• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 3 : TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

3.2 Tujuan dan Sasaran Renja SKPD

Rencana Kerja Dinkes Tebo Tahun 2016 8

BAB II

EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Lalu dan Capaian Program Renstra SKPD

Rencana Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo adalah penjabaran perencanaan tahunan dan Rencana Strategis Dinas Kesehatan tersebut. Tercapai tidaknya pelaksanaan kegiatan-kegiatan atau program yang telah disusun dapat dilihat berdasarkan Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (LAKIP) yang merupakan suatu bentuk perwujudan kewajiban untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai tujuan-tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, melalui suatu media pertanggungjawaban yang dilaksanakan secara periodik. Rencana Kerja (Renja) Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo ini menyajikan dasar pengukuran kinerja kegiatan dan Pengukuran Kinerja Sasaran dari hasil kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo selama Tahun 2014 dan perkiraan target tahun 2016. Dalam mengevaluasi capaian dan analisis kinerja Dinas Kesehatan mengacu kepada pencapaian Indikator Pembangunan Kesehatan yang telah disepakati, yaitu :

1. Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan

No Nama Indikator Hasil/

Realisasi

Target/sasar

an Setahun (A)/(B)% Target 2014

1 Cakupan Kunjungan Ibu Hamil K4 6863 7612 90.16 95

2 Cakupan Komplikasi Kebidanan

yang Ditangani

1445 1522 95 80

3 Cakupan Pertolongan Persalinan

oleh Tenaga Kesehatan yang Memiliki Kompetensi

6328 6922 91.42 95

4 Cakupan Pelayanan Ibu Nifas 6259 6922 90.42 90

5 Cakupan neonates dengan

Komplikasi yang ditangani

609 930 65.48 80

6 Cakupan Kunjungan Bayi 6557 6922 94.73 95

7 Cakupan Desa/Kelurahan UCI 107 112 95.54 100

8 Cakupan Pelayanan Anak Balita 21328 26149 81.56 90

9 Cakupan Pemberian Makanan

Pendamping ASI usia 6-24 bulan pada keluarga miskin

1487 1487 100.00 100

10 Cakupan Balita Gizi Buruk yang

mendapat perawatan

15 15 100.00 100

Rencana Kerja Dinkes Tebo Tahun 2016 9

siswa SD/ setingkat

12 Cakupan peserta aktif KB 48394 50772 95.32 70

13 Cakupan Penemuan dan

penanganan penderita penyakit a. Acute Flacid Paralysis rate per

100.000 pend < 15 th

b. Penemuan penderita pneumonia Balita

c. Penemuan Pasien Baru TB BTA positif

d. Penderita DBD yang ditangani e. Penemuan penderita Diare

0 351 354 29 8397 103822 3307 526 29 13504 0.00 10.61 67.3 100.00 62.2 ≥2 100 70 100 100

14 Cakupan Pelayanan kesehatan

dasar masyarakat miskin

5077 62282 8.15 100

15 Cakupan Pelayanan Kesehatan

Rujukan pasien masyarakat miskin

303 62282 0.49 80

16 Cakupan pelayanan Gawat darurat

level 1 yang harus diberikan sarana kesehatan (RS) di Kabupaten/Kota

1 1 100.00 100

17 Cakupan desa/Kelurahan

mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan epidemiologi < 24 jam

1 1 100.00 100

18 Cakupan desa siaga aktif 112 112 100 80

2. Pencapaian target MDGs tahun 2014 Kabupaten Tebo adalah sebagai berikut:

No Tujuan 1 : Memberantas Kemiskinan dan Kelaparan Target Realisasi

Target 1C : menurunkan hingga setengahnya proporsi penduduk yang menderita kelaparan dalam kurun waktu 1990-2015

1 Prevalensi Balita dengan berat badan rendah / kekurangan gizi 15,5% 0,35%

2 Prevalensi balita gizi buruk 3,6% 0,07%

3 Prevalensi balita gizi kurang 11,9% 0,28%

No Tujuan 4 : Menurunkan Angka Kematian anak Target Realisasi

Target 4A: Menurunkan angka kematian Balita (AKBA) hingga dua pertiga dalam kurun waktu 1990-2015

