BAB III. TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH
3.2. Tujuan dan Sasaran Renja Perangkat Daerah
7
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Dinas Perikanan dan Peternakan Tahun Lalu
dan Capaian Renstra Dinas Perikanan dan Peternakan
Pelaksanaan evaluasi terhadap hasil evaluasi Renja Dinas Perikanan dan Peternakan tahun lalu dan pencapaian kinerja Renstra Dinas Perikanan dan Peternakan merupakan kegiatan yang bersifat regular dan rutin yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui sampai sejauh mana komitmen, kemampuan, hambatan dan permasalahan yang dihadapi Dinas Perikanan dan Peternakan dalam melaksanakan program dan kegiatan, merealisasi pencapaian target kinerja program dan kegiatan yang tertuang dalam Renstra Dinas Perikanan dan Peternakan yang didasarkan atas laporan hasil evaluasi pelaksanaan Renja Dinas Perikanan dan Peternakan tahun-tahun sebelumnya, laporan evaluasi pelaksanaan Renstra Dinas Perikanan dan Peternakan dan prakiraan pelaksanaan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) tahun berjalan
Evaluasi merupakan tugas dari berbagai organisasi instansi pemerintah. Hal ini diasumsikan bahwa setiap instansi pemerintah mempunyai kebijakan - kebijakan, program - program dan kegiatan - kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan dan sasaran dalam rangka menjalankan misi maupun tugas pokok dan fungsi. Evaluasi yang dilaksanakan Dinas Perikanan dan Peternakan meliputi evaluasi kinerja keuangan dan evaluasi kinerja program/kegiatan.
a. Evaluasi Kinerja Keuangan
Alokasi APBD Dinas Perikanan dan Peternakan Tahun Anggaran 2019 terdiri dari Pendapatan (PAD) sebesar Rp. 269.080.000,- dan Belanja sebesar
BAB II
HASIL EVALUASI PELAKSANAAN RENJA
8
Rp. 14.498.661.640,- terdiri dari Belanja Tidak Langsung (BTL) sebesar Rp. 7.687.469.789,- dan Belanja Langsung (BL) sebesar Rp. 6.811.191.851,-.1. Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Sumber PAD Dinas Peternakan dan Perikanan tahun 2019 berasal dari retribusi Jasa Umum (retribusi pelayanan pasar-pelataran), retribusi jasa usaha (Retribusi pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dipotong), Retribusi Ijin usaha Perikanan, Retribusi ijin penjualan hasil perikanan. Secara keseluruhan realisasi pendapatan (PAD) Dinas Perikanan dan Peternakan sampai dengan Desember Tahun 2019 yaitu sebesar 96,49% dari target Rp. 322.904.000,-. Kontribusi terbesar pendapatan tersebut bersumber dari Retribusi Rumah Potong Hewan sebesar 90,22% dari total realisasi PAD Tahun 2019. Target dan realisasi PAD secara rinci disajikan pada tabel berikut ini.
Tabel 1. Target dan Realisasi PAD Dinas Peternakan dan Perikanan Tahun Anggaran 2019.
No. Uraian Target
(Rp)
Realisasi
(Rp) %
PENDAPATAN ASLI DAERAH 322.904.000,- 311.559.441,- 96,49
A Hasil Retribusi Daerah 286.904.000,- 258.414.000,- 90,07
1. Retribusi Jasa Umum 108.000.000,- 97.000.000,- 89,81
Retribusi Pelayanan Pasar 108.000.000,- 97.000.000,- 89,81
2. Retribusi Jasa Usaha 178.904.000,- 161.414.000,- 90,22
Retribusi Rumah Potong Hewan 178.904.000,- 161.414.000,- 90,22
B Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah
yang Sah 36.000.000,- 53.145.441,- 147,63
1. Hasil Penjualan Aset daerah yang
Tidak Dipisahkan 36.000.000,- 37.940.966,- 105,39
Penjualan Hasil Perikanan 36.000.000,- 37.940.966,- 105,39
2. Penerimaan Jasa Giro 0 6.323,- -
Jasa Giro Pemegang Kas 0 6.323,- -
3. Pendapatan Denda atas
Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan
0 15.198.12,- -
Bidang Kelautan dan Perikanan 0 15.198.12,- -
9
2. Belanja Tidak Langsung (BTL)
Belanja Tidak Langsung (BTL) Dinas Perikanan dan Peternakan Tahun Anggaran 2019 dialokasikan sebesar Rp. 7.687.469.789,- terealisasi sebesar Rp. 6.891.164.946,- (89,64%). Anggaran tersebut dipergunakan untuk pembayaran gaji, tunjangan dan tambahan penghasilan PNS.
