KONDISI YANG DIHARAPKAN
4.1 Tuntutan Kebijakan
4.1.1 Kebijakan SPBE dalam RPJMD
Pada periode Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Dr. H. Dzulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, telah ditetapkan Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2019 – 2023. Dokumen RPJMD adalah dokumen perencanaan daerah yang menjadi rujukan dalam penyusunan Rencana Kerja Daerah dan Rencana Strategis Setiap Perangkat Daerah selama lima tahun ke depan, agar selaras dan terpadu untuk mencapai tujuan Pembangunan Daerah Provinsi NTB yang dicita-citakan.
Visi dan Misi Pembangunan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang tercantum dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka menengah (RPJMD) Provinsi NTB Tahun 2019 – 2023 adalah sebagai berikut :
Visi : Membangun Nusa Tenggara Barat Yang Gemilang
Dalam visi yang diusung terdapat kata kunci “NTB GEMILANG” yang bermakna :
• Satu keyakinan bahwa Provinsi NTB dapat berperan besar di kancah nasional dan internasional.
• Satu komitmen bahwa percepatan dan lompatan pembangunan harus terus diikhtiarkan untuk mewujudkan Provinsi NTB yang tertata rapi sebagai tempat hunian menyenangkan, dengan masyarakat yang berdaya saing, tangguh, dan berbudi luhur serta pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik.
Misi : 1. NTB TANGGUH DAN MANTAP melalui penguatan mitigasi bencana dan pengembangan infrastruktur serta konektivitas wilayah
2. NTB BERSIH DAN MELAYANI melalui transformasi birokrasi yang berintegritas, berkinerja tinggi, bersih dari KKN dan berdedikasi
3. NTB SEHAT DAN CERDAS melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai pondasi daya saing daerah
4. NTB ASRI DAN LESTARI melalui pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang berkelanjutan
5. NTB SEJAHTERA DAN MANDIRI melalui penanggulangan kemiskinan, mengurangi kesenjangan, dan pertumbuhan ekonomi inklusif bertumpu pada pertanian, pariwisata dan industrialisasi
6. NTB AMAN DAN BERKAH melalui perwujudan masyarakat madani yang beriman, berkarakter dan penegakan hukum yang berkeadilan
Setiap penyataan misi yang disebutkan dalam RPJMD selanjutnya dijabarkan dalam bentuk Tujuan yang hendak dicapai, dilanjutkan dengan penentuan sasaran dan strategi yang digunakan agar mencapai hasil yang optimal. Jika memperhatikan penjabaran misi, tujuan, dan strategi dalam RPJMD tersebut, maka kebijakan yang terkait dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik merupakan penjabaran dari Misi ke-2, yaitu “NTB BERSIH DAN MELAYANI melalui transformasi birokrasi yang berintegritas, berkinerja tinggi, bersih dari KKN dan berdedikasi”. Tujuan yang ditetapkan pada misi ke-2 ini adalah “Terwujudnya pemerintahan yang bersih, bebas KKN dan akuntabel”, sedangkan salah satu sasaranya adalah “Meningkatnya Kualitas Pelayanan kepada masyarakat”, lalu strategi yang digunakan adalah “Peningkatan kualitas layanan melalui pemanfaatan Teknologi Informasi”.