1 Angka kematian balita per 1.000 kelahiran hidup 32 2,09

2 Angka kematian bayi (AKB) per 1.000 kelahiran hidup 23 2,09

3 Presentase anak usia 1 tahun yang diimunisasi campak 44,5% 94,70%

No Target 5: Meningkatkan Kesehatan Ibu Target Realisasi

Rencana Kerja Dinkes Tebo Tahun 2016 10

empat dalam kurun waktu 1990-2015

1 Angka kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup 102 60

2 Proporsi kelahiran yang ditolong oleh petugas kesehatan 40,70% 91,40%

Cakupan pelayanan antenatal (sedikitnya satu kali kunjungan dan empat kali kunjungan

3 ➢ 1 kunjungan 75% 98,30%

➢ 4 kunjungan 56,0% 90,20%

No Tujuan 6: Memerangi HIV/AIDS, Malaria, dan Penyakit

menular lainnya

Target Realisasi

Target 6A: Mengendalikan penyebaran dan mulai menurunkan jumlah kasus baru HIV/AIDS hingga tahun 2015

1 Prevalensi HIV/AIDS (persen) dari total populasi 0 0

Target 6B : Mewujudkan akses terhadap pengobatan HIV/AIDS bagi semua yang membutuhkan sampai dengan tahun 2010

1 Proporsi penduduk terinfeksi HIV lanjut yang memiliki akses

pada obat-obatan antiretroviral

0 0

Target 6C: Mengendalikan penyebaran dan mulai menurunkan jumlah kasus baru Malaria dan penyakit utama lainnya hingga tahun 2015

1 Angka kejadian dan kematian Malaria

a) Angka kejadian Malaria (per 1.000 penduduk)

b) Proporsi anak balita yang tidur dengan kelambu berinsektisida

c) Proporsi anak balita dengan demam yang diobati dengan obat anti malaria yang tepat

4,68% 2,87%

2 Angka kejadian, prevalensi, dan tingkat kematian akibat

tuberkolosis

a) Angka kejadian tuberkolosis (per 100.000 penduduk/ tahun)

b) Tingkat prevalensi tuberkolosis (per 100.000

penduduk)

c) Tingkat kematian karena tuberkolosis (per 100.000 penduduk) 343 443 92 107 120 1,2

3 Proporsi jumlah kasus tuberkolosis yang terdeteksi dan diobati

dalam program DOTS

a) Proporsi jumlah kasus tuberkolosis yang terdeteksi dalam program DOTS

b) Proporsi kasus tuberkolosis yang diobati dalam program DOTS

20%

87,0%

70,0%

87,60%

Rencana Kerja Dinkes Tebo Tahun 2016 11

Target 7C: Menurunkan hingga setengahnya proporsi rumah tangga tanpa akses berkelanjutan terhadap air minum layak dan sanitasi layak hingga tahun 2015

1 Proporsi rumah tangga dengan akses berkelanjutan terhadap air

minum layak, perkotaan dan pedesaan

68,87% 43,64%

2 Proporsi rumah tangga dengan akses berkelanjutan terhadap

sanitasi layak, perkotaan dan pedesaan

62,41% 58,95%

3. Pencapaian sasaran dalam Renstra Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo tahun 2016 adalah sebagai berikut:

1. Umur Harapan Hidup tahun 2013 mencapai 70 tahun

2. Angka kematian Ibu telah mencapai target yaitu 111,6 per 100.000 kelahiran hidup dari target 226 per 100.000 kelahiran hidup tahun 2013

3. Angka kematian Bayi telah mencapai target yaitu 4,46 per 1000 kelahiran hidup dari target 26 per 1000 tahun 2013

4. Angka kematian balita telah mencapai target yaitu 0,3 dari target 58 per 1000 kelahiran hidup tahun 2013

5. Persen balita gizi buruk telah mencapai target yaitu 0,01% dari target 1,5% tahun 2013.

A. Penetapan Indikator Kinerja

Penetapan Indikator kinerja merupakan ukuran kuantitatif dan kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu kegiatan yang telah ditetapkan. Indikator Kinerja Kegiatan meliputi indikator masukan (inputs), keluaran (outcomes), manfaat (benefits) dan dampak (impact). Indikator – indikator tersebut dapat berupa dana, sumber daya manusia, laporan, buku, dan indikator lainnya. Penetapan indikator kinerja ini diikuti dengan penetapan Rencana Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo 2016 besaran indikator kinerja untuk masing-masing jenis indikator yang telah ditetapkan.