Tabel 2. Jumlah dan Realisasi Anggaran Belanja Tidak Langsung (BTL) Tahun 2019.
No. Belanja Anggaran
(Rp.) Realisasi (Rp.) Capaian (%) Belanja Pegawai :
1. Gaji dan Tunjangan 4.438.065.789 3.995.534.946 90,03 2. Tambahan Penghasilan PNS 3.231.250.000 2.895.630.000 89,61 3. Belanja Insentif Pemungutan
Retribusi Daerah 18.154.000 0 0,00
JUMLAH 7.687.469.789 6.891.164.946 89,64
3. Belanja Langsung (BL)
Belanja Langsung (BL) Dinas Peternakan dan Perikanan Tahun Anggaran 2019 dialokasikan sebesar Rp. 14.498.661.640,- terealisasi sebesar Rp. 12.462.868.035,- (85,96%). Anggaran tersebut dipergunakan untuk membiayai 14 program dan 67 kegiatan. Jumlah dan realisasi anggaran BL disajikan pada tabel berikut ini.
Tabel 3. Jumlah dan Realisasi Anggaran Belanja Langsung (BL) Dinas Peternakan dan Perikanan Tahun 2019.
No. Urusan Pemerintah Daerah dan Urusan/Bidang Program/Kegiatan Jumlah Anggaran (Rp.) Reali sasi s.d. Bln Desember (Rp.) Capaian (%) Sumber Dana 1 2 4 5 6 3 A. Urusan : WAJIB Bidang Urusan : KETAHANAN PANGAN I. PROGRAM PENINGKATAN
KETAHANAN PANGAN 365.000.000 310.036.000 84,94 APBD KAB 1. Penebaran Benih Ikan di Kolam
Pekarangan/Tetenong 75.000.000 74.775.000 99,70 2. Penyediaan Pangan Hewani untuk
10
1 2 4 5 6 3
3. Pengembangan Statistik Perikanan dan
Peternakan 40.000.000 24.139.000 60,35
B. Urusan : PILIHAN
Bidang Urusan : PERTANIAN II. PROGRAM PENINGKATAN
KESEJAHTERAAN PETANI 120.000.000 70.116.000 58,43 APBD KAB
4. Peringatan Hari Krida Pertanian Tingkat
Provinsi Jawa Barat dan Hari Pangan 50,000,000 46.650.000 93.30 5. Pembinaan dan Pendampingan
Peternak dan Pelaku Agribisnis 70,000,000 23.466.000 33,52
III. PROGRAM PENINGKATAN PEMASARAN HASIL PRODUKSI
PETERNAKAN 240.000.000 178.472.650 74,36
APBD KAB
6. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana
Pasar Hewan 50,000,000 49.614.000 99,23 7. Pemeliharaan sarana dan Prasarana
Tempat Pamidangan Domba 65.000.000 62..761.000 96,56 8. Pelatihan usaha pengolahan produk
peternakan 50.000.000 41.797.650 83,60
IV. PROGRAM PENINGKATAN PENERAPAN TEKNOLOGI
PETERNAKAN 270.000.000 191.814.000 71,04
APBD KAB
9. Pengembangan Teknologi Inseminasi
Buatan (IB) pada Ruminansia 150.000.000 145.500.000 97,00 10. Penyelamatan/ penjaringan anak hasil
IB 50.000.000 46.314.000 92,63
11. Pengadaan Alat mesin peternakan 70.000.000 0.00 0,0
V. PROGRAM PENINGKATAN
PRODUKSI HASIL PETERNAKAN 215,000,000 198.993.000 92,55 APBD KAB
12. Pengembangan Budidaya Ternak Sapi
Potong 150.000.000 144.528.000 96,35 13. Pengembangan Hijauan Makanan
Ternak (HMT) 50.000.000 39.465.000 78,93 14. Pendampingan Pengembangan
Budidaya Ayam Lokal 15.000.000 15.000.000 100,00
VI. PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT
TERNAK 775.000.000 634.507.260 81,87
APBD KAB
15. Pemeliharaan Kesehatan dan
Pencegahan Penyakit Menular Ternak 75,000,000 29.385.000 39,18 16. Pengadaan Sarana dan
PrasaranaPelayanan Kesehatan
Hewan 100.000.000 76.892.400 76,89 17. Pengamatan Penyakit Hewan dan
Pengawasan Obat Hewan 100.000.000 56.379.560 56,38 18. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana
PUSKESWAN 0 0 0
19. Pengadaan Sarana Pelayanan
PUSKESWAN 50.000.000 40.740.000 81,48 20. Pengadaan Sarana dan Prasarana
UPTD RPH 150.000.000 148.976.000 99,32
11
1 2 4 5 6 3
21. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana
UPTD RPH 200.000.000 189.374.000 94,69 22. Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Veteriner 100.000.0000 92.760.000 92,76 C. Urusan : PILIHAN
Bidang Urusan :
