diskriminasi gender.
Target Indikator Kebijakan Langkah Kebijakan Pelaksana Meningkatnya 1. APK siswa Melindungi : Penyusunan Depdiknas,
Target Indikator Kebijakan Langkah Kebijakan Pelaksana Standar
Pelayanan Minimum pada jalur pendidikan SD/MI/Paket A
Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah Daerah Meningkatkan
pelayananan pendidikan pada jalur pendidikan SD/MI/Paket A bagi masyarakat
miskin. Penyediaan lokasi tempat duduk secara khusus untuk siswa SD/MI/Paket A yang berasal dari keluarga miskin
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah Daerah
Menghormati : Meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat miskin terhadap pentingnya ilmu pengetahuan melalui dunia pendidikan
Kampanye program wajib belajar 9 tahun
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Meneg Kominfo, Pemerintah Daerah
Peningkatan jumlah dan sasaran Program Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) bagi seluruh siswa SD/MI dan SDLB khususnya bagi siswa yang berasal dari keluarga miskin.
Depdiknas, Dept. Agama, Pemerintah Daerah Memenuhi :
Meningkatkan partisipasi siswa peserta Program Wajib belajar 9 tahun bagi masyarakat miskin melalui pendidikan formal
Pemberian beasiswa dan pembebasan dari berbagai biaya yang dikeluarkan, buku tulis, pakaian seragam, buku, sepatu, transport dsb bagi seluruh siswa peserta belajar program Dikdas yang berasal dari keluarga miskin.
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah Daerah angka
partisipasi kasar (APK) dan angka partisipasi murni (APM) siswa SD/MI/Paket A laki-laki dan perempuan yang berasal dari keluarga miskin menjadi 109 persen dan 96 persen pada tahun 2009.
SD/MI/ Paket A laki-laki dan perempuan yang berasal dari keluarga miskin 2. APM siswa
SD/MI/Paket A laki-laki dan perempuan yang berasal dari keluarga miskin
Melindungi : Meningkatkan partisipasi
Peningkatan peran aktif masyarakat
Depdiknas, Dept. Agama, Pemerintah
Target Indikator Kebijakan Langkah Kebijakan Pelaksana masyarakat
dalam
penyelenggaran pendidikan dasar 9 tahun
termasuk masyarakat miskin dalam Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah
Daerah.
Penyediaan bantuan biaya operasional pendidikan secara memadai melalui subsidi/ hibah atau imbal swadaya bagi satuan pendidikan SD/MI/Paket A yang berada di perdesaan, wilayah terpencil dan kepulauan .
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah Daerah.
Rehabilitasi dan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan yang rusak termasuk yang berada di wilayah konflik dan bencana alam
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. PU, Pemerintah Daerah.
Pengadaan buku pelajaran dan modul yang diperlukan khusus bagi siswa yang berasal dari keluarga miskin peserta program Dikdas
Depdiknas, Dept. Agama, Pemerintah Daerah.
Penyediaan pendidik dan tenaga kependidikan pada pendidikan SD/MI/Paket A di daerah
perdesaan, wilayah terpencil , kepulauan dan kantong-kantong kemiskinan.
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah Daerah Memenuhi :
Meningkatkan mutu Pendidikan SD/MI/Paket A
Peningkatan jumlah dan realokasi anggaran untuk
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah
Target Indikator Kebijakan Langkah Kebijakan Pelaksana insentif tenaga
kependidikan yang bertugas di SD/MI/Paket A di perdesaan, daerah terpencil dan komunitas miskin.
Daerah
Pengembangan kurikulum, bahan ajar, dan model-model pembelajaran pendidikan paket A yang mengacu pada standar nasional.
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah Daerah.
Penyusunan Standar Pelayanan
Minimum pada jalur pendidikan dasar formal dan non-formal
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah Daerah.
Melindungi : Meningkatkan pelayananan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan non-formal bagi masyarakat
miskin. Penyediaan lokasi tempat duduk secara khusus untuk siswa SLTP/MTs dan SMPLB yang berasal dari keluarga miskin
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah Daerah.
Menghormati : Meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat miskin terhadap pentingnya ilmu pengetahuan melalui dunia pendidikan
Kampanye
program wajib belajar 9 tahun
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Meneg Kominfo, Pemerintah Daerah Meningkatnya
angka
partisipasi kasar (APK) dan angka partisipasi murni (APM) siswa
SLTP/MTs/Paket B laki-laki dan perempuan yang berasal dari keluarga miskin menjadi 71 persen dan 57,5 persen pada tahun 2009.