B. Capaian Analisis Kinerja

Pengukuran kinerja dilakukan dengan menggunakan indikator kinerja kegiatan. Pengukuran ini dilakukan dengan memanfaatkan data kinerja.

2.2 ANALISIS KINERJA PELAYANAN SKPD

Struktur Organisasi, tugas pokok dan Fungsi Struktur Organisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo diatur berdasarkan Perda Kab. Tebo No.07 Tahun 2010. Dinas Kesehatan melaksansakan kewenangan otonomi daerah di bidang kesehatan.

Rencana Kerja Dinkes Tebo Tahun 2016 12

2.2.1 Struktur Organisasi

Struktur Organisasi dan tata kerja Dinas Kesehatan diatur berdasarkan Perda Kab.Tebo No. 07 Tahun 2010. Dinas Kesehatan melaksanakan kewenangan otonomi daerah di bidang kesehatan. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam peraturan daerah ini, Dinas Kesehatan mempunyai fungsi :

1. Perumusan kebijakan teknis di bidang kesehatan

2. Penyelenggaraan urusan pemerintah dan pelayanan umum di bidang kesehatan

3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang kesehatan

4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Susunan Organisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo terdiri dari : a) Kepala Dinas

b) Sekretariat Dinas, membawahkan: - Subbagian Umum

- Subbagian Kepegawaian dan - Subbagian Keuangan

c) Bidang Evaluasi dan Pengembangan, membawahkan: - Seksi Tenaga Kesehatan

- Seksi Perencanaan Kesehatan - Seksi Evaluasi dan Pelaporan

d) Bidang Pelayanan Kesehatan dan Farmasi

- Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar dan Keluarga Berencana - Seksi Upaya Rujukan dan Kesehatan khusus serta Perizinan dan - Seksi Farmasi dan Pembekalan kesehatan

e) Bidang Pencegahan, Pengendalian dan Penyehatan Lingkungan, membawahkan:

- Seksi Pencegahan dan Pengendalian dan Pengamatan Penyakit - Seksi Pengendalian Penyakit dan

- Seksi Penyehatan Lingkungan

f) Bidang Kesehatan Keluarga dan Promosi Kesehatan, membawahkan: - Seksi Kesehatan Ibu dan Anak

- Seksi Gizi Masyarakat dan

- Seksi Promosi dan Pemeliharaan Kesehatan g) Kelompok Jabatan Fungsional

Berdasarkan Peraturan Bupati Tebo No. 07 Tahun 2010 tentang uraian tugas pokok dan fungsi Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo.

Rencana Kerja Dinkes Tebo Tahun 2016 13

Untuk melaksanakan pembangunan kesehatan tersebut maka Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo mempunyai tugas sebagai berikut:

1. Kepala Dinas

Tugas pokok dari Kepala Dinas adalah melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan azas otonomi dan tugas pembantuan di bidang kesehatan.

Sedangkan untuk melaksanakan tugas tersebut, maka Kepala Dinas menjalankan fungsi :

a).Perumusan Kebijakan teknis bidang kesehatan;

b).Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum dan pembinaan teknis bidang kesehatan;

c).Pelaksanaan pembinaan, pengawasan, dan pengendalian terhadap pelaksanaan program di bidang kesehatan;

d).Pelaksanaan kerjasama dan koordinasi dengan instansi terkait di bidang kesehatan;

e).Pelaksanaan Pembinaan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD); dan

