Operasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Persampahan

2. Kegiatan Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan

Persampahan

3. Kegiatan Pemeliharaan Saluran Kota

E. Program Perencanaan Pembangunan Daerah

1. Program Penyusunan Renja

F. Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH)

1. Kegiatan Penataan RTH

2. Kegiatan Pemeliharaan RTH

G. Program Peningkatan dan Pengembangan Lampu Penerangan Jalan Umum

1. Kegiatan Pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum

2. Kegiatan Pemeliharaan Lampu Penerangan Jalan Umum

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN

Dokumen terkait