APK siswa SLTP/MTs/Paket B laki-laki dan perempuan yang berasal dari keluarga miskin APM siswa SLTP/MTs/Paket B laki-laki dan perempuan yang berasal dari keluarga miskin
Memenuhi : Meningkatkan partisipasi siswa peserta Program Wajib belajar 9 tahun bagi masyarakat miskin melalui pendidikan formal
Pemberian beasiswa dan pembebasan dari berbagai biaya yang dikeluarkan, buku tulis, pakaian seragam, buku, sepatu, transport dsb bagi seluruh siswa peserta
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah Daerah
Target Indikator Kebijakan Langkah Kebijakan Pelaksana belajar program
Dikdas yang berasal dari keluarga miskin.
Mewajibkan perempuan yang akan menikah sudah tamat SLTP.
Depdiknas, Dept. Agama, Pemerintah Daerah Melindungi :
Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam
penyelenggaraan pendidikan dasar 9 tahun
Peningkatan
peran aktif masyarakat
termasuk masyarakat
miskin dalam Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah di tingkat SLTP/MTs/Paket B
Depdiknas, Dept. Agama, Pemerintah Daerah.
Rehabilitasi dan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan yang rusak termasuk yang berada di wilayah konflik dan bencana alam
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. PU, Pemerintah Daerah.
Pengadaan buku pelajaran dan modul yang diperlukan khusus bagi siswa yang berasal dari keluarga miskin peserta program Dikdas
Depdiknas, Dept. Agama, Pemerintah Daerah.
Memenuhi : Meningkatkan mutu Pendidikan SLTP/MTs/Paket B
Penyediaan
bantuan biaya operasional
pendidikan secara memadai melalui subsidi/ hibah atau imbal swadaya bagi satuan pendidikan SLTP/MTs/Paket B yang berada di perdesaan, wilayah terpencil dan kepulauan .
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah Daerah.
Meningkatnya angka
partisipasi kasar
APK siswa SLTASMU/MA/
Paket C dan SMK)
Memenuhi : Meningkatkan mutu Pendidikan
Pengembangan kurikulum, bahan ajar, dan
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial,
Target Indikator Kebijakan Langkah Kebijakan Pelaksana SLTA (SMU/MA/
Paket C dan SMK) model-model pembelajaran pendidikan Paket C yang mengacu pada standar nasional.
Pemerintah Daerah.
(APK) dan angka partisipasi murni (APM) siswa SLTA (SMU/MA/ Paket C dan SMK) laki-laki dan perempuan yang berasal dari keluarga miskin menjadi 35 persen dan 28,5 pada tahun 2009
laki-laki dan perempuan yang berasal dari keluarga miskin APM siswa SLTASMU/MA/
Paket C dan SMK) laki-laki dan perempuan yang berasal dari keluarga miskin
Memenuhi : Pemberian Kesempatan bagi anak berprestasi dari keluarga miskin untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang
pendidikan menengah atas
Perluasan kesempatan untuk
melanjutkan ke jenjang
menengah atas bagi seluruh siswa berprestasi dari keluarga miskin tanpa dipungut biaya apapun.
Depdiknas, Dept. Agama, Pemerintah Daerah.
Perluasan kesempatan untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi bagi seluruh siswa berprestasi dari keluarga miskin dengan memberikan subsidi khusus.
Depdiknas, Dept. Agama, Pemerintah Daerah.
Meningkatnya angka
partisipasi kasar (APK) dan angka partisipasi murni (APM) mahasiswa laki-laki dan perempuan dari keluarga miskin yang
berprestasi
APK mahasiswa laki-laki dan perempuan yang berasal dari keluarga miskin APM mahasiswa laki-laki dan perempuan yang berasal dari keluarga miskin
Memenuhi : Pemberian Kesempatan bagi anak berprestasi dari keluarga miskin untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang
pendidikan menengah atas dan pendidikan tinggi
Menjalin
kerjasama dengan pihak swasta untuk memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin
Depdiknas, Dept. Agama, Pemerintah Daerah.
Rehabilitasi dan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan yang rusak termasuk yang berada di wilayah konflik dan bencana alam
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. PU, Pemerintah Daerah.
Meningkatnya jumlah sekolah SLTP/MTs dan kelompok Belajar Paket B yang memiliki fasilitas air bersih dan sarana sanitasi, guru bermutu, buku dan perpustakaan yang memadai
1. Jumlah SLTP/MTs yang memiliki fasilitas air bersih dan sarana sanitasi 2. Jumlah
kelompok Belajar Paket B yang memiliki fasilitas air bersih dan sarana sanitasi 3. Jumlah
Memenuhi : Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas di daerah perdesaan, wilayah terpencil
dan kepulauan Penyediaan perpusatakaan sekolah
Depdiknas, Dept. Agama, Pemerintah Daerah.
Target Indikator Kebijakan Langkah Kebijakan Pelaksana Pengadaan guru
bermutu Depdiknas, Dept. Agama, Pemerintah Daerah.
Peningkatan
kualitas guru Depdiknas, Dept. Agama, Pemerintah Daerah.
di daerah perdesaan dan komunitas miskin di desa dan kota pada tahun 2009.