f).Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

2. Sekretaris

Tugas pokok dari Sekretaris Dinas adalah membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan tugas umum, mengelola kegiatan tata usaha, kepegawaian, pengelolaan keuangan dan rumah tangga dinas, dan dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, maka Sekretaris menjalankan fungsi : a). Pelaksanaan pembinaan organisasi dan tata laksana;

b). Pelaksanaan pengelolaan administrasi umum dan kepegawaian; c). Pelaksanaan pengelolaan administrasi keuangan dan perbendaharaan; d). Pelaksanaan Pengelolaan surat – menyurat dan kerumahtanggaan dinas; e). Pelaksanaan pengelolaan/ pemeliharaan barang inventaris gedung/ kantor f). Pemberian saran dan pertimbangan hasil telaah, laporan, dan analisa

kepada atasan sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya; dan

g). Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya

Sedangkan untuk melaksanakan tugas dan fungsinya tersebut, maka Sekretaris membawahkan:

Rencana Kerja Dinkes Tebo Tahun 2016 14

Tugas Subbag Umum adalah melaksanakan urusan surat- menyurat dan kearsipan serta urusan rumah tangga dan perlengkapan, sedangkan Fungsi Subbag Umum dalam menjalankan tugas pokoknya, antara lain: a) Menghimpun dan Mempelajari peraturan perundangan tentang

pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan bidang umum.

b) Menghimpun, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan bidang umum.

c) Pengelolaan surat – menyurat, kearsipan, kehumasan, dan kerumahtanggaan dinas;

d) Menyusun rencana kebutuhan administrasi dan perlengkapan dinas; e) Pelaksanaan urusan umum, pemeliharaan gedung/kantor dan

perlengkapan dinas;

f) Pengkoordinasian pelaksanaan upacara, apel pagi dan apel siang; g) Pelaksanaan keamanan, kebersihan, dan keindahan kantor;

h) Melaksanakan fasilitasi pelaksanaan rapat dan urusan perkantoran; i) Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai dengan

tugas pokok dan fungsinya. 2. Subbagian Kepegawaian; dan

Tugas Subbag Kepegawaian adalah mengelola administrasi kepegawaian dinas. Fungsi Subbag Kepegawaian dalam menjalankan tugas pokoknya, antara lain:

a) Menghimpun dan mempelajari peraturan perundangan tentang pedoman dan petunjuk teknis serta bahan- bahan lainnya yang berhubungan dengan kepegawaian

b) Menghimpun, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan kepegawaian

c) Melakukan pengelolaan administrasi kepegawaian dinas;

d) Melakukan fasilitasi pengurusan kenaikan pangkat, karpeg, karsu, karis, askes, taspen dan kenaikan gaji berkala, DP3, LP2P, KP4, dan tanda penghargaan pegawai dinas ;

e) Menyiapkan usulan kebutuhan diklat dan calon peserta diklat; f) Mengkoordinasi pembuatan Daftar Urutan Kepangkatan (DUK); g) Menyiapkan bahan penyusunan kebutuhan kebutuhan rencana

kepegawaian;

h) Menyiapkan bahan usulan mutasi, pensiun, dan pemberhentian pegawai, dan;

Rencana Kerja Dinkes Tebo Tahun 2016 15

i) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

3. Subbagian Keuangan

Tugas pokok Subbag Keuangan adalah mengelola administrasi keuangan dan perbendaharaan, menyusun anggaran pendapatan dan belanja dinas serta melaksanakan verifikasi pertanggunjawaban keuangan anggaran dinas.

Fungsi Subbag Keuangan dalam menjalankan tugas pokoknya, antara lain :

a. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundangan tentang pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan keuangan.

b. Menghimpun, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan keuangan.

c. Melaksanakan penyusunan anggaran belanja dan perubahan anggaran belanja dinas;

d. Melaksanakan penatausahaan keuangan dinas;

e. Melakukan pembuatan laporan bulanan, triwulan dan tahunan pengelolaan keuangan dinas;

f. Melakukan pengurusan gaji pegawai dinas;

g. Mengelola pembukuan, penerimaan dan pengeluaran keuangan dinas; h. Menyusun rumusan dan pengaturan sumber pendapatan dinas;

i. Melakukan pemantauan pelaksanaan anggaran dan verifikasi keuangan anggaran dinas

j. Menyiapkan konsep keputusan pengangkatan/ penunjukan PPK, PPTK, PUM, bendahara pengeluaran, bendahara gaji, dan bendahara barang; dan

k. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai tugas pokok dan fungsinya.