KELAUTAN DAN PERIKANAN VII. PROGRAM PELAYANAN
ADMINISTRASI PERKANTORAN 1.533.304.851 1.321.780.876 86,20 APBD KAB. 23. Penyediaan Jasa Surat Menyurat 4.304.851 912.000 21,19
24. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik
270.000.000 174.062.126 64,47 25. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor 156.000.000 151.500.000 97,12 26. Penyediaan Alat Tulis Kantor 50.000.000 35.500.00 70,60 27. Penyediaan Barang Cetakan dan
Penggandaan 40.000.000 14.730.000 36,83 28. Penyediaan Komponen Instalasi
Listrik/Penerangan Bangunan Kantor 35.000.000 8.465.000 24,19 29. Penyediaan Peralatan Rumah Tangga 20.000.000 17.725.000 88,63 30. Penyediaan Makanan Dan Minuman 50.000.000 24.075.000 48,15 31. Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi
Dalam Daerah dan Ke Luar Daerah 100.000.000 96.951.750 96,93 32. Penyediaan Jasa Tenaga PTT 48.500.000 43.500.000 89,69 33. Penyediaan Jasa Tenaga Harian Lepas
(THL) 420.000.000 415.500.000 98,93 34. Penyediaan Jasa Tenaga Piket Malam 214.500.000 214.500.000 100,00 35. Festival Purwakarta Istimewa 25.000.000 25.000.000 100,00 36. Dukungan Peringatan HUT RI ke 74 di
Jakarta 100.000.000 99.560.000 99,56 VIII PROGRAM PENINGKATAN SARANA
DAN PRASARANA APARATUR 625.000.000 567.132.700 90,74
APBD KAB. 37. Pembangunan Gedung Kantor
(Lanjutan) 200.000.000 198.226.000 99,11 38. Pengadaan Perlengkapan Gedung
Kantor 80.000.000 78.749.000 98,44 39. Pengadaan Peralatan Gedung Kantor 85.000.000 84.616.500 99,55 40. Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung
Kantor 75.000.000 74.450.000 99,27 41. Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan
Dinas/Operasional 120.000.000 97.651.200 81,38 42. Pemeliharaan Rutin/Berkala
Perlengkapan Gedung Kantor 15.000.000 8.455.000 56,37 43. Pemeliharaan rutin/berkala peralatan
gedung kantor 30.000.000 5.075.000 16,92 44. Pembuatan Website Dinas Perikanan
dan Peternakan 20.000.000 19.910.000 99,55 IX PROGRAM PENINGKATAN DISIPLIN
APARATUR 100.000.000 99.667.000 99,67 APBD KAB. 45. Peningkatan Capacity Building Aparatur 100.000.000 99.667.000 99,67
12
1 2 4 5 6 3
X PROGRAM PENINGKATAN PENGEMBANGAN SISTEM PELAPORAN CAPAIAN KINERJA
DAN KEUANGAN 55.000.000 30.160.200 54,84
APBD KAB. 46. Penyusunan Laporan Capaian Kinerja
Dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD 7.500.000 3.894.800 51.93 47. Penyusunan Laporan Akhir Tahun 25.000.000 11.123.400 44,49 48. Penyusunan Laporan Inventarisasi
Barang Milik Daerah 7.500.000 6.420.000 85,6 49. Penyusunan Rencana Kerja SKPD 7.500.000 6.222.000 82,96 50. Penyusuna Rencana Strategis 7.500.000 2.500.000 33,33 XI PROGRAM PENGEMBANGAN
BUDIDAYA PERIKANAN 1.869.737.000 1.416.140.753 75,74 APBD KAB. 51. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana
UPTD BBI 50,000.000 50.000.000 100,00 52. Pembinaan Kesehatan Ikan dan
Lingkungan 35.000.000 34.633.600 98,95 53. Penunjang DAK Bidang Perikanan
Budidaya Tahun 2019 15.000.000 4.150.000 27,67 54. Peningkatan sistem usaha
pembudidayaan ikan 120..000.000 119.700.000 99,75 55. Intesifikasi Budidaya Ikan Terpal 85.000.000 84.613.000 99,54 56. Peningkatan Sarana Budidaya Ikan
(Pakan Mandiri) 75.000.000 74.500.000 99,33 57. DAK Bidang Perikanan Budidaya
Tahun 2019 1.439.737.000 999.106.653 69,40 58. Penyusunan Master Plan dan DED BBI
Cibogogirang 50.000.000 49.437.500 98,88 XII PROGRAM OPTIMALISASI
PENGELOLAAN DAN PEMASARAN
PRODUSI PERIKANAN 95,000,000 62.337.500 65,62
APBD KAB. 59. Pembinaan Pelaku Usaha Perikanan 70,000,000 49.760.500 71,09
60. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana UPTD Pengembangan Produksi Hasil
Perikanan 25.000.000 12.577.000 50,31 XIII PROGRAM PENGEMBANGAN
KAWASAN BUDIDAYA LAUT,AIR,
PAYAU DAN AIR TAWAR 50,000,000 47.732.000 95,96
APBD KAB. 61. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana
UPTD Perikanan Perairan Umum 50,000,000 47.732.000 95,96 XIV PROGRAM PENGEMBANGAN
PERIKANAN TANGKAP 498.150.000 442.813.150 88,89
APBD KAB. 62. Peningkatan Sarana dan Prasarana
Nelayan Kecil 50.000.000 48.273.150 96,55 63. Penebaran Benih Ikan (Restocking) di
Perairan Umum 100.000.000 89.930.000 89,93 64. Pendataan dan Pemetaan Potensi
Perikanan Tangkap 50.000.000 37.410.000 74,82 65. Pendampingan Culture Based Fisheries
(CBF) 100.000.000 79.850.000 79,85 66. Penunjangan DAK Bidang Perikanan
Tangkap Tahun 2019 5.000.000 5.000.000 100,00 67. DAK Bidang Perikanan Tangkap Tahun
2019 193.150.000 182.350.000 94,41
13
b. Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun 2019
Pada tahun 2019 Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta telah melaksanakan 14 program dan 67 kegiatan. Realisasi capaian kinerja program/kegiatan yang telah dicapai dapat dilihat pada tabel 5. Hasil evaluasi pelaksanaan Renja Tahun 2019 dapat dijelaskan sebagai berikut ;
1. Program Peningkatan Ketahanan Pangan
Sasaran dari program peningkatan ketahanan pangan ini adalah meningkatkan produksi peternakan dan perikanan untuk penyediaan pangan dan gizi asal ternak dan ikan. Program ini terdiri dari 3 kegiatan dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 365.000.000,- terealisasi sebesar Rp. 310.036.000,- (84,94%). Adapun pelaksanaan Program Peningkatan Ketahanan Pangan pada tahun 2019 yaitu bantuan beniih ikan Nila dan pakan dengan 50 orang calon penerima bantuan, terlaksananya Bantuan Benih Ikan Nila 120.000 ekor dan Pakan ikan 2.250 kg, tersedianya data statistik perikanan dan peternakan tahun 2019 pada akhir Desember 2019 serta penyaluran telur sebanyak 5.520 pak untuk masyarakat kurang mampu dan 5.520 cup susu pasteurisasi untuk anak sekolah. Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui kegiatan gempungan. Hasil evaluasi capaian kinerja kegiatan konsumsi protein hewani ternak sebesar 19,55 gram protein/kapita/perhari (325,83%) dan ikan 10,74 gram protein/kapita/hari (89,50%%) dari target norma gizi ternak 6,00 dan ikan 12,00 gram protein/kapita/hari.
14
2. Program Peningkatan Kesejahteraan Petani
Sasaran Program Peningkatan Kesejahteraan Petani adalah menigkatkan kualitas sumberdaya petani dan kelembagaan. Program ini didukung dua kegiatan dengan alokasi dana sebesar Rp. 120.000.000,- terealisasi Rp. 70.116.000,- (58,43%). Hasil program dan kegiatan yang dicapai pada tahun 2019 sebagai berikut :
• Pembinaan pada kelompok peternakan dan kelompok perikanan yang tersebar di Kabupaten Purwakarta, updating kelembagaan kelompok peternakan dan perikanan, Terlaksananya pembinaan kelembagaan kelompok peternakan dan 7 perusahaan peternakan • Jumlah kelompok peternakan tahun 2019 tercatat sebanyak 104
naik dari tahun 2018 sebanyak 4 kelompok, dan melebihi target yang ditetapkan tahun 2019 sebanyak 96 kelompok atau naik 4 persen. Jumlah kelompok perikanan tahun 2018 tercatat sebanyak 176 kelompok naik menjadi 189 kelompok, angka ini memenuhi target tahun 2019 yaitu sebesar 177 kelompok atau sebesar 6,78%. Hal ini tidak terlepas usaha dan kerja keras dari petugas teknis dan penyuluh baik peternakan maupun perikanan.
