• Tidak ada hasil yang ditemukan

36.123.880 91.832.337 Pajak Kini

28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN

Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan yang dimiliki Perseroan adalah risiko pasar, risiko kredit dan risiko likuiditas. Kegiatan operasional Perseroan dijalankan secara berhati-hati dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian bagi Perseroan.

Risiko Pasar

Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar dari arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Perseroan dipengaruhi oleh risiko pasar, terutama risiko suku bunga dan risiko nilai tukar mata uang asing.

Risiko Suku Bunga

Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu instrumen keuangan akan terpengaruh akibat perubahan suku bunga pasar. Eksposur Perseroan yang terpengaruh risiko suku bunga terutama terkait dengan utang bank.

Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu instrumen keuangan akan terpengaruh akibat perubahan suku bunga pasar. Eksposur Perseroan yang terpengaruh risiko suku bunga terutama terkait dengan utang bank.

Untuk meminimalkan risiko suku bunga, Perseroan melakukan penelaahan berbagai suku bunga yang ditawarkan oleh kreditur untuk mendapatkan suku bunga yang menguntungkan sebelum mengambil keputusan untuk melakukan perikatan utang.

Tabel berikut adalah nilai tercatat atas aset dan liabilitas keuangan yang terkait risiko suku bunga:

31 Maret 2020

Tingkat bunga Tanpa bunga Jumlah

Tetap Mengambang

Rp Rp Rp Rp

Aset

Kas dan setara kas - 1,259,995,952 1,712,500 1,261,708,452

Piutang usaha - - 840,800,080 840,800,080

Jumlah - 1,259,995,952 842,512,580 2,102,508,532

Liabilitas Pinjaman Jangka Pendek

Utang usaha - Pihak ketiga - - 4,259,550,146 4,259,550,146

Utang lain-lain

Pihak berelasi - - 2,739,916,677 2,739,916,677

Pihak ketiga - - 1,050,071,120 1,050,071,120

Beban akrual - - 1,414,109,759 1,414,109,759

Surat promes - Pihak Berelasi - - 3,336,718,394 3,336,718,394

Jumlah - - 12,800,366,096 12,800,366,096

28.TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN (lanjutan)

Kas dan setara kas - 149,899,962 1,582,773 151,482,735

Piutang usaha - - 740,813,066 740,813,066

Jumlah - 149,899,962 742,395,839 892,295,801

Liabilitas Pinjaman Jangka Pendek

Utang usaha - pihak ketiga - - 2,766,817,191 2,766,817,191

Utang lain-lain

Pihak berelasi - - 2,739,916,677 2,739,916,677

Pihak ketiga - - 963,121,120 963,121,120

Beban akrual 1,652,805,446 1,652,805,446

Surat promes - Pihak Berelasi - - 3,336,718,394 3,336,718,394

Jumlah - - 11,459,378,828 11,459,378,828

Risiko Mata Uang Asing

Entitas tidak terekspos terhadap pengaruh fluktuasi nilai tukar mata uang asing dikarenakan tidak ada transaksi yang didenominasi dalam mata uang asing.

Risiko Kredit

Risiko kredit adalah risiko bahwa Perseroan akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan atau pihak lawan akibat gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Perseroan mengendalikan risiko kredit dengan cara memantau kolektibilitas piutang secara berkala untuk mengurangi jumlah piutang tak tertagih.

Berikut adalah eksposur maksimum laporan posisi keuangan konsolidasian yang terkait risiko kredit :

31 Maret 2020 31 Desember 2019

Nilai kontraktual Nilai tercatat Nilai

kontraktual Nilai tercatat

Rp Rp Rp Rp

Aset

Kas dan setara kas 1,261,708,452 1,261,708,452 151,482,735 151,482,735

Piutang usaha 840,800,080 840,800,080 740,813,066 740,813,066

Jumlah 2,102,508,532 2,102,508,532 892,295,801 892,295,801

Liabilitas Pinjaman Jangka Pendek

Utang usaha - Pihak ketiga 4,259,550,146 4,259,550,146 2,766,817,191 2,766,817,191 Utang lain-lain

Pihak berelasi 2,739,916,677 2,739,916,677 2,739,916,677 2,739,916,677

Pihak ketiga 1,050,071,120 1,050,071,120 963,121,120 963,121,120

Beban akrual 1,414,109,759 1,414,109,759 1,652,805,446 1,652,805,446

Surat promes - Pihak berelasi 3,336,718,394 3,336,718,394 3,336,718,394 3,336,718,394 Jumlah 12,800,366,096 12,800,366,096 11,459,378,828 11,459,378,828

28.TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN (lanjutan) Risiko Likuiditas

Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Perseroan tidak memiliki arus kas yang cukup untuk memenuhi liabilitasnya.

Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen memantau dan menjaga jumlah kas dan setara kas yang dianggap memadai untuk membiayai operasional Perseroan dan untuk mengatasi dampak fluktuasi arus kas. Manajemen juga melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal jatuh tempo utang, dan terus-menerus melakukan penelaahan pasar keuangan untuk mendapatkan sumber pendanaan yang optimal.

Tabel di bawah ini menganalisa liabilitas keuangan Perseroan yang diselesaikan secara neto yang dikelompokkan berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual. Jumlah yang diungkapkan dalam tabel merupakan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan:

31 Maret 2020

˂ 1 tahun 1-2 tahun 3-5 tahun ˃ 5 tahun Jumlah

Rp Rp Rp Rp Rp

Liabilitas Pinjaman Jangka Pendek

Utang usaha - Pihak ketiga 4,259,550,146 - - - 4,259,550,146

Utang lain-lain

Pihak berelasi 2,739,916,677 - - - 2,739,916,677

Pihak ketiga 1,050,071,120 - - - 1,050,071,120

Beban akrual 1,414,109,759 - - - 1,414,109,759

Surat promes - Pihak Berelasi 3,336,718,394 - - - 3,336,718,394

Jumlah 12,800,366,096 - - - 12,800,366,096

31 Desember 2019

˂ 1 tahun 1-2 tahun 3-5 tahun ˃ 5 tahun Jumlah

Rp Rp Rp Rp Rp

Liabilitas Pinjaman Jangka Pendek

Utang usaha - Pihak ketiga 2,766,817,191 - - - 2,766,817,191

Utang lain-lain

Pihak berelasi 2,739,916,677 - - - 2,739,916,677

Pihak ketiga 963,121,120 - - - 963,121,120

Beban akrual 1,652,805,446 - - - 1,652,805,446

Surat promes - Pihak Berelasi 3,336,718,394 - - - 3,336,718,394

Jumlah 11,459,378,828 - - - 11,459,378,828

28.TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN (lanjutan)

Instrumen Keuangan

Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan yang dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi dalam laporan keuangan mendekati nilai wajarnya baik karena akan jatuh tempo dalam jangka pendek atau yang dibawa berdasarkan tingkat suku bunga pasar.

Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan ditentukan erdasarkan jumlah dimana instrumen tersebut dapat dipertukarkan dalam transaksi kini antara pihak-pihak yang berkeinginan (willing parties) dan bukan merupakan penjualan yang dipaksakan atau likuidasi.

Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan dicatat sebesar nilai wajar, atau disajikan dalam jumlah tercatat baik dalam jumlah tersebut adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya atau karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal.

Pada tanggal 31 Maret 2020 dan 31 Desember 2019Entitas tidak memiliki aset keuangan yang tersedia untuk dijual. Nilai tercatat dan taksiran nilai wajar dari instrumen keuangan Entitas yang dicatat di laporan posisi keuangan pada tanggal 31 Maret 2020 dan 31 Desember 2019adalah sebagai berikut :

31 Maret 2020

Nilai tercatat Nilai wajar

Rp Rp

Aset

Kas dan setara kas 1,261,708,452 1,261,708,452

Piutang usaha 840,800,080 840,800,080

Jumlah 2,102,508,532 2,102,508,532

Liabilitas Keuangan Jangka Pendek

Utang usaha - Pihak ketiga 4,259,550,146 4,259,550,146

Utang lain-lain

Pihak berelasi 2,739,916,677 2,739,916,677

Pihak ketiga 1,050,071,120 1,050,071,120

Beban Akrual 1,414,109,759 1,414,109,759

Surat Promes - Pihak berelasi 3,336,718,394 3,336,718,394

Jumlah 12,800,366,096 12,800,366,096

28.TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN (lanjutan)

31 Desember 2019

Nilai tercatat Nilai wajar

Rp Rp

Aset

Kas dan setara kas 151,482,735 151,482,735

Piutang usaha 740,813,066 740,813,066

Jumlah 892,295,801 892,295,801

Liabilitas Keuangan Jangka Pendek

Utang usaha pihak - ketiga 2,766,817,191 2,766,817,191

Utang lain-lain

Pihak berelasi 2,739,916,677 2,739,916,677

Pihak ketiga 963,121,120 963,121,120

Beban Akrual 1,652,805,446 1,652,805,446

Surat Promes - Pihak berelasi 3,336,718,394 3,336,718,394

Jumlah 11,459,378,828 11,459,378,828

Dokumen terkait