3.Bidang Evaluasi dan Pengembangan

Bidang Evaluasi dan Pengembangan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang bertugas membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan pembinaan tenaga kesehatan, merencanakan program, pelaksanaan pendataan dan pembuatan pengembangan laporan.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, maka Kepala Bidang menjalankan fungsi :

Rencana Kerja Dinkes Tebo Tahun 2016 16

A) Penyiapan, pemanfaatan, peningkatan jumlah, mutu dan penyebaran tenaga kesehatan

B) Pelaksanaan pelatihan teknis tenaga kesehatan

C) Registrasi, akreditasi, sertifikasi tenaga kesehatan sesuai dengan peraturan perundangan;

D) Penyiapan bahan perumusan dan koordinasi ketenagaan kesehatan, perencanaan pembangunan kesehatan, pelaksanaan pendataan, monitoring, evaluasi, dan pembuatan laporan program kesehatan;

E) Penyiapan bahan rumusan kebijakan teknis pendataan dan pelaporan program F) Pengawasan dan pengendalian terhadap pelaksanaan program dan kegiatan

pembangunan di bidang kesehatan;

G) Perencanaan operasional standar pelayanan minimal bidang kesehatan; H) Pengembangan statistik dan sistem informasi di bidang kesehatan;

I) Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan program kegiatan di bidang kesehatan;

J) Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Sedangkan untuk melaksanakan tugas dan fungsinya tersebut, maka Kepala Bidang Evaluasi dan Pengembangan membawahkan:

1). Seksi Tenaga Kesehatan

Tugas Seksi Tenaga Kesehatan adalah melakukan pembinaan dan pendayagunaan tenaga kesehatan Dinas.

Fungsi Seksi Tenaga Kesehatan dalam menjalankan tugas pokoknya, antara lain:

a) Menghimpun dan mempelajari peraturan perundangan tentang pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan bidang ketenagaan;

b) Menghimpun, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan ketenagaan;

c) Menghimpun permasalahan-permasalahan yang berkenaan dengan ketenagaan dan mencari solusinya;

d) Mengumpulkan, mengolah dan menganalisa data ketenagaan sebagai perumusan kebijakan bidang kesehatan;

e) Melaksanakan pendataan ketenagaan di bidang kesehatan;

f) Mengumpulkan referensi dan bahan penyusunan rancangan pedoman operasional pembinaan ketenagaan bidang kesehatan;

g) Melakukan koordinasi antar lintas program dan lintas sektor kesehatan dalam untuk menyusun kebutuhan ketenagaan di bidang kesehatan; dan

Rencana Kerja Dinkes Tebo Tahun 2016 17

h) Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

2).Seksi Perencanaan Kesehatan

Tugas Seksi Perencanaan Kesehatan adalah melaksanakan penyusunan program perencanaan pembangunan di bidang kesehatan.

Fungsi Seksi Perencanaan Kesehatan dalam menjalankan tugas pokoknya, antara lain:

a) Menghimpun dan mempelajari peraturan perundangan tentang pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan bidang Perencanaan;

b) Menghimpun, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan perencanaan;

c) Melakukan penyusunan rencana kerja tahunan dinas;

d) Penyiapan bahan penyusunan rencana anggaran belanja dan perubahan anggaran belanja dinas;

e) Merencanakan pembuatan Renstra Dinas;

f) Mengumpulkan referensi dan bahan-bahan untuk penyusunan perencanaan pembangunan kesehatan;

g) Menyusun rancangan pedoman pelaksanaan dan petunjuk teknis perencanaan pembangunan kesehatan;

h) Menghimpun usulan-usulan program dari semua bidang dan mempersiapkan bahasannya dengan instansi/ lembaga lain yang terkait;

i) Menyusun rencana kebutuhan peralatan dan perlengkapan dinas;

j) Melakukan koordinasi lintas program dan lintas sektor dalam pelaksanaan perencanaan kesehatan;

k) Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

3).Seksi Evaluasi dan Pelaporan

Tugas Seksi Evaluasi dan Pelaporan adalah menyiapkan data, monitoring, evaluasi dan pelaporan program pembangunan di bidang kesehatan.