SLTP/MTs yang memiliki guru bermutu 4. Jumlah
kelompok Belajar Paket B yang memiliki guru bermutu 5. Jumlah
SLTP/MTs yang memiliki buku dan perpustakaan 6. Jumlah
kelompok Belajar Paket B yang memiliki buku dan perpustakaan
Penyediaan fasilitas air bersih dan sarana sanitasi
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. PU, Pemerintah Daerah.
Peningkatan peranserta masyarakat dalam perencanaan, penyelenggaraan, pengawasan, dan pengembangan pendidikan keluarga miskin melalui jalur pendidikan khusus
Depdiknas, Dept. Agama, Pemerintah Daerah.
Memberikan insentif bagi masyarakat yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan khusus
Depdiknas, Dept. Agama, Pemerintah Daerah.
Melindungi : Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses penyelenggaraan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus.
Peningkatan kerjasama industri dan pengusaha dalam memberikan beasiswa, magang, kerja praktek, dan bantuan lainnya bagi anak dari keluarga miskin.
Depdiknas, Dept. Agama, Pemerintah Daerah.
Meningkatnya layanan pendidikan khusus bagi anak jalanan, pekerja anak dan anak dari daerah terpencil menjadi tiga kali dari yang terdaftar saat ini pada tahun 2009.
1. Jumlah pekerja anak dan anak jalanan yang mendapat pendidikan khusus 2. Jumlah layanan
pendidikan khusus di daerah terpencil
Perluasan jangkauan pendidikan
Penyelenggaraan pelayanan pendidikan bagi
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial,
Target Indikator Kebijakan Langkah Kebijakan Pelaksana khusus dan
pendidikan layanan khusus bagi siswa dari keluarga miskin.
anak dengan kemampuan berbeda (diffable), pekerja anak, anak jalanan, anak korban konflik dan bencana alam, tanpa diskriminasi gender.
Pemerintah Daerah.
Pengembangan model dan mengadakan prasarana dan sarana belajar untuk Pendidikan Anak Usia Dini di perkotaan dan perdesaan serta kantong-kantong kemiskinan.
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah Daerah.
Peningkatan jumlah dan penyebaran kelompok Belajar program Paket A dan B sebanyak jumlah yang diperlukan oleh warga belajar dari keluarga miskin di setiap daerah miskin dan perdesaan.
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah Daerah
Perluasan jangkauan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus bagi siswa dari keluarga miskin.
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah Daerah.
Perluasan jumlah dan sarana Program Keaksaraan Fungsional tanpa diskriminasi gender di perkotaan dan perdesaan.
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah Daerah Menurunnya
angka buta aksara usia 10 tahun keatas menjadi 2,6 juta pada tahun 2009
1. Angka buta huruf pada penduduk
miskin berusia di atas 10 tahun (laki-laki dan perempuan) 2. Jumlah pemuda
dan orang dewasa dari keluarga miskin yang mengikuti kursus
keterampilan 3. Jumlah lembaga
yang
menyelenggarak an kursus keterampilan
bagi orang miskin
Memenuhi : Meningkatkan pelayanan warga belajar melalui pendidikan non-formal
Perluasan jumlah
dan sasaran Depdiknas, Dept. Agama,
Target Indikator Kebijakan Langkah Kebijakan Pelaksana program
pelatihan keterampilan hidup melalui lembaga kursus bagi pemuda dan orang dewasa yang masih menganggur khususnya yang berasal dari keluarga miskin.
Dept. Sosial, Pemerintah Daerah.
Pemberdayaan lembaga kursus yang melayani pelatihan bagi warga belajar dari keluarga miskin di kantong-kantong kemiskinan dan perdesaan.
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah Daerah.
Pemberian beasiswa bagi peserta didik pendidikan non-formal dari keluarga miskin
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah Daerah Peningkatan
peranserta masyarakat dalam perencanaan, penyelenggaraan, pengawasan, dan pengembangan program keaksaraan fungsional bagi keluarga miskin
Depdiknas, Dept. Agama, Pemerintah Daerah.
Melindungi : Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program keaksaraan fungsional bagi penduduk miskin
Peningkatan kerjasama masyarakat, industri dan pengusaha dalam memberikan beasiswa dan bantuan lainnya untuk program keaksaraan fungsional anak dari keluarga miskin.
Depdiknas, Dept. Agama, Pemerintah Daerah.
Memenuhi :
Meningkatkan Peningkatan
kualitas Depdiknas, Dept. Agama,
Target Indikator Kebijakan Langkah Kebijakan Pelaksana penyelenggaraan
pendidikan keaksaraan fungsional bagi penduduk buta aksara
Pemerintah Daerah
mutu Pendidikan
keaksaraan funsional bagi penduduk miskin
Pengembangan kurikulum, bahan ajar, dan model-model pembelajaran pendidikan keaksaraan fungsional yang mengacu pada standar nasional.
Depdiknas, Dept. Agama, Dept. Sosial, Pemerintah Daerah.