• Meningkatkan kemampuan kelompok melalui Lomba Kelompok Peternakan Tingkat Provinsi Jawa Barat dengan prestasi yang diperoleh yaitu Juara I Kontes Ternak Kategori Sapi Pasundan Ganti Gigi Maksimal 3 Pasang, Juara I dan II Kontes Ternak Kategori Ayam Sentul Betina, Juara II dan III Kontes Ternak Kategori Ayam Sentul Jantan yang diraih oleh Ibu Kuswati.
15
• Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) Tahun 2019 Tingkat ProvinsiJawa Barat di Sport Center Kabupaten Indramayu.
• Peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) Tahun 2019 Tingkat Provinsi Jawa Barat Lapangan Sepak Bola Dadaha di Kota Tasikmalaya.
3. Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan
Sasaran dari Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan adalah meningkatnya pemasaran hasil produksi peternakam dan meningkatnya sarana dan prasarana pemasaran hasil produksi peternakan serta tersedianya sarama promosi produk peternakan. Program ini di dukung dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 240.000.000 dengan realisasi sebesar Rp. 178.472.650,- atau 74,36 persen. Hasil yang dicapai Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan adalah rehabilitasi sarana dan prasarana Pasar Hewan, pemeliharaan sarana dan Prasarana Tempat Pamidangan Domba serta pelaksanaan pelatihan pengolahan produk hasil peternakan.
Berdasarkan data pengukuran kinerja dari program diatas jumlah pelaku usaha pengolahan dan pemasaran hasil peternakan pada tahun 2019 sudah mencapai target (2,22%), meningkat dari tahun 2018 yaitu dari 630 pelaku usaha menjadi 640 pelaku usaha.
4. Program Peningkatan Penerapan Teknologi Peternakan
Program Peningkatan Penerapan Teknologi Peternakan didukung oleh tiga kegiatan dengan alokasi anggarn sebesar Rp. 270.000.000,- dengan realisasi Rp, 191.814.000,- (71,04%). pada kegiatan pengadaan alat dan mesin peternakan tidak terdapat realisasi
16
dikarenakan kelompok calon penerma bantuan tidak memeliki Badan Hukum.Pelayanan teknologi Inseminasi Buatan (IB) tahun 2019 mencapai target bahkan lebih, tahun 2019 ada sekitar 4.891 ekor populasi ternak sapi potong betina produktif sebagai calon akseptor.
Apabila target pelayanan IB dalam RENSTRA sebesar 20%, maka jumlah akseptor yang harus mendapat pelayanan IB minimal sebanyak 1.500 ekor. Realisasi pelayanan IB tahun 2019 mencapai 1.812 ekor. Pencapaian ini ditunjang oleh sarana dan prasarana IB yang memadai dan bantuan straw dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Propinsi Jawa Barat. adapun hasil Program Inseminasi Buatan Tahun 2019 dapat dilihat pada tabel 5 berikut.
Tabel 4. Hasil Program Inseminasi Buatan Tahun 2019
No. Capaian Kinerja Realisasi 1. Jumlah Akseptor yang telah di IB 4.891 ekor 2. Jumlah Semen Beku 6.000 dosis 3. Service per Conseption (S/C) 1,40 4. Conseption Rate (CR) 76,03% 5. Jumlah Kebuntingan 1.754 ekor 6. Jumlah Kelahiran 1.363 ekor
5. Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan
Alokasi Anggaran sebesar Rp. 215,000,000,- dan terealisasi sebesar Rp. 198.993.000,- (92,55%). Terdapat 3 kegiatan untuk mendukung program terseut tersebut.