Fungsi Seksi Evaluasi dan Pelaporan dalam menjalankan tugas pokoknya, antara lain:

a) Menghimpun dan mempelajari peraturan perundangan tentang pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan bidang data dan pelaporan;

b) Menghimpun, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan bidang data dan pelaporan;

Rencana Kerja Dinkes Tebo Tahun 2016 18

c) Melakukan pendataan, evaluasi, monitoring dan pelaporan pelaksanaan kegiatan program pembangunan di bidang kesehatan;

d) Melakukan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan kegiatan program permbangunan di bidang kesehatan;

e) Melakukan pengkajian data dan evaluasi kinerja serta dampak pembangunan di bidang kesehatan;

f) Mengelola Sistem Informasi Kesehatan;

g) Melakukan pembuatan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah di bidang kesehatan; dan

h) Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

4.Bidang Pelayanan Kesehatan dan Farmasi

Bidang Pelayanan Kesehatan dan Farmasi dipimpin oleh Kepala Bidang yang mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan dasar, upaya rujukan dan kesehatan khusus serta farmasi dan perizinan.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, maka Bidang Pelayanan Kesehatan dan Farmasi menjalankan fungsi:

a. Pembuatan rumusan kebijakan pelayanan kesehatan masyarakat, pelayanan kesehatan perorangan, farmasi dan perbekalan kesehatan;

b. Pembinaan, bimbingan dan pengendalian pengawasan pelayanan kesehatan masyarakat, pelayanan kesehatan perorangan, farmasi dan perbekalan kesehatan;

c. Pemberian rekomendasi dan perizinan pada sarana pelayanan kesehatan peorangan, farmasi dan perbekalan kesehatan;

d. Pengolahan pelayanan kesehatan dasar serta rujukan dan rujukan sekunder e. Registrasi, akreditasi, dan sertifikasi sarana kesehatan sesuai dengan peraturan

perundangan yang berlaku;

f. Peningkatan mutu Pelayanan Kesehatan;

g. Pembuatan konsep rencana rekomendasi/ pemberian izin sarana kesehatan meliputi Rumah Sakit Pemerintah kelas C dan kelas D, Rumah Sakit Swasta yang setara, praktek pengobatan berkelompok, klinik umum/ spesialis, Rumah Bersalin, klinik dokter dan pengobatan tradisional serta sarana penunjang yang setara; dan

h. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Sedangkan untuk melaksanakan tugas dan fungsinya tersebut, maka Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Farmasi membawahkan:

Rencana Kerja Dinkes Tebo Tahun 2016 19

Tugas pokok Seksi Pelayanan Kesehatan dasar dan KB adalah melakukan pelayanan kesehatan dasar dan melakukan Pelayanan KB.

Fungsi Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar dan KB, antara lain:

a) Menghimpun dan mempelajari peraturan perundangan tentang pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan bidang Pelayanan Kesehatan Dasar dan KB;

b) Menghimpun, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan bidang Pelayanan Kesehatan dasar dan KB;

c) Melaksanakan penyiapan bahan rumusan kebijakan dan pedoman pelayanan kesehatan dasar dan KB;

d) Melakukan pengelolaan Pelayanan Kesehatan Dasar;

e) Melakukan pembinaan, pengendalian, dan pengawasan pelayanan Kesehatan dasar dan KB di Puskesmas, Pustu, Bides serta sarana kesehatan lainnya; f) Melakukan penyusunan standar pelayanan minimal kesehatan dasar dan KB; g) Menyusun perencanaan program, kebutuhan sarana dan prasarana pelayanan

kesehatan dasar dan KB;

h) Menyusun rancangan pedoman pelaksanaan kegiatan puskesmas; dan

i) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

2). Seksi Upaya Rujukan dan Kesehatan Khusus serta Perizinan

Tugas Seksi Upaya Rujukan dan Kesehatan Khusus serta Perizinan adalah melakukan pelayanan rujukan dan pelayanan kesehatan khusus serta perizinan.

