• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV: ANALISIS DATA

B. Analisis Pengujian Hipotesis

2. Uji Hipotesis

128

Data di atas diketahui bahwa nilai k=2 dan nilai n=30. Dari rumus yang ada maka menghasilkan angka (2; 30-2) = (2; 28), angka ini kemudian menjadi acuan untuk mengetahui �� pada distribusi nilai

�� statistik. Maka diketahui bahwa nilai �� sebesar 3,34.

Dari hasil perhitungan di atas, diketahui nilai ℎ� ��sebesar 1,78.

Karena nilai ℎ� �� sebesar 1,78 < �� (3,34) sesuai dengan dasar

pengambilan keputusan, maka dapat disimpulkan bahwa data tersebut homogen.

2. Uji Hipotesis

Uji hipotesis menggunakan uji t sampel berpasangan (Paired

Sample t-Tes) adalah pengujian untuk sekelompok populasi yang sama,

tetapi memiliki dua atau lebih kondisi data sampel sebagai akibat dari adanya perlakuan yang diberikan kepada kelompok sampel tersebut. Data yang diperlukan untuk alat uji ini adalah data numerik dalam bentuk rasio dan interval. Jumlah yang diperlukan dalam model ini adalah sampel kecil (n ≤ 30). Paired Sample t-Test digunakan untuk mengetahui perubahan dari suatu populasi (kelompok eksperimen) sebelum dan sesudah menerima perlakuan (treatment).96 Adapun hipotesis dengan rincian sebagai berikut:

96 Irwan Gani & Siti Amalia, ALAT ANALISIS DATA: Aplikasi Statistik untuk Penelitian Bidang Ekonomi dan Sosial (Yogyakarta: ANDI, 2015), hal. 59.

129

a. Ho: Tradisi membaca manaqib tidak berpengaruh terhadap kecerdasan spiritual santriwati Pondok Pesantren Ahmada Al-Hikmah Purwoasri Kediri.

b. Ha: Tradisi membaca manaqib berpengaruh terhadap kecerdasan spiritual santriwati Pondok Pesantren Ahmada Al-Hikmah Purwoasri Kediri.

Dasar pengambilan keputusan berdasarkan perbandingan t hitung dengan t tabel:

a. Jika nilai ℎ� �� > �� , maka Ho ditolak dan Ha diterima.

b. Jika nilai ℎ� �� < �� , maka Ho diterima dan Ha ditolak.

Dasar pengambilan keputusan dalam Paired Sample t-Test

berdasarkan perbandingan nilai signifikansi (probabilitas) sebagai berikut:

a. Jika nilai signifikansi > 0,05, maka Ho diterima dan Ha ditolak. b. Jika nilai signifikansi < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima.

Hasil analisis statistik data menggunakan program SPSS 23.0 for

130

Tabel 4.3 Hasil Uji Paired Sample Statistic Paired Samples Statistics

Mean N Std. Deviation Std. Error Mean

Pair 1 Pretest 148,40 30 18,275 3,337

posttest 165,73 30 9,344 1,706

Tabel 4.4 Hasil Uji Paired Sample Correlation Paired Samples Correlations

N Correlation Sig. Pair 1 Pretest & posttest 30 ,564 ,001

Analisis:

Output bagian pertama (Group Statistics):

Pada output pertama, menyajikan deskripsi dari pasangan variabel yang dianalisis, yang meliputi rata-rata (mean) sebelum diberi treatment 148,40 dengan Standar Deviasi 18,275 dan sesudah diberi treatment 165,73 dengan Standar Deviasi 9,344.

Tabel 4.5 Hasil Uji Hipotesis

Paired Samples Test

Paired Differences t df Sig. (2-tailed) M e a n Std . Dev ia ti o n Std . Erro r M e a n 95% Confidence Interval of the Difference L o wer Up per Pair 1 pretest - posttest -1 7 ,3 3 3 1 5 ,1 2 3 2 ,7 6 1 -2 2 ,9 8 0 -1 1 ,6 8 6 -6 ,2 7 8 29 ,000

131

Output bagian kedua:

Selanjutnya, pada output kedua diperoleh hasil korelasi antara kedua variabel yang menghasilkan angka 0,564 dengan nilai probabilitas (sig.) 0,001. Hal ini menyatakan bahwa korelasi antara sebelum dan sesudah diberikan treatment berhubungan secara nyata, karena nilai probabilitas < 0,05.

a. Pengambilan keputusan berdasarkan nilai ℎ� �� dan �� :

Mencari �� pada tabel t:

1) Tingkat signifikansi (α) adalah 5% (dilihat dari input data pada bagian OPTION yang memilih tingkat kepercayaan 95%).