Hasil kegiatan yang dicapai sebagai berikut yaitu pada tahun 2019, introduksi dan pengolahan/Pengawetan HMT difasilitasi dari kegiatan APBD Kabupaten pada Kegiatan Penanaman Hijauan Makanan
17
Ternak di 3 lokasi yaitu Kelompok Gembala Lestari Desa Pasir Munjul Kec. Sukatani dan kelompok Tani Makmur Jaya Desa Nagrog Kecamatan Wanayasa dengan lokasi penanaman di Desa Salem Kec. Pondoksalam.Upaya lainnya adalah pembinaan dan pelatihan HMT di kelompok Tahun 2019 dilaksanakan di 7 lokasi yaitu kelompok peternak Domba Sari Ternak Makmur Desa Tegalsari Kecamatan Tegalwaru, Kelompok petani organik Hurip Mukti Desa Pasawahan Kecamatan Pasawahan, Kelompok Peternak Domba Gembala Desa Sukadami Kecamatan Wanayasa, Kelompok Peternak Sapi Potong Wargi Sajati Desa Karangmukti Kecamatan Bungursari, Kelompok Peternak Domba Saluyu Desa Ciawi Kecamatan Wanayasa, Kelompok Peternak Domba Gembala Sari Desa Linggasari Kecamatan Darangdan, dan Kelompok peternak Domba Barokah Desa Pasirangin Kecamatan Darangdan.
6. Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak
Alokasi angggaran untuk mendukung Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak sebesar Rp. 775.000.000,- dan terealisasi Rp. 634.507.260,- (81,87%). Terdapat 1 program dan 8 kegiatan untuk mendukung sasaran tersebut. Hasil kegiatan yang dicapai untuk mendukung sasaran ini sebagai berikut:
• Dari hasil investigasi kejadian penyakit tahun 2019 melalui pengambilan sampel dan pengujian terhadap laporan penyakit pada unggas sebanyak 2 laporan kejadian penyakit dengan 4 sampel yang dilakukan pengujian cepat (rapid test) terhadap penyakit Flu Burung (Avian Influenza) dengan hasil negatif. Untuk kasus
18
penyakit Rabies laporan penggigitan Hewan Pembawa Rabies (HPR) sebanyak 12 kasus gigitan. Adapun jenis hewan yang menggigit, anjing 8 ekor, kucing 2 ekor, dan kucing 2 ekor. Dari hasil observasi selama 14 hari dapat dinyatakan bahwa HPR yang menggigit tersebut tidak menunjukan gejala kearah penyakit rabies. • Pada Tahun 2019 telah dilaksanakan pengawasan obat hewanterhadap 40 pelaku obat hewan, yang terdiri dari 33 toko obat hewan, 3 Petshop, 2 poultryshop, 1 farm perusahaan dan 1 unit hatchery perusahaan. Hasil pengawasan cukup baik, dimana para pelaku obat hewan telah melaksanakan prosedur penyimpanan obat hewan sesuai dengan ketentuan, serta telah memiliki sarana penyimpanan yang memadai. Pelaksanaan pengamatan dan pengawasan obat hewan didukung dengan tersedianya peralatan kesehatan kedokteran sebanyak 29 jenis.
• Pengamatan terhadap penyakit Menular Stategis telah dilaksanakan pada tahun 2019 di 17 kecamatan. Adapun hasil pengamatan dan uji laoboratorium terhadap Penyakit Hewan Menular Startegis (PHMS) diantaranya untuk untuk penyakit Avian Influenza (AI), Anthraks dan Rabies serta Brucelosis tidak terdapat kasus.
• Pada tahun 2019 tidak terdapat kasus penyakit hewan menular dan dari hasil pengujian laboratorium menunjukan negatif. Untuk penanggulangan kasus ini, telah dilaksanakan vaksinasi flu burung di beberapa wilayah rawan penyakit. Terjadinya kasus penyakit hewan menular akan menunjukan status kesehatan hewan di Kabupaten Purwakarta, karena target utama sasaran ini adalah
19
’’Purwakarta Bebas Flu Burung, Anthrax dan Rabies ’’. Pencapaian ini juga didukung dengan pelaksanaan kegiatan kompartemen dan zoonasi bebas AI sebagai amanat daerah Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 28/Permentan/OT.140/5/2008 tentang Pedoman Penataan Kompartemen dan Penataan Zona Usaha Perunggasan. Dalam Teknis pelaksanaanya dari Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta berkoordinasi sebagai pendamping tim penilai dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Balai Veteriner Subang• Penyediaan sarana kesehatan hewan 1 paket, Vaksinasi anthrax 22.421 ekor ruminansia pada periode bulan Maret dan Agustus yang berlokasi di Kecamatan Babakan Cikao, Cibatu, Campaka, dan Kecamatan Bungursari (Sapi 3.321 ekor, Kerbau 2.149 ekor, Domba 13.421 ekor, Kambing 3.520 ekor), vaksinasi Avian Influensa sebanyak 52.055 ekor unggas yang berlokasi di Kecamatan Darangdan, Bojong, Wanayasa.