Fungsi Seksi Upaya Rujukan dan Kesehatan Khusus serta Perizinan dalam menjalankan tugas pokoknya, antara lain:

a) Menghimpun dan mempelajari peraturan perundangan tentang pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan bidang Upaya Rujukan dan Kesehatan Khusus serta Perizinan.

b) Menghimpun, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan bidang Upaya Rujukan dan Kesehatan Khusus serta Perizinan;

c) Melaksanakan penyiapan bahan rumusan kebijakan dan pedoman pelayanan perorangan meliputi kesehatan spesialis dasar dan penunjang, keperawatan jiwa dan kerja;

d) Melakukan pengawasan pelayanan kesehatan upaya rujukan dan kesehatan khusus serta perizinan;

e) Melakukan penyelenggaraan kesehatan haji;

f) Melakukan penyelenggaraan pelayanan kesehatan haji;

g) Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Rencana Kerja Dinkes Tebo Tahun 2016 20

3). Seksi Farmasi dan Perbekalan Kesehatan

Tugas Seksi farmasi dan Perbekalan Kesehatan adalah penyediaan obat dan perbekalan kesehatan sesuai kebutuhan. Fungsi seksi Farmasi dan Perbekalan Kesehatan dalam menjalankan tugas pokoknya, antara lain:

a) Menghimpun dan mempelajari peraturan perundangan tentang pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan Farmasi dan Perbekalan Kesehatan;

b) Menghimpun, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan bidang Farmasi dan Perbekalan Kesehatan;

c) Menyediakan dan mengelola obat pelayanan kesehatan dasar, alat kesehatan, reagensia dan vaksin;

d) Melaksanakan penyiapan bahan rumusan kebijakan dan pedoman pelayanan kefarmasian dan perbekalan kesehatan meliputi obat publik, farmasi dan klinik, penggunaan obat tradisional, narkotika;

e) Melakukan pembinaan dan pengendalian untuk meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian dan perbekalan kesehatan meliputi obat publik, farmasi komunikasi dan klinik, penggunaan obat tradisional, narkotika dan zat adiktif serta perbekalan kesehatan;

f) Melakukan pengawasan sistem pelayanan kefarmasian dan perbekalan kesehatan;

g) Menyusun rencana dan pengadaan obat buffer stock Kabupaten;

h) Menyusun rekomendasi perizinan cabang/ sub penyalur alat kesehatan dan farmasi;

i) Mengumpulkan, mengolah dan menganalisa data, mengevaluasi dan memberikan umpan balik pelaksanaan kefarmasian dan perbekalan kesehatan meliputi obat publik, farmasi komunikasi dan klinik, penggunaan obat tradisional, narkotika dan zat adiktif serta perbekalan kesehatan; dan

j) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

5.Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan

Tugas pokok dari Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan adalah membantu Kepala Dinas dalam menyiapkan bahan perumusan kebijakan, pedoman standar dalam melaksanakan pembinaan, pengawasan, dan pengendalian kegiatan pengamatan dan pencegahan, pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan serta penanggulangan wabah/ kejadian luar biasa dan bencana alam.

Rencana Kerja Dinkes Tebo Tahun 2016 21

Untuk melaksanakan tugas tersebut, maka Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan menjalankan fungsi:

a) Penyelenggaraan fungsi surveilans epidemiologi, penyelidikan kejadian luar biasa dan penanggulangannya;

b) Penyelenggaraan pencegahan dan pengendalian penyakit;

c) Penyelenggaraan operasional penanggulangan masalah kesehatan akibat bencana alam dan wabah;

d) Penyelenggaraan pencegahan dan penanggulangan pencemaran lingkungan; e) Penyelenggaraan penyehatan lingkungan; dan

f) Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Sedangkan untuk melaksanakan tugas dan fungsi tersebut, maka Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan

Dokumen terkait