Kebijakan SPBE yang terdapat dalam RPJMD Pemprov NTB sangat selarah dengan Kebijakan Pemerintah Pusat sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Pada bagian Menimbang dalam Perpres tersebut dinyatakan bahwa Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik diperlukan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya. Nilai yang terkandung di dalam bagian menimbang ini sangat sejalan dengan strategi, sasaran, dan tujuan dari Misi ke-2 dalam RPJMD Pemprov NTB, sebagaimana dijelaskan sebelumnya. Hubungan antara RPJMD Pemprov NTB yang berbicara Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik dan Perpress 95 Tahun 2018 dapat dirangkum sebagai berikut :
RPJMD Pemprov NTB Tahun 2019 - 2023 Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018
Misi 2 - NTB BERSIH DAN MELAYANI Menimbang : bahwa untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya diperlukan sistem pemerintahan berbasis elektronik;
Tujuan - Terwujudnya pemerintahan yang bersih, bebas KKN dan akuntabel
Sasaran - Meningkatnya Kualitas Pelayanan kepada masyarakat
Strategi - Peningkatan kualitas layanan melalui pemanfaatan Teknologi Informasi
4.1.2 Kebijakan Pusat dan Daerah
Pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam penyelenggaraan pemerintahan sudah menjadi kebutuhan penting dan strategis dalam pelaksanaan tugas dan fungsi suatu instansi pemerintah, oleh karenanya pemerintah pusat maupun daerah telah mengeluarkan berbagai aturan dan kebijakan yang mendorong dan mengarahkan dalam penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Beberapa aturan dan kebijakan terkini yang perlu menjadi perhatian sekaligus menjadi dasar kebutuhan dalam pengembangan SPBE di lingkup Pemprov NTB adalah sebagai berikut :
1. Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Peraturan Presiden ini menjadi acuan utama setiap intansi pemerintah dalam pemanfaatan teknologi informasi di lingkup instansi. Khusus untuk lingkup pemerintah daerah, beberapa kebijakan yang harus mendapat perhatian adalah sebagai berikut :
a) Penyusunan Arsitektur SPBE Pemerintah Daerah; b) Penyusunan Peta Rencana SPBE Pemerintah Daerah; c) Penyusunan Rencana Anggara SPBE Pemerintah Daerah; d) Penyusunan Proses Bisnis;
e) Pengembangan infrastruktur SPBE Pemerintah Daerah yang meliputi : ▪ Pusat Data Pemerintah Daerah (dengan persyaratan tertentu); ▪ Jaringan Intra Pemerintah Daerah;
▪ Sistem Penghubung Layanan Pemerintah Daerah; a) Pengembangan dan Penggunaan aplikasi umum dan khusus; b) Penerapan Keamanan SPBE;
c) Penerapan Layanan SPBE yang terdiri dari Layanan Administrasi Pemerintahan dan Layanan Publik;
d) Pelaksanaan Manajemen SPBE;
e) Pelaksanaan Audit Teknologi Informasi dan Komunikasi
2. Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 Satu Data Indonesia. Peraturan presiden ini mempunyai keterkaitan dengan kebijakan pengembangan SPBE yakni pada aspek data dan informasi. Beberapa kebijakan dalam peraturan presiden ini yang berhubungan dengan pengembangan SPBE adalah :
a) Kebijakan tata kelola data bertujuan untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertangung jawabkan serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar intansi pusat dan daerah;
b) Penerapan standar data, metadata, dan interoperabilitas data untuk menghasilkan data yang berkualitas
c) Dalam penyelenggaraan Satu Data Indonesia terdiri dari empat proses, yaitu Perencanaan Data, Pengumpulan Data, Pemeriksaan Data, dan Penyebarluasan Data. Dalam tahap Perencanaan Data dilakukan kegiatan penentuan daftar data yang akan dikumpulkan di tahun selanjutnya. Salah satu yang harus diperhatikan dalam penyusunan daftar data ini adalah mengacu pada arsitektur SPBE, khususnya pada domain arsitektur data dan
informasi, sebagaimana yang disebut dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
3. Pemerinta Provinsi NTB dalam Rencana Pebangunan Jangka Menengah 2019 – 2023 selain telah menetapkan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Pembangunan Daerah, dicanangkan pula berbagai program unggulan merupakan komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur sebagai bagian dari janji kampanye beliau yang akan diwujudkan. Beberapa program unggulan yang berkaitan atau mengandung potensi melalui pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi adalah sebagai berikut :
a) Gemilang Infrastruktur Dan Tangguh Bencana, terdiri dari: ▪ SI-AGA
▪ Desa Tangguh Bencana ▪ NTB Terkoneksi ▪ Sekolah Siaga Bencana b) Gemilang Birokrasi, terdiri dari:
▪ eNTeBe Plan ▪ SAKIP LEVEL A ▪ E-Samsat
▪ NTB Care
▪ Research Based Policy ▪ Samsat Delivery ▪ NTB SDGs Centre
▪ NTB Satu Data, NTB Satu Peta ▪ NTB WTP
c) Gemilang Pendidikan ▪ Literasi Digital ▪ Revitalisasi Posyandu ▪ Generasi Emas NTB
d) Gemilang Lingkungan, terdiri dari : ▪ NTB Zero Waste
▪ Bank Sampah
e) Gemilang Ekonomi, Pariwisata, Pertanian Dan Industri, terdiri dari: ▪ E-Commerce
▪ Science Technology Industrial Park (STIP) Inovatif ▪ NTB ramah investasi
▪ UMKM Bersaing ▪ 99 Desa Wisata
f) Gemilang Pembangunan Sosial Budaya, terdiri dari: ◦ Islamic Centre Pusat Peradaban
◦ Kampung Madani
◦ Desa Bersinar ◦ Kampung Media