2) Df atau derajat kebebasan adalah n (jumlah data) – 1 atau 30 – 1 = 29.

3) Sehingga didapat nilai 2,045 dari tabel t.

Output bagian ketiga (Paired Sample T Test):

Dari hasil output ketiga diketahui bahwa nilai ℎ� �� sebesar

-6,278. Pada uji t tanda plus dan minus tidak diperhatikan sehingga nilai -6,278 > 2,045 ( ��). Maka dapat diambil kesimpulan bahwa

Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tradisi membaca manaqib berpengaruh terhadap kecerdasan spiritual santriwati Pondok Pesantren Ahmada Al-Hikmah Purwoasri Kediri.

132

b. Pengambilan keputusan uji Paired Sample t Test berdasarkan

perbandingan nilai signifikansi

Dari hasil output SPSS di atas, diketahui nilai signifikansi sebesar 0,000. Karena nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sesuai dengan dasar pengambilan keputusan dalam Paired Sample t Test, maka dapat

disimpulkan pula bahwa tradisi membaca manaqib berpengaruh terhadap kecerdasan spiritual santriwati Pondok Pesantren Ahmada Al-Hikmah Purwoasri Kediri.

BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari hasil uraian dan pembahasan pada skripsi yang berjudul Pengaruh

Tradisi Membaca Manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jailaniy dalam Upaya

Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Santriwati Pondok Pesantren Ahmada

Al-Hikmah Purwoasri Kediri dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Tradisi membaca manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jailaniy yang dijadikan terapi untuk meningkatkan kecerdasan spiritual pada 30 orang sampel di Pondok Pesantren Ahmada Al-Hikmah Purwoasri Kediri. Berdasarkan pada hasil penyebaran angket kepada 30 sampel santriwati tentang pengaruh membaca manaqib terhadap kecerdasan spiritual dapat diketahui bahwa memang terapi membaca manaqib tersebut membawa pengaruh positif terkait aktualisasi diri maupun kehusyu’an saat membaca kitab manaqib tersebut. Mayoritas santriwati yang menjadi responden menyatakan mengalami perubahan yang signifikan tentang perubahan dirinya maupun susana hatinya dalam melakukan kegiatan sehari-hari setelah menjalani terapi membaca manaqib.

2. Terapi membaca manaqib dilakukan melalui beberapa tahap. Yang pertama adalah tahap permulaan yang berisi kegiatan sebelum menjalani terapi, kemudian tahap pelaksanaan atau treatment yang berisi kegiatan atau proses terapi, bentuk terapi tersebut melalui bacaan manaqib dengan

134

memahami isi yang terkandung di dalamnya kemudian menjadikannya sebagai muhasabah diri, sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari para santriwati dan yang terakhir adalah tahap akhir yang berisi evaluasi serta follow-up terhadap 30 responden yang telah menjalani terapi membaca manaqib.

3. Dari hasil analisis data pada penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa tradisi membaca manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jailaniy yang dimodifikasi menjadi sebuah terapi dengan teknik CBT berpengaruh terhadap kecerdasan spiritual santriwati Pondok Pesantren Ahmada Al-Hikmah.

B. Saran

Setelah dilakukan penelitian tentang pengaruh tradisi membaca manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jailaniy dalam upaya meningkatkan kecerdasan spiritual santriwati Pondok Pesantren Ahmada Al-Hikmah Purwoasri Kediri, ada beberapa hal yang ingin disampaikan oleh peneliti dalam bentuk saran agar penelitian ini menjadi lebih baik dan dapat bermanfaat bagi semua kalangan yang membutuhkan.

Adapun saran yang ingin peneliti sampaikan dan dianggap penting dalam penelitian ini antara lain:

1. Bagi pengasuh dan ustadz / ustadzah Pondok Pesantren Ahmada Al-Hikmah Purwoasri Kediri

Tradisi membaca manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jailaniy di Pondok Pesantren Ahmada Al-Hikmah sebaiknya tidak hanya dilakukan untuk

135

sebuah kewajiban saja, tetapi juga sebagai media untuk muhasabah diri bagi para santri maupun santriwati agar bisa menjalani kehidupan sehari-hari di pondok pesantren dengan baik.