• Pelaksanaan pengobatan hewan dan pelayanan kesehatan hewan di 17 kecamatan, Tersedianya 20 jenis obat hewan dan 12 jenis alat kesehatan, pakaian kerja lapangan untuk tim pelayanan kesehatan hewan serta sarana publikasi tentang kesehatan hewan.
• Terlaksananya pemeriksaan Panagn Asal Hewan (PAH dan Hasil Pangan Asal Hewan (HPAH) di pasar tradisional dam pasar modern di Kabupaten Purwakarta. Pemeriksaan ante mortem pada hewan kurban dan post mortem pada daging kurban serta terlaksanya
20
monitoring peredaran pangan asal hewan (PAH)/ Hasil Pangan Hewani di 17 Kecamatan• Pemeliharaan sarana dan prasarana RPH yang digunakan untuk pemeliharaan gedung dan bangunan RPH Ruminansia dalam rangka sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) untuk RPH, tersedianya pakaian kerja lapangan 1 paket, tersedianya 1 paket peralatan RPH, tersedianya 1 paket peralatan las listrik,.
• Penyediaan kandang instalasi/observasi sebanyak 2 unit, komputer 1 unit dan printer 2 unit dan pembayaran honor medik veteriner.
7. .Program Pengembangan Budidaya Perikanan
Alokasi anggaran sebesar Rp. 1.869.737.000,- terealisasi Rp. 1.416.140.753,- (75,74%). Terdapat 8 kegiatan untuk mendukung sasaran tersebut. Hasil kegiatan yang dicapai sebagai berikut:
• Terpeliharanya sarana dan prasarana UPTD BBI (pengecetan gedung kantor dan perbaikan atap).
• Tersedianya pakan ikan di UPTD BBI sebanyak 1.000 kg dan tersedianya pupuk TSP 1.125 kg dan pupuk urea sebanyak untuk pengolahan kolam di UPTD BBI.
• Pembinaan kepada 15 kelompok mengenai Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) dan cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) untuk memonitoring penyebaran penyakit ikan dan monitoring lingkungan, pakan dan HPI (hama dan penyakit ikan) dan tes kit kualitas air sebanyak 6 paket, dan Uji sampling penyakit ikan, kualitas air dan logam uji sampling/uji laboratorium terhadap
21
penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, parasit dan jamur, serta uji kualitas air dan logam;• Pelaksanaan pembinaan dengan target 10 pokdakan tersealisasi 23 pokdakan yan tersebar di 10 desa dan 7 kecamatan. Kegiatan temu usaha yang diikuti oleh 50 orang dari masing-masing pokdakan, yang merupakan pembudidaya ikan mas, lele, nila , guarame, patn dan ikan hias..Pemberian bantuan berupa plang kelompok kepada 10 kelompok pembudidaya ikan mas, lele, nila , guarame, patn dan ikan hias. Pengadaan ikan hias sebanyak 1 paket, berupa calon induk ikan koi.
• Pelaksanaan pelatihan intensifikasi budidaya ikan di kolam terpal yang diikuti oleh 20 orang peserta.
• Pemberian bantuan kolam terpal sebanyak 18 unit, benih ikan sebanyak 27.000 ekor dan pakan ikan sebanyak 2.520 kg kepada 3 Pokdakan, yaitu Pokdakan Mina Jaya Tanggul Kayat (Jatiluhur), Pokdakan Sugih Mukti Abadi (Jatiluhur) Pokdakan Muara Sukasari (Sukasari).
• Pelaksanaan rehab kolam dan rehab saluran air UPTD BBI masing-masing satu paket dan terlaksananya administrasi pengelolaan kegiatan DAK perikann budidaya
8. Program Pengembangan Perikanan Tangkap
Alokasi anggaran untuk mendukung sasaran ini terdapat 6 kegiatan dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 498.150.000,- terealisasi sebesar Rp. 442.813.150,- (88,89%). Hasil kegiatan yang
22
dicapai adalah sebagai berikut, Hasil kegiatan yang dicapai sebagai berikut:• Pelaksanaan peningkatan sarana dan prasarana nelayan kecil berupa pemberian bantuan jaring angong sebnaya 517 buah kepada 3 kelompok yaitu KUB Nelayan Ikan Jatiluhur, KUB Hamparan Cipeundeuy dan KUB Serepet Nila Sukasari.
• Pada tahun 2019 telah dilaksanakan penebaran di perairan umum berupa benih ikan Nila sebanyak 375.000 ekor di perairan Waduk Ir. H. Juanda-Jatiluhur. yang berada di 3 (tiga) lokasi yaitu Kecamatan Sukasari (230,000 ekor ikan nila), Kecamatan Cibatu (60.000 ekor ikan nila) dan Desa Wanayasa (60.000 ekor ikan nila).