2. Bagi para santriwati Pondok Pesantren Ahmada Al-Hikmah Purwoasri Kediri

Agar menjadikan kitab manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jailaniy ataupun kitab-kitab yang lain yang berisi tentang ilmu pengetahuan serta nasehat-nasehat yang baik untuk media atau bahan bermuhasabah serta belajar sehingga diperoleh hasil yang positif tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk orang lain terutama teman-teman yang tinggal bersama-sama di dalam pondok pesantren.

3. Bagi peneliti dan juga pembaca lain untuk bisa meneliti ulang masalah ini sebagai bahan komparasi memperkaya khazanah ilmu pengetahuan. Peneliti berharap agar penelitian ini bisa dijadikan bahan acuan untuk penelitian selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA

Abdulgani, Roeslan. Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia, Jakarta: Pustaka Antar Kota, 1983.

Abdullah, Udik. Meledakkan IESQ dengan Langkah Taqwa dan Tawakkal, Jakarta: Zikrul Hakim, 2005.

Al-Ghazali, Rahasia Dzikir dan Doa, Terj. Muhammad AL-Baqir, Bandung: Karisma, 1994.

Al-Hasani, Syekh Muhammad Fadhil Al-Jaelani. Nahr al-Qadiriyah ‘Abdul Qadir

Al-Jaelani (Biografi syekh ‘Abdul Qadir Al-Jaelani ra.), Depok: Keira Publishing, 2015.

Al-Jilani, Syekh Abdul Qodir. Jangan Abaikan Syariat: Adab-Adab Prjalanan

Spiritual, Terjemah. Tatang Wahyudin, Bandung: Pustaka Hidayah, 2007.

Al-Maraqiy, Abu Luthf Al-Hakim Mushlih bin Abdur Rahman. Manaqib Syaikh

Abdul Qodir Al-Jailani Al-Lujjaini Ad- Daniy. Terjemahan oleh Achamd

Sunarto, Surabaya: Al-Miftah, 2012.

Al-Shadiqi, Zainur Rofiq. Biografi Syekh Abdul Qodir Al-Jilani, Jombang: Darul Hikmah, 2011.

Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta, 1993.

Azzet, Ahmad Muhaimin. Mengembangkan Kecerdasan Spiritual bagi Anak, Jogjakarta: Ar-Ruzz Media Group, 2010.

Darmawan, Deni. Metode Penelitian Kuantitatif, Bandung: PT Remaja Rosda Karya, 2013.

Doe, Mimi dan Marsha Walch. 10 Prinsip Spiritual Parenting: Bagaimana

Menumbuhkan dan Merawat Sukma Anak-Anak Anda, Bandung: Kaifa, 2001.

Effendi, Irmansyah. REI KI TUMO: Teknik Efektif untuk Meningkatkan Kesadaran

dan Energi Spiritual, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2001.

Gani, Irwan & Siti Amalia. ALAT ANALISIS DATA: Aplikasi Statistik untuk

Penelitian Bidang Ekonomi dan Sosial, Yogyakarta: ANDI, 2015.

Goleman, Daniel. Emotional Intelligence: Kecerdasan Emosional (Mengapa EI

Lebih Penting daripada IQ). terj. T. Hermaya, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka

137

Hadjar, Ibnu. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Kuantitatif dalam Penelitian, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1996.

Hamdi, Asep Saepul dan E. Bahruddin. Metode Penelitian Kuantitatif Aplikasi

Dalam Pendidikan, Yogyakarta: Deepublish, 2014.

Hendrawan, Sanerya. Spiritual Management: From Personal Enlightment

Towards, Bandung: PT Mizan Pustaka, 2009.

Kementrian Agama RI, Mushaf Aisyah: Al-Qur’an dan Terjemah untuk Wanita, Bandung: Jabal Roudloh Al-Jannah, 2010.

Khoiri, Alwan dan Idris Thaha. “Pesantren,” Ensiklopedi Islam, Vol. 5 ed. Nina M. Armando, et. Al. Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve, 2005.

Look2sky, Melayani, Bentuk Penguatan Spiritual Religius, 2008, (http://sulaiman.blogdetik.com/category/spiritual/, diakses 4 Oktober 2016). Ma’arif, Samsul. Berguru Pada Sulthanul Auliya’ Syekh Abdul Qodir Jailani,

Yogyakarta: Araska, 2016.

Mahjudin, Kuliah Akhlak Tasawuf, Jakarta: Kalam Mulia, 1991. Margono, S. Metodologi Penelitian, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2000.

Nggermanto, Agus. Melejitkan IQ, EQ, dan SQ Kecerdasan Quantum, Bandung: Penerbit Nuansa Cendekia, 2015.

PISS KTB, Tim Dakwah Pesantren, Tanya Jawab Islam, Yogyakarta: Darul Hijrah Technology, 2015.

Pulungan, J. Suyuti. “Manakib,” Ensiklopedi Islam, Vol. 4, ed. Nina Armando, et. Al. Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve, 2005.

Ramdlan, Mahbub Ma’afi. Hikmah Membaca Manaqib Syaikh Abdul Qodir Jilani. (http://www.nu.or.id/post/read/59143/hikmah-membaca-manaqib-syaikh-abdul-qadir-jilani (diakses pada 19 Desember 2016).

Rosan, M.R. “Pengaruh Pembiasaan Shalat Dhuha dalam upaya Meningkatkan

Kecerdasan Spiritual (SQ) Sisiwa di Sekolah (Study Kasus di SMP Ar-Risalah

Lirboyo Kediri)”, Skripsi, Fakultas Ilmu Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya, 2013.

Salim, Peter. Salim’s Ninth Collegiate English Dictionary, Jakarta: Modern English Press, 2000.

Shihab, M. Quraish. Dia Ada di Mana-mana: “Tangan” Tuhan di Balik Setiap

138

Siswanto, Victorianus Aries. Belajar Sendiri SPSS 22, Yogyakarta: Penerbit ANDI, 2015.

Solikhin, Muhammad. 17 Jalan Menggapai Mahkota Sufi Syaikh Abdul Qadir

Al-Jailani, Yogyakarta: Mutiara Media, 2009.

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2014.

Sujianato, Agus Eko. Aplikasi Statistik dengan SPSS 16.0, Jakarta: Prestasi Pustaka, 2009.

Sumardi, Password Menuju Sukses; Rahasia Membangun Sukses Individu,

Lembaga, dan Perusahaan, Jakarta: Penerbit Esensi Erlangga, 2007.

Swarjana, I Ketut. Metodologi Penelitian Kesehatan, Yogyakarta: Penerbit ANDI, 2012.

Tohir, Ajid. Perkembangan Peradaban di Kawasan Dunia Islam, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2004.

Umar, Imron Abu. Kitab Manaqib Tidak Merusak Aqidah Islamiyah, Kudus: Menara Kudus, 1989.

Uno, Hamzah B. Orientasi Baru Dalam Psikologi Pembelajaran, Jakarta: Bumi Aksara, 2006.

_____, Perencanaan Pembelajaran, Jakarta: Bumi Aksara, 2008.

Wahab, Abd. & Umiarso. Kepemimpinan Pendidikan dan Kecerdasan Spiritual, Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2011.

Wahid, Abdurrahman. Bunga Rampai Pesantren, Jakarta: Dharma Bhakti, 1978. Wahidin, Syamsul dan Abdurahman. Perkembangan Ringkas Hukum Islam di

Indonesia, Jakarta: Akademia Presindo, 1984.

Widi, Restu Kartiko. Asas Metodologi Penelitian: Sebuah Pengenalan Penuntun

Langkah Pelaksana Penelitian, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2010.

Widoyoko, S. Eko Putro. Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012.

Wilding, Christine dan Aileen Milne. Cognitive Behavioural Therapy. Terj. Ahmad Fuandy, Jakarta: Indeks, 2013

Yatim, Badri. Sejarah Peradaban Islam, Jakarta: Rajawali Press, 2011.

Zohar, Danah dan Ian Marshall. SQ: Kecerdasan Spiritual, Bandung: Mizan Media Utama, 2001.

139

_____, Spiritual Capital: Memberdayakan SC di Dunia Bisnis. Terj. Helmi Mustofa, Bandung: Mizan, 2005.

Dokumen terkait