• Pada tahun 2019 telah dilaksanakan pemetaan potensi perairan tangkap, dimana hasilnya Waduk dengan luas potensi 10.049 Ha, Genangan air lainnya (Situ, bekas Galian C dll) luas potensi 222 Ha dan sungan dengan luas potensi 81,65 Ha.
• Pembinaan kelompok pengelola perairan umum berupa sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 152 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Perikanan di Perairan Umum Kabupaten Purwakarta dan sosialisasi mengenai program Culture Based Fishiries (Perikanan Tangkap Berbasis Budidaya) untuk 13 kelompok (390 orang).
9. Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan
Alokasi anggaran sebesar Rp.95.000.000, terealisasi Rp. 62.337.500,- (65,62) terdapat 2 kegiatan untuk mendukung sasaran tersebut. Hasil kegiatan yang dicapai sebagai berikut:
23
• Pelatihan usaha pengolahan hasil perikanan (krupuk kulit, nuget, otak-otak, kaki naga, bakso ikan dan abon dari ikan patin) sebanyak 100 orang peserta orang pelaku usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan dan Terlaksananya kegiatan pelatihan penyamakan kulit ikan yang diikuti sebanyak 10 peserta.• Pemeliharaan sarana dan prasarana UPTD Pengembangan Produk Hasil Perikanan sebanyak 1 paket dipergunakan untuk pemeliharaan gedung dan perbaikan atap gedung.
10. Program Pengembangan Kawasan Budidaya Laut, Air Payau Dan Air Tawar
Alokasi anggaran sebesar Rp. 50.000.000,- dan terealisasi Rp. 47.732.000,- (95,96%), dipergunakan untuk pelaksanaan 1 kegiatan yang mendukung sasaran ini. Adapun hasil kegiatan yang di capai sebagai berikut;
• Pemeliharaan sarana dan prasarana UPTD Perairan Umum sebanyak 1 paket dipergunakan untuk pemeliharaan stiger perahu, service perahu dan pemeliharaan gedung UPTD Perikanan Perairan Umum.
24
Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah dan Pencapaian Renstra Perangkat Daerah s.d Tahun 2020Kabupaten Purwakarta
Kode Rek
Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan
program/Kegiatan
Indkator Kinerja Program/ Kegiatan Target Kinerja Capaian Program (Renstra PD) Tahun 2020 Realisasi Target Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s.d Tahun 2018 (n-3)
Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2019 (n-2)
Target program dan kegiatan (Renja PD 2020)
(n-1)
Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra PD s.d. Tahun Berjalan (2020) Target Renja PD Tahun 2019 (n-2) Realisasi Renja PD Tahun 2019 (n-2) Tingkat Realisasi (%) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s.d. Tahun Berjalan (2020) (n-1) Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra (%) 1 2 3 4 5 6 7 8 =(7/6) 9 10 =(5+7+9) 11=(10/4 ) 3 01 3 01 01 07 Program Dukungan Manajemen Administrasi Perkantoran
3 01 3 01 01 07 01 Penyediaan jasa surat menyurat Jumlah item jasa surat menyurat yang dibutuhkan
3item 3 item 100
3 01 3 01 01 07 02 Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik
Jumlah rekening yang dibayar
12 Bulan 12 Bulan 100
3 01 3 01 01 07 08 Penyediaan jasa kebersihan
kantor Jumlah tenaga kebersihan kantor Dinas dan UPTD Dinas
12 Bulan 12 Bulan 100
3 01 3 01 01 07 10 Penyediaan alat tulis kantor Jumlah alat tulis kantor yang disediakan
42 Jenis 42 Jenis 100
3 01 3 01 01 07 11 Penyediaan barang cetakan dan
penggandaan Jumlah barang cetakan dan penggandaan disediakan 19 Jenis 19 Jenis 100
3 01 3 01 01 07 12 Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor
Jumah komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor yang disediakan
17 Jenis 17 Jenis 100
3 01 3 01 01 07 14 Penyediaan peralatan rumah
tangga Jumlah peralatan rumah tangga yang disediakan 41 Jenis 41 Jenis 100
3 01 3 01 01 07 17 Penyediaan makanan dan
minuman Jumlah jamuan makanan dan minuman yang disediakan
12 Bulan 12 Bulan 100
3 01 3 01 01 07 18 Rapat-rapat koordinasi dan